Connect with us

Banten Raya

Razia gabungan, Petugas Jaring 82 Kendaraan Nunggak Pajak

Published

on

TANGERANG, – Petugas gabungan dari Samsat, Dispenda dan Polres Metro Tangerang Kota menggelar Razia Kendaraan yang nunggak pajak, Jum’at (11/08/2017).

Terlihat dari pantauan dilapangan yang terjaring razia sebanyak 82 kendaraan mencakup kendaraan roda 2 dan roda 4.

Anggota yang dikerahkan sebanyak 12 petugas lantas polres, 12 Samsat dan petugas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) berjumlah 30 orang.

Indra G Gumelar selaku Kepala UPT Samsat Cikokol mengatakan, pelanggaran sendiri bervariasi, seperti tidak memiliki SIM, Pajak STNK mati.

“Razia pajak kendaraan ini diterjunkan personil gabungan, sehingga yang melanggar konsekuensinya kita lakukan penilangan, dan saya himbau untuk segera membayar pajak guna kenyamanan dalam berkendara,” ujar Indra.

Terlihat beberapa pengendara kaget ketika melihat polisi yang memberhentikan kendaraan lain, bahkan beberapa kendaraan memaksakan untuk memutar balik.

Sementara itu, Sulaiman Kepala Perwakilan Jasa Raharja Tangerang menuturkan, yang tadinya santunan sebesar 25 juta menjadi 50 juta seperti itu dan yang paling penting kenaikan santunan itu naik 100 persen sementara biaya preminya tetap.

“Mulai 1 juni korban kecelakaan mendapatkan besaran kenaikan santunan kecelakaan,” ucapnya Sulaiman.

Sahrul selaku pengendara mengatakan, dirinya sadar akan kesalahanannya yakni tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Saya belum memiliki SIM, karena faktor kerjaan yang sibuk jadi saya tidak sempat untuk membuat SIM, itu saya akui kesalahan saya, mungkin besok saya akan segera membuat SIM supaya tidak ditilang lagi,” ujarnya.

Kegiatan razia ini dilakukan atas dasar menertibkan kedaraan bermotor roda dua maupun roda empat yang menunggak pajak kendaraan, sekaligus menertibkan pengendara motor yang tidak membawa surat-surat kelengkapan dalam berkendara.

Di tempat razia sudah disiapkan beberapa fasilitas seperti mobil SIM keliling bagi pengendara yang belum memiliki SIM, dan bagi pengendara yang belum membayar pajak bisa membayar ditempat.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Serang

Wagub Targetkan Gedung Lifeskill untuk Pemuda Tahun 2020

Published

on

SERANG, MO – Wakil Gubernur Banten, H. Andika Hazrumy mentargetkan pembangunan Gedung Lifeskill untuk pemuda di Provinsi Banten pada tahun 2020 mendatang. Menurut Wagub, Gedung Lifeskill tersebut dibutuhkan dalam rangka peningkatan kompetensi dan pembinaan pemuda di Provinsi Banten.

“Selain untuk pelatihan, gedung tersebut bermanfaat untuk pembinaan pemuda,” katanya pada Sambutan Pembukaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dan Bulan Bakti Karang Taruna ke-59 di Pondok Pesantrean Nurul Huda Kec. Baros, Kab. Serang, Rabu, 30 Oktober 2019.

Wagub menyatakan, pada tahun 2020, Provinsi Banten memiliki bonus demografi yang sangat besar. Hal tersebut bermanfaat untuk kemajuan pemuda.

“Ini harus bermanfaat untuk kemajuan kepemudaan,” ujarnya.

Menurut Wagub, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten harus bisa
menangkap peluang tersebut. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membangun pusat-pusat pelatihan bagi pemuda.

“Lifeskill sangat penting bagi kehidupan pemuda,” kata Wagub.

Lifeskill adalah keterampilan hidup. Menurut definisi World Health Organization (WHO), life skills atau ketrampilan hidup adalah kemampuan untuk berperilaku yang adaptif dan positif yang membuat seseorang dapat menyelesaikan kebutuhan dan tantangan sehari-hari dengan efektif.

Kegiatan Bulan Bakti Karang Taruna ke-59 tahun 2019 dipusatkan di halaman Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda Kampung Sawah Kecamatan Baros Kabupaten Serang. Kegiatan bertujuan bertujuan menstimulasi pengurus karang taruna desa yang ada di Provinsi Banten guna menumbuhkan kreatifitas dan kemampuan pribadinya. Kemampuan tersebut menjadi salah satu tonggak tolak ukur bahwa karang taruna adalah wadah organisasi kepemudaan yang dapat memberikan dampak yang baik bagi peningkatan sumberdaya yang ada di Provinsi Banten. Kegiatan Rakorda dan Bulan Bakti Karang Taruna 2019 dibuka wagub ditandai pemukulan gong.

