Connect with us

Kota Tangerang

Walikota Ajak Imam Masjid Wujudkan Tangerang Beralkhlakul Karimah

Published

on

TANGERANG – Visi Kota Tangerang menjadikan kota ini sebagai Kota Akhlakul Karimah. Untuk itu tidak cukup hanya melalui ucapan, tapi perlu diimplementasikan di kehidupan keseharian masyarakat.

Wali kota H. Arief R. Wismansyah menjelaskan bahwa nilai-nilai akhlakul karimah yang menjadi nafas pembangunan di Kota Tangerang seharusnya juga bisa membudaya di kalangan masyarakat, sehingga timbul rasa malu ketika bertindak yang tidak sesuai dengan nilai-nilai akhlakul karimah.

“Budaya akhlakul karimah ini selain bisa mempercantik diri kita, juga bisa mempercantik kota kita,” jelasnya.

“Karena didalamnya terkandung nilai-nilai yang mengharuskan kita untuk peduli terhadap lingkungan sekitar kita, makanya tanggung jawab untuk menciptakan Kota Tangerang yang nyaman itu ada pada semua komponen masyarakat Kota Tangerang,” Imbuh Wali kota.

Untuk menggaungkan Tangerang Akhlakul Karimah, Wali Kota mengajak para imam masjid untuk bersama-sama mewujudkan Kota Tangerang yang akhlakul karimah dalam acara Pembinaan Imam Masjid seKota Tangerang Tahun 2019.

“Saya mohon kesediaan para Imam masjid yang hadir agar bisa mewujudkan masyarakat yang ber Akhlakul Karimah di kota kita tercinta,” ujar Arief dihadapan 650 peserta yang terdiri dari Imam masjid, Ketua DKM dan Marbot se-kota Tangerang di aula gedung MUI Kota Tangerang, Senin (15/4).

Wali Kota juga mengharapkan agar para Imam Masjid yang juga tokoh masyarakat di lingkungannya untuk bisa menjadi bagian dari solusi penanganan persoalan masalah sosial.

“Melalui program Tangerang mengaji, Tangerang bersedekah, Subuh berjama’ah dan teranyar adalah pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), saya titipkan nasib moral anak bangsa pada pendidikan di lingkungan masjid,” tambahnya.

Selain itu, Arief juga agar masjid memiliki peran yang besar dalam pemberdayaan umat khususnya masyarakat Kota Tangerang.

“Bayangkan jika peradaban umat bisa berkembang pesat melalui masjid, saya yakin rahmat Allah akan turun,” tuturnya.

“Bangun rumah-rumah tahfidz, cetak generasi penghafal alquran agar anak-anak kita bisa mengerti dan paham betul kitab yang menjadi tuntunan hidup bagi umat Islam,” lanjut Arief.

Dalam kesempatan tersebut Arief juga menghimbau agar seluruh masyarakat kota Tangerang datang dan memberikan hak suaranya pada Pemilu yang akan berlangsung tanggal 17 April.

“Mari kita gunakan hak pilih kita pada tanggal 17 April untuk gunakan hak pilihnya mudah-mudahan suara kita bisa turut menentukan nasib bangsa Indonesia 5 tahun kedepan,” tutup Arief. (ADV)

Kota Tangerang

Kapolres Ajak Para Ulama Menjaga kondusifitas Kemanan

Published

on

TANGERANG – Dalam rangka membantu tugas kepolisian untuk menjaga kondusifitas wilayah, Polres Metro Tangerang Kota menggelar buka puasa bersama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Da’i Kamtibmas serta para Dewan Masjid se-Kota Tangerang di Aula Polrestro Tangkot, Kamis (16/5).

Dalam buka puasa bersama tersebut, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Abdul Karim, meminta kepada para tamu undangan yang hadir untuk bekerjasama membantu tugas polisi dalam menjaga keamanan dan kondusifitas wilayah. Apalagi saat ini kencang isu yang beredar di kalangan masyarakat tentang people power.

