Connect with us

Kab Tangerang

Zaki Ingin Gerai UMKM Dikelola Profesional

Published

on

Bupati Tangerang Zaki Iskandar memberikan arahan kepada pelaku UMKM. (uad)

KAB. TANGERANG,MO – Bupati Tangerang A A. Zaki Iskandar Terus berupaya memberikan peluang pengelolaan gerai UMKM agar ditangani secara profesional.

Demikian diungkapkan Zaki saat menggelar Rapat Optimalisasi pengelolaan Gerai Tangerang Gemilang di Gedung Gerai Tangerang Gemilang, lantai 2 Jalan Raya Serang Cikupa Kabupaten Tangerang, Jumat (1/3).

Ia mengatakan, gedung ini merupakan gedung kebangaan masyarakat Kabupaten Tangerang. Berbagai fasilitasnya pun dibangun mulai dari penyediaan display produk-produk lokal yang dihasilkan oleh UMKM di wilayah Kabupaten Tangerang, hingga disiapkan untuk ruang pelatihan bagi pelaku UMKM.

“Saya ingin produk UMKM kita lebih berkualitas, dalam segi penampilan hingga kualitas standarisasi setara produk itu sendiri,” ungkap Zaki didepan pelaku UMKM.

Tentu Gerai Tangerang Gemilang ini, menurut Zaki, didesain untuk meningkatkan produk UMKM agar masyarakat mendapatkan merasakan dan mengetahui apa saja ciri khas yang dihasilkan mulai dari makanan, sepatu hingga produk olahan yang lainnya.

“Semoga kedepan Gerai Tangerang Gemilang dapat dikerjasamakan oleh pelaku usaha secara profesional, dan tidak monoton tergantung kekuatan dinas terkait,” harap Zaki.

Kepala Dinas Perindustrian dan perdagangan Kabupaten Tangerang Tedi muryanto menambahkan, untuk gerai Tangerang Gemilang ini terus ditingkatkan dan dipromosikan ke setiap daerah yang berkunjung ke Kabupaten Tangerang.

“Alhamdulilah responnya sangat baik mereka senang akan produk produk hasil para UMKM kita yang menarik,” ucap Terus.

Berdasarkan data dari dinas perinduatrian perdagangan masih kurang minat para UMKM untuk mempromosikan produknya di Gerai Tangerang Gemilang. Tercatat saat ini baru 80 produk yang dipromosikan di gerai.

“Masih banyak produk UMKM yang belum mempromosikan produknya di Gerai Tangerang Gemilang, kita terus bersinergi meningkatkan minat tersebut,” tutup Tedi. (uad)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kab Tangerang

Tangerang Gencarkan Program Gerakan Sekolah Menyenangkan

Published

on

Bupati Zaki Iskandar memberikan arahan terkait program GSM, Rabu (13/3). (Ist)

KAB. TANGERANG,MO – Pemkab Tangerang serius jalankan program Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM). Dengan program tersebut, Pemkab Tangerang berusaha mengembalikan ruh dari ajaran Ki Hajar Dewantara.

Gerakan sekolah menyenangkan ini sudah dimulai dilaksanakan sejak Oktober 2018. Ada 20 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 50 Sekolah Dasar (SD) sebagai Pilot Project dan akan terus dikembangkan ke seluruh sekolahan SD dan SMP di Kabupaten Tangerang.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Hadisa Mahsur mengatakan, tujuan GSM ini untuk mempromosikan dan membangun kesadaran guru-guru, Kepala Sekolah dan pemangku kebijakan pendidikan untuk membangun sekolah sebagai rumah kedua bagi anak yaitu sekolah sebagai tempat menyenangkan dan manusiawi untuk belajar, tempat mengembangkan potensi yang dimiliki anak agar memiliki bekal keterampilan hidup di masa mendatang.

“Semoga dengan terlaksananya kegiatan Gerakan Sekolah Menyenangkan ini dapat membawa prestasi belajar bagi anak-anak di Kabupaten Tangerang,” ucap Hadisa, Rabu (13/3).

Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar mengatakan, Program GSM ini merupakan salah satu program unggulan dari 15 program yang ada, dan juga masuk dalam RPJMD Kab. Tangerang Tahun 2019-2023.

Untuk mensukseskan program GSM ini, tutur Zaki, perlu beberapa OPD yang terlibat dalam penyempurnaan program, karena salah satu tujuan dari GSM adalah merubah mindset para guru dan Kepala Sekolah.

“Secara teknis yang sudah dipaparkan oleh Kadisdik terkait program GSM saya merasa bangga dan puas, akan tetapi masih perlu kita terus berinovasi dan berupaya untuk membenahi dan memperbaiki, secara bertahap terus berproses agar program ini bisa berjalan konsisten,” ucap Zaki

Zaki juga menyarankan untuk membangun sekolah baru jangan membuat Ruang Kelas Baru. Berdasarkan pengalaman, dengan membangun ruang kelas baru tapi tanahnya tidak bertambah justru itu malah membuat sekolah menjadi sempit.

“Kedepan saya akan fikirkan reward untuk kepsek yang menjalankan GSM secara konsisten dan juga mau berinovasi. Secara bertahap akan kita perbaiki dan terus sempurnakan. Kedepan kita lebih fokus menyeluruh dan intens agar program ini benar-benar dapat berjalan secara berkesinambungan dan konsisten,” harap Zaki. (uad)

Continue Reading

Kab Tangerang

Himata BTR Komisariat Untirta Dilantik

Published

on

Pelantikan Himata BTR Komisariat Untirta Dilantik. (Ist)

TANGERANG,MO – Himpunan Mahasiswa Tangerang Banten Raya (Himata BTR) Komisariat Untirta pada Minggu, 3 Maret 2019, melaksanakan kegiatan pelantikan pengurus untuk periode 2019-2020 dan musyawarah kerja (Muker).

Kegiatan yang dilaksanakan di Graha Pemuda, Kab. Tangerang itu mengusung tema “Mewujudkan Kepengurusan Himata BTR Komisariat Untirta yang Solid, Progresif, dan Bertanggung Jawab” dan dibuka langsung oleh Senior Himata BTR Komisariat Untirta sekaligus sebagai Ketua DPD KNPI Kab. Tangerang Adang Akbarudin/Abex.

Ketua Umum Himata BTR Untirta periode 2019-2020 Muhamad Riziq Shihab dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan pelantikan pengurus Himata BTR Komisariat Untirta periode 2019-2020 dan Musyawarah kerja sangatlah penting. Apalagi rasa memiliki kader semakin surut dilihat dari internalnya.

“Pengurus adalah pilar utama untuk menjalankan roda organisasi guna menjaga citra organisasi yang lebih baik lagi kedepannya,” jelasnya.

Demisioner Ketua Umum Himata BTR Komisariat Untirta periode 2015-2017, Jaka Purnama mengatakan, kader yang terlahir dari rahim organisasi tentu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan prinsip mampu beraktualisasi secara mandiri. Sehingga selanjutnya, dalam prosesnya organisasi harus mampu membentuk karakter kader yang mandiri dan kreatif.

Selanjutnya, Shandi Akbar Kelana selaku senior Himata BTR memberikan pesan bahwasannya dalam melaksanakan jalannya organisasi harus semangat dan selalu bahagia.

Disambung oleh Adang Akbarudin/Abex selaku senior himata sekligus Ketua DPD KNPI Kabupaten Tangerang memberikan motivasi kepada Pengurus Himata BTR Komisariat Untirta, bahwasannya agar organisasi itu banyak diminati di kalangan milenial harus memiliki kegiatan yang menarik sehingga membuat para milenial tertarik untuk mengikutinya.

“Ketika organisasi itu telah berjalan maka pasti ada rasa pahit, manis dan asam didalamnya namun jika rasa itu disatukan pasti enak seperti baso. Jadi organisasi itu ibaratkan baso agar menjadi baso yang enak tentu butuh proses yang harus ditempuh,” tuturnya.

