Connect with us

Ragam META

Penyebab Anda Merasa Pusing dan Mual Saat Naik kendaraan

Published

on

metaonline.id
ilustrasi/istimewa

METAONLINE,- Pernahkah Anda merasa pusing atau mual saat berada di dalam kendaraan? Kira-kira, kenapa kita pusing saat ada di kendaraan?

Rasa pusing saat berada di dalam kendaraan itu disebut penyakit gerakan. Penyakit gerakan ini bisa dialami siapa saja, mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Penyakit gerakan biasanya diawali dengan pusing dan mual.

Penyakit gerakan biasanya dialami oleh penumpang. Para pengendara jarang mengalami penyakit gerakan, karena tubuh mereka yang mengatur geraknya kendaraan.

Penyakit gerakan disebabkan oleh sinyal yang diterima otak berbeda-beda. Saat di dalam kendaraan, mata dan telinga kita akan mengirimkan sinyal bergerak kepada otak. Namun, tubuh kita mengirimkan sinyal diam ke otak.

Karena sinyal yang diberikan ke otak berbeda, akhirnya sinyal itu beradu. Sinyal yang beradu membuat otak bingung dan keseimbangan tubuh terganggu.

Jika sudah begitu, kita akan merasa pusing dan mual. Tak jarang, kita pun jadi muntah.

Supaya kita tidak pusing saat berada di dalam kendaraan, pilihlah tempat duduk yang benar. Jika naik mobil, sebaiknya kita duduk di kursi depan.

Kalau naik bus, pilih kursi di paling depan juga, Kalau naik kapal sebaiknya duduk di tengah. (Sir/bbs/net)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komunitas

HIPERTENSI

Published

on

Prev1 of 3
Use your ← → (arrow) keys to browse

Sampai saat ini, hipertensi masih merupakan tantangan besar di Indonesia. Betapa tidak, hipertensi merupakan kondisi yang sering ditemukan pada pelayanan kesehatan primer. Hal itu merupakan masalah kesehatan dengan prevalensi yang tinngi, yaitu sebesar 25,8 %, sesuai dengan Riskesda 2013. Disamping itu , pengontrolan hipertensi belum adekuat meskipun obat- obatan yang efektif banyak tersedia.

Pengontrolan hipertensi tidakadekuat karena obat-obatan yang diberikan oleh dokter kadang tidak diminu rutin dan ada pula yang tidak meminumnya sama sekali dengan berbagai alasan.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah peningkatan tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu lima menit dalam keadaan cukup istirahat/tenang.
Gejala dari hipertensi adalah pusing, sakit kepala, rasa berat pada tengkuk, penglihatan kabur, gelisah, jantung berdebar, nyeri dada, telinga berdenging (tinnitus), mudah lelah dll.

Faktor resiko timbulnya hipertensi adalah keturunan, umur, asupan makanan tinggi garam, obesitas/kegemukan, stress, merokok dan minum alkohol, makanan tinggi lemak/kolesterol, kurang olahraga.
Komplikasi dari darah tinggi antara lain adalah stroke, retinopati (kerusakan retina),, kerusakan pembuluh darah (atherosclerosis), serangan jantung, gagal ginjal, dan penyakit pembuluh darah tepi.

Cara menurunkan tekanan darah adalah dengan merubah pola hidup/ modifikasi gaya hidup dan minum obat.
Modifikasi gaya hidup misalkan dengan mengatur pola makan, mengurangi asupan garam ( tidak lebih dari ¼-1/2 sendok teh) , perbanyak sayur dan buah, menghindari makanan tinggi lemak, hindari alkohol dan rokok, mengurangi konsumsi minuman yang berkafein, hindari stress, menghindari keseimbangan antara istirahat dan rekreasi, istirahat cukup (6-8 jam) dan melakukan olahraga. seperti senam aerobik, jalan, berjalan kaki, jogging, berenang,dan bersepeda.

Olahraga atau aktivitas fisik yang dianjurkan adalah paling sedikit 30 menit per sesi sebanyak 3-4 kali seminggu, atau sebanyak 150 menit/minggu.
Adapun makanan yang harus dihindari atau dibatasi oleh penderita hipertensi adalah:
1. Makanan yang berkadar lemak jenuh tinggi (otak, ginjal, paru, minyak kelapa, gajih)
2. Makanan yang diolah dengan menggunakan garam natrium ( biscuit, crackers, keripik, dan makanan kering yang asin).
3. Makanan dan minuman dalam kaleng (sarden, sosis, korned, sayuran serta buah-buahan dalam kaleng, soft drink)
4. Makanan yang diawetkan (dendeng, asinan sayur/buah, abon, ikan asin, pindang, udang kering, telur asin, selai kacang).
5. Susu full cream, mentega, mandarin, keju, mayonnaise, serta sumber protein hewani yang tinggi kolesterol seperti daging merah (sapi/kambing), kuning telur, kulit ayam.
6. Bumbu- bumbu seperti kecap, terasi, saos tomat, saos sambal,tauco serta bumbu penyedap lain yang pada umumnya mengandung garam natrium.
7. Alkohol dan makanan yang mengandung alkohol seperti durian dan tape.

