TUBERKULOSIS / TBC

0
3072

Tuberkulosis atau TBC atau yang sering disebut flek adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman TB (Mycobacterium Tuberkulosis) . Kuman TBC terutama menyerang paru-paru akan tetapi dapat juga menyerang anggota tubuh lainnya seperti tulang, sendi, usus, kulit, kelenjar getah bening dan selaput otak. TBC bukan penyakit turunan, bukan disebabkan oleh kutukan dan bukan pula karena guna-guna.

Gejala TBC antara lain batuk berdahak maupun batuk tidak berdahak > 2 minggu, batuk berdarah, sesak nafas, nyeri dada, keluar keringat di malam hari tanpa kegiatan, nafsu makan dan berat badan menurun, demam meriang lebih dari satu bulan., pembesaran kelenjar getah bening leher, ketiak atau selangkagan.

TBC menular melalui udara (melalui droplet atau percikan dahak) pada waktu penderita batuk atau bersin, meludah ataupun berbicara. Kemudian masuk ke paru-paru dan menyebar kebagian tubuh lainnya melalui pembuluh darah.

Tuberkulosis/ TBC bias dicegah dengan cara
a. Vaksinasi BCG untuk bayi
b. Olahraga secara teratur
c. Tidak merokok dan minum minuman keras
d. Makan makanan yang bergizi
e. Membuka jendela dan pintu setiap pagi agar udara dan sinar matahari masuk
f. Menjemur kasur dibawah inar matahari karena kuman tbc akan mati dibawah sinar matahari
g. Selalu menutup mulut saat batuk/bersin
h. Tidak membuang dahak di sembarang tempat tetapi dahak dibuang pada tempat khusus dan tertutup
i. Pasien yang terkena TBC meminum obat secara lengkap dan teratur sampai sembuh Setelah dinyatakan positif TBC, pasien diberi obat yang harus diminum secara teratur sampai tuntas selama 6-8 bulan.

Pengobatan yang lama ini dibutuhkan karena kuman TBC lama matinya, tidak seperti kuman yang lain. Pengobatan TBC ada 2, tahap awal obat yang diminum setiap hari selama 2 bulan dan tahap lanjutan yang harus diminum 3 kali seminggu selama 4 bulan.

Ada sebagian kecil pasien yang mengalami efek samping setelah minum obat, misalkan :
1. Hilangnya nafsu makan, mual
2. Nyeri sendi
3. Kesemutan sampai rasa terbakar di kaki
4. Warna kemerahan pada air seni/ urine
Jangan berhenti minum obat jika ada kondisi seperti diatas. Segeralah konsultasikan ke dokter atau petugas kesehatan terdekat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here