Connect with us

Serang

Sertijab Danrem, Wagub Banten Ingatkan TNI Soal Pemilu 2019

Published

on

Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy menghadiri upacara serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Korem 064 Maulana Yusuf dari Kolonel Czi Budi Hariswanto kepada Kolonel Inf Windiyatno di Markas Korem 064/MY di Kota Serang, Senin (3/12/2018).

SERANG, MO – Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy menghadiri upacara serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Korem 064 Maulana Yusuf dari Kolonel Czi Budi Hariswanto kepada Kolonel Inf Windiyatno di Markas Korem 064/MY di Kota Serang, Senin (3/12/2018).

Dalam sambutannya di acara tersebut Andika meminta agar semua pihak di Banten termasuk jajaran TNI di bawah komando Korem 064/MY untuk ikut membantu mensukseskan pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang.

“Pada kesempatan ini, saya juga menyampaikan kepada seluruh jajaran TNI di wilayah teritorial Korem 064/ Maulana Yusuf agar senantiasa dapat membantu para penyelenggara Pemilu 2019,” kata Andika.

Adapun bantuan dimaksud, kata Andika, seperti bantuan pengamanan kelancaran logistik Pemilu, sampai pada pengamanan kelancaran proses pemungutan dan perhitungan suara yang akan dilaksanakan pada 17 April 2019 mendatang. Selain itu, lanjutnya, juga berbagai macam bantuan khususnya pemeliharaan stabilitas keamanan wilayah menjelang Pemilu tahun 2019.

Menjelang Penyelenggaraan Pemilu 2019, kata Andika, tersimpan harapan yang besar agar TNI bersama-sama Pemerintah Daerah, Polri, KPUD, Bawaslu, Tokoh Masyarakat dan Alim Ulama untuk secara terus menerus mensinergikan pandangan dan langkah, demi terselenggaranya Pemilu 2019 yang tertib, aman, lancar, demokratis dan berkualitas.

Hal itu, kata Andika, bisa dilakukan semua pihak baik sebagai aparatur pemerintah daerah, penyelenggara pemilihan umum, aparat keamanan dan penegak hukum, maupun sebagai masyarakat.

“Semua bisa dilakukan dengan menjunjung tinggi asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil sesuai ketentuan perundang-undangan dan mekanisme yang berlaku,” ujarnya.

Lebih jauh Andika mengingatkan, sejalan dengan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang mengamanatkan bahwa Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, memiliki tugas melaksanakan urusan pemerintahan yaitu koordinasi penyelenggaraan pemerintahan antara pemerintah daerah provinsi dengan instansi vertikal, dan antar instansi vertikal di wilayah provinsi.

Terkait itu, Andika mengajak kepada seluruh aparatur pemerintahan, baik pemerintah daerah, DPRD, unsur TNI dan Polri, maupun lembaga yudikatif untuk bersama-sama membangun komitmen yang kuat dan saling mendukung terhadap setiap program dan kebijakan pemerintah serta menjalin koordinasi yang baik dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat serta stabilitas keamanan di Provinsi Banten.

Sementara itu, Kolonel Czi Budi Hariswanto salam sambutannya mengatakan semoga dengan adanya pimpinan baru pemerataan pembangunan bisa segera terwujud terutama di daerah Banten Selatan.

“Itu pekerjaan rumah bagaima memeratakan pembangunan di Banten secara keseluruhan. Wilayah Serang, Cilegon dengan  Pandeglang Lebak banyak ketimpangan,” katanya.

Dikatakan Kolonel Czi Budi, semoga setelah di bawah kepemimpinan Kolonel Infanteri Widiyatno bisa ada kegiatan yang luar biasa untuk pemerataan pembangunan. (fi)

Serang

Pemprov Bangun Hunian Sementara Korban Tsunami

Published

on

Gubernur Bante, Wahidin Halim (berpeci) di sela rapat koordinasi dengan jajarannya di Kantor Bappeda, Kp3B, Curug, Kota Serang, Senin (7/1/2019).

SERANG, MO – Pemerintah Provinsi Banten tengah membangun hunian sementara bagi korban tsunami Pandeglang-Serang. Hal itu disampaikan Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) saat Rapat Koodinasi di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappenda), KP3B, Curug, Kota Serang, Senin (7/1/2019).

WH menjelaskan, saat ini Pemprov Banten dengan Pemkab Pandeglang, BNPB dibantu TNI dan Polri sedang membuat hunian sementara untuk masyarakat yang rumahnya terkena tsunami, termasuk membangun sekolah darurat.

“Kita harus hadir sebagai pemerintah yang bisa meringankan beban korban tsunami, provinsi  harus  hadir untuk terus berkordinasi dengan pihak terkait. Apa yang menjadi tanggung jawab provinsi akan kita laksanakan,” ujar WH.

Kepada RSUD Banten, WH mengharapkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat termasuk melengkapi sarana dan prasarana. “Rumah sakit banten harus menjadi rujukan bagi masyarakat Banten karena kesehatan adalah salah satu prioritas program Provinsi Banten,” ujarnya.

