Connect with us

Kota Tangerang

Revitalisasi SDN Tangerang 15 Tunggu Anggaran Perubahan

Published

on

TANGERANG, MO – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berencana akan merevitalisasi bangunan gedung SDN Tangerang 15 yang kini dalam kondisi yang kurang layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Masyati yang ditemui di ruang kerjanya di kantor Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu, 7 Agustus 2019.

Masyati mengungkapkan, Pemkot Tangerang bukan tidak mau untuk merenovasi bangunan yang hingga kini masih digunakan untuk kegiatan belajar mengajar bagi siswa sekolah dasar.

“Pemkot Tangerang telah berusaha mencari lahan untuk bisa merelokasi bangunan SDN Tangerang 15,” terangnya.

Kadisdik mengungkapkan, pada awalnya Pemkot Tangerang berencana akan merelokasi bangunan SDN Tangerang 15 ke beberapa pilihan lokasi yang dinilai lebih aman bagi siswa.

“Awalnya mau di dekat SMK 2, status lahan awalnya milik kita, tapi diminta kembali oleh provinsi jadi memang proses yang sudah kita tempuh tidak mudah,”

“Kemudian rencana ke dekat lokasi SD Sukasari 4 dan 5 yang statusnya milik Kemenkumham,” ujar Masyati.

“Sudah ada surat pinjam pakainya, tapi ketika mau di bangun tahun 2018 distop oleh Kemenkumham, tidak jadi lagi untuk dibangun di lokasi itu,” sambungnya.

Untuk itu, lanjut Masyati, Pemkot Tangerang akan melakukan proses revitalisasi bangunan gedung SDN Tangerang 15 dengan menggunakan anggaran belanja perubahan tahun 2019.

“Sudah siap, tinggal dilaksanakan saja nanti di akhir tahun,” tukas wanita yang pernah menjabat sebagai Kadinsos Kota Tangerang.

Sementara itu, Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah menerangkan, jika pihaknya akan terus memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Kota Tangerang, khususnya untuk melakukan rehab SDN Tangerang 15.

“Kita butuh waktu untuk menyelesaikannya. Dan, berikan kami dukungan untuk membangun Kota Tangerang,” jelas Arief. (bono)

Kota Tangerang

Tes CPNS Kota Tangerang Dimulai

Published

on

TANGERANG, MO – Pelaksaanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Tangerang digelar mulai hari ini, Kamis, 20 Februari 2020 di Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang. Para peserta berdatangan sejak pagi hari. Berbagai persiapan pun telah Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang lakukan demi kelancaran proses Computer Assisted Test (ACT).

Berdasarkan data hasil lulus tahap administrasi, jumlah peserta yang berhak mengikuti tes CAT di Kota Tangerang sebanyak 10.716. Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman, yang juga menjamin keamanan serta kesiapan perangkat pendukung.

“Kami sudah mempersiapkan segala fasilitas maupun kepanitiaan yang diperlukan untuk membantu kelancaran proses pelaksanaan seleksi CPNS di Kota Tangerang. Penjagaan terhadap adanya joki pun akan kami pastikan tidak ada,” ujar Herman Suwarman, seusai menghadiri pembukaan segel server yang akan digunakan untuk tes CPNS di Kota Tangerang.

Berbagai OPD terkait, lanjut Sekda, kami libatkan untuk menyukseskan penyelenggaraan seleksi CPNS ini.

“Satpol PP selain menjaga keamanan lokasi penyelenggaraan, juga membantu mengantarkan peserta ke lokasi registrasi hingga ke pelaksanaan tes,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tangerang, Akhmad Lutfi, mengatakan, persiapan pelaksanaan seleksi CPNS di Kota Tangerang yang akan berlangsung selama lima hari terhitung sejak 20-24 Februari 2020 membutuhkan sinergitas, baik dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) maupun pemerintah daerah setempat.

“Selama lima hari ke depan, selain didukung oleh personil dari BKN, tim pelaksana CPNS Kota Tangerang juga mendapatkan bantuan dari berbagai instansi Pemkot. Seperti Satpol PP dan Dishub dari segi keamanan dan Dinas Kominfo dari segi jaringan,” ujar Akhmad Lutfi saat ditemui di Puspem, (20/02).

