Connect with us

Kota Tangerang

Tutup Millenial Expo, Wali Kota dan Wakil Sunmori Keliling Kota Tangerang

Published

on

TANGERANG, MO – Gelaran Millenial Expo Tahun 2019 yang telah berlangsung sejak 26 Oktober resmi berakhir hari ini. Acara resmi ditutup oleh Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah dan Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin yang dengan kompak Sunmori (Sunday Morning Ride) keliling Kota Tangerang.

Dimulai dari garis start yaitu Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, bergaya retro menggunakan motor dengan tambahan kursi di samping atau sespan, Arief dan Sachrudin konvoi bersama komunitas motor yang berakhir di garis finish yaitu Gedung KNPI Kota Tangerang.

Bertajuk Tangerang Comuniculture, berbagai jenis modifikasi motor dan builder-builder berkumpul dalam acara tersebut. Wali Kota mengapresiasi Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tangerang, yang telah menjadi wadah bagi pemuda Kota Tangerang dalam mengembangkan bakat dan kreatifitas di bidang otomotif.

“Kami Pemerintah Kota Tangerang menyampaikan terima kasih buat KNPI, teman-teman komunitas dan builder yang ikut mengadakan Tangerang Comuniculture bagian dari Millenial Expo 2019. Mudah-mudahan ini menjadi wujud nyata bahwa KNPI bisa menjadi wadah buat para pemuda yang ada di Kota Tangerang untuk bisa mengembangkan bakat dan kreatifitasnya,” ucap Arief, Minggu (3/11/19).

Berbagai model modifikasi motor di pamerkan, mulai dari Scrambler, Chopper, Tracker, Vintage Cub dan masih banyak lagi. Arief pun menilai kreatifitas dari builder-builder di Kota Tangerang tak kalah dengan daerah lain.

“Saya pikir kreatifitas dari anak-anak builder di Tangerang ini juga gak kalah. Bahkan beberapa menang di acara Parjo ajang unjuk kreasi bagi builder ,” ungkapnya.

Lewat komunitas motor inilah, Walikota berharap pemuda dapat terus saling bertukar ilmu dan bersaing dalam inovasi di bidang otomotif, bahkan menjadi ladang usaha bagi pemuda yang hobi motor.

Arief menambahkan, selain menjadi wadah kreatifitas, KNPI juga harus mampu berpartisipasi dalam pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) pemuda di Kota Tangerang diantaranya dengan melakukan sosialisasi bahaya narkoba.

“Tadi baru saja dideklarasikan satgas-satgas anti narkoba yang ada di Kampung Bersinar. Mudah-mudahan nanti mereka bisa mensosialisasikan door to door ke rumah-rumah sehingga mendorong seluruh masyarakat paham akan bahaya dari narkoba dan cara mencegah peredarannya,” harap Arief.

“Terima kasih juga kepada seluruh UMKM yang telah berpartisipasi, dan untuk TNI Polri yang membantu mengamankan jalannya acara dari awal hingga akhir,” pungkasnya.(bono)

Kota Tangerang

Cegah Timbulnya Penyakit, Kecamatan Pinang Disinfektan Wilayah Terdampak Banjir

Published

on

TANGERANG, MO – Guna untuk mencegah timbulnya bibit penyakit pasca bencana banjir yang merendam disejumlah lokasi di Kota Tangerang, Kecamatan Pinang bekerjasama dengan PMI Kota Tangerang melaksanakan kegiatan penyemprotan desinfektan pasca bencana banjir pada waktu lalu.

Camat Pinang Kaonang mengatakan, penyemprotan cairan desinfektan ini sebagai langkah upaya antisipasi dalam pencegahan timbulnya penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang muncul pasca banjir lalu.

“Semoga setelah pasca banjir ini masyarakat pinang akan kembali hidup bersih dan sehat dari serangan penyakit,” ucapnya, Sabtu (18/1/2020)

Kaonang menjelaskan, penyemprotan desinfektan ini juga dilakukan di dua titik banjir yang berada diwilayah kecamatan pinang.