Dalam Rakor itu juga, WH memberikan apresiasi kepada aparatur sipil negara (ASN) Provinsi yang sudah bekerja dengan baik pada tahun 2018.

“Kita  (Pemprov) akan memberikan reward berupa tunjangan kinerja (tukin) kepada ASN yang melaksanakan tugas atau kinerja dengan baik, tetapi bagi ASN yang tidak bekerja atau tidak melaksanakan tugas dengan baik maka akan di berikan punishment atau hukuman,” kata WH.

Dalam rapat tersebut WH meminta kepada masing masing kepala OPD untuk memaparkan capain realisasi anggaran tahun  2018 dan perencanaan  yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2019.

“Untuk program yang bermanfaat bagi masyarakat segera dikerjakan jangan ditunda-tunda. Kalau bisa dipercepat kenapa harus ditunda-tunda,” katanya.

Gubernur WH juga meminta  kepada Unit Layanan Pengadaan (ULP) untuk melaksanakan lelang secepatnya, agar pelaksanaan pembangunan bisa di selesaikan dengan target yang direncanakan. (fi)

Continue Reading

Serang

Apel Gabungan, WH Ingatkan ASN Jaga Alam

Published

on

Sejumlah ASN mengikuti Apel Pagi Gabungan di KP3B, Curug, Serang, Senin (7/1/2019).

SERANG, MO – Gubernur Banten, Wahidin Halim mengingatkan kepada seluruh pegawai Pemprov Banten untuk menjaga alam dan lingkungan di sekitarnya.

“Kalau kita memahami ayat-ayat kauniyah sudah diingatkan tentang tugas kita untuk menjaga, memelihara serta mengurus alam,” kata WH saat memimpin apel gabungan awal bulan di lapangan apel Setda KP3B, Curug Kota Serang. Senin (7/01/2019).

Menurut Gubernur, peristiwa tsunami di Selat Sunda kemarin merupakan peringatan dari tuhan agar manusia tidak serakah dan merusak alam, “saya kira maknai sendiri serta baca ulang tentang ayat-ayat yang berkaitan dengan alam, gunung, langit, laut, air dan lain sebagainya yang menimpa masyarakat dan diri pribadi kita,” jelas Gubernur.

Selanjutnya Gubernur menjelaskan bahwa Rasulullah SAW mencontohkan bagaimana berakhlak, bekerja dengan baik, bagaimana disiplin dalam kehidupan sehari-hari.

“Tidak perlu ngambil di youtube atau baca media-media hoaks cukup kita sadari sendiri saja dibarengi dengan muhasabah dan introspeksi diri” tegasnya.

WH, sapaan akrabnya turut menyoroti tingkat kedisiplinan pegawai di lingkungan Pemprov Banten. Menurutnya, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Banten masih ada yang tidak apel. Mereka, katanya, merupakan contoh orang yang tidak ber-muhasabah, tidak introspeksi diri serta tidak dapat mengontrol dirinya sendiri.

“Kalau saya pecat itu merupakan musibah buat mereka tetapi kalau buat saya bersama Wakil Gubernur itu merupakan suatu ketentuan dan perundang-undangan tentang ASN,” terang WH. (fi)

Continue Reading

Serang

Gubernur Pastikan Logistik Korban Bencana Tercukupi

Published

on

WH didampingi jajarannya meninjau Pusat Posko Bantuan Logistik Langsung di KP3B, Curug, Serang, Rabu (2/1/2019).

SERANG, MO – Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) memastikan bantuan logistik untuk korban bencana tsunami Selat Sunda di Banten tercukupi. Hal tersebut ia sampaikan saat mengunjungi Posko Pusat Bantuan Langsung Logistik Peduli Tsunami Selat Sunda di Gedung Plaza Aspirasi, Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Rabu (2/1/2019).

Kedatangan WH didampingi Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Ino S Rawita, dan sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Banten dan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten Irjen Pol. Tomsi Tohir.

Dalam kesempatan tersebut, WH meminta seluruh pihak terkait agar lebih memantapkan koordinasi dalam kaitan penanganan pengungsi. Khususnya terkait pemutakhiran data korban (pengungsi), ketersediaan bantuan logistik dan distribusi logistik dengan tujuan agar penanganannya tepat sasaran.

Termasuk antisipasi menjelang masa masuk sekolah pada 7 Januari 2019 nanti, Gubernur ingin memastikan agar petugas (tim) di lapangan menyediakan tempat untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berupa kelas-kelas darurat menggunakan tenda atau sebagainya untuk awal masa pemulihan sambil menunggu ketersediaan tempat yang cukup representatif bagi anak sekolah.

Gubernur meminta dinas terkait agar melakukan pendataan siswa beserta penempatan posisi yang tepat untuk dijadikan lokasi KBM, dan mencatat kebutuhan agar proses KBM bisa berjalan dengan baik. (fi)

Continue Reading

Trending