Connect with us

Kota Tangerang

Pesta Demokrasi Tak Akan Sempurna Tanpa Turut Andil Ibu-ibu

Published

on

metaonline.id
Rosmiyati, Selamat Hari Ibu. (istimewa)

TANGERANG,MO– Kuota keterwakilan perempuan 30% di parlemen masih menjadi polemik di ajang pesta demokrasi di negeri ini. Kehadirannya tentu menjadi angin segar bagi kaum perempuan untuk menduduki posisi di ranah politik. Perempuan yang selalu di identikan hanya urusan dapur, sumur, kasur sudah tidak berlaku lagi berkat kebijakan tersebut.

Ajaibnya, kebijakan ini menggiring kaum perempuan berbondong-bondong berani tampil di ranah publik bukan sekedar pamer kecantikan, pamer lekuk tubuh, pamer gaya hidup glamour, tetapi juga pamer keilmuan, pengetahuan, dan bersaing secara sehat dengan siapa saja.

Kehadiran perempuan di parlemen semoga menjadi penyeimbang bagi para anggota legislatif yang identik didominasi kaum laki-laki. Tentu saja kaum perempuan di parlemen diharapkan mampu membawa perubahan kepada situasi dan kondisi perempuan saat ini. Dimana masih banyak kasus perempuan yang seolah-olah tidak penting bahkan dianggap sepele. Diskriminasi terhadap perempuan masih banyak terjadi. Kasus pemerkosaan, poligami, kekerasan, pernikahan dini, pendidikan rendah, ekonomi, perdagangan anak dan kejahatan lainnya.

Momen hari ibu ini semoga menjadi ajang pesta demokrasi yang adil, ramah perempuan, dan tanpa politik uang. Tentu saja, di era digital saat ini kaum ibu bisa menjadi kontrol keberlangsungan pesta demokrasi. Jangan takut menentukan pilihan, jangan ragu menyuarakan aspirasi perempuan, karena kalau bukan kaum ibu yang sadar dan bergerak bersama, siapa lagi yang akan menduduki kursi legislatif kaum perempuan.

Mari kaum perempuan berjuang bersama dalam mewujudkan peraturan dan perundang-undangan yang ramah perempuan. Saling merangkul, menguatkan bersama mewujudkan Indonesia yang lebih baik. “Tidak ada perubahan tanpa pembebasan perempuan”

Selamat Hari Ibu, 22 Desember 2018

Rosmiyati

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kota Tangerang

Melakoni Hobi yang Dibayar

Published

on

TANGERANG, MO – Hobiku adalah kesenanganku. Kalimat itulah yang tepat menggambarkan Komunitas Freedom Squad Tangerang. Sebuah Komunitas menari dan dance, yang banyak diminati para remaja di Indonesia. Berdiri pertama di Jayapura 1999, kini merambah di Kota Tangerang sejak 2012.

Ketua Freedom Squad Tangerang, Steivlon Altupeirissa, menuturkan, Freedom Squad Kota Tangerang saat ini tengah eksis disejumlah event besar. Pernah unjuk gigi disejumlah iklan, sinetron bahkan layar lebar. Sejumlah show antar kota pun rutin diikuti Freedom Squad yang kini memiliki 25 anggota aktif.

“Event-event itulah yang menghantarkan rejeki melalui hobi kami ini. Kami mengajak anak remaja untuk tidak menyia-nyiakan masa mudanya begitu saja. Bersama-sama meraih mimpi, mulai dari perlombaan kecil hingga besar yang penting menghasilkan pengalaman dan sedikit pundi-pundi,” ungkapnya, Jumat (18/10/19).

Ia menuturkan, beberapa juara tingkat Internasional pun pernah diraih Freedom Squad Kota Tangerang. Seperti, juara tiga Kompetisi Gatbsy Style Dance 2009, di Jepang. Meraih top lima ajang Hip Hop Internasional 2019 di senayan dengan 75 tim dance yang bersaing.

Freedom Squad berkomitmen melalui hobi menari atau dance akan menguntungkan. Bisa mendapatkan uang, pengalaman dan pelajaran kehidupan yang bermanfaat.

Punya bakat dibidang menari atau dance, Freedom Squad Kota Tangerang, membuka pintu bagi remaja yang ingin belajar. Latihan setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu di Tangcity Mall, mulai dasar hingga mahir semua belajar bersama. Bisa juga mengunjungi Instagramnya di @Freedomsquad_tng atau nomer 0811-8782-309.(bono)

Continue Reading

Kota Tangerang

Cegah Peredaran Narkoba di Sekolah

Published

on

TANGERANG, MO – Sebanyak 202 siswa SMA 109 Karawaci melaksanakan tes urine penyalahgunaan narkoba. Siswa kelas 12 ini, selain menjalani pemeriksaan juga diberikan sosialisasi bahaya penggunaan narkoba, Kamis (17/10).

Kepala Seksi Ketahanan Bangsa dan Masyarakat Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang, Agung Pujarama mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin Kesbangpol mulai dari satu sekolah ke sekolah lainnya.

Untuk di SMA 109, marupakan kegiatan ke sembilan yang dilaksanakan Kesbangpol. Setahun, dilakukan 12 kali. Selain sekolah, kegiatan tersebut juga menyasar aparatur sipil negara dan pegawai Badan Usaha Milik Daerah.

Untuk penentuan sekolah yang akan dilakukan tes urine, Kesbangpol akan berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional dan pihak kepolisian. Ada beberapa variabel yang menjadi pertimbangan sehingga sekolah tersebut dilakukan tes urine secara rutin.

“Alhamdulillah sejauh ini belum ada yang positif. Jika nantinya ada positif kami akan menyerahkan ke BNN untuk direhabilitasi. Tuhas kami hanya sampai disitu,” katanya.(bono)

Continue Reading

Kota Tangerang

Keseruan Bertani di Kampung Taubat

Published

on

TANGERANG, MO – Keberadaan Kelompok Wanita Tani (KWT) diseluruh RW di Kota Tangerang semakin menggeliat. Aktif diberbagai kegiatan, mulai dari pengolahan lahan hingga komunikasi antar daerah.

Seperti kali ini, puluhan anggota KWT Kampung Kita (KPK) RW 11, Kelurahan Tanah Tinggi, melakukan kunjungan ke Kampung Taubat, di RW 2, Kelurahan Selapajang Jaya, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Kamis (17/10/19).

Ketua TP PKK Kecamatan Neglasari, Riri Nasution Ansar, menuturkan, kunjungan kali ini yang kedua kalinya bagi kelompok KWT ke Kampung Taubat. Dengan melakukan aktivitas bertani bersama, bercocok tanam, dan menebah benih ikan di kolam

“Kami memfasilitasi dan mendukung keberadaan Kampung Taubat. Dengan kunjungan seperti ini, semangat meningkatkan kualitas Kampung Tematik di Kampung Taubat semakin meningkat. Dibangun dengan menjalin sinergitas dan sikap harmonis,” kata Riri.

Riri berharap, ke depannya Kampung Kita dan Kampung Taubat bisa saling mendukung dan memperkuat destinasi wisata kampung. Serta menjadi bukti, kearifan lokal dengan penuh kesantunan yang tidak bisa dikalahkan oleh semaraknya kehidupan glamor hedonisme emak-emak masa kini.(bono)

Continue Reading

Trending