Kapolrestro Tangkot Kombes Pol Abdul Karim mengatakan, Polres sengaja mengundang para tamu undangan untuk bisa bersama membantu kerja polisi dalam menjaga keamanan wilayah. Karena memang, Polisi tidak bisa bekerja sendiri dan harus ada kerjasama dalam menjaga keamanan Kota Tangerang.

“Kegiatan ini tidak hanya berbuka puasa bersama saja, melainkan menjalin silaturahmi dan juga mengajak membantu tugas kepolisian dalam rangka menciptakan kondisi yang kondusif dengan beredarnya isu people power di kalangan masyarakat,”ujarnya.

Abdul menambahkan, dengan sama-sama menyatukan visi kemungkinan people power di Kota Tangerang tidak akan bisa terjadi, karena semua sepakat untuk menolak adanya people power. Bahkan, semua tidak ingin Kota Tangerang yang aman menjadi kisruh lantaran adanya people power.

“Saya sudah melakukan pembicaraan langsung kepada MUI, FKUB, Dewan Masjid, serta Da’i Kamtibmas untuk bersama-sama menjaga Kota Tangerang. Bahkan semuanya sepakat menolak adanya gerakan people power yang bisa merugikan dan merusak kenyamanan Kota Tangerang dan saya pastikan sampai saat ini Kota Tangerang masih terbilang kondusif,”paparnya.

Abdul menjelaskan, sebelum terjadinya people power di Kota Tangerang, pihaknya telah melakukan upaya-upaya pencegahan melalui para tamu undangan yang hadir di Polres Metro Tangerang Kota. Hal itu untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk tidak termakan isu yang bisa memecah belah Kota Tangerang.

“Kita sudah bergerak untuk melakukan pencegahan melalui para tamu undangan yang kita undangan hari ini, semuanya sudah bergerak dan memberikan pemahaman di level masyarakat. Kalaupun ada oknum masyarakat yang tetap menjalankan gerakan people power maka kami akan lakukan tindakan tegas agar tidak merembet kemana-mana,”ungkapnya.

Abdul berharap, masyarakat bisa tetap menahan diri sampai dengan tanggal 22 Mei. Serahkan semuanya kepada KPU untuk menyelesaikan tugas Pemilu, jangan ada masyarakat kota Tangerang terpancing untuk merusak keamanan Keamanan Kota Tangerang.

“Masalah pemilu mari kita serahkan kepada KPU untuk menyelesaikannya, jangan sampai ada gerakan yang ingin memprovokasi karena penetapan presiden dan wakil presiden ada di KPU. Lebih baik kita merangkul satu sama lain untuk menjaga keamanan Kota Tangerang,”tutupnya. (dunk)

Continue Reading

Kota Tangerang

KNPI Ajak Pemuda Tarawih dan Hindari Tawuran

Published

on

Ketua DPD KNPI Kota Tangerang Uis Adi Dermawan. (Ist)

TANGERANG,MO – Bulan suci ramadhan 1440 H sepatutnya dijadikan bulan istimewa untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Bukan hanya itu, bulan puasa ini juga harusnya diisi dengan kegiatan positif, bukan malah menjadi ajang bermalas-malasan.

“Saya mengajak para pemuda untuk meramaikan masjid. Kita lihat saat ini yang tarawih mayoritas bapak-bapak, pemudanya hanya beberapa saja. Mereka lebih asyik nongkrong dan lalu-lalang di pusat keramaian,” kata Uis Adi Dermawan, Ketua KNPI Kota Tangerang, Kamis (16/5)

Yang lebih memperihatinkan lagi, lanjut Bung Uis, banyak kaum muda dan remaja malah saling perang petasan bahkan tawuran usai tarawih atau menjelang sahur. Mereka saling lempar batu, hingga menggunakan senjata tajam.

