Connect with us

Kuliner

Sate Manis Kaya Rempah Citarasa Kota Tangerang

Published

on

TANGERANG, MO – Berwisata ke Jembatan Berendeng tak lengkap rasanya tanpa kulineran. Pasar Jajan teras Cisadane tak jauh dari jembatan Berendeng terdapat kuliner khas yakni Sate Manis.

H. Yunus penjual sate manis Gerendeng mengatakan, sate yang dijajakan berbeda dengan sate kebanyakan. Bumbu yang digunakan merupakan resep warisan orang tua yang kaya akan rempah.

“Rasa manis yang terasa dari sate daging sapi ini berasal dari bumbu rempah yang direndam selama dua jam sebelum sate dibakar,” ujarnya.

Menurutnya, resep turun-temurun keluarga asli Gerendeng ini saat dibakar tidak menggunakan bumbu ataupun campuran lainnya. Dagingnya pun menggunakan daging sapi yang dipotong dadu berukuran besar.

“Dagingnya empuk dan manis berasal dari rempah,”ujarnya.

Seporsi sate berisikan lima tusuk disajikan bersama nasi atau ketan. Harganya pun cukup terjangkau, satu porsinya Rp. 25.000, kemudian nasi Rp. 5.000, ataupun ketan Rp. 2.500.

“Sate manis dinikmati sekaligus menikmati keindahan Sungai Cisadane dan jembatan Berendeng,” ujar dia.(bono)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kuliner

Cireng Moncrot, UKM Asal Karawaci Yang Rambah Jabotabek, Serang Dan Karawang

Published

on

TANGERANG, MO – Siapa yang tak kenal dengan cireng atau aci digoreng. Makanan merakyat ini disulap oleh pelaku UKM asal Karawaci, Didit Zaraffi, menjadi kuliner berkelas dengan berbagai varian rasa.

Didit, mengatakan, Cireng Moncrot berbeda dengan cireng pada umumnya. Dia membuat cireng dengan ragam isi mulai dari teriyaki, rendang, baso balado, sosis mayo pedas, tuna, keju susu, sapi lada hitam dan ayam asam manis.

“Cireng dibuat besar dengan sensasi moncrot keluar isinya ketika digigit,” ujar dia.

Hasil inovasinya itu disukai dan mendapat sambutan dari pecinta kuliner Tangerang. Cireng yang merupakan makanan lokal dan merakyat itu pun disukai banyak kalangan.

“Inovasi ini mengangkat makanan lokal cireng, dan Cireng Moncrot ini, khas Kota Tangerang,” kata dia.

Kini, usaha yang telah dirintis sejak Tahun 2015 ini, telah memiliki puluhan cabang dengan sistem franchise yang tersebar di Jabotabek, Serang hingga ke Karawang. Menurutnya, melalui franchise turut membantu pelaku usaha baru dalam memulai berusaha.

“Bagi yang mau bergabung, bisa datang di kantor Cireng Moncrot yang berada di Jalan Cempaka 1 Nomor 48 Kelurahan Nusa Jaya Kecamatan Karawaci,” ucapnya.(bono)

Continue Reading

Kuliner

Lapis Kota Tangerang Berbahan Singkong Laris

Published

on

TANGERANG, MO – UKM Kota Tangerang terus berinovasi menghadirkan produk unggulan dan istimewa. Seperti yang dilakukan oleh Anwar Hidayat, yang menciptakan Lapis Tangerang oleh-oleh khas berbahan dasar singkong.

Kue yang dibuat pelaku UKM asal Kecamatan Batu Ceper sejak Tahun 2014 ini, mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Apalagi sejak masuk sentra oleh-oleh Bandara Soekarno-Hatta, kue ini pun menjadi buah tangan para turis dan wisatawan.

“Waktu 2014 jualnya masih door to door, buka bazar di event dan tempat strategis karena banyak permintaan, sampai di 2016 masuk sentra oleh-oleh Bandara Soetta yang difasilitasi Pemkot,” ujar Anwar.

Lanjutnya, penjualan lapis Tangerang di Bandara pada kurun waktu 2016-2017, menjadi produk oleh-oleh nomor satu terlaris. Setiap harinya 100 box habis dibeli oleh penumpang pesawat.

“Sekarang lapis Tangerang tersedia di Bandara terminal 3, terminal 2, sentra oleh-oleh veteran, Gedung MUI dan rest area karang tengah, rata-rata sebulan memproduksi 1300 box,” ujarnya.

Dikatakannya, lapis Tangerang berbeda dengan kue sejenisnya sebab menggunakan bahan dasar tepung singkong. Selain enak, dengan rasa khas juga kaya akan manfaat untuk kesehatan.

“Dengan enam varian rasa, yakni talas, pandan, rainbow, green tea, tiramisu dan blueberry. Selain itu, juga ada brownies menjadi pilihan oleh-oleh khas Kota Tangerang,” ucapnya.(bono)

Continue Reading

Ekonomi

Hari Kopi Internasional, AP 2 Bagikan Kopi Nusantara

Published

on

Salah seorang WNA menjajal kopi Nusantara di Terminal 3, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (1/10/2018). Kopi itu dibagikan PT AP 2 kepada sejumlah pengguna jasa sebagai peringatan Hari Kopi Internasional.

TANGERANG, MO – Sejumlah pengunjung Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta mendapati hal tak biasa pada Senin (1/10/2018). Jejeran kopi Nusantara menyambut para pengunjung di lokasi tersebut. Momen spesial itu bertepatan dengan Hari Kopi Internasional.

PT Angkasa Pura II (Persero) melalui Kantor Cabang Utama Bandara Internasional Soekarno-Hatta membagikan kopi Nusantara berkualitas tinggi secara cuma-cuma.

Pengguna jasa dibagikan kopi secara gratis melalui beberapa mitra usaha  kopi yang terdapat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Adapun beberapa jenis kopi yang dibagikan oleh petugas Bandara Soekarno-Hatta yaitu Kopi Luwak, Kopi Toraja, Kopi Lanang, Kopi Kintamani, Kopi Aceh Gayo, Kopi Wamena, Kopi Flores Bajawa, dan Kopi Jawa.

Seluruh kopi nusantara yang sudah diseduh itu bisa didapatkan pengguna jasa dengan cuma-cuma.

Deputy Executive General Manager of Airport Service and Facility, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Eko Prihadi mengatakan, melalui Hari Kopi Internasional ini, Bandara Soekarno-Hatta yang selalu memberikan pelayanan prima itu,  ingin menyampaikan bahwa negara Indonesia merupakan negara yang kaya akan penghasil kopi keempat terbesar.

“Negara ini sangat-sangat besar penghasil kopinya. Bahkan kopi gayo  asal Aceh rasanya sudah dikenal diseluruh dunia,” ujarnya.

Selain yang diberikan oleh petugas customer service mobile, para pengguna jasa juga dapat mengambil sendiri kopi di boarding gate 9, Terminal 3.

“ni cara kami memperingati hari kopi. Semoga para pengguna jasa dapat menikmati kopi yang telah kami sediakan bekerja sama dengan para mitra usaha penyedia kopi,” tuturnya.

Sementara itu, Johana Herrera pengguna jasa asal Kolumbia saat ditemui mengatakan, dirinya sangat menyukai kopi asal Indonesia.

“Karena rasa dan aromanya yang begitu nikmat,” ujarnya seraya memuji pelayanan Bandara Soekarno-Hatta. (fi)

Continue Reading

Trending