Connect with us

Kota Tangerang

Rapat Evaluasi, Sekda Singgung Rencana Penataan PKL

Published

on

Sekda Kota Tangerang, Dadi Budaeri menyinggung zonasi PKL saat rapat evaluasi kewilayahan di Ruang Akhlakul Karimah, Puspemkot Tangerang, Selasa (4/12/2018).

TANGERANG, MO –  Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Dadi Budaeri membuka Rapat Evaluasi Kewilayahan di Ruang Akhlakul Kharimah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang,  Selasa (4/12/18).

Dalam rapat tersebut, Sekda mengulas persoalan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di wilayah Kota Tangerang.

Dikatakan Sekda, tahap pertama dari Kecamatan dan Kelurahan agar melakukan inventarisasi jumlah PKL yang akan dipindahkan. Data inventarisasi itu, sambungnya, disampaikan ke bagian pemerintahan.

“Nanti setelah disampaikan ke bagian pemerintahan, Kecamatan dan Kelurahan juga mendata kira-kira slotnya akan diplot ke wilayah mana,” ujar Sekda.

“Seperti contoh Kecamatan Tangerang sudah dijabarkan datanya di tiap-tiap Koperasi kan ada termasuk daya tampung juga,” sambungnya.

Sekda juga meminta Bagian Pemerintahan memeriksa ketersediaan zona wilayah yang baru untuk PKL.

“Pengecekan secara sampling aja, misalnya bener gak di satu lokasi ada 10 pedagang digeser ke sebelah kanan bener gak kapasitasnya menampung 10 pedagang, kalau ternyata menampung 15 pedagang pastikan tidak ada lagi pedagang baru,” jelas Sekda.

“Inspektorat juga lakukan penelitian terkait keakurasian data yang ada, karna salah satu poin penting di visi misinya pak Wali Kota ke depan adalah penataan PKL yaitu Tangerang yang Digital City, Cashless City dan Tangerang tanpa kaki lima,” tambah Dadi.

Menutup arahannya, Sekda mengungkapkan optimisme Pemkot Tangerang dalam menertibkan PKL di wilayah Kota Tangerang serta tersusunnya restribusi yang diperuntukan bagi PKL.

“Konteksnya retribusi bukan hanya menarik pendapatan tapi kita ingin meregulasi bahwa PKL bisa tertib,” tutupnya. (fi)

Kota Tangerang

19.311 Keping KTP El Rusak Dibakar Disdukcapil Kota Tangerang

Published

on

19.311 Keping KTP El Rusak Dibakar Disdukcapil Kota Tangerang, Jumat (14/12/2018).

TANGERANG, MO – Sebanyak 19.311 keping Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP el) rusak dimusnahkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang. itu dilakukan guna mencegah penyalahgunaan data penduduk.

Hadir di acara pemusnahan yang dilakukan halaman Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di Jalan Perintis Kemerdekaan II, Kelurahan Babakan Kota Tangerang, Jumat (14/14/2018) Kepala Dinas Kependudukan dan Cacatan Sipil Kota Tangerang, Erlan Ruslan dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Mumung Nurwana.

Kadisdukcapil Kota Tangerang, Erlan Rusnarlan menjelaskan, pemusnahan dilakukan guna menghindari tercecernya KTP el di jalan atau di kebun yang sedang marak terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.

“Siapa yang membuang dan tujuannya apa itu tidak tahu. Untuk menghindari itu maka kami laksanakan surat instruksi yang telah ditandatangani oleh pak menteri pada 13 Desember kemarin,” ujarnya.

Erlan mengatakan, dirinya telah menerima pesan singkat melalui aplikasi whatsapp yang dikirimkan langsung oleh Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil, Zudan Arif F untuk memusnahkan seluruh KTP el rusak.

“Kami musnahkan dengan cara dibakar untuk 19.311 keping KTP El. Mudah -mudahan dengan dibakarnya KTP El tidaknada lagi yang berani main-main dengan blanko untuk tujuan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” harapnya.

Erlan mengaku, pemusnahan tersebut merupakan langkah awal pencegahan yang dilakukan pihaknya. Namun tidak menutup kemungkinan akan dilakukan secara berkelanjutan.

“Tidak menutup kemungkinan besok, lusa atau bulan depan akan dilakukan pemusnahan kembali jika ditemukan adanyam KTP El yang invailid,” tegasnya.

Dasar pemusnahan tersebut dikarenakan keluarnya Surat Edaran (SE) Nomor 470.13/1176/SJ Tentang penatausahaan KTP el rusak atau invailid. Peroses pemusnahan pun dirubah oleh Kementerian Dalam Negeri, dari yang sebelumnya dengan cara digunting sekarang dibakar. (agr)

Continue Reading

Kota Tangerang

Bandara Soekarno-Hatta Siap Layani Libur Natal dan Tahun Baru 2019

Published

on

Seorang pengemudi mobil golf tengah bertugas.

TANGERANG, MO – PT Angkasa Pura II (Persero) memastikan Bandara Internasional Soekarno-Hatta siap menyambut libur Natal dan Tahun Baru 2019.