“Di Kecamatan Pinang ada dua titik yang mendapat penyemprotan desinfektaan yaitu di Kelurahan Panunggangan Utara dan Kelurahan Pinang,” jelasnya

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada PMI Kota Tangerang dan PMI Kecamatan Pinang yang telah membantu dalam penyemprotan desinfektan ini,” tambahnya

Sementara, Ketua PMI Kecamatan Pinang Mumu Rohimu mengatakan, penyemprotan ini tidak hanya rumah-rumah warga akan tetapi juga ke tempat ibadah masjid serta beberapa fasilitas umum yang terdampak banjir.

“Dengan di semprot disinfektan ini masyarakat Kecamatan pinang dapat terhindar dari penyakit,”jelasnya

Seraya menambahkan, Lurah Panunggangan Utara Warji, disinfektan ini dapat menseterilkan wilayahnya atau kampung ini dari bakteri bakteri pasca banjir.

“Dimana bakteri – bakteri pasca banjir ini sangat menjangkit penyakit kalau tidak diseterilkan,” ungkapnya

Menurutnya, ini merupakan sebagai pelayanan prima kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir agar terhindar dari penyakit.

“Saya berterima kasih kepada PMI yang telah perhatian kepada kita khususnya masyarakat panunggangan utara,”imbuhnya.(*/BS)

Continue Reading

Kota Tangerang

Sekda dan Kepala OPD, Panen Pak Choi di Puspem

Published

on

TANGERANG, MO – Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman bersama dengan sejumlah kepala OPD Pemkot Tangerang memanen sayuran organik berjenis pak choi di halaman Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat (17/1).

Herman menuturkan sayuran pak choi ditanam menggunakan metode hidroponik dengan memanfaatkan area terbuka yang ada di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

“Sekaligus memberikan contoh kepada pegawai Pemkot untuk pemanfaatan lahan terbatas di tempat tinggalnya,”

“Karena tidak butuh lahan yang besar kalau hidroponik,” ungkap Sekda.

“Waktu tanam hingga panen dari tanaman ini juga singkat, hanya 20 hari sudah bisa panen,” sambungnya.

Sekda menambahkan pemanfaatan lahan dengan menanam tanaman organik menggunakan metode hidroponik telah diterapkan di sejumlah Kelompok Wanita Tani (KWT) yang ada di Kota Tangerang.

“Total ada 48 KWT yang tersebar di 13 kecamatan Kota Tangerang,” jelas Herman.

Herman mengharapkan agar pemanfaatan lahan dengan menaman tanaman organik bisa diikuti pula oleh masyarakat luas dan tidak terbatas hanya di KWT saja.

“Selain lebih sehat, juga bisa menghemat biaya pengeluaran belanja sayur – sayuran,” pungkasnya.(BS) 

Continue Reading

Kota Tangerang

Ngaji Bareng, Walikota Ajak Warga Do’akan Kota

Published

on

TANGERANG, MO – Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah, hadir dalam acara Ngaji Bareng Bersama Habib Husein Jafar yang bertempat di Kediaman Walikota Tangerang, Jl. Sinar Hati No. 1, Kecamatan Karawaci, Jum’at (17/1).

Dalam kesempatan itu, Walikota berpesan kepada jamaah untuk senantiasa mendo’akan dan menjaga Kota Tangerang.

“Musibah itu datangnya bisa kapan saya, seperti banjir kemarin. Makanya ibu-ibu bantu jaga, ajak warga yang lain untuk merawat lingkungan,” ucapnya.

Apalagi jelas Arief, bulan Februari 2020 mendatang menjadi bulan istimewa bagi Kota Tangerang, sebab usia Kota Tangerang genap 27 tahun.

“Coba 27 tahun ibu-ibu sudah berbuat apa aja untuk Kota Tangerang, pasti banyak ya bu. Nah yang positif-positif inilah terus dilanjutkan,” seru Walikota.

“Kayak sekarang kumpul disini berdo’a, dzikir, dan ngaji bareng. Jangan lupa ya bu, do’ain nih kota kita supaya tetap aman, nyaman dan membawa kesejahteraan buat warganya,” tambahnya.

Tak hanya mendo’akan Kota Tangerang, Walikota juga mengajak jamaah untuk menjadi perpanjangan tangan program pemerintah.

“Do’akan juga kami pemimpin-pemimpin dan seluruh jajaran Pemerintah Kota Tangerang agar selalu amanah untuk melayani masyarakat. Ibu-ibu bantu kami juga dengan mensosialisasi dan ikut serta dalam program pembangunan kota,” harapnya.(BS) 

Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.