Connect with us

Kota Tangerang

Ratusan Warga Tangerang Rela Antri 100 Meter

Published

on

Ratusan warga dan kendaraan rela mengantri Kebab Ali Baba di Karawaci, Kota Tangerang. (candra)

TANGERANG, MO – Sebanyak 1001 kebab dari sebuah rumah makan Ali Baba di Jalan Harapan Kita, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang akan dibagikan kepada ribuan pengguna jalan dan warga sekitar.

Di lokasi, antrian sudah dimulai sejak pukul 15.00 WIB. Padahal panitia baru memulai pembagian kebab tersebut pukul 16.00 WIB, akibatnya antrian panjangpun tak bisa dihindarkan, antrian yang mengular itu juga membuat kemacetan disekitar Jalan.

Menurut Kepala Bidang Marketing Communication Ibrahim Malik, pembagian 1001 kebab itu merupakan promo pihak Ali Baba sebagai franchisor dari kebab Ali Baba yang sampai saat ini sudah dapat ditemui di seluruh wilayah Kota Tangerang. Dalam pembagian kebab gratis ini pihaknya memberikan dua kebab untuk satu orang.

“Ini baru pertama kali diadakan, namun antusias masyarakat sangat banyak. Kenapa diadakan disini, karena ini merupakan outlet pertama kami dari tahun 2005,” kata Malik, Selasa (29/5).

Tujuan dari pembagian 1001 kebab ini, lanjut ia untuk berbagi kepada masyarakat luas. Terlebih spirit bulan puasa yang dirasakan pihak sangat terasa untuk menyisihkan rezeki mereka.

“Kita ingin menimbulkan keberkahan, kita ingin berbagi. Spirit yang kita perjuangkan itu yang insya Allah kita berencana tahun depan mengulangi kegiatan ini, mungkin tahun depan lebih banyak lagi,” ungkapnya.

Di lokasi, Arief (36) salah satu warga Karawaci mengaku bahwa dirinya telah menunggu sejak pukul 14.00 WIB. Ia ingin memanfaatkan kebab gratis ini sebagai tambahan menu berbuka puasa.

“Ya tadi dapet ini tempat kebab itu ya. Kebetulan anak suka sama kebab ini,” pungkasnya.

Hanya dalam waktu 30 menit ribuan kebab tersebut habis, dan beberapa pengunjung yang sudah mendapatkannya tampak senang. (candra)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kota Tangerang

Diduga Konsumsi Tembakau Gorila, Dua Pelajar Digiring Satpol PP

Published

on

Kasatpol PP Kota Tangerang, Mumung Nurwana mengamankan dua pelajar SMK di GOR Dimyati, Kota Tangerang, Senin (22/10/2018).

TANGERANG, MO – Satpol PP Kota Tangerang menggelandang dua orang pelajar digelandang ke kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) setempat, Senin (22/10/2018).

Dua pelajar berinisial D dan R dibawa setelah ditemukan dalam kondisi tubuh yang lemas tak berdaya di Gedung Olahraga (GOR) Dimyati, Kota Tangerang.

Keduanya diduga mengkonsumsi tembakau sintetis atau biasa disebut tembakau gorila.

“Jadi tadi itu ada informasi di GOR ada anak sekolah empat orang lagi teler di belakang gedung,” ujar Mumung Nurwana, Kepala Satpol PP Kota Tangerang.

Lebih lanjut Mumung mengatakan, ia dan jajarannya langsung mendatangi GOR Tangerang setelah mendapat informasi tersebut. Ia mengatakan, dua dari empat pelajar melarikan diri dari kejaran petugas.

“Saya langsung bergerak, ternyata yang dua kabur, tinggal dua pelajar sekarang dibawa ke BNN untuk di tes urine,” ucapnya.

Dua orang pelajar yang digelandang ke kantor BNN Kota Tangerang diduga mengkonsumsi tembakau gorila yang merupakan narkoba golongan 1.

Sementara Kepala BNN Kota Tangerang, AKBP Akhmad F. Hidayanto mengatakan kedua pelajar tersebut positif mengkonsumsi zat terlarang.

“Positif Benzo, mereka mengaku menggunakan sejenis tembakau gorilla.Yang jelas kalau memang sudah masuk kategori G dan masuk narkoba jenis baru, kita ambil langkah tegas,” tuturnya.

Kendati demikian, menurut Akmad, para pelajar ini merupakan orang sakit dan perlu diobati.

“Mereka ini masih pelajar, mereka orang sakit dan perlu diobati. Kita akan panggil sekolah dan orangtua mereka. Untuk kewenangan sanksinya ada pada sekolah,” imbuhnya.

Maka dari itu, lanjut Akhmad, BNN tetap akan memberikan kesempatan kedua bagi para pelajar ini.

“Tetap kita harus memberikan kesempatan kepada mereka dari hasil assessment nanti. Kalau dari kami akan arahkan ke rehabilitasi,” tukasnya. (agr)

Continue Reading

Kota Tangerang

Peringatan Hari Santri, Pemkot Gelar Apel dan Pemutaran Film

Published

on

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah menghadiahi seorang santri sepeda saat peringatan Hari Santri Nasional, Senin (22/10/2018).

