Connect with us

Nasional

Wakil Hadiri Rapat Progres Tol Kunciran – Cengkareng

Published

on

JAKARTA, MO – Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin, hadir dalam Rapat Pembahasan Progres Pembangunan Jalan Tol Kunciran-Cengkareng yang bertempat di Gedung Bina Graha, Kantor Staf Presiden, Jl. Veteran No. 16, Jakarta Pusat, Kamis (9/1).

Rapat kali ini membahas beberapa point diantaranya progres pembebasan lahan dan pekerjaan konstruksi, percepatan pengadaan tanah untuk aset pemerintah dan status relokasi Puskesmas Pembantu Cipete.

Wakil menjelaskan Pustu Cipete telah selesai pemilihan lokasinya, dan hanya tinggal menunggu proses relokasi.

“Tinggal percepatan penyelesainannya saja, untuk Pustu Cipete lokasi tanah penggantinya sudah ada,” paparnya.

Selain itu, terkait percepatan pengadaan tanah untuk aset pemerintah yaitu tanah Bengkok, pihak Kementerian PUPR akan segera melakukan penggantian aset.

“Sudah kami sampaikan ke BPN, karena tanah Bengkok ini milik kami, jadi tidak boleh ada bangunan sama sekali. Kemudian juga nanti akan ada penggantian aset dari KemenPUPR,” tambah Sachrudin.

Sementara itu, Plt. Deputi I Kepala Staf Kepresidenan, Leonardi, menerangkan progres konstruksi yang sudah mencapai 75 persen diharapkan dapat selesai paling lambat Juni 2020 dan pembebasan lahan paling lambat Februari 2020.

“Tersisa 386 bidang lahan yang belum dibebaskan. Ini harus segera kita kejar targetnya, karena menyambungkan wilayah Kota Tangerang dengan wilayah barat Jakarta dan Bandara Internasional Soeta bisa mengurangi beban volume di JORR II hingga Cibitung,” seru Leonardi.

Dalam rapat kali ini, turut hadir perwakilan dari Kementerian PUPR, Kementerian ATR/BPN, Kemendagri, Kejaksaan Agung, PT. Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC), dsn PT. Wijaya Karya.(BS)

Nasional

Presiden Jokowi Resmikan 4 Fasilitas di Bandara Soekarno-Hatta dan Dorong Pembangunan Terminal 4

Published

on

JAKARTA, MO – Presiden Joko Widodo pada hari ini, Kamis 23 Januari 2020, meresmikan berbagai fasilitas di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Fasilitas yang diresmikan Kepala Negara adalah Terminal 3, Runway Ketiga, East Connection Taxiway (ECT), dan Gedung VIP khusus untuk penerbangan kenegaraan.

Presiden Jokowi tiba di kawasan Soekarno-Hatta sekitar pukul 18.00 WIB , didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin dan Direktur Utama AirNav Indonesia Novie Riyanto.

Presiden menuturkan fasilitas-fasilitas yang diresmikan tersebut meningkatkan pelayanan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Terminal 3 selesai, runway ketiga selesai, ECT selesai, ditambah fasilitas VIP bandara selesai. Pelayanan jadi membaik.”

Adapun keberadaan Runway Ketiga (terletak di Utara) melengkapi Runway Kedua (terletak di Utara) dan Runway Pertama (terletak di Selatan). Sementara itu, Keberadaan East Connection Taxiway mendukung West Connection Taxiway yang telah dibangun sejak 1985.

“Perlu diketahui, West Connection Taxiway dibangun pada 1985, setelah itu ada yang baru [yaitu East Connection Taxiway]. Setelah 35 tahun,” jelas Presiden.

Adapun dengan adanya East Connection Taxiway maka pergerakan pesawat dari runway utara ke runway selatan mau pun sebaliknya dapat semakin cepat dibandingkan jika hanya menggunakan West Connection Taxiway.

Di dalam kesempatan yang sama, Presiden juga menekankan pentingnya pembangunan Terminal 4 di Soekarno-Hatta.

“Pak Dirut AP II juga menyampaikan akan segera diselesaikan. Diharapkan 2022 akhir atau paling lambat awal 2023,” jelas Jokowi.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan dioperasikannya Runway Ketiga didukung East Connection Taxiway membuat kapasitas Soekarno-Hatta meningkat dari dapat melayani 80 pergerakan pesawat per jam dan secara bertahap akan menjadi lebih dari 100 pergerakan per jam.

“East Connection Taxiway juga membuat pergerakan pesawat dari runway utara ke runway selatan menjadi lebih cepat, dari sebelumnya 30 menit menjadi 7 menit,” ujar Menhub.

Menteri BUMN Erick Thohir mendorong agar Soekarno-Hatta dapat selalu menjadi kebanggaan Indonesia.

Di tempat yang sama, Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan pengembangan terus dilakukan di Soekarno-Hatta termasuk Terminal 4.

“Kick off perumusan desain Terminal 4 sudah dilakukan pada 27 Desember 2019, dan kick off konstruksi proyek pada Desember 2020. Kami berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan Terminal 4 yang berkapasitas 40 juta penumpang per tahun sesuai dengan target pada 2023 sesuai arahan Bapak Presiden.”

