Connect with us

Cilegon

Terbitkan Perwal, Pemkot Cilegon Ingin Bahasa Daerah Terus Dilestarikan!

Published

on

Plt Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi (dua dari kiri) Saat Memimpin Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Perwal No. 57 Tahun 2017 Tentang Bahasa Jawa Cilegon (Humas Pemkot Cilegon).

CILEGON, MO– Pemerintah Kota Cilegon terus berupaya untuk melestarikan bahasa Jawa Cilegon sebagai bahasa daerah mereka. Hal tersebut dikemukakan oleh Plt. Walikota Cilegon, Edi Ariadi dalam Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Peraturan Walikota Cilegon Nomor 57 Tahun 2017 tentang Penggunaan, Pengembangan dan Pemeliharaan Bahasa Jawa Cilegon yang diselenggarakan di Ruang Rapat Walikota Cilegon, beberapa waktu lalu.

Ia menegaskan bahwa bahasa daerah sangat perlu dilestarikan supaya tidak tergusur oleh budaya dan bahasa asing negara lain.

“Bahasa daerah adalah bahasa yang harus dimiliki oleh masyarakat maka dari itu, kita perlu melestarikan agar tidak hilang dan tergusur oleh budaya asing,” tutur Edi dalam Siaran Pers di Web Resmi Pemkot Cilegon.

Lebih jauh ia mengatakan sebagai bentuk cinta terhadap Kota Cilegon yang memiliki bahasa jawa maka pemkot perlu menerbitkan peraturan Walikota no 57 tahun 2017 tentang penggunaan, pengembangan dan pemeliharaan bahasa jawa Cilegon.

“Sebagai bentuk cinta dan bangga memiliki warisan budaya adat istiadat dan tradisi serta kebiasaan dengan bahasa daerah atau yang disebut dengan “bebasan” maka kita perlu menerbitkan peraturan Walikota Cilegon no 57 tahun 2017 tentang penggunaan, pengembangan dan pemeliharaan bahasa jawa Cilegon,” terangnya.

Dirinya mengaku sangat antusias untuk turut serta dan mendukung dilestarikannya bahasa jawa Cilegon sebagai bahasa kedua di Kota Cilegon. Oleh karena itu, lanjut Edi, setiap hari kamis di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) perlu dibiasakan menggunakan Bebasan.

“Saya bangga dan antusias serta turut mendukung bahasa jawa Cilegon untuk dilestarikan sebagai bahasa kedua di Kota Cilegon agar mewujudkan menguatkan karakter masyarakat Cilegon,” pungkasnya. (RIL/FER)

Cilegon

Jokowi Janji Angkat Brigjend KH Syam’un Jadi Pahlawan Nasional

Published

on

Presiden Jokowi janjikan angkat Brigjend KH Syahdan sebagai pahlawan nasional, Jumat (11/5). (ADI/METAONLINE)

CILEGON,MO – Presiden Jokowi kembali berkunjung ke Banten, Jumat (11/5). Dalam kunjungannya Jokowi juga menerima aspirasi dari warga Banten khususnya dari Yayasan Al-Khairiyah, untuk menjadikan Brigjen Syam’un sebagai pahlawan nasional.

“Jujur saja, sampai saat ini berkasnya belum ada di meja saya. Ini apa adanya saja, belum sampai ke saya,” ujar Jokowi.

Namun begitu, Presiden berjanji bila usulan tersebut sudah ia terima, akan segera direspon.

“Brigjen KH Syam’un adalah ulama besar dan berjasa bagi negara, terutama dalam pendidikan di Indonesia melalui Al-Khairiyah,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua MUI Maruf Amin mendukung usulan pemberian gelar pahlawan kepada KH Syamun. Menurut dia, selama ini juga belum pernah ada pahlawan nasional yang berasal dari Banten.

“KH Syamun itu jenderal, jenderal kiai. Nggak ada. Jenderal gubernur ada, banyak ya gubernur jenderal. Ada. Tapi kiai jenderal, nggak ada, susah,” kata Ma’ruf. Kyai Ma’ruf pun berharap, gelar pahlawan nasional tersebut dapat diberikan oleh pemerintah pada tahun ini.

ADI DARMA

Continue Reading

Cilegon

Kunjungi Banten, Jokowi Berpesan Hilangkan Kebencian

Published

on

Presiden Jokowi mengunjungi Banten, Jumat (11/4). (ADI/METAONLINE)

CILEGON,MO – Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali melakukan kunjungan ke Provinsi Banten. Kali ini Presiden ke 7 ini menghadiri peringatan hari lahir (Harlah) ke-93 Al-Khairiyah di Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Jumat (11/5).

