Connect with us

Kab Tangerang

Zaki Teken Mou Penanganan Aset Dengan Kejaksaan

Published

on

KAB. TANGERANG, MO – Pemkab Tangerang jalin kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang di bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara melalui sinergitas dengan Jaksa Pengacara Negara dalam pengamanan Barang Milik Daerah (BMD), Senin (5/8/2019).

Bupati Zaki Iskandar berharap dengan adanya kerjasama ini akan meningkatkan kualitas bukan saja administrasi pencatatan, tapi secara umum kualitas pembangunan di Kabupaten Tangerang. Pasalnya dengan aset yang tercatat secara jelas dan detail akan membantu pemerintah daerah dalam rangka menentukan langkah-langkah dan juga program-program pembangunan lainnya.

“Program – program pembangunan ini juga terkait dengan aset-aset vital seperti, jaringan kalan, irigasi, bangunan sekolah, puskesmas dan lain sebagainya disitulah kita perlu sekali memiliki landasan hukum terhadap kepemilikan aset aset kita. Jangan sampai nanti mendapatkan permasalahan hukum dikemudian hari, karena sudah banyak contohnya,” terang Zaki.

Menurut Zaki, kerjasama ini juga diharapkan bisa berlangsung dengan baik, cepat dan tentu saja secara komprehensif serta berkesinambungan sehingga akan bisa menertibkan aset-aset Kabupaten Tangerang yang selama ini masih ada beberapa yang belum teridentifikasi dengan jelas.

Sementara Kepala Kejaksaan Negeri Kab. Tangerang Zulbahri Bahtiar mengatakan, dengan penandatanganan kerjasama ini sangat berguna sekali karena kedepan pengamanan aset milik Kabupaten Tangerang bisa berjalan secara komprehensif serta menertibkan administrasi aset – aset kita yang sudah ada.

“Seperti kasus lahan – lahan yang sudah menjadi sekolahan Puskesmas dan lain sebagainya yang dulunya mungkin banyak masih kekurangan administrasi ini yang akan kita selesaikan nanti begitu juga dengan pihak BPN yang selalu mendukung program – program pengamanan aset daerah,” ucap Kajari.

Kajari menambahkan, hal inilah yang menjadi tantangan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang untuk kemudian memperjelas dan menertibkan seluruh aset – aset yang dimiliki oleh Kabupaten Tangerang dan ini juga untuk memperjelas kepada masyarakat bahwa bagian dari aset pemerintah daerah yang harus diketahui oleh masyarakat secara luas. (bono)

Kab Tangerang

Al Muktabar : Kita Bersama Membangun Banten

Published

on

TANGERANG, MO – “Terima kasih kepada kabupaten/kota yang berkenan hadir. Mudah-mudahan dialog disertai niat yang tulus. Agar kita bersama-sama membangun Banten,” ungkap  Sekretaris Daerah Provinsi Banten Al Mukatabar saat membuka Rapat Koordinassi Forum OPD Bidang Perumahan rakyat dan Kawasan Pemukiman di Hotel Yasmin Karawaci, Jl Raya Binong No.8 Curug, Kabupaten Tangerang (Selasa, 1/1/2020).

“Mudah-mudahan momen ini bisa membuahkan pokok-pokok pikiran cerdas yang memang selalu menjadi harapan masyarakat. Satu di antara sisi itu adalah permukiman dan prasarana wilayah yang saat ini sedang menjadi fokus kita.  Di Banten, terkait dengan  pemukiman masih banyak hal-hal yang perlu diselesaikan,” tambahnya.

Pemprov Banten, lanjut Sekda, terus melakukan upaya untuk meningkatakan kesejahteraan masyarakat utamanya yang berkaitan dengan penyediaan pemukiman serta aspek pendukung lainnya bagi masyarakat.

“Kita secara infarastruktur menyeluruh. Jalan provinsi sudah mendektai tuntas dalam kerangka kapasitas ukuran mantap dan tentu setelah itu juga kita akan melakukan pembukaan-pembukaan akses baru yang terkait dengan daya dukung terhadap perumahan dan permukiman wilayah,”  tambahnya

Ditegaskan, pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota memiliki kewenangannya masing-masing dalam melakukan pembangunan. Namun hal tersebut tidak menjadi hambatan untuk bekerja bersama-sama dalam rangka menghadirkan pembangunan yang layak bagi masyarakat.

“Provinsi dengan dengan aspek kewenangannya, kemudian kabupaten dengan aspek kewenangannya berjenjang sampai ke tingkat masyarakat. Tetapi jika ada hal-hal sangat urgent yang memerlukan kita bersama melakukannya, mengapa tidak? Semua kita lakukan demi kepentingan masyarakat,” ungkap Sekda.