Pengembangan di Soekarno-Hatta dilakukan untuk meningkatkan aspek keselamatan, keamanan dan pelayanan penerbangan.

“Saat ini aspek keselamatan, keamanan dan pelayanan di Soekarno-Hatta jelas sudah meningkat dengan adanya fasilitas yang baru saja diresmikan Presiden. Sudah tidak ada kepadatan penumpang di terminal karena terdistribusi dengan baik di Terminal 1, 2, dan 3. Antrian pesawat di sisi udara juga berkurang signifikan sehingga meningkatkan on time performance [OTP] dari maskapai seiring dengan adanya 3 runway ditambah East Connection Taxiway dan West Connection Taxiway,” ujar Muhammad Awaluddin.

Bandara Internasional Soekarno-Hatta merupakan bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia dengan pergerakan penumpang mencapai 60-70 juta pergerakan penumpang per tahun.

Berikut fasilitas di Bandara Internasional Soekarno Hatta yang diresmikan Presiden Jokowi :

1. Terminal 3

Terminal 3 saat ini merupakan terminal penumpang pesawat terbesar yang ada di Indonesia, memiliki kapasitas hingga 25 juta penumpang per tahun. Pertama kali dioperasikan pada 2016, Terminal 3 melayani rute penerbangan domestik dan internasional.
Data Teknis kawasan Terminal 3:
Luas Total Bangunan: 422.804,40 meter persegi
Luas Terminal: 331.101,60 meter persegi
Boarding Gate: 28 boarding gate
Check in Area: 6 island, 206 counter
Baggage claim: 13 unit carrousel
Garbarata: 52 unit

2. Runway Ketiga

Runway Ketiga dioperasikan penuh dengan dimensi 3.000 x 60 meter sejak 20 Desember 2019. Tujuan dibangunnya landas pacu ini guna memperlancar lalu lintas dan meningkatkan kapasitas penerbangan secara bertahap di Soekarno-Hatta.
Runway Ketiga melengkapi Runway Pertama dan Runway Kedua yang ada di Bandara Soekarno-Hatta.

3. East Connection Taxiway

East Connection Taxiway (ECT) merupakan infrastruktur guna mempercepat pesawat agar bisa lebih cepat merapat ke terminal penumpang setelah landing, atau bisa segera take off saat dari terminal.
ECT dibangun dengan dua lajur, masing-masing memiliki lebar 25 meter serta lebar bahu 2×7,5 meter, dan bisa digunakan pesawat berlorong ganda (twin aisle).
Sementara, panjang lintasan sekitar 2 km yang langsung menghubungkan taxiway di runway utara dengan taxiway di runway selatan. Pergerakan pesawat dari runway selatan ke utara mau pun sebaliknya yang semula membutuhkan waktu lebih dari 30 menit menjadi 7 menit.
ECT melengkapi West Connection Taxiway (WCT) yang sudah dioperasikan terlebih dahulu.

4. Gedung Terminal VIP

Bandara Soekarno-Hatta kini memiliki Gedung Terminal VIP baru yang terletak di Kawasan Terminal 3. Gedung seluas 6.124,80 meter persegi ini diperuntukkan khusus melayani kegiatan yang bersifat kenegaraan misalnya menyambut kedatangan dan melepas keberangkatan tamu negara.

(rils/BS)

Continue Reading

Nasional

Gubernur : Sejak Awal Saya Rayu Pengungsi untuk Bersedia Direlokasi

Published

on

JAKARTA, MO – Menanggapi permintaan Presiden Joko Widodo yang meminta Pemprov Banten dan Kabupaten Lebak untuk merelokasi korban banjir bandang di Kab Lebak.

Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan jika saat pertama kali mengunjungi para pengungsi di Kabupaten Lebak, dirinya sudah merayu para korban untuk bersedia direlokasi, khususnya untuk beberapa area permukiman yang berada di zona berbahaya pada alur Sungai Ciberang.

Demikian diungkapkan Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) usai menghadiri Rapat Terbatas Penanganan Banjir yang dipimpin langsung oleh  Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat (Rabu, 8/1/2020). Turut hadir, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Bupati Lebak Ity Jayabaya serta Bupati Bogor Ade Yasin.

Ditegaskan juga oleh Gubernur Banten, jika program-program terkait di Pemprov Banten akan diarahkan untuk mendukung program  penanganan bencana banjir bandang di Kabupaten Lebak.

“Sewa rumah sementara sebelum dibangun rumah yang baru menjadi tanggung jawab Pemerintah. Selanjutnya akan dibangun rumah dan diberikan ganti rugi kepada rumah yang rusak ringan, sedang dan berat,” ungkap Gubernur

Dan Penanganan pasca bencana, khususnya pembangunan hunian tetap bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah wilayah Provinsi Banten, sebelumnya telah dibicarakan bersama dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko-PMK) dan departemen terkait. Dimana terlebih dulu akan dilakukan inventarisasi agar bisa mengukur sisa lahan yang masih dapat digunakan. Dan jika tak ada sisa lahan, maka Pemerintah Provinsi dan Kabupaten akan mencarikan lahan. Dan pada dasarnya Pemerintah Provinsi Banten dan Kabupaten Lebak siap untuk menyiapkan lahan yang dibutuhkan.

