Connect with us

Kota Tangsel

Tangsel Optimalkan Penarikan Pajak Non PBB dan PBHTB

Published

on

TANGSEL, MO – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masih menjadikan pajak sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Untuk itu pihaknya berupaya mengoptimalkan pendapatan dari sektor pajak tersebut.

Kepala Bapenda Kota Tangsel Mochamad Taher menjelaskan, saat ini Bapenda sedang terus mengoptimalkan sumber daya manusia yang akan mendukung pengelolaan pajak di Kota Tangsel.

Saat ini, pajak di Kota Tangsel merupakan salah satu faktor pembangunan daerah. Di Tangsel sendiri, menurut Taher yang merangkum data pencatatan pajak bahwa masih ada wajib pajak yang enggan untuk memenuhi kewajibannya.

“Permasalahan ini tentu harus dicarikan solusinya bersama. Karena kami selalu melakukan upaya yang persuasif terlebih dahulu. Terutama dalam melakukan pendekatan wajib pajak agar dapat menjalankan kewajibannya membayar pajak,” kata Taher dalam sosialisasi Pajak non PBB dan PBHTB di Serpong, Kamis (17/10).

Sementara Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie menjelaskan bahwa setiap tahunnya pemkoy menerima laporan mengenai piutang pajak yang sejak tahun 2017 mengalami penurunan. Hal tersebut memperlihatkan eksistensi Bapenda yang sudah melakukan penarikan pajak yang cukup baik.

“Sejak tahun 2017 tercatat piutang pajak mencapai Rp. 7 miliar. Kemudian dintahun 2018 berkurang menjadi Rp. 5,5 miliar. Sementara tahun ini, sudah tercatat berkurang menjadi Rp. 4 miliar,” kata Benyamin.

Namun, dengan berkurangnya piutan tersebut tidak segera membuat Bapenda puas. Sampai dengan seluruh wajib pajak meengetahui apa saja, kewajibannya sebagai pemilik usaha di Kota Tangsel. Melalui upaya-upaya seperti sosialisasi dan program lainnya yang mendukung dan mensuport kesadaran wajib pajak.

Adapun proses penagihan yang ditetapkan, Benyamin menjelaskan Bapenda telah melakukan langkah persuasif dengan mengedepankan komunikasi dengan wajib pajak. Mencarikan solusi atas permasalahan yang timbul dalam pengelolaan pajak.

“Namun demikian, kami tetap harus berpegangan kepada aturan yang telah dibuat agar wajib pajak dapat menjalankan peraturan yang sudah ditetapkan,” kata lelaki yang akrab disapa Bang Ben itu.

Dia berharap, dengan sosialisasi yang secara masif dilakukan, mampu memecahkan masalah dalam proses penarikan pajak. Kemudian, bisa terus menekan angka piutang secara signifikan. Sampai, seluruh wajib pajak bisa memenuhi kewajibannya sebagai Warga Negara Indonesia.

Sementara, Kabid pajak daerah II Bapenda Tangsel, Rahayu Sayekti menjelaskan bahwa sosiali tersebut mampu meberikan edukasi terhadap masyarakat mengenai penyetoran pajak yang sudah bisa dilakukan dengan berbagai cara.

Salah satunya adalah dengan melakukan bincang dengan wajib pajak. Kemudian melakukan sosialisasi di beberapa pusat keramaian. ”Ya bincang pajak ini diisi dengan berbagai macam informasi mengenai penyetoran pajak di Kota Tangsel,” kata perempuan yang kerap dipanggil dengan Ayu tersebut.

Untuk sementara, Bapenda Tansgel sudah mewujdukan taget poencapaian pajak non PBB dan PBHTB sebesar Rp. 497,86 miliar. Atua sebesar 80,5 persen dari target Rp. 617,7 miliar. ”Saat ini kami terus melakukan sosialisasi untuk terus mengingatkan wajib pajak untuk memenuhi kewajibannya,” pungkasnya.(BR)

Kota Tangsel

Nur Azizah Disebut Cawalkot Tangsel dari ASN yang Siap, Ini Kata Pengamat

Published

on

TANGSEL, MO – Pernyataan Ketua Bawaslu Kota Tangerang Selatan M Acep yang menyatakan bahwa Siti Nur Azizah Cawalkot Tangsel merupakan satu-satunya siap maju pilkada Tangsel 2020 dari ASN, dianggap pengamat kurang etis dan tidak elok.

Hal tersebut dikatakan Adib Miftahul, Pengamat politik.

“Ungkapan ketua Bawaslu bahwa Siti Nur Azizah dinilai paling siap menurut saya kurang etis dan cenderung tidak elok,” ujar Adib kepada wartawan, Rabu (29/1/2020).

Dirinya menyebut, di pilkada Tangsel 2020 ada tiga cawalkot yang masih berstatus ASN yakni Sekda Tangsel Muhammad, Kolonel Beben dan Tomi Patria Lurah Cipayung.

“Nanti pengertiannya di masyarakat mereka tidak siap, kan bisa begitu,” tegasnya.

Adib mengatakan, semestinya Bawaslu sudah tahu bahwa ASN itu sesuai UU, wajib mundur saat ditetapkan menjadi calon atau mendaftar ke KPU.

