Rumah Gubernur Banten Jadi Posko Korban Banjir

0
112

TANGERANG, MO _ Banjir yang melanda Banten, khususnya di wilayah Kab Lebak, dan Kota Tangerang sangat mendapatkan perhatian khusus dari Gubernur Banten Wahidin Halim pasalnya banjir di awal tahun 2020 ini menurut Wahidin Halim, adalah banjir yang mengalami banjir parah baik di kab Lebak yang diterjang banjir bandang juga beberapa titik wilayah di Kota Tangerang yang mengalami banjir akibat meluapnya beberapa sungai yang melintasi kota Tangerang, bahkan dirinya menggambarkan jika kali ini cukup parah dari tahun sebelumnya.

Di kota Tangerang, selain kawasan Perumahan Ciledug Indah 1 dan Ciledug Indah 2, banjir juga merendam perumahan Pinang Griya, Tangerang yang lokasinya berdekatan dengan tempat kediaman Gubernur Banten di kampung Pinang.

Beberapa perumahan yang terendam tersebut menjadikan rumahnya dijadikan tempat parkir kendaraan warga perumahan Pinang Griya. Selain itu ia buatkan Dapur Umum untuk makan warga dan para sukarelawan, selain itu Gubernur juga membuka posko kesehatan untuk korban banjir yang ada di Kota Tangerang. Posko kesehatan tersebut didirikan di rumah pribadinya di Jalan Djiran, Pinang, Kota Tangerang.

“Kalau mau pada makan silahkan, saya siapkan,” ujar Gubernur. Bahkan dirinyapun menyediakan Posko Kesehatan 24 Jam dari tenaga medis dan obat2an dari Provinsi Banten.  “Kita antisipasi untuk masyarakat yang belum terlayani dari kesehatan, saat banjir maupun pasca banjir itu rentan dengan penyakit” kata Gubernur di rumahnya.

Gubernur juga menambahkan jika Dapur Umum, perbekalan kebutuhan maupun Posko Kesehatan yang ada di rumahnya ini untuk para korban banjir yang ada di Kota Tangerang. Selain bisa langsung berobat disini juga kita mendukung untuk kebutuhan Kota/Kab yang membutuhkannya. Karena dirinya telah menempatkan berbagai posko-posko layanan kesehatan maupun dapur umum di tempat-tempat yang dekat dengan pengungsi maupun titik lokasi wilayah yang terkena banjir.

“Tahun lebih berkaitan dengan fenomena alam. Hujannya tambah deras, tambah lebat dan intensitasnya tinggi,” pungkas Gubernur.

Rumah tinggal Gubernur dijadikan posko banjir, bukan hanya ia lakukan tahun ini, tahun 2006 saat jabodetabek terkena banjir yang cukup parah saat itu, tempat tinggalnya dijadikan posko bantuan dan posko kesehatan.(BS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here