Presiden Jokowi juga menilai dari kunjungan ke daerah yang terkena bencana jika penanganannya di setiap Daerah sudah berjalan baik, dari proses tanggap darurat, proses evakuasi, ketersediaan logistik bagi pengungsi, posko pelayanan kesehatan, hingga penanganganan daerah yang terkena longsor walaupun masih ada beberapa daerah yang harus segera dibuka aksesnya dikarenakan longsor.

Dan Presiden juga mengajak semuanya evaluasi total sistem pengendalian banjir, pengendalian bencana alam dari hulu sampai hilir sehingga memiliki strategi jangka pendek dan panjang. Dan Pemerintah Daerah (Pemda) yang menghadiri rapat terbatas kali ini harus dapat saling bersinergi dalam penanganan bencana. Juga sinergitas untuk mengatasi banjir di Jakarta.

“Bahwa Jakarta sebagai Ibu Kota bukan daerah yang berdiri sendiri, tapi dikelilingi oleh wilayah Jawa Barat, Banten, saya berharap semuanya bisa bekerja sama dengan baik dalam menyelesaikan masalah banjir yang ada di Ibu Kota, tanpa kerja sama itu saya kira penyelesaiannya tidak akan komprehensif dan tidak akan bisa menyelesaikan masalah,” ujar Jokowi.

Sementara itu, akibat banjir bandang di Kabupaten Lebak, Prov Banten terdapat 1410 rumah mengalami kerusakan. Sebanyak 19 sekolah rusak. Serta 30 jembatan dan  jalan juga mengalami kerusakan yang kerugiannya ditaksir mencapai Rp 90 Miliar.(BS)

Continue Reading

Nasional

Wagub Pastikan Layanan Dasar Korban Terpenuhi

Published

on

JAKARTA, MO – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengikuti rapat koordinasi tingkat menteri terkait banjir Jakarta, Jabar dan Banten di kantor Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta, Selasa (7/1/2020). Usai rapat, kepada pers, Wagub mengatakan Pemprov Banten saat ini tengah fokus melakukan penanganan korban banjir, khususnya di Kabupaten Lebak, dengan memastikan pelayanan dasar para korban terpenuhi.

“Kebutuhan tempat tinggal sementara dalam hal ini pengungsian, pangan, kesehatan, pendidikan, itu dulu yang kita fokuskan bisa diterima oleh para korban,” kata Wagub

Diungkapkan Wagub, khusus di Kabupaten Lebak sampai H+6 banjir bandang tercatat sebanyak 1.310 rumah warga yang rusak sehingga tidak bisa ditinggali lagi oleh pemiliknya. “Mereka ini lah yang jadi sasaran pelayanan dasar kami di tenda-tenda pengungsian,” imbuhnya.

Lebih jauh Wagub mengatakan, masih ada sejumlah wilayah di Kabupaten Lebak yang terisolir akibat banjir bandang 1 Januari lalu. Wagub mengaku, pihaknya bersama pemerintah pusat, Pemkab Lebak, TNI, Polri, Basarnas, PMI dan unsur relawan kini masih tengah melakukan proses evakuasi terhadap mereka. “Sambil mengevakuasi, kita pastikan juga logistik terdistribusikan kepada mereka yang menunggu giliran untuk dievakuasi,” ujarnya.

Pertemuan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri sejumlah menteri. Diantaranya Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar, Mendikbud Nadiem Makarim, Menteri PPA I Gusti Ayu Bintang Darmavati. Selain itu juga hadir Kepala BPPT Hammam Riza, Kepala BMKG Dwikorita, Kabasarnas Marsdya TNI Bagus Puruhito, perwakilan TNI, dan perwakilan dari BNPB. Hadir pula dari pemerintah seperti Gubernur DKI Jakarta dan BPBD daerah di Indonesia yang saat ini mengalami bencana banjir dan longsor.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, banjir menyebabkan kerusakan sejumlah fasilitas umum, fasilitas sosial, dan perumahan warga. Akibat debit air yang tinggi, perumahan di tepi sungai ikut terendam sehingga sungai terlihat berpindah lokasi.

“Berdasarkan data kerusakan fasum, fasos dan perumahan, Kabupaten Lebak merupakan daerah dengan kerusakan infrastruktur terbanyak, disusul Kabupaten Bogor. Di lebak ini ada Pak Wagub, sampai sungainya ada sungai yang pindah, bergeser dari sungai awal kemudian desanya jadi sungai baru,” katanya.

Lebih jauh, Muhadjir mengatakan berdasarkan data BNPB yang ia terima, banjir dan longsor berdampak pada 293 kelurahan dan 74 kecamatan. Sebanyak 35.502 warga mengungsi, dan 67 orang meninggal dunia.

Ia juga menyebut sebanyak 12 Kabupaten/Kota telah menetapkan status tanggap darurat yaitu dari Provinsi Jawa Barat dan Banten.(BS)

Continue Reading

Trending