Connect with us

Kota Tangerang

Wali Kota Tengok Persiapan Kafilah Yang Akan Berlaga Dalam MTQ XVI Tingkat Provinsi Banten

Published

on

Wali Kota Tangerang, Ariief R. Wismansyah berbincang dengan salah satu anggota Kafilah MTQ Kota Tangerang di Sol Marina Hotel, Serpong, Jumat (16/11/2018).
TANGERANG, MO – Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah memberi semangat, motivasi serta sharing kepada kafilah yang sedang diseleksi untuk menjadi Duta MTQ Kota Tangerang. Para kafilah yang terpilih nantinya akan dipersiapkan untuk berlaga di gelaran MTQ XVI Tingkat Provinsi Banten Tahun 2019.
Dalam acara Pembinaan Calon Duta MTQ XVI Tingkat Provinsi Banten Kafilah Kota Tangerang yang berlokasi di Sol Marina Hotel, Serpong, Jumat (16/11/2018), Arief sempat berbincang dengan kafilah dan menanyakan berbagai persiapan serta kendala yang mungkin dihadapi.
“Apa kendalanya nih?” tanya Arief pada salah satu peserta.
“Gugup, grogi, buang jauh-jauh deh. Bangun percaya diri intinya itu,” tegas Arief.
Arief meminta kepada para pembimbing untuk selalu mendampingi kafilah agar bisa profesional dan memiliki jiwa pemenang dalam berkompetisi.
“Makanya yang pertama dibangun itu mental, kalo ada salah ya wajar namanya juga manusia. Makanya saya titip buat pembimbing dijaga dan bimbing terus adek-adek kita. Kalo kita udah memohon pada Allah, yang kecil bisa jadi besar,” jelasnya.
Walikota juga berkeliling melihat persiapan kafilah mulai dari Ruang Tafsir, Ruang Syarhil, Ruang Hifdzil Hadist, dan Ruang Tilawah. Di ruang  Hifdzil Hadist, Arief kembali memberikan motivasi untuk mencapai sukses.
“Kalian lihat atau sering belajar di youtube. Contoh tuh orang-orang sukses yang kemaren Juara MTQ Nasional. Jadi kalo mau sukses belajar dan contoh orang-orang sukses,” terangnya.
Senada dengan Arief, Ketua Harian LPTQ Kota Tangerang, Ghozali Barmawi mengatakan dengan motivasi yang diberikan Walikota Tangerang menjadi energi positif untuk peserta.
“Semoga ini jadi angin segar karena sudah berapa hari mereka berlatih. Pak Arief dateng bisa menambah semangat,” ujarnya.
Ghozali juga menambahkan pihaknya menargetkan Kota Tangerang pada MTQ XVI 2019 menjadi juara umum serta sukses menjadi tuan rumah.
“Sebelumnya kita peringkat lima. Tahun depan harus juara umum karena kita tuan rumah. Ditambah tiga indikator yang ingin dicapai yaitu sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, dan sukses administrasi atau laporan kegiatannya,” tukasnya.
Dalam pembinaan atau pemusatan Duta MTQ XVI ini, terdapat 100 kafilah yang nantinya akan dikerucutkan sehingga terpilih 62 orang terbaik yang akan mewakili Kota Tangerang dalam sembilan cabang lomba yang dipertandingkan. (fi)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kota Tangerang

Sachrudin Ajak Orang Tua Berperan Aktif dalam Pendidikan Anak

Published

on

TANGERANG, MO – Salah satu pelayanan dasar yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang adalah peningkatan kualitas pendidikan bagi pelajar di Kota Tangerang.

Untuk itu, Pemerintah Kota Tangerang telah menggratiskan biaya pendidikan di sejumlah sekolah mulai dari tingkat SD dan SMP naik Negeri maupun swasta.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang H. Sachrudin saat memberikan sambutan dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Yayasan Pendidikan Islam Al-Istiqomah Karang Tengah Kota Tangerang pada Selasa, (12/11).

“Jadi pilihan untuk sekolah gratis bukan hanya di sekolah-sekolah negeri saja, sekolah swasta juga sudah banyak yang gratis,” jelas Sachrudin.

Wakil menambahkan langkah – langkah yang ditempuh Pemkot di dunia pendidikan adalah sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta mencetak generasi yang berkualitas.

“Tugas pemerintah sebagai fasilitator, terlebih pendidikan merupakan salah satu faktor yang utama,” jelasnya.

Tak lupa Wakil juga berpesan kepada para orang tua murid yang hadir dalam peringatan Maulid tersebut untuk turut berpartisipasi secara aktif pada perkembangan pendidikan anak di sekolah.

“Jalin komunikasi yang baik dengan pihak sekolah, apa yang kurang pada anak atau mungkin kelebihan yang ada pada anak. Supaya kita sebagai orang tua mengerti apa yang dibutuhkan anak,”.

