Connect with us

Nasional

Surprise Wartawan Untuk Milad Ketua Fraksi PKS

Published

on

Ketua Fraksi PKS mendapat kejutan dari awak media, Senin (5/3). (ISTIMEWA)

JAKARTA,MO – Hari pertama pembukaan Masa Sidang DPR siang ini Senin (5/3), Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, dikejutkan dengan surprise milad (ulang tahun) dari para pewarta berita (wartawan) di Komplek DPR Senayan.

Puluhan wartawan kompak mendatangi kantor Fraksi PKS usai Paripurna Pembukaan Masa Sidang DPR dengan membawa kue lengkap dengan lilinnya untuk merayakan milad Jazuli yang jatuh di bulan Maret tepatnya tanggal 2 Maret.

Jazuli Juwaini yang memang dikenal akrab dengan wartawan merasa terkejut dan haru dengan surprise teman-teman wartawan ini. “Wah, saya terharu atas perhatian teman-teman wartawan. Ini bentuk cinta dan perhatian teman-teman pada saya dan Fraksi PKS. Untuk itu saya ucapkan terima kasih,” katanya.

Jazuli bersyukur diberikan usia oleh Allah sampai 53 tahun. Sambil berseloroh ia mengatakan jika angka 53 punya arti khusus. “Lima ditambah tiga sama dengan delapan. PKS di Pemilu 2019 Nomor Delapan..hehe,” kata Jazuli yang disambut “geer” wartawan. “Emang bise aje deh Pak Ustadz,” celetuk wartawan.

Di momen bahagia ini para wartawan juga menayakan apa pesan khusus untuk bangsa di momentum tahun politik ini. Jazuli menyoroti dua hal: soal maraknya penyebaran hoax dan tanggung jawab menjaga persatuan.

“Stop hoax sekarang juga! Hoax harus distop karena sudah menimbulkan instabilitas bangsa,” tegasnya.

Kepada aparat, Jazuli mewanti-wanti, harus mengusut penyebaran hoax secara transparan, jujur dan adil. “Jangan ada kesan yang ini ditindak, ditangkap sedemikian rupa, sementara yang lain seolah dibiarkan atau tidak diproses. Keadilan itu penting agar memberi ketenteraman bagi seluruh rakyat,” kata Jazuli.

Kedua, lanjut Jazuli, kita harus menjaga persatuan terutama di tahun-tahun politik. Kita semua harus menjadi penjaga NKRI, Konstitusi dan Dasar Negara Pancasila. “Jangan sampai ada yang merorong ideologi Pancasila dan menghasut perpecahan diantara warga bangsa. NKRI adalah rumah kita bersama maka semua kita wajib menjaganya,” pungkas Jazuli.

ADI DARMA

Nasional
5 maret
15.23 wib

Surprise Wartawan Untuk Milad Ketua Fraksi PKS

JAKARTA,MO – Hari pertama pembukaan Masa Sidang DPR siang ini Senin (5/3), Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini, dikejutkan dengan surprise milad (ulang tahun) dari para pewarta berita (wartawan) di Komplek DPR Senayan.

Puluhan wartawan kompak mendatangi kantor Fraksi PKS usai Paripurna Pembukaan Masa Sidang DPR dengan membawa kue lengkap dengan lilinnya untuk merayakan milad Jazuli yang jatuh di bulan Maret tepatnya tanggal 2 Maret.

Jazuli Juwaini yang memang dikenal akrab dengan wartawan merasa terkejut dan haru dengan surprise teman-teman wartawan ini. “Wah, saya terharu atas perhatian teman-teman wartawan. Ini bentuk cinta dan perhatian teman-teman pada saya dan Fraksi PKS. Untuk itu saya ucapkan terima kasih,” katanya.

Jazuli bersyukur diberikan usia oleh Allah sampai 53 tahun. Sambil berseloroh ia mengatakan jika angka 53 punya arti khusus. “Lima ditambah tiga sama dengan delapan. PKS di Pemilu 2019 Nomor Delapan..hehe,” kata Jazuli yang disambut “geer” wartawan. “Emang bise aje deh Pak Ustadz,” celetuk wartawan.

