Connect with us

Kota Tangerang

Tanpa Hibah, Karang Taruna Banten Ingin Jadi Role Model Kemandirian

Published

on

Ketua Karang Taruna Banten Andika Hazrumy memberikan santunan. (ADI/METAONLINE)

Santuni 1.000 Anak Yatim se-Banten

SERANG,MO – Ketua Karang Taruna Banten Andika Hazrumy menegaskan organisasi kepemudaan yang dipimpinnya tidak akan pernah mengajukan dan menerima bantuan dana hibah dari Pemprov Banten sebagaimana lazimnya dilakukan dan diterima oleh organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan lainnya selama ini.

Andika mengaku pihaknya ingin menjadi role model atau rujukan bagi ormas lainnya bahwa meski tanpa hibah dari pemerintah, sebuah organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan tetap bisa berfungsi sesuai dengan tujuan organisasi tersebut didirikan.

“Kita ingin buktikan bahwa organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan bisa menjadi mitra strategis pemerintah,” kata Andika kepada pers usai menghadiri acara Buka Puasa Bersama dan Santunan Karang Taruna Provinsi Banten bersama 1000 Anak Yatim se-Banten di Plaza Aspirasi, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug, Kota Serang, beberapa waktu lalu.

Terkait dengan kegiatan buka bersama dan santunan anak yatim itu sendiri, Andika yang juga adalah Wakil Gubernur Banten, mengatakan, hal itu sebagai salah satu dari fungsi Karang Taruna sebagai orgaisasi kepemudaan yang bergerak di bidang sosial.

“Alhamdulilah kami dengan bekerja sama bersama berbagai pihak bisa melakukan tugas sosial yaitu menyantuni anak yatim di bulan Ramadhan ini,” katanya.

Sebelumnya dalam sambutannya Andika mengatakan, Karang taruna harus ikut aktif dalam mengatasi masalah-masalah sosial. Karang Taruna harus menjadi kekuatan ide untuk bersama-sama mengatasi masalah sosial.

Menurut Andika, Karang Taruna memiliki modal sosial dan politik yang kuat. Ini bisa dilihat dari jaringan kepengurusannya yang mengakar sampai level RT/RW di seluruh pelosok tanah air.

Kondisi itu, lanjutnya, memungkinkan Karang Taruna efektif menelurkan gagasan yang bisa menjadi solusi dari berbagai masalah yang dihadapi masyarakat.

Andika mengingatkan hakikat Karang Taruna adalah kritis melihat masalah yang melanda masyarakat dan dengan olah gagasan mencari solusi masalah tersebut, dan bekerja bersama-sama dengan kelompok masyarakat yang lain.

“Untuk itu Karang Taruna sebagai organisasi sosial kepemudaan yang lahir dari, oleh dan untuk masyarakat yang dilindungi undang-undang harus dapat merencanakan dan melaksanakan program sosial dengan penuh inovasi dan bermanfaat bagi pengurusnya serta tentunya masyarakat,” papar Andika.

ADI DARMA

Kota Tangerang

Jasa Raharja Beri Santunan Korban Kecelakaan KRL di Tangerang

Published

on

Jasa Raharja saat memberikan santunan korban kecelakaan tabrak kereta, Senin (18/6). (CANDRA/METAONLINE)

TANGERANG, MO – Jasa Raharja Cabang Tangerang, turut berduka atas kecelakaan antara kereta rel listrik (KRL) yang menghantam sebuah mobil Avanza yang menewaskan tiga orang di Stasiun Batu Ceper, Kota Tangerang. Bantuan berupa santunan diberikan untuk korban selamat dan korban meninggal.

“Almarhum Nanang, Almarhumah Maryanah, dan Almarhumah Atun yang merupakan korban meninggal dunia dalam insiden kecelakaan itu masing-masing disantuni senilai Rp 50 juta. Korban selamat yaitu Dumyati, Naura, dan Dahwan, biaya perawatannya di rumah sakit akan ditanggung Jasa Raharja dengan maksimal senilai Rp 20 juta,” ujar Sulaiman, Kepala Perwakilan Jasa Raharja Cabang Tangerang.

Ia menjelaskan, terkait korban selamat yang dirawat intensif di RSUD Kabupaten Tangerang yakni Dahwan sudah bisa pulang. Tetapi untuk korban selamat balita yaitu Naura hingga saat ini masih dalam perawatan. Ia juga berjanji untuk biaya perawatan selama di RS akan dijamin pihaknya hingga korban pulih kembali.

