Connect with us

Kota Tangerang

Wakil : Tebarkan Nilai Kepedulian Dimulai dari Diri Sendiri

Published

on

TANGERANG, MO – Wakil Wali Kota Tangerang H. Sachrudin menghadiri acara Santunan Anak Yatim dalam rangka Memperingati Tahun Baru 1 Muharram 1441 Hijriyah yang diselenggarakan oleh Majelis Mujahadah Asmaul Husna, di Masjid Raya Al-Azhom, Rabu (18/9).

Dalam sambutannya, Sachrudin mengatakan kepada para jamaah yang hadir bersama dengan pemerintah saling bahu-membahu mengatasi permasalahan sosial.

“Pemerintah telah bekerjasama dengan Baznas Kota Tangerang membentuk UPZ (Unit Pengumpulan Zakat) disetiap masjid dan mushola dengan harapan UPZ dapat mengatasi persoalan-persoalan sosial,” ucapnya.

“Contohnya masalah kesehatan, pendidikan dan lainnya yang memerlukan penanganan segera,” ungkap Sachrudin.

Sachrudin meyakini, dengan kesadaran masyarakat dalam mengeluarkan kewajiban-kewajibannya ditambah rasa kepedulian yang tinggi, berbagai program-program yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat akan terwujud.

“Tidak ada orang miskin yang menangis karena kekurangan jika masyarakat dan pemerintah membangun kesejahteraan dan mengetahui kewajiban-kewajibannya karena sebagian hak-hak yang kita miliki ada hak-hak yang perlu dikeluarkan,” tambahnya.

Terakhir, Wakil berpesan kepada jamaah yang hadir, untuk selalu menebar kebaikan kepada sesama yang akan membawa keberkahan dan kebaikan untuk Kota Tangerang.

“Tidak perlu melihat seberapa besar yang harus dikeluarkan, bagaimanapun nilainya akan sangat bermanfaat bagi kalangan prasejahtera, dan ini sesuatu yang harus dimulai dari diri sendiri,” tukasnya.(bono)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kota Tangerang

PMI Kecamatan Tangerang Sosialisasikan Undang-undang Kepalangmerahan

Published

on

TANGERANG, MO – Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Tangerang melakukan sosialisasi mengenai Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 /2018 tentang Kepalangmerahan, dan Bimtek Kepemimpinan dalam Berkomunikasi pada PMR Wira Se-Kecamatan Tangerang pada Sabtu, (19/10/2019).

“Kegiatan sosialisasi ini merupakan upaya PMI, khususnya Kecamatan Tangerang, untuk mengenalkan peraturan-peraturan tentang penggunaan lambang dan fungsi lambang kepada Organisasi PMR yang ada di Kota Tangerang kshusnya sekolah se-Kecamatan Tangerang agar memiliki pemahaman dan visi yang sama dalam menunjang eksistensi dalam tugas kemanusian,” sambut Wakil Ketua Bidang Organisasi PMI Kota Tangerang, Ibrohim, S.Sos.

Menurutnya, adanya UU Kepalangmerahan yang dikuatkan dengan PP bertujuan untuk menguatkan secara teknis kelembagaan PMI dalam memberikan pelayanan ke masyarakat. Selain itu, UU juga memaksimalkan sinergitas dengan berbagai kemitraan, khususnya dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.

Di tempat yang sama, H. Ahmad Budi Wahyudi. AP, M.Si selaku Camat Tangerang yang di dampingi oleh ketua PMI Kecamatan Tangerang H. Rosyadi menambahkan UU dan PP sangat diperlukan secara kelembagaan. PP merupakan aturan pelaksanaan UU yang salah satu isinya yaitu penyelenggaraan kepalangmerahan dan penggunaan tanda pengenal saat terjadi kerusuhan atau gangguan keamanan dan bencana.

Tugas dari personel atau relawan kepalangmerahan meliputi penanggulangan bencana yaitu sebelum (pra), saat dan sesudah (pasca). Selain itu, memberikan pelayanan kesehatan dasar, penyediaan air bersih, dapur umum, pemulihan hubungan keluarga, dan pelayanan donor darah serta kegiatan kemanusiaan lainnya. “Itu semua telah dilakukan PMI selama ini seperti bersinergi dengan pemerintah dalam penanggulangan bencana hingga pelayanan pasca-tanggap darurat bencana ,” ujarnya.

