Connect with us

Kab Tangerang

Proses Hibah Aset Pemkab Tangerang Belum Konkret

Published

on

Gubernur Wahidin Halim saat hadiri Paripurna istimewa HUT Kota Tangerang ke 26 di Gedung DPRD, Kamis (28/2). (Ist)

TANGERANG,MO – Proses hibah aset dari Pemkab Tangerang ke Kota Tangerang tampaknya masih terkatung-katung. Hal itu terungkap saat sambutan Gubernur Banten Wahidin Halim di acara rapat paripurna istimewa HUT Kota ke 26 di gedung DPRD Kota Tangerang, Kamis (28/2) kemarin.

Diungkapkan Gubernur, hingga saat ini permasalahan serah terima aset tersebut belum rampung. Ia mendapat informasi langsung dari Walikota Tangerang Arief Wismansyah.

“Barusan Pak Walikota bilang belum kongkret, ya nanti kita undang lagi. Ada sebagian aset yang belum diserahkan,” terang Gubernur WH, sapaan akrabnya

Ia menegaskan, Pemprov Banten berkomitmen menyelesaikan serah terima aset dari Kabupaten Tangerang ke Kota Tangerang. WH pun janji akan kembali menjembatani kedua belah pihak.

“Proses administrasinya sudah tapi mesti add name lagi. Harus diserahkan secara hukum sehingga menjadi milik kota. Provinsi kan hanya menjadi penengah saja,” tutur mantan Walikota Tangerang dua periode ini.

Menurutnya dari 56 titik aset Pemkab Tangerang yang ada di Kota Tangerang belum sepenuhnya diserahkan ke Kota Tangerang dan masih dalam proses.

Sementara, menanggapi hal itu, Walikota Tangerang Arief Wismansyah menyatakan, pertemuan terakhir dengan Pemkab Tangerang mengenai persoalan aset dilakukan pada 11 Februari 2018.

“Jadi tadi Pak Gubernur nanya ke saya, gimana masalah dengan aset? Saya bilang belum. Terakhir itu tanggal 11 Februari dilakukan join opname,” terangnya.

Diakui Arief, puluhan aset tersebut memang sangat dibutuhkan bagi Pemkot Tangerang. Terlebih stadion benteng yang rencananya akan digunakan sebagai venue Porprov Banten 2020 mendatang.

“Dari sisi perencanaan kota sudah gagas tapi dari sosis aset juga harus diselesaikan,” pungkasnya. (uad)

Kab Tangerang

Buka Saat Ramadhan, The Barhouse Projects Tangerang Disegel

Published

on

The Barhouse Projects Tangerang disegel karena buka saya Ramadhan. (Ist)

KAB. TANGERANG,MO – Aparat Satpol PP menutup paksa sebuah tempat hiburan di wilayah Pagedangan, Kabupaten Tangerang lantaran masih beroperasi saat Bulan Ramadhan.

Penutupan The barhouse project tersebut dilakukan setelah petugas mendapat informasi dari masyarakat dan melakukan inspeksi mendadak, Minggu (26/5) dinihari.

Saat petugas datang tampak para pengunjung mendengarkan alunan hot music sembari minum alkohol. Juga Tampak beberapa pandu lagu wanita yang berpakaian seksi.

“Kita lakukan penutupan karena beroperasi saat Bulan Ramadhan. Padahal sudah dari awal kita berikan edaran agar para pelaku usaha tempat hiburan menutup sementara selama bulan Ramadhan,” ujar Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Yusuf Herawan, Minggu (26/5) siang.

Dalam penertiban ini, sebanyak 30 anggota Satpol PP didampingi Polri-TNI. Turut mendampingi, Kasi Ops M. Syahdan Muctar dan Kasi Pengawasan, Pendataan dan Penyuluhan Zakaria.

“Bar house ini seakan-akan bermain kucing-kucingan dengan petugas, karena dianggap tidak mengindahkan himbauan Bupati Tangerang. Maka saya memerintahkan kasi ops untuk menyegel tempat hiburan tersebut,” tegas Yusuf.

Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen dan tegas mengawal himbauan Bupati Tangerang tentang penutupan sementara tempat hiburan dan minuman beralkohol selama bulan Ramadhan. Dalam hal ini petugas rutin melakukan pengawasan, terhadap tempat hiburan.

Pantauan di lapangan tampak papan stiker segel terpampang di pintu gerbang. Selanjutnya pemilik tempat hiburan tersebut akan dipanggil oleh petugas guna dimintai keterangan lebih lanjut.

“Setelah disegel kami nanti akan panggil pemiliknya, dan tempat ini tetap menjadi pengawasan kami. Siapapun dilarang merusak segel dan masuk ke dalam tanpa seizin petugas,” terang Kasi Ops Satpol PP, M Syahdan.

Tambah Syahdan, pihaknya juga terus melakukan pengawasan terhadap tempat hiburan lain untuk mengawal surat edaran Bupati Tangerang tentang penutupan sementara tempat hiburan selama bulan Ramadhan.