Presiden tiba di Al-Khairiyah sekitar pukul 11.12 WIB didampingi Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ma’ruf Amin dan langsung disambut oleh Ketua Umum PB Al-Khairiyah Ali Mujahidi.

Hadir juga pada kunjungan presiden ini Menag Lukman Hakim Syaifudin, Mensesneg Pratikno, Gubernur Banten Wahidin Halim, Wagub Andika Hazrumy, Plt Walikota Cilegon, Edi Ariyadi, Walikota Serang Tb Haerul Jaman, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, para ulama, tokoh masyarakat dan masyarakat umum.

Presiden Jokowi beristirahat sejenak di salah satu ruangan untuk bersantap bersama pengurus Al-Khairiyah dan sejumlah ulama. “Assalamualaikum,” ujar Jokowi menyapa ulama yang menyambutnya sambil menebar senyum.

Sebelum menghadiri acara Harlah Al-Khairiyah, Presiden melaksanakan salat Jumat berjemaah di masjid An-Najah yang berada di Kawasan Kampus Al-Khairiyah.

Saat bersilaturahmi dengan para ulama, Presiden mengingatkan masyarakat Indonesia untuk saling menjaga persatuan dan menghilangkan rasa kebencian, terutama jelang perhelatan pilkada serentak 2018, pendaftaran Capres-cawapres pada Agustus mendatang dan Pemilu 2019.

Di hadapan ribuan masyarakata yang hadir, Presiden  menyampaikan Indonesia memiliki 263 juta jiwa yang tinggal di 17 ribu pulau, dengan 714 suku, 1.100 lebih bahasa daerah, 524 kabupaten dan kota, hingga 34 provinsi.

“Kita lupa kalau kita ini saudara, yang seharusnya Islamiyyah nya kita perkuat. Insya Allah, sampai kiamat, kita akan bersatu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

Presiden Jokowi juga mengingatkan masyarakat untuk saling menjaga persatuan dan menghilangkan kebencian jelang Pilkada 2018 dan Pilpres 2019.

“Mari kita sadari bersama-sama, kita ini saudara sebangsa setanah air. Beda pilihan silakan, karena ini pesta demokrasi. Jangan sampai karena beda pilihan, jangan sampai kita retak atau tidak saling menyapa antar tetangga,” katanya.

ADI DARMA

Continue Reading

Cilegon

Jebol Akibat Banjir, JLS Cilegon Segera Diperbaiki

Published

on

Plt Walikota Cilegon Edi memaparkan progres pembangunan dihadapan Gubernur Banten, Rabu (9/5). (ADI/METAONLINE)

CILEGON,MO – Plt. Walikota Cilegon Edi Ariadi memaparkan tentang pembangunan yang sudah, sedang dan akan dilaksanakan di Kota Cilegon. Diantaranya seperti perbaikan Jalan Lingkar Selatan (JLS) yang ambrol dan pembangunan jalan lingkar utara.

“JLS yang kemarin ambrol akibat banjir dalam waktu dekat akan segera diperbaiki dengan target sebelum hari H lebaran, dengan biaya APBD sebesar 1,8 Milyar. Namun sementara hanya bisa dilintasi oleh kendaraan yang tidak berat, hal ini untuk mengantisipasi mudik lebaran dan pasca lebaran,” papar Edi dihadapan Gubernur Wahidin Halim, Rabu (9/5).

Edi juga mengucapkan terimakasih kepada Provinsi Banten atas bantuan keuangannya kepada Kota Cilegon.

“Kami ucapkan terima kasih atas bantuan keuangan dari Provinsi Banten, bantuan tersebut di alokasikan untuk pembangunan alun-alun Kota Cielgon, Sport Center, pendidikan dan kesehatan,” ungkap Edi.

Lebih lanjut Edi Ariadi juga memaparkan tentang rencana pembangunan Jalan Lingkar Utara (JLU)  Kota Cilegon untuk memperlancar transportasi di Kota Cilegon, dan pembangunan pelabuhan warna sari.

“Untuk JLU rencananya akan dikerjasamakan dengan KPBU yang difasilitasi oleh Departemen Keuangan, dikarenakan untuk pembangunan JLU memakan dana yang cukup besar mencapai 400 hingga 500 Milyar, dimana untuk pembebasan lahannya saja mencapai 200 Milyar. Dan kita juga sedang melanjutkan pembangunan Pelabuhan Warnasari,”  tuturnya.

ADI DARMA

Continue Reading

Trending