“Ini bulan suci Ramadhan, jangan nodai bulan yang sangat baik ini. Kita juga harusnya sama-sama menjaga kondusifitas wilayah Kota Tangerang. Jangan sampai korban berjatuhan dan nyawa hilang sia-sia,” tegas dia.

Tambah Uis, pihaknya sudah menyerukan kepada pengurus KNPI Kecamatan dan Organisasi Kepemudaan untuk mengikuti tarawih di Musala dan Masjid-masjid.

“Saya juga mendorong pengurus KNPI Kecamatan berkoordinasi dengan Babinsa dan Binamas untuk menjaga kondusifitas wilayah masing-masing,” tutupnya. (dung)

Continue Reading

Kota Tangerang

Allium Tangerang Hotel Sajikan Ratusan Menu Nusantara di Kampung Benteng Ramadhan

Published

on

TANGERANG,MO – Ramadhan selalu menjadi momen yang ditunggu tidak hanya bagi umat muslim, tetapi juga bagi banyak masyarakat Indonesia dengan berbagai latar belakang agama dan suku.

Selain beribadah, momen Ramadhan juga erat kaitannya dengan kebersamaan, dimana rata-rata orang menghabiskan waktu lebih banyak dengan keluarga, rekan kerja atau teman untuk berbuka puasa bersama.

Sebuah riset mandiri yang mengambil sampel masyarakat di beberapa provinsi di Indonesia menyebutkan bahwa sebanyak 56,51 persen masyarakat memilih restoran atau rumah makan sebagai pilihan untuk buka puasa bersama.

Allium Tangerang, hotel bintang 4 dengan arsitektur unik yang berlokasi di jalan Benteng Betawi hadir dengan “Kampung Benteng Ramadhan” yang menghadirkan lebih dari 200 menu khas Indonesia dari berbagai daerah di tanah air selama bulan Ramadhan.

Buffet all you can eat ini dibuka mulai dari 8 Mei dampai dengan 31 Mei 2019. Setiap hari, menu akan berganti menyesuaikan tema daerahnya.

Dihari Selasa misalnya, Anda akan dimanjakan dengan puluhan masakan Jawa Barat seperti Soto Mie Bogor, Empal Gentong, Ayam Goreng Lembang, Nasi Liwet, Colenak, Pepes Ikan Mas, Live Cooking Wedang Jahe, aneka sambal, aneka takjil nusantara dan banyak menu lainnya.

Anda juga dapat mengicipi menu-menu yang berbeda di hari lainnya, seperti masakan Padang, Betawi, Palembang, Bali, Masakan Jawa Timur dan Masakan Jawa Tengah. Menu yang disajikan terdiri dari beberapa bagian yaitu Live Cooking Gerobak, BBQ Station, Live Carving Station, Live Cooking Soup Gubukan, Takjil Gubukan, Gerabah Gubukan, Sambal, Kerupuk, Lalapan dan Indonesian Sweet. Dijamin Anda tidak akan bosen dengan rotasi menu yang disajikan.

Tak hanya makanan yang menggoda, Anda juga akan dihibur oleh musik Islami selama berbuka. Ingin menikmati kebersamaan sambil hunting foto untuk media sosial? Tidak perlu bingung karena Paris-Lyon Café akan disulap menjadi Kampung Benteng Ramadhan, lengkap dengan gerobak dorong, photo booth etnik dan dekorasi ala kampung lainnya yang cocok untuk tempat berfoto bersama.

Untuk merasakan sensasi Kampung Benteng Ramadhan ini, Anda tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Dengan harga Rp 168,000 dan gratis 1 setiap pembelian 7 paket, Anda juga berkesempatan memenangkan berbagai lucky draw menarik di akhir periode Ramadhan, seperti voucher menginap di kamar Suite dan kamar Deluxe, food & beverage voucher, serta hadiah menarik lainnya. Pemesanan cukup dilakukan melalui WA di +62 811 1966 030 atau email di contact@alliumairport.com. (dung)

Continue Reading

Trending