” Jangan cuma sekedar nitipin anak di sekolah, pantau terus perkembangannya,” tutup Wakil.(bono)

Continue Reading

Kota Tangerang

DPRD Solok Selatan Belajar Perda Tramtibum ke Satpol PP

Published

on

TANGERANG, MO – Anggota DPRD Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat melakukan kunjungan kerja ke Satpol PP KotaTangerang, Selasa (12/11/2019). Rombongan wakil rakyat daerah yang memiliki motto Sarantau Sasurambi ini, dipimpin Ketua Pansus Raperda Tramtibum, Mursiwal.

Ada 13 anggota DPRD Kabupaten Solok Selatan yang bertandang guna melihat keberhasilan Satpol PP Kota Tangerang dalam menjaga ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat tanpa kesan angker.

Pada kesempatan itu, rombongan DPRD Kabupaten Solok Selatan, diterima Plt Sekretaris Satpol PP Kota Tangerang, Wawan Fawzi. Wawan menyebut, di Kota Tangerang ada Perda yang cakupannya luas yakni Perda No. 8/ 2018 tentang Trantibum Linmas.”Kami sangat bangga Satpol PP Kota Tangerang dijadikan referensi untuk belajar oleh daerah lain dalam penegakan dan penindakan pelanggar Perda tentang Tramtibum.

Perda di Kota Tangerang dinilai oleh daerah lain telah cukup mumpuni dalam hal implemantasinya,” paparnya.

Sementara itu, Mursiwal, menjelaskan, berdasarkan berita di media, pihaknya melihat Satpol PP Kota Tangerang berhasil dalam menegakkan Perda serta menjaga ketenteraman ketertiban umum secara persuasif. Oleh karena itu, ia memilih Satpol PP Kota Tangerang sebagai tempat studi banding.(bono)

Continue Reading

Kota Tangerang

Pegawai Wajib Gunakan Aplikasi Tangerang LIVE

Published

on

TANGERANG, MO – Seluruh pegawai Kelurahan dan Kecamatan Pinang, terlihat sibuk mempelajari aplikasi Tangerang LIVE untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat yang saat ini menggunakan sistem online.

Seluruh pegawai berkumpul di aula guna melakukan pengecekan handphonenya dan memastikan apakah sudah ada apikasi Tangerang Live atau tidak. Jika tidak ada, maka pegawai tersebut harus menginstal dan diwajibkan menggunakan aplikasi tersebut.

Camat Pinang, M. Agun Djumhendi, mengatakan, pelayanan di Kecamatan Pinang saat ini sudah menggunakan sistem online, maka itu pegawai kelurahan dan Kecamatan yang ada di Kecamatan Pinang harus menggunakan aplikasi Tangerang LIVE. Hal tersebut untuk mempermudah semua pelayanan dan mengetahui apa saja yang menjadi keluhan yang disampaikan di Laksa.

“Memang saya wajibkan semua pegawai mulai dari kelurahan dan Kecamatan harus ada Tangerang LIVE, jangan sampai ada pegawai yang tidak mengerti menggunakan aplikasi tersebut. Karena semua pelayanan ada didalam aplikasi Tangerang LIVE,”ujarnya, Selasa (12/11).

Agun menambahkan, mulai dari pembuatan surat pengantar RT dan RW saat ini sudah online, jadi pegawai harus lebih cepat dari masyarakat agar bisa melayani masyarakat dengan baik dan benar.

“Kalau sudah ada aplikasi Tangerang LIVE, pegawai yang ada di Kelurahan dan Kecamatan bisa dipantau. Jadi masyarakat jika ada permasalahan tidak perlu melapor ke kantor, langsung saja di Tangerang Live karena semua menu yang dibutuhkan ada didalamnya,”paparnya.

Ia menjelaskan, aplikasi Tangerang LIVE satu aplikasi banyak fungsinya, mulai dari lapangan pekerjaan sampai dengan event di Kota Tangerang ada di dalamnya. Bahkan jika terjadi bencana seperti kebakaran atau lainnya bisa langsung disampaikan dan langsung di respon.

“Maka itu, jika pegawai saya tidak mengerti dan tidak menggunakan aplikasi Tangerang Live mana bisa tahu. Apalagi pak wali sudah mengintruksikan seluruh pegawai yang ada di lingkungan Pemkot Tangerang harus ada aplikasi Tangerang LIVE agar bisa update perkembangan wilayah,”ungkapnya.

Semua pelayanan di Kecamatan Pinang, Kata Agun, sudah tidak ada lagi yang menggunakan manual. Semua sistem yang ada sudah online dan itu mempermudah masyarakat karena sangat cepat dan tidak harus menunggu waktu.

“Selain pelayanan masyarakat online, kita juga memberikan jaminan pelayanan seperti akte lahir, KIA, dan juga adminstrasi penduduk lainnya sudah bisa ditunggu. Untuk E-KTP juga menggunakan online tetapi sistemnya, untuk masalah jadi biasanya paling lama satu minggu dan tidak lebih karena memang blanko terbatas,”tutupnya.(bono)

Continue Reading

Trending