Dijelaskan, jika ada program yang memiliki irisan antara Pemerintah Pusat, Provinsi Banten dan kabupaten/kota, hal itu bisa dilakukan bersama-sama sesuai dengan kewenangannya masing-masing. Khusus dengan kabupaten/ kota, provinsi atas persetujuan DPRD menyediakan sumber pembiayaan bantuan keuangan sebagai bagian dari upaya meyelesaikan irisan-irisan kewenangan antara provinsi dan kabupaten/kota itu.

Berkaitan dengan bantuan yang diberikan provinsi, Sekda  Al Muktabar berharap kabupaten/ kota bisa maksimal menggunakannya agar tidak ada sisa pembiayaan di akhir tahun.

“Saya perlu ingatkan,bagi kabupaten/ kota yang konsen melakukan pembiayaan melalui bantuan keuangan oleh provinsi atas isu strategis, sedapat mungkin secara opimal menggunakannya.  Karena ada beberapa kabupaten/ kota yang serapannya menjadi tidak optimal karena menyisakan pembiayaan diakhir tahun,” jelas Sekda.

“Harmonisasi yang terjadi antara Pemprov Banten, DPRD dan juga Kabupaten/Kota bisa terus berlanjut guna memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,” pungkasnya.

Rapat dihadiri oleh pimpinan DPRD serta OPD terkait dari kabupaten/kota se Provinsi Banten.(UAD)

Continue Reading

Kab Tangerang

Pengurus PMI Kabupaten Tangerang Resmi Dilantik

Published

on

TANGERANG, MO – Jum’at, 14 Februari 2020 menjadi salah satu hari bersejarah bagi PMI Kabupaten Tangerang. Pasalnya, ditanggal tersebut kepengurusan PMI Kabupaten Tangerang masa bakti 2019-2024 telah dilantik.

Dengan mengenakan jas putih, dan disaksikan sebanyak 200 tamu undangan Se-Jabodetabek dan Banten, sebanyak 20 orang dewan kehormatan dan pengurus mengucapkan ikrar pelantikan.

Tak lama berselang, penyematan pin oleh Ketua PMI Provinsi Banten Hj. Ratu Tatu Chasanah kepada ketau PMI Kabupaten Tangerang Drs. H. Soma Atmaja pun dilakukan, yang menandakan bahwa secara resmi Soma kembali menahkodai PMI Kabupaten Tangerang.

Ketua PMI Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja dalam sambutannya mengatakan “Kami menghaturkan ribuan terimakasih kepada Bapak Bupati yang luar biasa mensupport kami dalam kegiatan-kegiatan PMI. Bahkan terakhir beliau memberikan kami aset seluas 1,8 hektare untuk dijadikan pusdiklat PMI Kabupaten Tangerang. Ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami dan sekaligus tantangan bagaimana PMI Kabupaten Tangerang ini harus bergerak lebih maju demi kemanusiaan. Dan kamipun sedang terus mempromosikan beberapa kemajuan PMI yang terus kita coba canangkan, diantaranya yaitu aplikasi Sidoni yang penggagasnya adalah Kepala UDD PMI Kabupaten Tangerang, Dr. Zainal Muttaqien dengan harapan seluruh UDD PMI di Indonesia agar dapat mempermudah masyarakat yang ingin berdonor darah, dan salah satu yang tertarik untuk menerapkan aplikasi ini adalah Lombok Barat”

Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Banten, Hj. Ratu Tatu Chasanah menyampaikan, “Sebagaimana pesan PMI Pusat bahwa PMI harus segera lebih merapat lagi dengan Pemerintah di masing-masing tingkatan. Dan saya mengucapkan terimakasih atas terobosan PMI Kabupaten Tangerang, dengan aplikasi Sidoni ini adalah jawaban atas permasalahan donor darah, karena dengan aplikasi ini semuanya terekam, karena darah bukan barang pabrikan, jadi mau bagaimanapun kita harus menghargai pendonor darah yang sudah sukarela menyumbangkan darahnya untuk membantu sauda-saudara kita yang membutuhkan”

“Dan kalau bisa aplikasi ini diterapkan jangan jauh-jauh dulu Dok, di wilayah provinsi banten dulu, jadi jangan sampai yang lain mau kita malah yang ketinggalan” tambahnya seraya tersenyum.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Tangerang, A. Zaki Iskandar juga menyampaikan “Tentu saja nilai-nilai kemanusiaan dan juga Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional ini perlu kita tularkan juga kepada generasi-generasi penerus. Dan juga aplikasi Sidoni ini bisa diterapkan di seluruh Indonesia sehingga informasi tentang jadwal donor, info stok darah dan lainnya bisa tersampaikan langsung ke masyarakat”.

Disaksikan sebanyak 200 tamu undangan Se-Jabodetabek dan Banten, penyematan pin oleh Ketua PMI Provinsi Banten Hj. Ratu Tatu Chasanah kepada ketau PMI Kabupaten Tangerang Drs. H. Soma Atmaja pun dilakukan, yang menandakan bahwa secara resmi Soma kembali menahkodai PMI Kabupaten Tangerang.