Sementara itu Gusti Fairuz Triyana, Ketua Umum DPP Intelektual Muda Indonesia memberikan support dan semangat untuk Bung Rizieq selaku ketua Himata Untirta semoga amanah mengemban tanggung jawab.

“Bung Rizieq pula pengurus DPP ITMI kita selaku keluarga ITMI bangga memiliki keluarga yang berjiwa pemimpin,” tutupnya. (uad)

Continue Reading

Kab Tangerang

Wabup Tangerang Ajak Pegawai Taat Pajak

Published

on

Wabup Tangerang Mad Romli melaporkan SPT Tahunan pribadi, Senin (4/3). (Ist)

KAB. TANGERANG,MO – Wabup Tangerang Mad Romli melakukan kewajibannya sebagai wajib pajak yang taat dengan melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Wajib Pajak Orang Pribadi (WP-OP) tahun 2018, Senin (4/3).

Acara yang diselenggarakan di Ruang Rapat Wareng Setda Puspemkab Tangerang, Wakil Bupati Tangerang menjadi panutan penyampaian SPT orang pribadi Tahun Pajak 2018 melalui program e-Filling dan di hadiri langsung oleh Kakanwil DJP (Banten) serta seluruh Pejabat di Kab. Tangerang.

Jatmika selaku Kakanwil DJP Banten mengatakan beberapa kemudahan terus Direktorat Jendral Pajak (DJP) lakukan untuk mempermudah Wajib Pajak dalam melakukan kewajiban pajaknya. Dengan mudahnya melapor dan membayar pajak maka secara otomatis terjadi peningkatan penerimaan pajak. Oleh karena itu DJP Banten menggelar acara panutan wajib pajak ini.

“Laporan SPT Wakil Bupati Tangerang ini diharapkan menjadi contoh khsusnya untuk ASN di lingkungan Pemkab Tangerang dan sebagai contoh juga kepada masyarakat agar segera melaporkan SPT tahunannya,” ucap Jatmiko saat acara pelaporan SPT Tahunan Wakil Bupati.

Jatmiko juga mengapresiasi kepada Bupati, Wakil, dan pajabat lain di Pemkab. Tangerang yang beberapa waktu lalu telah melakukan pelaporan SPT tahun secara online melalui e-filling dan ini bisa menjadi panutan atau role model bagi ASN lainnya, dan Ia pun bangga kerena selama ini sinergi sudah berjalan dengan baik antar DJP dengan Pemerintah Kab. Tangerang.

Wakil Bupati Tangerang Mad Romli mengungkapkan, salah satu indikator peningkatan kepatuhan wajib pajak adalah peningkatan pencapaian penerimaan pajak dari sektor Pajak Penghasilan orang Pribadi, maka potensi yang dapat digali secara optimal dari Pajak Penghasilan orang Pribadi digunakan untuk memenuhi kebutuhan dan melaksanakan pembangunan daerah di Kabupaten Tangerang.

“Saya sangat mengapresiasi sekali saat ini penyampaian SPT Pajak Tahunan PPh orang pribadi sudah dapat dilakukan secara online melalui e-Filing, ini akan mempermudah wajib pajak dalam melakukan kewajiban pajaknya,” ucap Wakil.

Lanjut Mad Romli, tentunya ia semua berharap,  penyampaian SPT Tahunan secara online seperti ini akan lebih memudahkan para wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya membayar pajak.

“Untuk itu kepada para pejabat,  para ASN dan juga seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang,  saya berharap agar melalui acara ini dapat lebih memahami arti pentingnya pajak bagi proses pembangunan,” tukasnya.

Perlu di ketahui, E-Filing adalah suatu cara penyampaian SPT atau pemberitahuan perpanjangan SPT Tahunan yang dilakukan secara on-line yang realtime melalui website Direktorat Jenderal Pajak (www.pajak.go.id) atau Penyedia Jasa Aplikasi atau Application Service Provider (ASP). Wajib Pajak dapat menyampaikan SPT atau pemberitahuan perpanjangan SPT Tahunan secara elektronik (e-Filing) melalui sarana Penyedia Jasa Aplikasi (ASP). (uad)

Continue Reading

Trending