Connect with us

Kab Tangerang

Pleno UMSK Tahun 2019 Dikawal Ratusan Buruh

Published

on

Rapat Pleno UMSK 2019 di gedung Disnaker, Balaraja, Kabupaten Tangerang, Rabu (5/12/2018).

TANGERANG, MO – Ratusan buruh berunjuk rasa di depan Gedung Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Tangerang, Rabu (5/12/2018). Aksi yang dimotori Aliansi Rakyat Tangerang Raya (ALTAR) ini berbarengan dengan rapat pleno Upah Minimum Sektoral Kota (UMSK) tahun 2019 Dewan Pengupahan Kabupaten (Depekab) Tangerang.

Ketua ALTAR, Galih Wawan menyebut, aksi itu sebagai bentuk pengawalan terhadap rapat pleno akhir penetapan UMSK Kabupaten Tangerang tahun 2019. Hasil sementara, kata Wawan, terdapat beberapa keputusan yang disepakati bersama, namun belum ditetapkan oleh Kepala Depekab Tangerang Jarnaji.

“Saat ini perundingan cukup lumayan lama dan alot, tetapi kami masih mencari win-win solution yang tidak memberatkan kepada kaum buruh dan tidak memberatkan kaum pengusaha. Akhirnya kita mendapatkan solusi-solusi sementara yang disepakati, yakni masuknya kembali sektor keramik pada sektor 3A, sektor logam, sektor sepatu dan sektor gelas,” jelasnya.

Wawan melanjutkan, selain terdapat beberapa perusahaan yang kembali masuk ke dalam sektor UMSK tahun 2019. Dalam rapat tersebut juga diputuskan kenaikan UMSK tahun 2019 sebesar 15 persen pada sektor 1 dan 11 persen di sektor 1B, lalu 10 persen pada sektor 2, kemudian 5 persen pada sektor 3 dan 2,5 persen pada sektor 3B.

“Kami seluruhnya menyepakati hasil sementara tersebut, dan saat ini juga masih berlangsung rapat pleno akhir UMSK tahun 2019,” jelasnya.

Sementara itu, Sekertaris Depekab Tangerang Deni Rohdiani menambahkan, rapat pleno yang berakhir sekira pukul 20.00 WIB tersebut, telah menghasilkan keputusan kenaikan UMSK tahun 2019 di lima sektor. Selain itu, kendati berjalan alot, hasil keputusan rapat pleno tersebut akhirnya dapat diterima kedua belah pihak yakni buruh dan APINDO.

“Hasil keputusannya adalah yaitu kenaikan 15 persen pada sektor 1 dan 11 persen di sektor 1B, lalu 10 persen pada sektor 2, kemudian 5 persen pada sektor 3 dan 2.5 persen pada sektor 3B, dari UMK tahun 2019. Hasil ini meskipun masih terdapat ada yang tidak menyetujuinya tapi akhirnya buruh dan APINDO menyetujui bersama keputusan tersebut, dan selanjut keputusan ini nanti akan kami bawa ke Gubernur Banten Wahidin Halim agar diputuskan secepatnya sebelum 1 Januari 2019,” pungkasnya. (fi)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Banten Raya

Muhamad Riziq Shihab Jabat Ketum Himata BTR Untirta 2019-2020

Published

on

Penyerahan tonggak Kepemimpinan Himata Banten Raya Komisariat Untirta. (ist)

TANGERANG,MO – Himpunan Mahasiswa Tangerang (Himata) Banten Raya Komisariat Untirta gelar musyawarah pekan lalu. Muhamad Rizieq Shihab yang sebelumnya menjabat sekretaris pun dipercaya penuh sebagai Ketua oleh seluruh anggota yang hadir.

Musyawarah Komisariat (Muskom) yang dibuka oleh Sekretaris Umum DPW Himata Banten Raya, Imam. Ia mengatakan, Himata BTR Komisariat Untirta walaupun anggota sedikit Himata jangan pesimis dan harus terus optimis untuk menjalankan roda organisasi ini.

“Pelaksanaan Musyawarah Muskom (Muskom) inj sangat penting untuk menyatukan visi dan misi Organisasi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Demisioner Himata BTR Komisariat Untirta Periode 2017-2018, Lasmi menuturkan, sudah lama rencana untuk menggelar Musyawarah Komisariat (Muskom) ini, namun banyaknya dinamika yang terjadi dalam organisasi ini, maka baru sekarang terealisasikan.

Ketua Umum DPP Intelektual Muda Indonesia Gusti Fairuz Triyana turut mengucapkan selamat atas terpilihnya Ketua Himata Banten Raya Kom. Untirta M. Rizieq Shihab.