Seperti yang disampaikan juga oleh Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Kota Tangerang, Agapito De Arujo. Dirinya bersama tim telah menyiapkan personil untuk menjaga seluruh titik di lokasi pelaksanaan seleksi CPNS Kota Tangerang. Setiap harinya terbagi menjadi dua sesi, dengan jumlah 25 orang per sesinya.

Para peserta juga terlihat sudah siap mengikuti tes seleksi, dengan membawa kartu ujian dan kartu identitas peserta berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Seperti yang disampaikan oleh Syfa Ulhannah, Warga Ciputat, yang turut mengikuti tes seleksi CPNS di Kota Tangerang membagikan perasaannya. “Cukup deg-degan ya, dan ini pertama kalinya aku ikut tes CPNS,” ujarnya.(BS)

Continue Reading

Kota Tangerang

Walikota Ajak OPD Lakukan Inovasi Dalam Pendataan

Published

on

TANGERANG, MO Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah membuka kegiatan Rapat Pembahasan LKPJ Wali Kota Tangerang Tahun 2019 yang digelar di Hotel Aryaduta, Lippo Village, Kabupaten Tangerang, Rabu (19/02).

Dalam arahannya pada kesempatan tersebut, Wali Kota meminta agar data-data yang disajikan didalam LKPJ merupakan data yang lengkap dan valid sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Jangan sampai data informasi yang diberikan tidak sesuai, saya harap agar ini menjadi perhatian bagi semua OPD,” ujar Wali Kota di acara yang juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah H. Herman Suwarman.

Maka dari itu, Arief mengharapkan kepada seluruh OPD yang hadir agar dapat melakukan inovasi bagaimana mengumpulkan laporan kegiatan tidak menunggu hingga akhir tahun.

“Karena setiap tahun pendataan kita menumpuk, maka coba lakukan pengumpulan data secara digitalisasi,” paparnya.

Untuk itu, Walikota mendorong seluruh OPD agar dapat menggunakan dan membuat data secara online untuk mempermudah proses laporan dengan baik, akuntabel dan valid

“Sehingga kita dapat memberikan pelayanan yang baik dan berdampak bagi kemajuan untuk kesejahteraan masyarakat,”pungkasnya.(BS)

Continue Reading

Kota Tangerang

Mangkir Buat IPAL, Pengusaha Hewan di Stop LH Buang Kotoran ke TPA

Published

on

TANGERANG, MO – Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang melakukan penyetopan terhadap pengusaha hewan yang membuang kotorannya di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

Sebelumnya, para pengusaha tersebut melakukan pembuangan kotoran (babi) di Sungai Cisadane yang mengakibatkan warga sekitar bantaran Sungai Cisadane resah.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Dedi Suhada, Rabu, 19 Februari 2020.

Menurut Dedi Suhada, jika pihaknya melakukan penyetopan pembuangan limbah (kotoran) ke TPA Rawa Kucing karena para pengusaha tersebut tidak mempunyai itikad baik untuk membuat Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). “Awalnya limbah kotoran itu dibuang di Sungai Cisadane, karena ada protes dari warga sekitar akhirnya disepakati limbah dibuang ke TPA selama proses pembuatan IPAL,” kata Dedi Suhada.

Namun, kata Dedi, hingga saat ini para pengusaha tersebut tidak membuat IPAL, dan Dinas Lingkungan Hidup membuat keputusan agar limbah kotoran tersebut tidak lagi dibuang di TPA. “Sudah kami stop hari ini, dan silahkan para pengusaha tersebut melakukan pemotongan hewan di RPH yang legal,” tegasnya.

Diketahui, sekitar 10 bulan yang lalu warga sekitar bantaran kali yang menjadi lokasi pembuangan melakukan penyetopan. Dan, para pelaku usaha membuang kotoran ke TPA Rawa Kucing mencapai 2 hingga 3 meter kubik.(*/BS)

Continue Reading

Trending