TANGERANG, MO – Ribuan masyarakat mengikuti Apel Bersama Peringatan Hari Santri di Lapangan Ahmad Yani, Tangerang, Senin (22/10/2018).

Apel tersebut juga diikuti pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang serta aparat Kepolisian, TNI serta santri berbagai pondok pesantren dari dalam dan luar Kota Tangerang.

Ada hal yang tidak biasa dari Apel Peringatan Hari Santri 2018 ini, lantaran seluruh petugas dan juga peserta apel mengenakan pakaian muslim layaknya seorang santri tak terkecuali Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah beserta para jajarannya.

Arief selaku pembina pada apel tersebut mengajak seluruh peserta apel untuk menghormati dan menghargai perjuangan para santri yang telah membantu kemerdekaan bangsa Indonesia.

“Untuk itu semua mari kita sejenak mengheningkan cipta sebagai bentuk penghargaan bagi santri yang telah berjuang,” ajak Arief.

Selain menggelar apel, pada peringatan Hari Santri 2018 yang mengusung tema Bersama Santri Damailah Negeri ini Pemkot juga menggelar sejumlah lomba yang diikuti oleh santri dari berbagai madrasah mulai dari pembacaan Al Qur’an hingga lomba makan kerupuk bersama dengan Wali Kota.

“Ayo santri pada ikutan, saya juga ikutan nanti yang menang dapet hadiah,” seru Arief kepada santri yang memadati halaman Masjid Raya Al Azhom.

Selain lomba, kegiatan yang menarik perhatian dan minat dari para santri adalah pemutaran film Sang Kyai yang menceritakan tentang perjuangan para ulama dan juga santri dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia.

Tampak ratusan santri putra dan putri serius dan terbawa alur cerita yang disajikan bahkan tak jarang mereka bersorak dan menahan air mata ketika menyaksikan film yang mengangkat kisah ulama besar, pahlawan nasional serta pendiri Nahdlatul Ulama, Hasyim Asyari. (fi)

Continue Reading

Kota Tangerang

Ditutup, Harkopnas Catatkan Rp 1,7 Miliar Transaksi

Published

on

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Dadi Budaeri menutup acara Pameran Harkopnas Kota Tangerang, Minggu (21/10/2018).

TANGERANG, MO – Pameran Koperasi dan UMKM yang dilaksanakan dalam rangka Memperingati Hari Ulang Tahun Koperasi ke 71 tingkat Kota Tangerang resmi ditutup. Selama 4 (empat) hari pelaksanaan pameran dari tanggal 18-21 Oktober 2018 telah berhasil mencatatkan transaksi sebesar Rp 1,7 Miliar dengan jumlah pengunjung mencapai 17 ribu orang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Dadi Budaeri yang hadir dan menutup acara Pameran berharap kedepan ada peningkatan kualitas penyelenggaraan, terutama bagaimana bisa memaksimalkan Kegiatan Pameran untuk pengembangan UMKM di Kota Tangerang.

“Pada saat seperti ini undang para buyer potensial sehingga ada kontrak jangka panjang yang berhasil,” ujarnya, Minggu (21/10/2018) malam.

“Harus ada kerjasama antara Dinas Koperasi dan UMKM dengan Dinas Industri dan Perdagangan untuk menghubungkan kebutuhan industri dengan ketersediaan potensi yang ada di Koperasi dan UMKM,” jelasnya.

Dadi juga berharap dalam kegiatan pameran tersebut ada kompetisi diantara para pelaku UMKM dan Koperasi yang bisa memotivasi mereka untuk meningkatkan daya saing.

“Dalam rangka meningkatkan kinerja meningkatkan omzet UMKM dan Koperasi. Namun hasil lomba yang tadi diumumkan belum mencerminkan itu,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut juga diumumkan pemenang lomba stand antar peserta pameran hadir sebagai pemenang antara lain Stand Terfavorit 1. Disdukcapil, 2. Ikan Cupang, dan 3. Kadin PB. Untuk kategori Stand Terinovatif juara pertama Disbudpar, disusul stand Serpong Utara (Sahabat UMKM Serut) dan juara ketiga Dinkop Banten. Kemudian untuk stand terbaik diraih oleh Baznas Kota Tangerang, juara dua Komunitas Kreatif Banten, disusul kemudian Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang.

Pelaksanaan Pameran Harkopnas ke 71 juga dimeriahkan dengan penampilan stand up comedy, live musik dan mendongeng yang dilakukan oleh para seniman Kota Tangerang.

“Di pameran juga dilaksanakan Pelayanan Publik antara lain Perekaman KTP Elektronik, KK dan Akta Gratis,” terang Kabid Koperasi Syarifudin mewakili Dinas UKM dan Koperasi Kota Tangerang.

“Akta kelahiran 300 akta, KTP ada 113, dan KK 405 lembar yang dicetak,” sambungnya. (fi)

Continue Reading

Trending