Connect with us

Lebak

Wagub Minta Masyarakat Gali Potensi Hutan Banten

Published

on

Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrimy di sela temu wicara bersama kelompok petani hutan di Rangkas Bitung, Lebak, Selasa (13/11/2018).
LEBAK, MO  Wakil Gubernur (Wagub) Banten, Andika Hazrumy mengajak masyarakat Banten khususnya Petani Hutan agar terus menggali potensi yang ada di hutan Provinsi Banten.
Hal ini disampaikan dalam temu wicara Wagub dengan penyuluh kehutanan, swadaya masyarakat, dan lembaga masyarakat desa hutan binaan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Banten, bertempat di Balai Pemilihan dan Pengembangan Sosial (BP2S), Jalan Pasir Ona, Rangkas Bitung, kabupaten lebak, Selasa (13/11/2018).
Wagub mengungkapkan bahwa hutan Provinsi Banten yang luas dan asri memiliki potensi alam yang hingga saat ini belum digali dan dikelola dengan baik. Selain itu, maraknya pembalakan liar yang terjadi menjadikan potensi hutan di Provinsi Banten lambat laun menjadi berkurang.
“Banyak potensi yang bisa digali tanpa merusak hutan itu sendiri, seperti halnya madu, gula aren dan sebagainya. Kita tingkatkan pelatihan, penyuluhan, serta pembagian bibit pada masyarakat guna meningkatkan potensi hutan itu sendiri,” ujar Andika.
Andika juga mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama memerangi pembalakan liar dan kembali melestarikan hutan di Provinsi Banten. Ia meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terkait untuk selalu memantau kinerja serta manfaat yang dihasilkan dari pelatihan serta penyuluhan yang telah dilakukan.
“Mari bersama-sama kita jaga hutan kita, dari hutanlah kita bisa memenuhi sumber daya alam yang ada,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten, M. Husni Hasan menyampaikan bahwa setiap tahunnya lebih dari 5.000 hektare hutan di Provinsi Banten dihijaukan.
Selain itu, katanya, berdasarkan Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Permen LHK nomor 83 tahun 2016 tentang kehutanan sosial, penyelenggaraan urusan bidang kehutanan menjadi urusan Pemerintah Pusat Dan Pemerintah Provinsi.
“Maka dari itu tahun 2018 Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Banten mengangkat PKSM sebanyak 138 orang yang tersebar di 76 Kecamatan,” tegas Husni. (fi)

Lebak

Polres Lebak Patroli Wilayah Terdampak Gempa

Published

on

Cegah Pencuri Masuk Rumah

LEBAK, MO – Polsek Cimarga Polres Lebak menggelar patroli ke sejumlah desa mengantisipasi tindak pidana pencurian pasca terjadi gempa, Sabtu (3/8/2019)

Desa Mekarjaya Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten yang sebagian warganya mengungsi menjadi salah satu desa yang disambangi pihak kepolisian setempat.

Dalam kesempatan itu warga juga dihimbau selalu waspada terhadap gempa susulan.

Menurut Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata, kegiatan patroli dialogis yang di lakukan Bripka Edi Handoko, bersama Bripka Eka Priana yang juga tercatat personil Polsek Cimarga Polres Lebak Polda Banten, sejatinya dalam rangka meningkatkan sinergitas antara Polri dan masyarakat.

“Nantinya tercipta rasa aman dan nyaman pada masyarakat pasca terjadinya gempa,” kata Edy Sumardi, kepada wartawan, Minggu (3/8/2019)

Sumardy melanjutkan, bahwa pengamanan pasca gempa memang diintruksikan Kapolda Banten. Termasuk juga mengintruksikan jajaran Polres hingga Polsek di bawah Polda Banten.

“Kapolda mengintruksikan agar semua jajaran Polda selalu berpatroli malam juga untuk menjaga keamanan ketertiban dan kenyamanan masyarakat, dan menghimbau warga berantisipasi khawatir ada gampa susulan,” ungkap Edy Sumardi. (bono)

Continue Reading

Lebak

Petugas RSUD Malingping Tangani Nining Penderita Kanker Ovarium

Published

on

Tim dokter RSUD Malingping tengah memeriksa penderita kanker ovarium, Rabu (10/7). (Ist)

LEBAK,MO – Usai melakukan kunjungan ke Kabupaten Lebak dan Pandeglang pada Selasa (9/7/2019), Gubernur menerima laporan warga mengenai salah seorang warga Malingping penderita kanker ovarium stadium lanjutan bernama Nining yang membutuhkan penanganan secara intensif. Seketika, Gubernur langsung menginstruksikan jajaran RSUD Malingling untuk menanganinya dan memberikan pelayanan terbaik.

