Connect with us

Banten Raya

WH Dukung Arief Rebut Lahan Kemenkumham di Kota Tangerang

Published

on

Gubernur WH memberikan sambutan di paripurna istimewa HUT Kota Tangerang ke 26, Kamis (28/2). (ist)

TANGERANG,MO – Lahan milik Kemenkumham di Kota Tangerang terus berpolemik. Pasalnya lahan tersebut tidak dirawat dan belum dimanfaatkan dengan baik.

Maka itu, Walikota Tangerang Arief Wismansyah berniat ingin mengelola lahan tersebut agar memiliki asas manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Keinginan Walikota pun mendapat dukungan dari Gubernur Banten, Wahidin Halim. WH, sapaan akrabnya, tidak ingin Kota Tangerang dikenal sebagai Kota Penjara karena banyaknya lapas.

“Saya menjadi saksi bagaimana Walikota menyuarakan aspirasinya dihadapan Pak Wapres ingin memanfaatkan lahan Kemenkumham yang ada di Kota Tangerang,” terang WH saat memberikan sambutan di acara rapat paripurna istimewa DPRD dalam rangka HUT kota Tangerang ke 26, Kamis (28/2).

Ditegaskan WH, dirinya akan berjuang sampai titik darah yang tidak ada habisnya. Bila perlu, kata mantan Walikota Tangerang itu, Pemkot jangan berikan ijin pembangunan yang dilakukan Kemkumham kalau tidak sesuai dengan perencanaan Kota Tangerang.

“Lahan Kemenkumham di Kota Tangerang cukup banyak dan luas. Lokasinya juga sangat strategis maka harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Saya akan dukung dan bantu Walikota untuk bisa mendapatkan lahan tersebut,” tukasnya. (uad)

Serang

Penataan Banten Lama Harus Selesai Tahun 2020

Published

on

Gubernur WH saat sambutan acara Doa dan Dzikir di Kawasan Banten Lama, Kamis (14/3). (Ist)

SERANG,MO – Gubernur Banten, Wahidin Halim memerintahkan jajarannya untuk segera menyelesaikan penataan Banten Lama. Demikian ditegaskan Gubernur saat acara Doa dan Dzikir di Plaza Masjid Agung Banten Lama, Kamis (14/3) malam.

“Tahun 2020, Kawasan Banten Lama harus sudah selesai. Sudah lengkap,” kata Gubernur WH, sapaan akrabnya.

Menurut dia, Kawasan Banten Lama merupakan ikon Provinsi Banten yang sudah mendunia. Banyak orang berbondong-bondong dari berbagai penjuru tanah air Indonesia bahkan dunia berkunjung ke Banten Lama.

“Ada dari Madura, Riau, bahkan Malaysia,” katanya.

Mantan Walikota Tangerang 2 periode ini bercita-cita Banten Lama menjadi pusat peradaban, pusat kebudayaan dan pusat perkembangan ilmu pengetahuan agama, baik di Provinsi Banten maupun di nusantara.

Gubernur menjelaskan, selama ini ada dua fungsi yang diemban Kawasan Banten Lama, yaitu sebagai tempat ziarah dan tempat rekreasi.

“Selain itu, saya akan menjadikan Banten Lama sebagai kawasan kajian agama, kajian kitab Syech Nawawi Al-Bantani, pusat pengembangan tahfid, dan pusat kebudayaan Islam,” katanya.

Karena itu, tambahnya, pada tahun 2020 Kawasan Banten Lama sudah dilengkapi dengan pusat-pusat kajian Islam, pusat-pusat pengembangan tahfid, dan pusat kebudayaan Islam.

“Kita syiarkan Islam mulai dari Banten Lama,” ajaknya kepada ribuan masyarakat yang memadati Plaza Masjid Agung Banten Lama.

Gubernur memerintahkan segera menyelesaikan sarana dan prasarana penunjang di Kawasan Banten Lama. Sebagai tempat yang banyak dikunjungi masyarakat, Banten Lama harus memberikan kenyamanan kepada pengunjungnya.

“Segera bangun fasilitas-fasilitas seperti tempat wudhu, tempat istirahat, tempat selfi, tempat oleh-oleh dan lain-lain. Kita harus menyajikan pelayanan sebagai tuan rumah,” katanya.

Gubernur juga memerintahkan kepala OPD untuk segera mengkonsepkan perannya masing-masing di Banten Lama. Sementara kepada masyarakat sekitar Gubernur mengajak untuk mempersiapkan diri menyambut kedatangan para tamu. (uad)

Continue Reading

Serang

Menkeu dan Menteri PUPR Berkunjung ke Banten

Published

on

Gubernur WH mendampingi kunjungan 2 menteri era Jokowi ke Banten, Jumat (15/3). (ist)

SERANG,MO – Gubernur Banten Wahidin Halim mendampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono berkunjung ke Desa Sindangsari, Pabuaran Kab.Serang. Kunjungan kedua menteri era Jokowi ini dalam rangka memantau pemanfaatan Pembiayaan Ultra Mikro (UMi), Jum’at (15/3).

Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani mengunjungi rumah warga yang memanfaatkan pembiayaan UMi. Menteri Keuangan tersebut juga membeli sejumlah produk buatan masyarakat, antara lain kue bolu, sate pindang hingga pernak-pernik. “Bu ini saya borong kuenya,” kata Sri Mulyani.

Selanjutnya, dirinya bersama Basuki dan Wahidin mengecek Pamsimas (Proyek Air Bersih Masyarakat). Proyek ini digunakan bersama oleh masyarakat dan dibiayai oleh APBN. “Ini dari APBN ya pak (Basuki),” tanya Sri Mulyani. “Iya Bu,” timpal Basuki.

Setelah mengecek Pamsimas, dirinya bersama Basuki dan Gubernur Wahidin menyambangi warga yang berjualan jamu, salah satunya Sri Sulastri (40), dia berjualan jamu dengan permodalan dari lembaga penyalur koperasi binaan KSPPS Abdi Kertas Raharja.

Sulastri mengaku sudah selama 7 bulan menjadi anggota koperasi tersebut. Dirinya telah melakukan pinjaman di koperasi tersebut sebesar Rp 2 juta untuk modal berjualan jamu.

“Saya baru 7 bulan (gabung di koperasi). Pinjam Rp 2 juta untuk modal dan jualannya keliling,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, baik Sri Mulyani, Menteri Basuki hingga Gubernur Wahidin mencicipi jamu ibu Sulastri. “Saya mau cobain ya,” pinta dia.

Usai mencicipi jamu, ketiganya juga langsung menuju perkebunan milik warga setempat. Di kebun itu dia bersama Basuki menanam kangkung hingga pokcoy. (uad)

Continue Reading

Banten Raya

Kota Tangerang Berkontribusi Besar Terhadap PAD Banten

Published

on

Rapat paripurna DPRD kota Tangerang dalam rangka memperingati HUT Kota Tangerang ke 26, Kamis (28/2) lalu. (uad)

TANGERANG,MO – Kota Tangerang sebagai Kota yang berbatasan dengan Ibu Kota Jakarta memiliki pengaruh yang luar biasa. Tak heran Kota bermotto Akhlakul Karimah ini pun memberikan kontribusi bagi pendapatan Provinsi Banten yang cukup besar.

Gubernur Banten Wahidin Halim menjelaskan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang tertinggi di Banten. Pertumbuhan ekonominya juga memberikan sumbangsih yang besar kepada Provinsi Banten.

“Kerjasama Provinsi dengan Kota Tangerang sudah cukup bagus. Bersama-sama kita perjuangankan Jl Cokroaminoto dari Larangan menuju ke Terminal Poris plawad. Saya bersama Pak Arief (walikota) sudah meminta ke pusat untuk dibangun,” terangnya saat HUT Kota Tangerang, Kamis (28/2) lalu.

WH, sapaan akrabnya, berpesan bahwa Kota tangerang sebagai kota yang modern harus tetap memberikan perhatian penghuninya (masyarakat) agar menjadi kota yang humanis dan asa susana hubungan harmonis antar masyarakatnya.

“Paradigma Provinsi Banten sudah berubah. Upaya reformasi birokrasi sudah saya lakukan, pendekatan semangat anti korupsi sudah saya lakukan. Terbukti tahun pertama saya mendapatkan WTP dan tahun kedua juga WTP, selanjutnya tahun ketiga besok insyallah mendapatkan WTP kembali,” harapnya.

WH menambahkan bahwa pihaknya juga membangun sekolah-sekolah dan mewujudkan sekolah gratis SMA/K, termasuk Kota Tangerang.

“Disini tidak ada ego Provinsi dan tidak ada ego kota, karena pada dasarnya Gubernur mewakil Presiden bertugas melakukan pembinaan, pengawasan termasuk membangun kerjasama hubungan satu sama lain harus harmonis antara Provinsi dengan Kabupaten/Kota yang ada di Banten,” tegasnya.

Sementara itu Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan di usia yang ke-26 ini, Kota Tangerang terus berkembang menjadi Kota metropolitan, kota yang ramah bagi warganya. Pemkot Tangerang juga tidak pernah tidur untuk mewujudkan rakayatnya sejahtera dan makmur.

“Di usia yang ke-26 tahun Kota Tangerang terus berbenah diri, melalui peluncuran berbagai program antara lain Tangerang Cerdas, jaminan pengobatan kesehatan, Tangerang Berbenah, Tangerang usir banjir dan bedah rumah. Ini semua merupakan bagian dari usaha kita pemerintah bersama DPRD dan masyarakat untuk menjadikan Kota Tangerang sebagai kota layak huni, layak investasi dan layak dikunjungi,” tukas dia. (uad)

Continue Reading

Trending