Setelah pelantikan dilaksanakan, Ketua PMI Provinsi Banten dan Bupati Tangerang pun berfoto bersama dengan para pengurus dan dewan kehormatan.(BS)

Continue Reading

Kab Tangerang

Kadiskop UKM Banten Hadiri RAT Koperasi BMI Tahun Buku 2019

Published

on

TANGERANG, MO – Mewakili Gubernur Banten Wahidin Halim (WH), Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Pemprov Banten Tabrani menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2019 Koperasi Syariah (Kopsyah) Benteng Mikro Indonesia (BMI) dan Koperasi Konsumen (Kopmen) Benteng Muamalah Indonesia (BMI) di Gedung Spring Club Summarecon Serpong Kabupaten Tangerang, Selasa (21/01/2020).

Tiba di lokasi acara, Menkop UKM Teten Masduki didampingi Bupati Tangerang, Ketua Koperasi BMI, dan Kadiskop UKM Pemprov Banten meninjau bazar produk para anggota koperasi. Produk pertanian cabe merah dan bunga kol turut menjadi perhatian.

Rapat anggota yang diikuti oleh 750 orang itu dihadiri pula oleh Menteri Koperasi Usaha Kecil Menengah RI Teten Masduki, Bupati Tangerang Ahmed Zaky Iskandar,  Sekda Kabupaten Serang Tb Entus Machmud Sahiri, para mitra kerja, serta para undangan.

Sementara itu Ketua Kopsyah dan Kopmen BMI Kamaruddin Batubara, melaporkan karyawan BMI saat ini sebanyak 861 orang. Pada tahun 2019 aset tumbuh 20,9 persen. Sementara moal usaha tumbuh 23,1 persen.

“Koperasi bisa. Kami menginginkan pertama kemudahan dalam perkoperasian terutama dalam kelembagaan. Kedua, koperasi memberdayakan usaha mikro. Masyarakat yang jujur dan amanah dapat akses peminjaman modal,” ungkapnya.

Selama 2019 kegiatan sosial koperasi antara lain: telah membangun 100 rumah gratis, santunan dhuafa Rp 250.000 per bulan, beasiswa untuk 58 anak di tingkatan SD, SMP, dan SMA.

Koperasi juga membebaskan hutang untuk 68 anggota di Kabupaten Lebak yang rumahnya hanyut oleh banjir bandang.

“Koperasi datang tidak hanya datang pada saat senang saja. Pada saat susah, koperasi juga mendatangi anggotanya,” ungkapnya.

Dalam sambutannya Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar berharap paparan capaian Kopsyah dan Kopmen BMI yang disampaikan semoga menjadi inspirasi masyarakat umum kegunaan menjadi anggota koperasi.

“Di sini kita melihat, kegunaan anggota koperasi BMI mendapatkan segala kemudahan-kemudahan  dan juga bantuan-bantuan dari sisi ekonomi usaha dan wirausaha dan juga bantuan-bantuan lain yang tentunya untuk anggota, dari anggota, oleh anggota. Koperasi menjadi bagian tulang pungung perekonomian masyarakat Indonesia,” ungkapnya.

“Kami dari pemerintah daerah berharap koperasi terus berkembang untuk memberikan peluang dan kegiatan-kegiatan unit usaha bagi anggotanya dan masyarakat Kabupaten Tangerang,” tambahnya.

Sementara itu Menkop UKM Teten Masduki mengatakan BMI salah satu koperasi yang terbaik di Indonesia. Dalam waktu yang pendek Koperasi BMI mampou tumbuh pesat. Pertumbuhan Koperasi BMI empatkali lipat pertumbuhan ekonomi nasional.

“Saya kemana-kemana, reputasi koperasi di Indonesia kurang baik. Kita perlu memperbaiki imej/ citra koperasi sebagai pilihan ekonomi. Kita perlu rebranding, salah satunya memunculkan koperasi-koperasi yang terbaik,” ungkapnya.

Dikatakan, Kemenkop UKM ingin mendorong koperasi terus tumbuh, bukan berarti UKM terus dipinggirkan. Kementerian ingin mendorong UKM juga membentuk usaha dalam bentuk koperasi. Koperasi yang sehat mendapatkan pembiayaan dari LPDP. Mendorong koperasi-koperasi di sektor  produksi.

“Seluruh sitem produksi bisa melibatkan anggota koperasi,” ungkapnya.

“Koperasi bukan kekuatan modal. Tetapi kekuatan orang per orang ketika bersatu tidak dapat dihentikan,” tambahnya.jenis durian baik lokal maupun dari negara tetangga seperti Malaysia dan Thailand.(UAD)

Continue Reading

Trending