Connect with us

Nasional

Wilayah Kabupaten Tangerang Zona Bahaya Anak Menjadi LGBT

Published

on

Ketua Bidang Sumber Pengembangan Dana dan Daya LPA Pusat, Iip Syafrudin saat diwawancara awak media, Kamis (28/12). (MUHAMMAD/METAONLINE)

JAKARTA,MO – Ketua Bidang Sumber Pengembangan Dana dan Daya, Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Pusat, Iip Syafrudin mengatakan Kabupaten Tangerang menjadi wilayah berbahaya buat anak menjadi LGBT.

Iip yang juga merupakan Ketua LPAI Provinsi Banten mengatakan, di wilayah Banten saat ini sudah terdapat 36 kasus kekerasan seksual yang terjadi pada Anak.

“Di daerah sangat bahaya LGBT ini, di Kabupaten Tangerang saja sudah ada laporan 36 anak korban kekerasan seksual menyimpang yang dilakukan oleh oknum laki-laki terhadap anak laki- laki,” ungkapnya di bilangan Jakarta Pusat, Kamis (28/12).

Dengan begitu dirinya mengatakan, saat ini tidak menutup kemungkinan korban yang mengalami kekerasan seksual di usia dini dapat mengidap penyakit yang sama.

“Itu tidak menutup kemungkinan, anak menjadi korban kurang lebih sama mengidap penyakit yang sama. Isu LGBT sangat penting, untuk melindungi anak-anak Indonesia,” ujarnya.

Dikatakan Dia, saat ini di wilayah Kabupaten Tangerang terdapat beberapa kasus yang sangat disorot lantaran melibatkan anak dibawah umur.

“Usianya 6 sampai dengan 14 tahun ada yang SMP kelas tiga, ini menjadi sorotan, bagaimana LGBT atau yang menyimpang selalu mencari korban, memperlihatkan atau mengajak. Kalau mereka sudah mendapatkan korbannya nanti bagiaman korban seorang LGBT itu akan merasa seperti dia ingin mencari korban selanjutnya. Setelah dia menjadi korban kebanyakan seperti itu, makanya kita harus preventif,” jelas Dia.

Dengan begitu Iip mengaku saat ini LPAI tengah mengawal anak- anak yang menjadi korban untuk bisa kembali normal. Tidak hanya itu, LPAI juga terus mengawal proses hukum yang tengah berjalan terhadap pelaku.

“Proses hukum kita dampingi, proses rehabilitas anak kita lakukan, dan trauma heling kita lakukan. Pelakunya satu orang sudah dilakuakan penangkapan, baru penetapan tersangka di Polres Tangerang, dengan tersangka inisial A (36 tahun). Ini salah satu contoh, betapa bahayanya LGBT di Indonesia,” tandasnya.

MUHAMMAD

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Jusuf Kalla : Keberadaan PMI Sangat Penting di Tengah Masyarakat

Published

on

TANGERANG, MO – Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla mengatakan keberadaan PMI di tengah masyarakat sangat penting karena lembaga kemanusiaan ini selalu melayani masyarakat apabila dalam kesulitan.

“Jajaran dan relawan PMI selalu ada untuk masyarakat yang sedang membutuhkan baik itu pada saat bencana, masalah sosial dan juga masalah-masalah lainnya,” katanya dalam siaran pers di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 PMI, Selasa, (17/9/2019).

Menurutnya, PMI merupakan organisasi masyarakat yang membutuhkan kebersamaan. Oleh karena itu PMI harus tangguh maka negara akan tangguh dan maju. Maka dirinya berharap mulai dari pengurus, staff, dan relawan PMI bekerja untuk rakyat dengah hati yang ikhlas.

Tak lupa, dirinya yang juga merupakan Wakil Presiden RI mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan kepada seluruh jajarannya yang telah mendikasikan dirinya demi kemanusiaan.

Di sisi lain, PMI dibentuk tidak lama setelah Indonesia merdeka. Bahkan setelah proklamasi 1945 tersebut tidak banyak organisasi serupa yang bisa bekerja dengan baik. Apalagi pada waktu itu, keberadaan lembaga kemanusiaan sangat penting.

“Dalam melaksanakan tugasnya PMI selalu memegang teguh kebersamaan tanpa membedakan pandangan politik, ras, budaya, agama dan lainnya. Siapun warga yang membutuhkan kami siap membantu,” tambahnya.