“Saya berharap semoga pergerakan Himata bisa selalu berkembang di Tangerang Raya, dan juga bisa bersinergi di setiap pergerakan kemasyarakatan dengan DPP Intelektual Muda Indonesia dan pemerintah Kab. Tangerang,” ungkapnya. (nose)

Continue Reading

Kab Tangerang

Tamiya Original Box 2019 di Tangerang Berlangsung Meriah

Published

on

Pemuda asal Kota Tangerang, Ridho Fatullah menyabet juara 3. (Ist)

TANGERANG,MO – Tamiya, permainan asal negeri sakura yang digandrungi oleh seluruh kalangan usia, terus mempertahankan eksistensinya. Terbukti, dengan hadirnya perlombaan Tamiya Original Box Cross System 2019 yang diadakan Graha Tamiya Indonesia.

Perlombaan yang diadakan di Jalan Scientia Garden u-06 Gading Serpong, sebagai wadah para pemula pemain tamiya di Indonesia untuk mengadu kemapuan di track sepanjang 144 meter.

“Untuk TOB Cross System 2019 kita pake 24 keping dan satu kepingnya itu 1,20 meter. Jadi totalnya sekitar 144 meter,” papar Jaygong, Panita Scrut, Minggu (03/02/2019).

Jaygong atau yang biasa disapa Mr. Jay juga menyebutkan, bahwa perlombaan ini tidak hanya diikuti peserta dari daerah Jabodetabek saja, melainkan peserta dari luar pulau jawa.

“Total peserta kita ada 120 orang, dari berbagai usia dan daerah. Mulai dari Sukabumi, Serang hingga Kalimantan,” ucap Jayagong, Panita Scrut.

Tidak main-main, hadiah yang diberikanpun cukup menarik bagi para peserta yang notabene pecinta tamiya sejati. Mulai dari uang jutaan rupiah hingga voucher ratusan ribu.

“Untuk juara satu, 1,3 juta, juara dua, 800 ribu, dan juara tiga 400 ribu. Ada juga BTO (Best Time Overall) yang pertama 150 ribu dan yang kedua 100 ribu. Semuanya kita kasih voucher 500 ribu untuk belanja di Graha Tamiya,” jelasnya.

Salahsatu tim asal Kota Tangerang turut menyabet juara tiga tingkat standart open race, yaitu noobita team. “Ini event pertama saya untuk ikut lomba tamiya. Dan saya juga baru menggeluti hobi tamiya sekitar beberapa minggu lalu,” ungkap Ridho Fatullah.

Pria kelahiran 14 Februari ini juga berharap, agar hobinya bisa menghantarkan dirinya menjadi pemain tamiya yang profesional. Dan dapat menjadi hobi baru juga untuk pemuda ataupun pemudi di Tangerang Raya.

“Semoga ajang ini bisa mencari bibit-bibit muda untuk pemain tamiya. Karena lomba tamiya ini tidak hanya di Indonesia tetapi juga bisa sampai go Internasional seperti perlombaan yang ada di negara asalnya yaitu Jepang,” harapnya. (tfa)

Continue Reading

Kab Tangerang

Zaki Dorong Pemuda Bertani

Published

on

Bupati Tangerang, Ahmad Zaki Iskandar saat berkunjung ke lahan petani asal Teluknaga, Jumat (4/1/2019).
TANGERANG, MO – Bupati Tangerang, Ahmad Zaki Iskandar meninjau petani kangkung asal  Kecamatan Teluknaga, Jum’at (4/1/2019). Zaki juga ikut memanen kangkung di lahan milik Bagas tersebut.
Zaki mengatakan, pihaknya bakal menggalakkan pemanfaatan lahan terbatas di Kabupaten Tangerang. Menurutnya, persedian lahan pertanian yang makin terkurangi bukan hambatan untuk terus  bercocok tanam.
“Kita sama sama dengan KNPI dan ITMI melihat potensi holtikultura sayur-mayur dan buah-buahan di Kabupaten Tangerang yang nantinya para pemuda ini lah yang menggerakan dan menjalankan, artinya Mas Bagas ini bisa menjadi lokomotif nanti untuk pergerakan Pemuda turun ke kebun atau pun Pemuda turun ke ladang.” ucap Zaki.
Zaki berharap, sejumlah petani yang dinilai telah sukse ikut menyebarkan kegamaran bercocok tanam generasi muda.
Bagas mengaku mengawali usaha tersebut dari ‘nol’. Dia menyebut, seorang petani harus menyiapkan mental untuk bertahan dan berkembang. Dukungan pemerintah, katanya, juga diperlukan untuk mendorong keberlangsungan pangan.
Kunjungan Zaki ke lahan pertanian Bagas terhitung yang kedua kalinya. Di laha tersebut, terdapat 30 jenis sayur-sayuran dan buah-buahan yang menghasikan 20 ton perbulan. Sebagian hasil panen, sebut Bagas, bahkan diekspor ke Hongkong.
“Semoga pemuda-pemuda di kabupaten Tangerang tergerak dan dapat bersama sama menjadi pengusaha sayur mayur khususnya pemuda di Teluknaga” ucap bagas. (fi)

Continue Reading

Trending