Connect with us

Kota Tangerang

Sachrudin Ajak BWI Kelola Wakaf Bersama Baznas Kota Tangerang

Published

on

TANGERANG, MO – Badan Wakaf Indonesia (BWI) perwakilan kota Tangerang gelar Rapat Kerja
Daerah (Rakerda) dan Launching Wakaf Uang yang berlokasi di Hotel Istana Nelayan Jl. Gatot Subroto Kota Tangerang pada Selasa, (8/10).

Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Tangerang H. Sachrudin memberikan
sambutannya dan membuka kegiatan tersebut secara resmi.

“Saya harapkan, Rakerda ini menghasilkan program kerja yang rasional dan tidak terlalu muluk. Sehingga bisa terealisasi satu per satu,” ungkap Sachrudin.

Dalam Rakerda kali ini, BWI juga sosialisasikan  Undang-undang Wakaf No. 41 tahun 2004 dan Peraturan Pemerintah Nomor 25 tahun 2018 Tentang Wakaf.

“Pemahaman informasi perihal wakaf saya kira masih sangat minim, biasanya masyarakat awam hanya mengetahui bahwa wakaf hanya berupa tanah
untuk makam, atau sekolah. Untuk itu aturan ini harus terus digaungkan,” papar Wakil.

Dalam aturan tersebut diatas, wakaf sudah semakin luas pengertiannya,
diantaranya adalah wakaf bisa berupa dana untuk pendidikan, kesehatan, sosial dan untuk berdakwah, Sachrudin menjelaskan lebih rinci.

Sachrudin juga berharap agar BWI Kota Tangerang dapat bersinergi dengan Pemkot dan Baznas Kota Tangerang untuk bersama – sama mensosialisasikan
dan mengelola wakaf.

“Seperti BAZNAS yang sudah mengalami peningkatan jumlah zakat tiap tahunnya setelah masuk dalam aplikasi Tangerang LIVE melalui fitur ayo zakat dan pembuatan UPZ di masjid-masjid,” jelasnya.

“Saya berikan apresiasi pada BWI, bahwasannya pembayaran wakaf uang
sudah bisa dilakukan di beberapa bank yang telah bekerjasama. Seperti CIMB Niaga Syariah, BNI Syariah, Panin Dubai Syariah dan berbagai dompet digital lainnya. Semoga hal ini bisa lebih merangsang masyarakat untuk menyalurkan wakafnya,” sambung Sachrudin.

Pada kesempatan yang bersamaan, ketua BWI Provinai Banten B. Syafuri pun turut mengutarakan harapannya terkait pengelolaan wakaf yang segera akan
dijalankan.

“BWI juga menunjuk para nazhir profesional, lalu pengelolaan wakaf
digunakan untuk kemaslahatan umat. Kelak wakaf uang akan tetap utuh, nanti hanya hasil investasinya saja yang dibagikan,” pungkas Syafuri.(bono)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kota Tangerang

PMI Kecamatan Tangerang Sosialisasikan Undang-undang Kepalangmerahan

Published

on

TANGERANG, MO – Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Tangerang melakukan sosialisasi mengenai Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 /2018 tentang Kepalangmerahan, dan Bimtek Kepemimpinan dalam Berkomunikasi pada PMR Wira Se-Kecamatan Tangerang pada Sabtu, (19/10/2019).

“Kegiatan sosialisasi ini merupakan upaya PMI, khususnya Kecamatan Tangerang, untuk mengenalkan peraturan-peraturan tentang penggunaan lambang dan fungsi lambang kepada Organisasi PMR yang ada di Kota Tangerang kshusnya sekolah se-Kecamatan Tangerang agar memiliki pemahaman dan visi yang sama dalam menunjang eksistensi dalam tugas kemanusian,” sambut Wakil Ketua Bidang Organisasi PMI Kota Tangerang, Ibrohim, S.Sos.

Menurutnya, adanya UU Kepalangmerahan yang dikuatkan dengan PP bertujuan untuk menguatkan secara teknis kelembagaan PMI dalam memberikan pelayanan ke masyarakat. Selain itu, UU juga memaksimalkan sinergitas dengan berbagai kemitraan, khususnya dengan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.

Di tempat yang sama, H. Ahmad Budi Wahyudi. AP, M.Si selaku Camat Tangerang yang di dampingi oleh ketua PMI Kecamatan Tangerang H. Rosyadi menambahkan UU dan PP sangat diperlukan secara kelembagaan. PP merupakan aturan pelaksanaan UU yang salah satu isinya yaitu penyelenggaraan kepalangmerahan dan penggunaan tanda pengenal saat terjadi kerusuhan atau gangguan keamanan dan bencana.

