Connect with us

Serang

Sekda Lepas Tim Kirab Api Obor Porprov Banten V

Published

on

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, Ino S. Rawita menerima sekaligus melepas tim Kirab Api Obor Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten V, Senin (29/10/2018).

SERANG, MO – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, Ino S. Rawita menerima sekaligus melepas tim Kirab Api Obor Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten V, Senin (29/10/2018).

Bertempat di halaman Pendopo Gubernur, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Palima, Kota Serang (29/10/2018), kedatangan tim Kirab Api Obor ini diwakili Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Tangerang.

Sebanyak lima Anggota Paskibraka Kabupaten Tangerang yang didampingi beberapa perwaiklan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tangerang turut serta dalam Kirab Api Obor. Maskot resmi Porprov Banten V, yaitu Monyet Solear turut ditampilkan dalam prosesi tersebut.

Api Obor diserahkan oleh Ketua KONI Provinsi Banten, Rumiah Kartoredjo kepada Pj Sekda Pemprov Banten. Usai itu, Pj Sekd menyerahkannya kepada Ketua Panitia Porprov V, Mochamad Maesyal Rasyid. Obor itu selanjutnya akan dikirabkan menuju delapan kabupaten/kota Se-Provinsi Banten.

Sebelumnya, perhelatan Porprov Banten V telah dimulai sejak Minggu (28/10/2018) dengan dilepasnya Kirab Api Obor yang diambil dari api Pertamina Bitung, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. Pelepasan kirab itu dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang yang sekaligus Ketua Panitia Porprov Banten V, Mochamad Maesyal Rasyid.

Kemudian, di Kabupaten Tangerang, Api Obor itu akan dibawa keliling di 29 kecamatan dimulai dari wilayah utara Tangerang hingga Barat Tangerang dan akan berakhir di Kecamatan Kelapa Dua yaitu Sport Center yang akan dijadikan Arena Pembukaan Porprov Banten V tersebut.

“Bismillahirohmanirohim, saya atas nama Pemprov Banten mewakil Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, menyerahkan Api Kirab Obor Porprov Kelima Tahun 2018 untuk dikirab dari mulai tanggal 29 Oktober sampai 3 November 2018, untuk itu secara resmi saya serahkan kepada Ketua Tim,” ujar Pj Sekda.

Pj Sekda Banten Ino S  Rawita usia pelepasan obor mengungkapkan, melalui pawai obor ini masyarakat banten di delapan wilayah bisa memberikan semangat dan dukungan kepada para atlet-atlenya yang akan berjuang membela daerahnya masing-masing.

“Pawai api obor ke delapan kabupaten kota ini untuk memberikan semangat kepada seluruh masyarakat banten dan memberi tahun bahwa ada Porprov Banten,” kata Ino.

“Semangat kirab obor ini agar terus digelorakan oleh seluruh masyarakat banten termasuk teman-teman media. Nanti pembukaanya akan dilaksanakan tanggal 4 November di stadion baru milik Kabupaten Tangerang, bakal semarak dan ramai,” Sambungnya.

Ino berharap, melalui kegiatan Porprov Banten ini selain sebagai ajang meraih prestasi juga sebagai seleksi para atlet untuk dipersiapkan di ajang PON ke-19 di Provinsi Papua pada tahun 2020 mendatang.

“Mudah-mudahan dari hasil ini (Porporv Banten), bisa melahirkan juara-juara kita yang baru,  baik tingkat nasional maupun international, dan sebagai pembinaan bagi KONI yang akan dipersiapkan untuk PON 2020 di Papua. Doakan agar atlet-atlet banten menjadi juara dan prestasinya meningkat dibandingkan PON yang kemarin,” ucapnya.

Wakil Ketua I Poprov Banten Soma Atmaja menyebutkan, obor Porprov ke-5 Banten akan diarak ke delapan wilayah di banten selama enam hari berturut-turut.

“Api obor ini kita ambil kemarin dari pos bitung pertamina dan ini merupakan symbol dari api abadi atau gas alam yang ada disana. Dan hari ini kita mulai start dari Kota Serang, kemudian ke Kabupaten Serang, lanjut ke Kota Cilegon,” kata Soma.