“Jadi kalau sebelum daftar ke KPU, jangan digiring opini tidak siap dong, ini nanti dinilai merugikan kontestan yang lain,” tuturnya.

Dirinya pun berharap, Bawaslu menempatikan diri sebagai satu-satunya lembaga yang diatur dalam undang-undang untuk mengawasi jalannya proses demokrasi dalam pilkada agar berjalan jujur dan Fair.

“Wasit harus memberikan ‘tiupan pluit’ yang sama kepada semua bacalon. Jangan sampai nanti masyarakat menilai bahwa bawaslu punya pluit, tapi yang membunyikan orang lain, akibat dari statemen ketua bawaslu soal siap dan tak siap. Marwah wasit Bawaslu harus tetap dijaga, guna pilkada yang jujur dan fair,” tandasnya.(BS)

Continue Reading

Kota Tangsel

Walikota Airin Hadiri Peresmian Kantor Kejari Tangsel

Published

on

TANGSEL, MO – Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany menghadiri peresmian Kantor Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan di Jalan Promoter BSD Kelurahan Lengkong, Serpong, Tangsel pada Jum’at, 17 Januari 2020.

Walikota Airin berharap kantor ini dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat. Kantor Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Selatan yang berkonsep ramah ini, akan mendorong warga untuk aktif hadir dalam melakukan konsultasi hukum sehingga terwujud pelayanan publik yang semakin baik.

“Mari kita bersama – sama mewujudkan pelayanan publik yang mudah dan terjangkau bagi masyarakat,” ujarnya.

Kemudian, Wali Kota Airin juga menuturkan bila keberadaan Kantor Kejaksaan ini adalah upaya untuk memangkas birokrasi yang panjang. Sebab sebelum adanya Kejari Tangerang Selatan, berbagai urusan masih bergabung dengan Kejaksan Negeri Tiga Raksa.

“Ini juga jadi komitmen Pemkot untuk mewujudkan birokrasi yang terjangkau dan kehadirannya di Serpong dapat berdampak baik bagi pembangunan kedepan,” ujarnya.

Jaksa Agung, Burhanudin mengatakan, hadirnya Kejari Tangerang Selatan dapat memberikan keadilan kepada masyarakat. “Akhirnya tonggak itu berdiri, kami harap semua tetap independen dan selalu bersama rakyat,” ujarnya.

Dirinya pun memberikan apresiasi kepada Pemkot Tangerang Selatan yang membantu dalam proses penyelesaian pembangunan gedung Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan. “Gedung sangat bagus, tetapi ingat bahwa pelayanan kepada masyarakat yang utama,” ujarnya.

Kemudian, kepada seluruh pihak di Kejari Tangerang Selatan untuk selalu memberikan pengayoman kepada masyarakat dan membangun sinergisitas dengan semua pihak hingga menciptakan rasa aman.

“Gedung ini dibuat untuk memperlancar tugas negara dalam melayani masyarakat,” ujarnya.(BS) 

Continue Reading

Kota Tangsel

Wakil Walikota Hadiri Simbolis Penyerahan Bedah Rumah

Published

on

TANGSEL, MO – Wakil Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menghadiri penyerahan simbolis bedah rumah kepada warga Kecamatan Serpong, Tangsel pada Kamis 16 Januari 2020.

Sebanyak 10 unit rumah yang diperbaiki tersebut menggunakan anggaran Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dari PT Bank Jabar Banten (BJB) kepada warga Kota Tangerang Selatan.

Benyamin mengucapkan terima kasih atas perhatian Bank BJB yang telah menyalurkan Tanggung Jawab sosial perusahaan kepada warga Tangsel berupa Bedah Rumah. Menurutnya program CSR yang diberikan Bank BJB turut membantu program-program Pemkot Tangsel dalam upaya mensejahterakan masyarakat.

“Kewajiban Pemkot memastikan masyarakatnya tinggal dirumah yang layak huni, dalam hal ini kami kordinasikan kepada Bank BJB untuk menyalurkan CSR nya dalam program bedah rumah,” ujar Benyamin.

Sementara Kepala Bank BJB Cabang Tangsel, Ockie Castrena mengatakan, bedah rumah merupakan salah satu program penyaluran CSR perusahaan kepada masyarakat Kota Tangsel. Melalui bedah rumah ini, merupakan wujud komitmen dalam rangka pencapaian visi dan misi sebagai bank pembangunan daerah yang berpijak pada triple bottom line.

“Yakni bank BJB selain berorientasi untuk meraih keuntungan, juga senantiasa memperhatikan dan terlibat pada pemenuhan kesejahteraan masyarakat dan turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan,” paparnya.

Ditambahkannya, melalui penyaluran CSR Bedah rumah, pihaknya berharap Bank BJB dapat menjadi salah satu elemen strategis baik bagi Pemkot Tangsel maupun pihak terkait lainnya yang terlibat dalam mensukseskan program-program pembangunan di Kota Tangsel.

“Peresmian ini sebanyak 10 unit program bedah rumah, Kami masih berkordinasi dengan Pemkot dan Kantor pusat agar jumlah unit program bedah rumah bertambah di tahun 2020 ini,” ucapnya.(BS) 

Continue Reading

Trending

Copyright © 2017 Zox News Theme. Theme by MVP Themes, powered by WordPress.