Dalam kesempatan tersebu, Wagub memberikan penghargaan kepada 12 perwakilan karang taruna percontohan dari masing-masing desa yang ada di kabupaten dan kota se-Provinsi Banten. Selain itu, diberikan penghargaan kepada mitra kerja karang taruna Provinsi Banten. Kegiatan tersebut, dimeriahkan juga dengan rangkaian kegiatan lainnya seperti cek darah,USG, pemberian makanan bergizi, pengecatan pagar masjid dan gotong royong di Desa Baros, Kecamatan Baros Kabupaten Serang.(rils)

Continue Reading

Serang

Wagub Buka Bulan Bhakti Karang Taruna Banten 2019

Published

on

SERANG, MO – Karang Taruna Provinsi Banten dalam rangka memberikan kontribusi nyata terhadap masyarakat mengadakan Bulan Bhakti Karang Taruna Tahun 2019 di Pondok Pesantren Nurul Huda, Sukamanah, Baros, Kab Serang, Rabu (30/10/19).

Wakil Gubernur (Wagub) Banten Andika Hazrumy yang juga Ketua Karang Taruna Provinsi Banten membuka secara langsung acara ini dengan ditandai pemukulan gong.

Dalam Bulan Bhakti kali ini Karang Taruna Provinsi Banten memberikan cek kesehatan gratis kepada masyarakat sekitar dan membagikan makanan sehat yang padat gizi untuk anak-anak.

“Program ini memang sudah rutin dilaksanakan diantaranya dengan membagikan makanan sehat, pengecekan USG bagi ibu-ibu hamil, pengecatan masjid juga kegiatan sosial lainnya yang langsung menyentuh masyarakat”, jelas wagub.

Selain itu wagub juga memberikan stimulan berupa penghargaan kepada dua belas karang taruna percontohan se-Provinsi Banten.

Wagub menambahkan dalam rangka memberikan stimulan kepada karang taruna yang berprestasi juga diberikan alat cuci motor agar digunakan sebagai wadah usaha untuk karang taruna itu sendiri.

Dalam akhir sambutannya wagub mengharapkan bahwa komunikasi antar karang taruna di daerah dan tiap tingkatan di Provinsi Banten dapat dilakukan secara aktif dalam rangka memberikan kontribusi nyata terhadap masyarakat.

Karang Taruna merupakan salah satu tonggak wadah organisasi kepemudaan yang dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan sumber daya manusia yang ada di Provinsi Banten.(bono)

Continue Reading

Banten Raya

Pospeda VI Banten Resmi Dibuka

Published

on

SERANG, MO – Gubernur Banten H. Wahidin Halim membuka Pekan Olahraga Pesantren Daerah (Pospeda) VI Tingkat Provinsi Banten di Halaman Masjid Raya Al-Bantani, Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Jalan Syech Nawawi Albantani, Curug , Kota Serang, Senin (14/10/2019).

Turut hadir Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Banten A Bazzari Syam, tokoh masyarakat dan para tamu undangan.

“Provinsi Banten memiliki potensi besar dalam membangun pondok pesantren. Pada 2016, Provinsi Banten juara umum Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren tingkat Nasional (Pospenas) VII dengan perolehan medali 19 emas dan 9 perak.”

“Pembinaan menggali potensi para santri di berbagai bidang, antara lain bidang seni dan olahraga. Sekaligus sebagai wahana silaturahim dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan serta cinta tanah air, yang menguatkan daya saing dan identitas,” ujar Gubernur Wahidin Halim (WH).

Semoga kegiatan tersebut, kata WH, menjadi silaturahmi dan bagaimana pun Banten menjadi ujung tombak penegakan agama agar dapat dicontoh oleh daera lain.

“Pesantren sudah jadi tanggungjawab pemerintah untuk membiayai. Tahun depan lebih baik, sebagai bentuk perhatian dan kontribusi pemerintah,” pungkas Gubernur.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, kata Gubernur, telah menyantuni dengan dana hibah kepada 1.332 pondok pesantren dan guru ngaji.

Sementara itu, Ketua Panitia Tetap Kerja Daerah Provinsi Banten Irvan Santoso melaporkan ada 18 medali emas yang diperebutkan dalam ajang ini.

Sedangkan Ketua Presidium Provinsi Banten Ikhwan Hadiyin menyebutkan pada 2002 pondok pesantren di Banten berjumlahnya 3.200. Pada 2019 pondok pesantren meningkat menjadi  4.140.

“Berarti kurang lebih sekitar sembilan atau tujuh tahun, pondok pesantren yang berkembang sebanyak 950,” ungkap Ikhwan.

Sebagai informasi, Pospeda VI Tingkat Provinsi Banten 2019 diselenggarakan mulai tanggal 14 – 16 Oktober 2019 mendatang. Diikuti oleh 1.101 peserta dari 8 kabupaten dan kota di Provinsi Banten. Yakni: Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Tangerang, Kota Cilegon, Kota Serang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.

Ada 12 cabang olahraga yang dikompetisikan dalam Pospeda VI Tingkat Provinsi Banten 2019. Lima  cabang olahraga di antaranya atletik dan pancak silat. Tujuh cabang perlombaan di bidang seni, di antaranya kaligrafi Islami dan pidato bahasa Arab.(bono)

Continue Reading

Trending