“Siapapun masyarakat yang menjadi korban kecelakaan baik luka-luka maupun meninggal dunia akan disantuni Jasa Raharja sebagai bentuk kepedulian. Jadi setiap orang yang ditabrak kendaraan bermotor maupun kereta api itu mendapatkan santunan oleh Jasa Raharja baik luka-luka maupun meninggal dunia,” kata dia, Senin (18/6).

Kecelakaan di Tangerang Raya, lanjut dia sejak H-8 menjelang H+3 jumlah korban kecelakaan mencapai 54 korban. Jumlah tersebut hampir sama dengan tahun lalu.

“Kecelakaan ada 4 korban meninggal dunia dan luka-luka ada 50 korban. Jika dibandingkan dengan tahun lalu ini hampir sama beda selisih satu korban saja. Artinya masih ada penurunan tapi tidak signifikan,” tukasnya.

CANDRA IRAWAN

Continue Reading

Kota Tangerang

Kebocoran Tabung Gas, 6 Ruko di Tangerang Hangus Terbakar

Published

on

Ruko di Kecamatan Jatiuwung Kota Tangerang hangus terbakar, Senin (18/6). (CANDRA/METAONLINE)

TANGERANG, MO – Sedikitnya enam ruko yang berada di Kampung Ledug, RT 004/001 Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung ludes dilahap si jago merah. Kebakaran yang terjadi pukul 13.00 itu disebabkan oleh tabung gas milik salah satu penghuni ruko mengalami kebocoran.

Kapolsek Jatiuwung Kompol Eliantoro Jalmaf mengatakan bahwa kebakaran itu disebabkan akibat kebocoran tabung gas itu  tidak menimbulkan korban jiwa. Namun hanya mengalami kerugian material yang belum bisa ditaksir pihaknya.

“Penyebabnya karena tabung gas bocor. Kerugian materil belum bisa ditaksir, jumlah korban jiwa nihil,” ujar dia, Senin (18/6).

Meskipun sempat membuat heboh warga sekitar, petugas pemadam kebakaran (Damkar) berhasil menjinakkan si jago merah. Sedikitnya dua unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan.

Ia menjelaskan, pihaknya memeriksa dua orang saksi terkait dengan kebakaran tersebut. Sementara itu, sumber api bersumber dari salah satu ruko yang dialih fungsikan menjadi warteg.

“Warteg itu milik Kasnari yang tabung gasnya meledak karena bocor. Poses pemadamannya juga sudah usai,” tandasnya.

CANDRA IRAWAN

Continue Reading

Kota Tangerang

Korban Selamat, KRL Vs Mobil Avanza di Tangerang Dirawat Intensif

Published

on

Polisi meminta keterangan korban selamat kecelakaan tabrak kereta, Minggu (17/6). (CANDRA/METAONLINE)

TANGERANG, MO – Kepala Humas RSUD Kabupaten Tangerang Yudi mengatakan, tiga korban selamat tabrakan kereta rel listrik (KRL) dan mobil Avanza bernopol B1025CKR masih dalam penanganan intensif pihaknya. Ketiga korban selamat itu yakni Dawan (72), Dumiyati (38) serta Naura balita berumur empat tahun.

“Yang meninggal tadi Ibu Maryanah (59) pukul 17.51 WIB, itu meninggalnya karena korban mengalami cedera kepala berat. Korban lainnya masih dalam perawatan intensif dan yang balita saya masih belum dapat informasi lagi,” ujar dia, saat dihubungi Metaonline.id, Minggu (17/6).

Diketahui kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 14.45 WIB disebuah perlintasan liar di Stasiun Batuceper. Kecelakaan tersebut mobil yang ditumpangi satu keluarga ini mengakibatkan tiga orang tewas dan tiga orang lainnya selamat.

Kanit Laka Lantas Polres Metro Tangerang Kota AKP Isa Anshori menjelaskan, kronologis kejadian itu saat kereta KRL jurusan Jakarya-Tangerang yang datang dari arah Jakarta menuju Tangerang. Menghantam kendaraan Avanza yang menerobos pintu perlintasan yang terbuat dari bambu.

“Pintu perlintasan itu oleh penjaga perlintasan sudah diturunkan sebagai tanda KRL akan melintas, sehingga terjadi kecelakaan,” jelas dia.

CANDRA IRAWAN

Continue Reading

Trending