Tugas dari personel atau relawan kepalangmerahan meliputi penanggulangan bencana yaitu sebelum (pra), saat dan sesudah (pasca). Selain itu, memberikan pelayanan kesehatan dasar, penyediaan air bersih, dapur umum, pemulihan hubungan keluarga, dan pelayanan donor darah serta kegiatan kemanusiaan lainnya. “Itu semua telah dilakukan PMI selama ini seperti bersinergi dengan pemerintah dalam penanggulangan bencana hingga pelayanan pasca-tanggap darurat bencana ,” ujarnya.

Keberadaan lembaga kemanusiaan yang didirikan Henry Dunant tersebut juga untuk mencegah dan meringankan penderitaan serta melindungi korban tawanan perang dan bencana. Dalam memberikan pelayanan itu, PMI tidak membedakan agama, bangsa, suku bangsa, warna kulit, jenis kelamin, golongan dan pandangan politik. “Dalam melaksanakan tugas kemanusiaan kami tidak pandang bulu siapapun kami bantu dan layani yang tentunya bersinergis dengan pemerintah,” katanya

Pada acara tersebut juga dihadiri oleh Ade Kurniawan dari Kabiro Humas PMI Kota Tangerang selaku narasumber tentang Undang-undang No.1 Tahun 2018 dan Moh Mirza Relawan PMI selaku narasumber tentang kepemimpinan dalam berkomunikasi.(bono)

Continue Reading

Kota Tangerang

Melakoni Hobi yang Dibayar

Published

on

TANGERANG, MO – Hobiku adalah kesenanganku. Kalimat itulah yang tepat menggambarkan Komunitas Freedom Squad Tangerang. Sebuah Komunitas menari dan dance, yang banyak diminati para remaja di Indonesia. Berdiri pertama di Jayapura 1999, kini merambah di Kota Tangerang sejak 2012.

Ketua Freedom Squad Tangerang, Steivlon Altupeirissa, menuturkan, Freedom Squad Kota Tangerang saat ini tengah eksis disejumlah event besar. Pernah unjuk gigi disejumlah iklan, sinetron bahkan layar lebar. Sejumlah show antar kota pun rutin diikuti Freedom Squad yang kini memiliki 25 anggota aktif.

“Event-event itulah yang menghantarkan rejeki melalui hobi kami ini. Kami mengajak anak remaja untuk tidak menyia-nyiakan masa mudanya begitu saja. Bersama-sama meraih mimpi, mulai dari perlombaan kecil hingga besar yang penting menghasilkan pengalaman dan sedikit pundi-pundi,” ungkapnya, Jumat (18/10/19).

Ia menuturkan, beberapa juara tingkat Internasional pun pernah diraih Freedom Squad Kota Tangerang. Seperti, juara tiga Kompetisi Gatbsy Style Dance 2009, di Jepang. Meraih top lima ajang Hip Hop Internasional 2019 di senayan dengan 75 tim dance yang bersaing.

Freedom Squad berkomitmen melalui hobi menari atau dance akan menguntungkan. Bisa mendapatkan uang, pengalaman dan pelajaran kehidupan yang bermanfaat.

Punya bakat dibidang menari atau dance, Freedom Squad Kota Tangerang, membuka pintu bagi remaja yang ingin belajar. Latihan setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu di Tangcity Mall, mulai dasar hingga mahir semua belajar bersama. Bisa juga mengunjungi Instagramnya di @Freedomsquad_tng atau nomer 0811-8782-309.(bono)

Continue Reading

Kota Tangerang

Cegah Peredaran Narkoba di Sekolah

Published

on

TANGERANG, MO – Sebanyak 202 siswa SMA 109 Karawaci melaksanakan tes urine penyalahgunaan narkoba. Siswa kelas 12 ini, selain menjalani pemeriksaan juga diberikan sosialisasi bahaya penggunaan narkoba, Kamis (17/10).

Kepala Seksi Ketahanan Bangsa dan Masyarakat Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang, Agung Pujarama mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin Kesbangpol mulai dari satu sekolah ke sekolah lainnya.

Untuk di SMA 109, marupakan kegiatan ke sembilan yang dilaksanakan Kesbangpol. Setahun, dilakukan 12 kali. Selain sekolah, kegiatan tersebut juga menyasar aparatur sipil negara dan pegawai Badan Usaha Milik Daerah.

Untuk penentuan sekolah yang akan dilakukan tes urine, Kesbangpol akan berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional dan pihak kepolisian. Ada beberapa variabel yang menjadi pertimbangan sehingga sekolah tersebut dilakukan tes urine secara rutin.

“Alhamdulillah sejauh ini belum ada yang positif. Jika nantinya ada positif kami akan menyerahkan ke BNN untuk direhabilitasi. Tuhas kami hanya sampai disitu,” katanya.(bono)

Continue Reading

Trending