Ia melanjutkan, setelah menginap di Kota Cilegon, api obor kan dibawa ke Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, lanjut ke Kota Tangerang Selatan, ke Kota Tangerang dan terakhir di Kabupaten Tangerang sebagai tuan rumah.

“Nanti di Kabupaten Tangerang kita juga akan diarak ke 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Soma juga berharap seluruh Kepala Daerah dibanten bisa ikut mensuksekan Porpov Banten dan menggelorakan semangat olah raga ini kepada masyarakat di daerahnya masing-masing.

“Persiapan Porprov ini kita sudah mencapai 80 persen, venue-venue juga sudah siap, panitia juga sudah oke, dan nanti akan dibuka langsung oleh Pak Gubernur Banten Wahidin Halim dan insyaallah acaranya akan kita kemas semenarik mungkin,” kata Soma Atmaja yang juga Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang ini.

Perlu diketahui,  Porprov Banten V Banten tahun 2018 akan digelar di Kabupaten Tangerang pad 4-11 November mendatang. Sebanyak 3700 atlet dari delapan kabupaten dan kota di Banten akan memperebutkan 2.480 medali yang terdiri dari 741 emas, 741 perak dan 998 medali perunggu dari 39 cabang olahraga yang akan dipertandingkan. (fi)

Serang

Kwarda Didik Personil Pengelola Dewan Kerja se Banten

Published

on

SERANG, MO – Lebih dari 70 personil pengelola Dewan Kerja Gerakan Pramuka se Provinsi Banten, berkumpul untuk mengikuti kegiatan Kursus Pengelolaan Dewan Kerja (KPDK) di Gedung Kwarda Banten, Kemang, Serang. Kursus dilakukan dari Kamis hingga Minggu (24/11) nanti.

Pelatihan yang berorientasi pada pengembangan potensi peserta agar mahir menjadi pemimpin tersebut, menjadi agenda tahunan Kwarda Banten dalam mencetak kader kader bagi organisasi ke depan. Peserta sendiri berasal dari Pramuka tingkat Penegak dan Pandega se Provinsi Banten.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Bina Muda Kwarda Banten, Eneng Nurcahyati mengatakan, kursus KPDK penting diikuti oleh para pengelola Dewan Kerja baik di tingkat kabupaten (DKC), atau Dewan Kerja di tingkat kecamatan (DKR).

” Dewan kerja itu wadah pembinaan dan pengembangan kepemimpinan dalam gerakan pramuka bagi pramuka penegak dan pandega,” ucap Eneng Nurcahyati, Kamis (21/11).

Lebih lanjut Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten ini menjelaskan, para peserta yang ikut kursus merupakan orang orang pilihan sehingga bisa menjadi pengelola Dewan Kerja di Gerakan Pramuka.

” Kaka Kaka peserta ini orang hebat, orang pilihan. Termasuk ujung tombak dalam pelaksana keputusan yang diambil kwartir,” ibuhnya seraya menambahkan, dari kegiatan KPDK ini diyakini akan mencetak anggota pramuka yang akan menjadi pemimpin di semua sektor kehidupan.

Sementara itu, ketua pelaksana kegiatan Saefullah mengatakan, peserta kursus selama 4 hati kedepan diikuti oleh 74 orang yang berasal dari para pengurus Dewan Kerja dari tingkat Kabupaten dan Kecamatan se Provinsi Banten. Pada pembukaan sendiri dihadiri sekretaris Kwarda Banten, wakil Ketua Abdimasgana, Kapusdiklatda, serta jajaran pengurus Andalan Kwarda Banten.(darma)

Continue Reading

Serang

Wagub Targetkan Gedung Lifeskill untuk Pemuda Tahun 2020

Published

on

SERANG, MO – Wakil Gubernur Banten, H. Andika Hazrumy mentargetkan pembangunan Gedung Lifeskill untuk pemuda di Provinsi Banten pada tahun 2020 mendatang. Menurut Wagub, Gedung Lifeskill tersebut dibutuhkan dalam rangka peningkatan kompetensi dan pembinaan pemuda di Provinsi Banten.

