Connect with us

Kota Tangerang

Wali Kota Apresiasi Capaian Atlet Kota Tangerang

Published

on

Defile sejumlah kecamatan berkeliling lapangan Ahmad Yani pada pembukaan Porkot Tangerang, Rabu (14/11/2018).
TANGERANG. MO – Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah membuka secara resmi perhelatan Pekan Olahraga tingkat Kota Tangerang (Porkot) VI tahun 2018 di lapangan Ahmad Yani, Tangerang, Rabu (14/11/2018).
Acara pembukaan Porkot ke VI tersebut diawali dengan acara senam massal yang dilakukan oleh sebanyak 1.000 siswa-siswi Sekolah Dasar yang terhimpun dari berbagai sekolah di Kota Tangerang.
Dalam sambutannya, Arief menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan sebagai cara bagi Pemkot untuk  meningkatkan kualitas pembinaan dan pencarian bibit atlet potensial.
“Ini menjadi langkah awal bagi atlet untuk menunjukkan kualitasnya,” ujar Arief.
Wali Kota juga mengapresiasi capaian positif atlet yang telah berjuang mengharumkan nama Kota Tangerang di pentas Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten ke VIII lalu.
“Kemarin pada ajang Porprov, Kota Tangerang berhasil meraih juara II. Cukup membanggakan karena kontingen seluruhnya adalah warga asli masyarakat kota Tangerang,” sambungnya.
“Tidak ada istilah cabutan, semua atlet merupakan warga kota Tangerang,” tandas Wali Kota.
Pada kesempatan tersebut, Arief juga memberikan apresiasi kepada para atlet berprestasi yang telah memberikan seluruh kemampuan terbaiknya baik di level kota, provinsi maupun nasional.
“Selamat untuk atlet yang sudah berprestasi, bahkan ada atlet asal Kota Tangerang yang meraih emas di Asian Games 2018 lalu,” seru Arief.
Untuk diketahui, Pekan Olahraga Kota Tangerang ke VI akan berlansung mulai tanggal 14 hingga 19 November 2018 diikuti 2.457 atlet dan official dengan mempertandingkan sebanyak 9 cabang olahraga diantaranya atletik, catur, pencak silat, taekwondo, karate, sepakbola, futsal, bola voli dan bola basket. (fi)

Kota Tangerang

Arief : Remaja Sehat dan Cerdas Untuk Masa Depan Kota Tangerang

Published

on

TANGERANG, MO – Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah menghadiri acara Seminar Kesehatan Remaja dengan tema “Remaja Sehat Kota Tangerang Unggul” di Ruang Al – Amanah Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Sabtu (16/11/2019).

Dalam rangka memperingati hari Kesehatan Nasional yang ke – 55 Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan Kota Tangerang mengadakan seminar kesehatan untuk remaja. Kesehatan remaja sudah seharusnya menjadi perhatian semua pihak demi mewujudkan kesuksesan bangsa dan negara di masa depan.

Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tangerang ingin terus membangun fasilitas sarana dan prasarana yang memadai untuk masyarakat.

“Kami ingin Kota Tangerang makin maju, sejahtera dan sarana prasarana tercukupi, untuk itu kita perlu remaja yang sehat, kuat dan cerdas,” ujarnya.

Selain itu, Walikota juga mengajak para remaja Kota Tangerang untuk mengkonsumsi makanan yang sehat dan teratur agar bisa fokus dalam menerima proses belajar di sekolah.

“Saya mengajak adik – adik semua untuk utamakan sarapan dan makan yang teratur biar fokus nanti disekolah menerima pembelajaran disekolah,” ajak Arief dihadapan ratusan peserta seminar yang terdiri dari anak SMP dan SMA se – Kota Tangerang.

“Jangan sampai apa yang disampaikan bapak – ibu guru enggak bisa diterima dengan baik karena kitanya kurang sehat atau enggak fokus,” tambah Arief.

Lebih lanjut, Walikota juga berharap kepada adik – adik remaja jangan melakukan hal – hal yang tidak bermanfaat seperti merokok atau sejenisnya.

“Saya harap adik – adik jangan pernah mencoba hal – hal yang tidak bermanfaat seperti merokok dan hal-hal negatif lainnya,” harapnya.

“Lebih baik lakukan hal – hal yang lebih bermanfaat seperti berolahraga agar menjadi atlit-atlit kebanggaan Indonesia,” jelas Arief.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Kesehatan Liza Puspadewi juga menjelaskan kegiatan ini bertujuan mengedukasi remaja Kota Tangerang agar mau dan mampu memilih pola hidup sehat sebagai gaya hidup.

“Mudah – mudahan kegiatan ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan agar remaja Kota Tangerang unggul sehingga dapat memajukan Kota Tangerang,” pungkas Liza.(bono)

Continue Reading

Kota Tangerang

Lawan Stunting dengan Tempe

Published

on

TANGERANG, MO – Mencegah penyakit stunting, Komunitas Benteng Heritage bersama dengan Lingkar Budaya Indonesia dan Persaudaraan Pertiwi (Peranakan Tionghoa Warga Indonesia) mengadakan Tempe Festival 2019.

Digelar di Roemah Boedja Roemboer, Kecamatan Tangerang, berbagai macam kegiatan digelar. Mulai dari demo dan lomba masak aneka kreasi tempe serta bincang santai dengan tema manfaat tempe.

Salah satu panitia Tempe Festival Sari Bondan mengatakan, kegiatan ini baru pertama kali digelar, rencananya akan diagendakan secara rutin dengan konsep terus bervariatif.

“Tujuannya memperkenalkan masyarakat pada tempe yang banyak sekali manfaatnya. Walaupun makanan sederhana, tetapi manfaatnya sangat luar biasa,” ujarnya, Jum’at (15/11).

Sari menambahkan, ternyata tempe juga bisa dimasak dengan berbagai cara, seperti campuran spaghetti, burger, dan juga canape. Jadi jangan dianggap konvensional, karena banyak cara untuk dimasak dan dinikmati.

“Tempe Festival ini juga dalam rangka mencegah penyakit stunting, karena senada dengan program kerja Pak Jokowi, mencegah stunting,” katanya.(bono)

Continue Reading

Kota Tangerang

Inovasi Penutup Saluran Air Mudah Diangkat

Published

on

TANGERANG, MO – Inovasi baru digulirkan Pemkot Tangerang, dalam membuat saluran penutup air. Ini merupakan penutup yang ringan sehingga mudah diangkat dan mudah diibersihkan kapan saja.

Kepala Bappeda Kota Tangerang, Sugiharto Ahmad Bagdja, mengatakan, saluran penutup air seberat 15 kilogram, ibu-ibu juga kuat mengangkatnya, keunggulan lainnya, kuat menahan beban seperti jika ada mobil melintas maupun parkir di atasnya.

“Dengan berat 15 kilogram namun kuat jika dilintasi kendaraan seperti mobil, Kalau yang lama beratnya mencapai 80 kilogram,” ujarnya.

Lanjutnya, Inovasi yang tak lain gagasan Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah ini adalah bagian dari ajakan Pemkot kepada warga dalam menjaga kebersihan.

“Selama ini, jika ingin mengatasi genangan maka harus bongkar saluran air dahulu. Selain bebannya berat, dilakukan petugas khusus. Kini, dengan adanya inovasi maka warga bisa secara mandiri membersihkan lingkungannya,” ujarnya.

Saluran penutup air ini pun mulai dipasang di beberapa wilayah seperti Kecamatan Benda, Neglasari dan Periuk.(bono)

Continue Reading

Trending