Berbagai fasilitas seperti posko dan dekorasi seasonal Natal serta Tahun Baru 2019 sudah tersedia di setiap Terminal. Bahkan, program customer happiness  seperti children’s christmas choir, Santa Parade, Photobooth, Live Music Performance, serta pemberian coklat dan bunga kepada penumpang.

Senior Manager Of Branch Communication and Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Febri Toga Simatupang menyampaikan, seluruh fasilitas, perangkat operasi, keamanan, pelayanan dan SDM telah dalam kondisi prima untuk seluruh pengguna jasa di bandara. Bandara Internasional Soekarno-Hatta juga telah terdapat Airport Operation Control Center (AOCC) serta Terminal Operation Center (TOC) di Terminal 1, 2 dan 3 dalam rangka memudahkan pengawasan operasional Bandara.

“Kesiapan fasilitas, peralatan dan personel udara serta pengawasan terhadap keamanan dan keselamatan penerbangan kami optimalkan,” ujar Febri, Kamis (13/12/2018).

Pelaksanaan Posko Natal dan Tahun Baru 2019 akan mulai dioperasikan 20 Desember 2018 hingga 6 Januari 2018 di  depan Terminal 1B.

Sedangkan prediksi puncak angkutan Natal dan Tahun Baru 2019 akan dimulai sejak 21 Desember hingga 6 Januari 2018.

“Kami memprediksi akan terjadi peningkatan jumlah penumpang sekitar 7 persen jika dibandingkan dengan Natal 2017,” jelas Febri.

Sedangkan pergerakan pesawat, pihak PT Angkasa Pura II (Persero) memprediksi akan ada peningkatan sekitar 5 persen.

Puncak peningkatan pergerakan penumpang diprediksi terjadi pada 6 Januari 2019, sebanyak 223.556 melonjak 16 persen dari periode hari yang sama pada 2018 lalu 192.726.

“Libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 lalu mencapai 3.511. 062 jiwa. Sedangkan tahun ini prediksi 3.739.314 jiwa,”  tuturnya.

Untuk menyambut libur panjang tersebut, hingga kini sekitar 1.393 jadwal penerbangan tambahan atau extra flight domestic telah dipersiapkan oleh pihak maskapai penerbangan.

“Sedangkan untuk daerah yang menjadi destinasi favorit masih diprediksi kota -kota besar, seperti Denpasar, Kualanamu, Surabaya, Yogyrakarta dan Solo,” ujarnya. (fi)

Continue Reading

Kota Tangerang

Jaga Kekompakan, Kapolsek Kunjungi Markas Yonif 203

Published

on

Kapolsek Jatiuwung saat berbincang dengan Danyon 203 Arya Kemuning, Kamis (13/12/2018).

TANGERANG, MO – Mengayomi dan melindungi masyarakat lekat dengan tugas personel TNI dan Polri. Sinergitas kedua alat negara ini terus dibangun guna keefektifan dalam bertugas. Seperti silaturahmi Kapolsek Jatiuwung, Kompol Eliantoro Djalmad ke Markas Yonif 203 Arya Kemuning 203, Kamis (13/12/2018).

Eliantoro didampingi Kanit Binmas Iptu Fahyani dan Ipda Bambang diterima Komandan Yonif (Danyon) 203 Letkol Inf. Bangun Siregar dan wakilnya Mayor, Inf. Riki S. di Markas Yonif 203 Arya Kemuning.

Eliantoro menyebut, kunjungan pihaknya merupakan bukti sinergitas yang nyata antara TNI Polri. Kunjungannya, kata Kapolsek, bertujuan membangun komunikasi yang solid dan kompak dalam menjalankan tugas di lapangan.

Eliantoro mengatakan, hubungan TNI, khususnya Yonif 203 dengan pihaknya diperkuat dengan cakupan  medan tugas  yang sama, yakni Kecamatan Jatiuwung.

“Meski atap berbeda tapi satu tanah, di kecamatan Jatiuwung, kita perkuat sinergitas TNI dan Polri dengan Silaturahmi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (14/12/2018).

Dia berharap, kunjungan ini dapat menguatkan kerja bersama dalam semua kegiatan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jatiuwung.

“Hal seperti ini juga sudah kami lakukan sebelumnya, dan sudah membangun komunikasi yang sangat baik, dan terbukti dalam setiap kegiatan di wilayah selalu bersama,” terang Kapolsek.

Eliantoro berharap dengan kehadirannya tersebut bisa menepis berbagai isu-isu yang beredar saat ini, apalagi pasca pembakaran mapolsek Ciracas Jakarta Timur oleh sekelompok massa yang tidak dikenal.

Sementara Danyon Yonif 203, Letkol Inf. Bangun Siregar mengatakan, terkait pembakaran Mapolsek Ciracas, itu adalah pengalaman yang sangat berharga. Dia berharap silaturahmi ini dapat menjauhkan gesekan atau perpecahan antar TNI dengan Polri.

“Kita jangan sampai kemakan isu-isu yang beredar yang bertujuan membuat jarak antara kita (TNI-Polri). TNI dan Polri tetap bersatu menjaga keamanan NKRI yang kita cintai ini,” tegasnya. (idn/fi)

Continue Reading

Trending