“Karena saya tidak ingin ada masyarakat Banten yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan, kesehatan itu penting dan jadi salah satu prioritas saya,”ungkap Gubernur, Rabu (10/7/2019).

Gubernur menegaskan bahwa sebagai bentuk tanggungjawab pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, maka Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah berkewajiban memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat di seluruh kabupaten/kota se-Banten.

“Pokoknya buat saya, warga kabupaten atau kota yang ada di Provinsi Banten ya itu warga saya,”tegasnya.

Usai diperintahkan, tim dokter dan perawat RSUD Malingping bersama dengan dokter PKM Malingping langsung melakukan kunjungan rumah dan melakukan assesment sosial dan medis. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa keadaan umum ibu Nining lemah dan tidak bisa makan serta minum.

“Kondisi medis saat ini yang bersangkutan mengalami luka bakar 70 % yang memerlukan perawatan. Pasien saat ini sudah di IGD RSUD Malingping untuk penanganan kegawatan,”ujar Direktur RSUD Malingling dr. Danang Hamsah Nugraha.

Danang menjelaskan, yang bersangkutan menderita kanker ovarium stadium lanjut yang unoperable karena sudah menjalar ke organ sekitar. Namun, karena berdasarkan catatan kondisi sosial kurang atau tidak mendukung untuk dilakukan perawatan di rumah maka Nining harus mendapatkan perawatan di rumah sakit dan dilakukan tindakan. Diketahui, Nining tercatat sebagai anggota BPJS KIS.

“Tindakan yang bisa dilakukan rumah sakit diantaranya melakukan perwatan untuk menyembuhkan luka bakar dan membantu keadaan umum,”paparnya.

Selain itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial atau dinas terkait lainnya apabila yang bersangkutan sudah teratasi kegawatannya, maka solusi rawat di panti sosial atau di rumah namun dengan pendampingan petugas sosial.

“Untuk penanganan kesehatannya ada pada kami, ketika penanganannya Kepala Desa Malingping ikut menyaksikan ibu Nining diperiksa tim kami dan dibawa ke RSUD Malingping. Namun untuk langkah lanjutan dibutuhkan peran instansi terkait,” terangnya. (uad)

 

Continue Reading

Lebak

Samsat Malingping Disidak Gubernur Banten

Published

on

Foto bersama Gubernur Banten usai sidak, Selasa (9/7). (Ist)

LEBAK,MO – Gubernur Banten Wahidin Halim melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Unit Pelayan Teknis (UPT) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Malingping di Kabupaten Lebak Selasa (9/07/2019). Turut mendampingi, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemprov Banten Opar Sohari.

Dalam sidak ini, Gubernur Banten memantau fasilitas pelayanan UPT mulai dari ruang tunggu, loket layanan, hingga ruang administrasi. Kelengkapan papan informasi papan informasi alur layanan dan persyaratan administrasi turut mendapatkan perhatian Gubernur Banten.

Dalam beberapa kesempatan, Gubernur Banten mengaku ingin memastikan layanan yang prima dan kemudahan akses bagi para pembayar pajak di Provinsi Banten.

“Dengan pembangunan kesehatan, pendidikan, infrastruktur serta perhatian pada layanan kepada masyarakat miskin menjadikan PAD Provinsi Banten berkah. Bukti keberkahan itu, setiap tahun pendapatan Provinsi Banten naik. Tahun ini hampir 12 triliun,” ungkapnya.

Gubernur Banten juga sempat meninjau lokasi baru untuk UPT Samsat Malimping, Selama ini, Kantor UPT Samsat Malingpiing masih berstatus sewa. Sehingga dalam waktu dekat bisa langsung dibangun dan dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat.

UPT Samsat Malingping Kabupaten Lebak berdiri sejak 2013, sebelumnya merupakan Gerai Samsat Malingping UPT Lebak.

Menurut data meja tamu (front office), UPT Samsat Malingping pada hari biasa melayani 30 – 40 orang pembayar pajak. Pada awal bulan, pembayar pajak kendaraan bermotor bisa mencapai duakali lipat hingga 100 orang pembayar pajak.

Layanan UPT Samsat Malingping mencakup 10 kecamatan di Kabupaten Lebak. Meliputi :Kecamatan Malingping, Kecamatan Cijaku, Kecamatan Cigemblong, Kecamatan Banjarsari, Kecamatan Wanasalam, Kecamatan Cihara, Kecamatan Panggrangan, Kecamatan Bayah, Kecamatan Cikotok, Kecamatan Cilograng, dan Kecamatan Cibeber. Dengan sistem online, UPT Samsat Malingping juga melayani pembayaran pajak kendaraan di luar cakupan layanannya di di Provinsi Banten.

Pada tahun ini, UPT Samsat Malingping menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 85,691 miliar. (uad)

 

Continue Reading

Trending