“Selain untuk pelatihan, gedung tersebut bermanfaat untuk pembinaan pemuda,” katanya pada Sambutan Pembukaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dan Bulan Bakti Karang Taruna ke-59 di Pondok Pesantrean Nurul Huda Kec. Baros, Kab. Serang, Rabu, 30 Oktober 2019.

Wagub menyatakan, pada tahun 2020, Provinsi Banten memiliki bonus demografi yang sangat besar. Hal tersebut bermanfaat untuk kemajuan pemuda.

“Ini harus bermanfaat untuk kemajuan kepemudaan,” ujarnya.

Menurut Wagub, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten harus bisa
menangkap peluang tersebut. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membangun pusat-pusat pelatihan bagi pemuda.

“Lifeskill sangat penting bagi kehidupan pemuda,” kata Wagub.

Lifeskill adalah keterampilan hidup. Menurut definisi World Health Organization (WHO), life skills atau ketrampilan hidup adalah kemampuan untuk berperilaku yang adaptif dan positif yang membuat seseorang dapat menyelesaikan kebutuhan dan tantangan sehari-hari dengan efektif.

Kegiatan Bulan Bakti Karang Taruna ke-59 tahun 2019 dipusatkan di halaman Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda Kampung Sawah Kecamatan Baros Kabupaten Serang. Kegiatan bertujuan bertujuan menstimulasi pengurus karang taruna desa yang ada di Provinsi Banten guna menumbuhkan kreatifitas dan kemampuan pribadinya. Kemampuan tersebut menjadi salah satu tonggak tolak ukur bahwa karang taruna adalah wadah organisasi kepemudaan yang dapat memberikan dampak yang baik bagi peningkatan sumberdaya yang ada di Provinsi Banten. Kegiatan Rakorda dan Bulan Bakti Karang Taruna 2019 dibuka wagub ditandai pemukulan gong.

Dalam kesempatan tersebu, Wagub memberikan penghargaan kepada 12 perwakilan karang taruna percontohan dari masing-masing desa yang ada di kabupaten dan kota se-Provinsi Banten. Selain itu, diberikan penghargaan kepada mitra kerja karang taruna Provinsi Banten. Kegiatan tersebut, dimeriahkan juga dengan rangkaian kegiatan lainnya seperti cek darah,USG, pemberian makanan bergizi, pengecatan pagar masjid dan gotong royong di Desa Baros, Kecamatan Baros Kabupaten Serang.(rils)

Continue Reading

Serang

Wagub Buka Bulan Bhakti Karang Taruna Banten 2019

Published

on

SERANG, MO – Karang Taruna Provinsi Banten dalam rangka memberikan kontribusi nyata terhadap masyarakat mengadakan Bulan Bhakti Karang Taruna Tahun 2019 di Pondok Pesantren Nurul Huda, Sukamanah, Baros, Kab Serang, Rabu (30/10/19).

Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andika Hazrumy yang juga Ketua Karang Taruna Provinsi Banten membuka secara langsung acara ini dengan ditandai pemukulan gong.

Dalam Bulan Bhakti kali ini Karang Taruna Provinsi Banten memberikan cek kesehatan gratis kepada masyarakat sekitar dan membagikan makanan sehat yang padat gizi untuk anak-anak.

“Program ini memang sudah rutin dilaksanakan diantaranya dengan membagikan makanan sehat, pengecekan USG bagi ibu-ibu hamil, pengecatan masjid juga kegiatan sosial lainnya yang langsung menyentuh masyarakat”, jelas wagub.

Selain itu wagub juga memberikan stimulan berupa penghargaan kepada dua belas karang taruna percontohan se-Provinsi Banten.

Wagub menambahkan dalam rangka memberikan stimulan kepada karang taruna yang berprestasi juga diberikan alat cuci motor agar digunakan sebagai wadah usaha untuk karang taruna itu sendiri.

Dalam akhir sambutannya wagub mengharapkan bahwa komunikasi antar karang taruna di daerah dan tiap tingkatan di Provinsi Banten dapat dilakukan secara aktif dalam rangka memberikan kontribusi nyata terhadap masyarakat.

Karang Taruna merupakan salah satu tonggak wadah organisasi kepemudaan yang dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan sumber daya manusia yang ada di Provinsi Banten.(bono)

Continue Reading

Trending