Di momen bahagia ini para wartawan juga menayakan apa pesan khusus untuk bangsa di momentum tahun politik ini. Jazuli menyoroti dua hal: soal maraknya penyebaran hoax dan tanggung jawab menjaga persatuan.

“Stop hoax sekarang juga! Hoax harus distop karena sudah menimbulkan instabilitas bangsa,” tegasnya.

Kepada aparat, Jazuli mewanti-wanti, harus mengusut penyebaran hoax secara transparan, jujur dan adil. “Jangan ada kesan yang ini ditindak, ditangkap sedemikian rupa, sementara yang lain seolah dibiarkan atau tidak diproses. Keadilan itu penting agar memberi ketenteraman bagi seluruh rakyat,” kata Jazuli.

Kedua, lanjut Jazuli, kita harus menjaga persatuan terutama di tahun-tahun politik. Kita semua harus menjadi penjaga NKRI, Konstitusi dan Dasar Negara Pancasila. “Jangan sampai ada yang merorong ideologi Pancasila dan menghasut perpecahan diantara warga bangsa. NKRI adalah rumah kita bersama maka semua kita wajib menjaganya,” pungkas Jazuli.

ADI DARMA

Kota Tangerang

Cuaca Buruk, AP II Minta Penumpang Datang Lebih Awal

Published

on

Senior Manager Of Branch Communication and Legal, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Febri Toga Simatupang, menjelaskan kondisi yang mesti diantisipasi karena cuaca ekstrem belakangan ini, Jumat (21/9/2018).

TANGERANG, MO – PT Angkasa Pura II (Persero) mengimbau agar pengguna jasa di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, mengantisipasi adanya kendala akibat cuaca ekstrem yang terjadi pekan ini.

Pengelola bandara tersibuk kedua se-Asia Facific dan 17 di dunia itu mengingatkan terkait kondisi cuaca ekstrem seperti saat ini.

Di mana penumpang sebaiknya bersiap menghadapi kondisi yang kurang nyaman. Kondisi seperti saat ini diharapkan agar pengguna jasa dapat mengantisipasi adanya kendala.

“Kami mengimbau kepada para penumpang saat ini cuaca sangat ekstrem, agar bersiap siaga dalam kondisi tertentu,” ujar Febri Toga Simatupang, Senior Manager Of Branch Communication and Legal, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jumat (21/9/2018).

Kondisi cuaca saat ini sangat sulit di prediksi. PT Angkasa Pura II mengimbau kepada pengguna jasa bandara dapat mempersiapkan diri lebih awal untuk datang ke bandara agar tidak terburu-buru saat akan melakukan check in.

Sebab, hujan lebat dan cuaca ekstrem bisa mempengaruhi operasional penerbangan.

Sehingga seluruh operator penerbangan perlu mewaspadai risiko cuaca ekstrem yang terjadi di sejumlah wilayah sejak awal September 2018 ini.

PT Angkasa Pura II berharap para pengguna jasa untuk datang lebih awal atas jadwal penerbangan. Karena hujan lebat yang meningkat dapat menyebabkan kemacetan dalam perjalanan menuju ke bandara.

“Kami juga selalu berkoordinasi dengan pihak Otoritas Bandara. Meskipun hingga saat ini delay dan penutupan operasional bandara belum terjadi, sejauh ini cuaca masih dinyatakan layak. Tetapi kami selalu koordinasi,” jelasnya.

Dirinya juga menyatakan, pihaknya terus melakukan pengecekan marka landasan pacu.

“Kondisi seperti ini penting untuk kejelasan feasibility selama pergerakan di sisi udara,” tuturnya.

Selain itu, pihak PT Angkasa Pura II juga telah mengoperasikan Terminal Operation Center yang berfungsi untuk memonitor seluruh aktivitas dan kebutuhan di Terminal secara live. (agr)

Continue Reading

Nasional

Mahasiswa Desak Indonesia Keluar IMF

Published

on

DPP GMNI tolak pertemuan tahunan IMF di Bali.