“Saya mohon kepada masyarakat dapat melapor ke petugas bilamana ada tempat hiburan yang masih membandel atau pelanggaran perda lainnya. Dan kepada pemilik tempat hiburan juga agar bisa mentaati aturan yang ada,” tutupnya. (dunk)

Continue Reading

Kab Tangerang

Jaga Kesucian Ramadhan, Pol PP Kabupaten Tangerang Gencar Operasi Miras

Published

on

TANGERANG, MO – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang tengah menggencarkan operasi minuman keras. Hal itu dilakukan dalam rangka menjaga kesucian di bulan Suci Ramadhan.

Seperti yang dilakukan pada Rabu (15/5) malam hingga Kamis dinihari, Petugas Satpol PP dibantu Trantib Kecamatan Kelapa Dua bergerak ke warung-warung jamu. Alhasil 327 botol miras berbagai merk berhasil diamankan.

“Operasi penjualan miras ini dibulan Ramadhan ini kita lakukan dalam rangka mengawal surat edaran Bupati Tangerang nomer :338/1432-SPPP/2019 tentang : Himbauan penutupan sementara dan larangan minuman beralkohol selama bulan suci ramadhan,” terang Yusuf Herawan Kasatpol PP Kabupaten Tangerang, Kamis (16/5).

Yusuf Herawan Kasat Pol PP didampingi Camat Kelapa Dua, Dadan Gandan, menegaskan, bahwasanya para pelaku usaha hiburan maupun pedagang jamu diharapkan dapat mentaati surat edaran Bupati.

Ia juga meminta partisipasi masyarakat apabila mendapat informasi soal peredaran miras agar bisa melapor ke petugas Satpol PP maupun pihak kecamatan.

“Apabila melanggar, maka petugas akan menindaklanjuti dengan penutupan sementara,” tegas dia.

Kasi Ops Satpol PP Kab. Tangerang, M. Syahdan Muchtar, menambahkan, kegiatan operasi ini akan sering dilakukan selama bulan suci ramadhan karena kerap meresahkan warga.

“Dengan operasi ini diharapkan terwujudnya ketenangan dan kekhusuan umat islam dalam menjalankan ibadah puasa di bulan suci ramadhan,” tutupnya. (Dung)

Continue Reading

Kab Tangerang

Tangerang Gencarkan Program Gerakan Sekolah Menyenangkan

Published

on

Bupati Zaki Iskandar memberikan arahan terkait program GSM, Rabu (13/3). (Ist)

KAB. TANGERANG,MO – Pemkab Tangerang serius jalankan program Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM). Dengan program tersebut, Pemkab Tangerang berusaha mengembalikan ruh dari ajaran Ki Hajar Dewantara.

Gerakan sekolah menyenangkan ini sudah dimulai dilaksanakan sejak Oktober 2018. Ada 20 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 50 Sekolah Dasar (SD) sebagai Pilot Project dan akan terus dikembangkan ke seluruh sekolahan SD dan SMP di Kabupaten Tangerang.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Hadisa Mahsur mengatakan, tujuan GSM ini untuk mempromosikan dan membangun kesadaran guru-guru, Kepala Sekolah dan pemangku kebijakan pendidikan untuk membangun sekolah sebagai rumah kedua bagi anak yaitu sekolah sebagai tempat menyenangkan dan manusiawi untuk belajar, tempat mengembangkan potensi yang dimiliki anak agar memiliki bekal keterampilan hidup di masa mendatang.

“Semoga dengan terlaksananya kegiatan Gerakan Sekolah Menyenangkan ini dapat membawa prestasi belajar bagi anak-anak di Kabupaten Tangerang,” ucap Hadisa, Rabu (13/3).

Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar mengatakan, Program GSM ini merupakan salah satu program unggulan dari 15 program yang ada, dan juga masuk dalam RPJMD Kab. Tangerang Tahun 2019-2023.

Untuk mensukseskan program GSM ini, tutur Zaki, perlu beberapa OPD yang terlibat dalam penyempurnaan program, karena salah satu tujuan dari GSM adalah merubah mindset para guru dan Kepala Sekolah.

“Secara teknis yang sudah dipaparkan oleh Kadisdik terkait program GSM saya merasa bangga dan puas, akan tetapi masih perlu kita terus berinovasi dan berupaya untuk membenahi dan memperbaiki, secara bertahap terus berproses agar program ini bisa berjalan konsisten,” ucap Zaki

Zaki juga menyarankan untuk membangun sekolah baru jangan membuat Ruang Kelas Baru. Berdasarkan pengalaman, dengan membangun ruang kelas baru tapi tanahnya tidak bertambah justru itu malah membuat sekolah menjadi sempit.

“Kedepan saya akan fikirkan reward untuk kepsek yang menjalankan GSM secara konsisten dan juga mau berinovasi. Secara bertahap akan kita perbaiki dan terus sempurnakan. Kedepan kita lebih fokus menyeluruh dan intens agar program ini benar-benar dapat berjalan secara berkesinambungan dan konsisten,” harap Zaki. (uad)

Continue Reading

Trending