Keberadaan lembaga kemanusiaan yang didirikan Henry Dunant tersebut juga untuk mencegah dan meringankan penderitaan serta melindungi korban tawanan perang dan bencana. Dalam memberikan pelayanan itu, PMI tidak membedakan agama, bangsa, suku bangsa, warna kulit, jenis kelamin, golongan dan pandangan politik. “Dalam melaksanakan tugas kemanusiaan kami tidak pandang bulu siapapun kami bantu dan layani yang tentunya bersinergis dengan pemerintah,” katanya

Pada acara tersebut juga dihadiri oleh Ade Kurniawan dari Kabiro Humas PMI Kota Tangerang selaku narasumber tentang Undang-undang No.1 Tahun 2018 dan Moh Mirza Relawan PMI selaku narasumber tentang kepemimpinan dalam berkomunikasi.(bono)

Continue Reading

Kota Tangerang

Melakoni Hobi yang Dibayar

Published

on

TANGERANG, MO – Hobiku adalah kesenanganku. Kalimat itulah yang tepat menggambarkan Komunitas Freedom Squad Tangerang. Sebuah Komunitas menari dan dance, yang banyak diminati para remaja di Indonesia. Berdiri pertama di Jayapura 1999, kini merambah di Kota Tangerang sejak 2012.

Ketua Freedom Squad Tangerang, Steivlon Altupeirissa, menuturkan, Freedom Squad Kota Tangerang saat ini tengah eksis disejumlah event besar. Pernah unjuk gigi disejumlah iklan, sinetron bahkan layar lebar. Sejumlah show antar kota pun rutin diikuti Freedom Squad yang kini memiliki 25 anggota aktif.

“Event-event itulah yang menghantarkan rejeki melalui hobi kami ini. Kami mengajak anak remaja untuk tidak menyia-nyiakan masa mudanya begitu saja. Bersama-sama meraih mimpi, mulai dari perlombaan kecil hingga besar yang penting menghasilkan pengalaman dan sedikit pundi-pundi,” ungkapnya, Jumat (18/10/19).

Ia menuturkan, beberapa juara tingkat Internasional pun pernah diraih Freedom Squad Kota Tangerang. Seperti, juara tiga Kompetisi Gatbsy Style Dance 2009, di Jepang. Meraih top lima ajang Hip Hop Internasional 2019 di senayan dengan 75 tim dance yang bersaing.

Freedom Squad berkomitmen melalui hobi menari atau dance akan menguntungkan. Bisa mendapatkan uang, pengalaman dan pelajaran kehidupan yang bermanfaat.

Punya bakat dibidang menari atau dance, Freedom Squad Kota Tangerang, membuka pintu bagi remaja yang ingin belajar. Latihan setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu di Tangcity Mall, mulai dasar hingga mahir semua belajar bersama. Bisa juga mengunjungi Instagramnya di @Freedomsquad_tng atau nomer 0811-8782-309.(bono)

Continue Reading

Kota Tangerang

Cegah Peredaran Narkoba di Sekolah

Published

on

TANGERANG, MO – Sebanyak 202 siswa SMA 109 Karawaci melaksanakan tes urine penyalahgunaan narkoba. Siswa kelas 12 ini, selain menjalani pemeriksaan juga diberikan sosialisasi bahaya penggunaan narkoba, Kamis (17/10).

Kepala Seksi Ketahanan Bangsa dan Masyarakat Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang, Agung Pujarama mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin Kesbangpol mulai dari satu sekolah ke sekolah lainnya.

Untuk di SMA 109, marupakan kegiatan ke sembilan yang dilaksanakan Kesbangpol. Setahun, dilakukan 12 kali. Selain sekolah, kegiatan tersebut juga menyasar aparatur sipil negara dan pegawai Badan Usaha Milik Daerah.

Untuk penentuan sekolah yang akan dilakukan tes urine, Kesbangpol akan berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional dan pihak kepolisian. Ada beberapa variabel yang menjadi pertimbangan sehingga sekolah tersebut dilakukan tes urine secara rutin.

“Alhamdulillah sejauh ini belum ada yang positif. Jika nantinya ada positif kami akan menyerahkan ke BNN untuk direhabilitasi. Tuhas kami hanya sampai disitu,” katanya.(bono)

Continue Reading

Trending