JK pun mengucap terima kasih kepada seluruh pendonor, baik yang menyumbangkan material maupun darahnya untuk kemaslahatan masyarakat umum. Sekali lagi ia menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya di HUT ke-74 PMI.(bono)

Continue Reading

Nasional

AHI 2019 Lahir dari Gagasan Agar Humas terus Berkembang

Published

on

TANGERANG, MO – Lahirnya Anugerah Humas INDONESIA (AHI) berawal dari dorongan agar humas pemerintah terus berkembang. Hingga akhirnya, humas menjadi fungsi strategis manajemen bagi instansinya masing-masing.

Hal tersebut disampaikan Founder sekaligus CEO PR indonesia, Asmono Wikan yang hadir dalam acara AHI 2019 yang dihadiri oleh praktisi-praktisi humas dari berbagai daerah di Indonesia.

“Anugerah Humas Indonesia dihadiri oleh 27 Institusi, seperti Kupang, Makassar, Bone, Jogja, Semarang, Lombok, Pasuruan, dan masih banyak lagi,” ujar Asmono.

Asmono menyampaikan terpilihnya Kota Tangerang sebagai tuan rumah lantaran cita-cita kehumasan yang sudah diterapkan di Kota Tangerang.

“Kota Tangerang aktif dalam kegiatan lintas kehumasan serta berprestasi. Posisi Kota Tangerang yang strategis dengan adanya bandara dan sejumlah akses jalan tol serta hasil diskusi-diskusi dengan Wali Kota Tangerang, itulah tiga alasan tercapainya kesepakatan gelaran AHI di Kota Tangerang,” jelasnya.

Untuk itu, Asmono berharap event AHI dapat mengubah dan membuka cara pandang para pemimpin daerah terhadap peran dan fungsi humas pemerintah bagi daerah mereka.

“Di sinilah para humas dapat berbagi informasi, menambah jejaring, meningkatkan kompetensi, sekaligus apresiasi untuk berkembang dan semakin strategis di masa depan,” harapnya.

Turut hadir pada acara tersebut Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah dan Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin. Kegiatan yang diikuti oleh humas se-nusantara ini akan berlangsung selama tiga hari dari tanggal 28 – 30 Agustus 2019. Dimulai dengan konferensi pada hari pertama, workshop di hari kedua, city tour, dan ditutup dengan malam puncak pnganugerahan di hari ketiga.(bono)

Continue Reading

Nasional

Wali Kota Tangerang Resmi Buka Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2019

Published

on

TANGERANG, MO – Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah secara resmi membuka rangkaian kegiatan Anugerah Humas Indonesia (AHI) 2019 yang berlangsung mulai tanggal 28 – 20 Agustus 2019.

Pembukaan acara yang diinisiasi oleh majalah PR Indonesia tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Tangerang H. Sachrudin, founder dan CEO PR Indonesia Asmono Wikan serta sejumlah perwakilan kehumasan dari berbagai daerah dan instansi.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota yang didaulat memberikan keynote speech mengatakan, keberhasilan konsep Tangerang LIVE (Liveable, Investable, Visitable, dan E-City) sebagai branding Kota Tangerang adalah hasil kerjasama semua pihak baik pemerintah, swasta, dan masyarakat.

“Konsep Tangerang LIVE yang telah berkembang lima tahun ini telah menunjukkan beberapa hasil yang dapat dinikmati khususnya untuk warga Kota Tangerang,” ucap Arief dalam acara pembukaan yang berlangsung di hotel Allium, Kota Tangerang, Rabu (28/8).

Lebih jauh, Arief mengatakan untuk menyebarluaskan program-program pemerintah tentunya diperlukan beberapa strategi agar keberhasilan suatu program sesuai dan tepat sasaran.

“Strategi Pemkot Tangerang melalui berbagai media baik cetak, elektronik maupun online,”

“Kunci keberhasilan dimana seluruh unsur kehumasan bisa bersinergi menyampaikan program pemerintah,” sambung Wali Kota.

Menutup keynote speech-nya, Walikota mengharapkan event AHI 2019 bisa menambah pengalaman dan keilmuan tentang strategi humas dalam menyampaikan program-program serta visi misi pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Semoga teman-teman humas dari berbagai daerah setelah mengikuti forum ini bisa berbagai pengalaman dan keilmuan mengenai kehumasan,” tutup Arief.(bono)

Continue Reading

Trending