TANGERANG, MO – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) mendesak Pemerintah Pusat keluar dari keanggotaan International Monetery Fund (IMF). Desakan ini menyusul agenda pertemuan tahunan IMF di Bali, 12-14 Oktober 2018 mendatang.

IMF dinilai bakal jadi batu sandungan ekonomi Indonesia. Keikutsertaan Indonesia disebut hanya akan memudarkan sistem ekonomi Pancasila.

Wakil Ketua DPP GMNI Taufik Hidayat menuturkan, IMF hanya akan menjadikan Indonesia tempat penyaluram modal kapitalis.

“Bisa disimpulkan pertemuan ini hanya membahas kepentingan kapitalis global (imperialisme), memuluskan cengkramannya pada negara-negara berkembang termasuk Indonesia,” terangnya.

Keikutsertaan Indonesia, dikatakan Taufik mestinya dimanfaatkan untuk mengenalkan sistem ekonomi Pancasila kepada negara peserta. Bukan sebaliknya, malah mengikuti agenda ekonomi liberal.

“Indonesia semestinya harus mempunyai posisi yang kuat untuk juga mengagendakan sistem ekonomi Pancasila sebagai rul model ekonomi dunia hari ini yang cenderung liberal kapitalis agar dibahas dalam pertemuan bergensi itu,” ujar Taufik.

Sejumlah alasan keluar dari IMF diutarakan Taufik. Dia mengatakan, sistem ekonomi Pancasila tak tergantikan dengan sistem liberal.

“Pemerintah harus menjadikan Pancasila sebagai bintang penuntun dalam menggerakan seluruh aspek kehidupan bangsa baik ekonomi, politik, social budaya dan lain sebagainya,” tukasnya.

Indonesia akan disibukan dengan agenda besar internasional annual meeting IMF-WB. Bali didaulat menjadi tuan rumah acara bergengsi ini. Agenda ini akan dihadiri 15.000 orang dari 189 negara anggota IMF di seluruh dunia. (FI)

Continue Reading

Ekonomi

Tiongkok – Amerika Perang Dagang, Ekspor Sarang Walet Lesu

Published

on

Ilustrasi sarang burung walet. (net)

TANGERANG, MO – Eksportir sarang burung walet mengaku bisnisnya mengalami stagnan dan cenderung turun dalam kurun dua bulan belakangan. Pihaknya berharap kondisi ekonomi global bisa segera pulih terutama ketegangan antara Amerika Serikat dan China.

Asisten Presiden Direktur Asosisasi eksportir sarang burung walet Bambang Irianto menerangkan, pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika belum memberikan angin sejuk bagi sejumlah eksportir di tanah air.

“Terlebih pada ekspor sarang burung walet yang saat ini permintaan stagnan dan cenderung mengalami penurunan,” katanya, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (6/9/2018).

Hal tersebut merupakan dampak dari ketegangan ekonomi antara China dan Amerika Serikat.

“Ya mesti dollar sedang naik saat ini,” bilang Bambang.

Meski begitu, dirinya meyakini pasar potensial China sebagai negara peminat terbesar sarang burung walet Indonesia, akan berlanjut di bulan November hingga Desember 2018 ini.

“Penurunan sekitar dua bulan lalu. Tapi kita lihat saja imlek mempengaruhi, biasanya mereka akan menyetok di November dan Desember,” bilang dia.

Penurunan permintaan sarang burung walet ini, lanjut dia, tak hanya terjadi di China yang sedang perang dagang dengan Amerika Serikat. Tapi sejumlah negara konsumer sarang burung walet seperti Vietnam, Hongkong dan negara lainya juga terjadi stagnasi.

“Sama hampir seluruh pangsa pasar walet stag dan cenderung turun. Selama ini yang paling besar China, dan sangat dalam penurunannya,” kata dia.

Untuk kembali meningkatkan permintaan, pihaknya melalui asosiasi dagang akan melakukan prmosi ke sejumlah negara terkait manfaat konsumsi sarang burung walet.

“Dalam waktu dekat ada beberapa target promosi berupa pameran yang kami lakukan, diantaranya di Sanghai dan Beijing,” ucap dia. (FI)

Continue Reading

Trending