Selain dengan merubah gaya hidup , menurunkan tekanan darah tinggi dengan minum obat-obatan.
Obat hipertensi tidak ada yang menyembuhkan, tetapi hanya bersifat mengontrol. Jadi harus minum obat teratur dan seumur hidup. Jika tidak minum obat teratur maka tekanan darah akan tinggi kembali.
Jika anda terdiangnosa darah tinggi sebaiknya kontrol teratur ke layanan kesehatan untuk melakukan pengukuran tekanan dara shecara berkala.
Untuk pemilihan dan penggunaan obat-obatan hipertensi disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter keluarga anda.

Prev1 of 3
Use your ← → (arrow) keys to browse

Continue Reading

Komunitas

Sachrudin Apresiasi Semangat Pemuda Mensyiarkan Agama Islam

Published

on

TANGERANG, MO – Meski peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sudah lewat beberapa bulan yang lalu. Namun, masih banyak pemuda dan pemudi yang semangat untuk menggelar acara tabligh akbar.

Salah satunya, Majelis Silaturahmi (MS) Nurul Aini yang menggelar peringatan kelahiran Nabid Muhammad SAW di Musholla Baitul Iman, Jalan KH Hasyim Ashari, Kelurahan Nerogtog, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Dalam kegiatan itu, turut dihadiri Sachrudin, Wakil Walikota Tangerang, Ustadz Ahmad Dainuri, Habib Nabil Al-Qodry, Habib Ahmad Al-Atthos dan ribuan jamaah yang bernotabene tinggal di Kota Tangerang.

Muhammad Reza Fahlevi, Pembina MS Nurul Aini mengatakan, antusias pemuda memperingati kegiatan seperti ini tinggi. Kata dia, walaupun sudah lewat beberapa bulan ternyata masih banyak pemuda yang semangat.

“Walaupun sudah lewat, masih banyak ko pemuda yang peduli sama agamanya sendiri. Seperti kami masih terus semangat demi tersenyumnya Nabi Muhammad SAW,” terang Reza kepada metaonline.id, Sabtu (23/2/2019).

Sementara itu, Sachrudin mengapresiasi kepada pemuda dan pemudi dari MS Nurul Aini lantaran masih ada semangat dan peduli untuk mensyiarkan agama Islam secara luas.

“Saya apresiasi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini. Walaupun sudah lewat, namun masih banyak pemuda yang semangat untuk mensyiarkan agama kita yaitu, Islam,” jelas Sachrudin dalam sambutanya.

Sachrudin menambahkan, kegiatan seperti ini termasuk kedalam program Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang yaitu, ‘Ayo Mengaji’.

“Pemuda sepeti ini harus dimotivasi. apalagi sekarang pergaulan bebas sudah banyak. Ya, untuk mengeremnya harusnya mengikuti kegiatan seperti ini. Bagus ini,” imbuhnya. (nose)

Continue Reading

Ekonomi

Dorong Pemuda Wirausaha, Wasiat Jakarta Gelar Pelatihan

Published

on

Yayasan Wasiat Tabah Jakarta bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), menggelar Pelatihan Wirausaha Muda To Be Miliarder di Hotel Cosmo Amaroossa, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (24/12/2018).

JAKARTA, MO – Jangan menunggu tua untuk menjadi miliarder. Ungkapan tersebut dikatakan Kepala Bidang Organisasi Kepemudaan Kemenpora RI, Abdullah Masud di hadapan puluhan pemuda peserta Pelatihan Wirausaha Muda To Be Miliarder di Hotel Cosmo Amaroossa, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (24/12/2018).

Keterampilan wirausaha, dikatakan Masud mesti dimulai sejak muda. Alasannya, sebut Masud, generasi muda memiliki semangat dan kemauan yang tinggi.

“Generasi muda dengan semangat dan kemauannya yang tinggi diyakini dapat hidup mandiri, bahkan mampu membantu negara dalam menciptakan lapangan pekerjaan,” ujar Masud.

Pelatihan yang digagas Yayasan Wasiat Tabah Jakarta itu menyasar anak-anak muda yang akan maupun yang sudah memulai atau merintis bisnis. Ketua Umum IKBAL TABAH, Moh. Nur Huda mengatakan, pihaknya ingin kegiatan ini melahirkan wirausahawan muda yang mampu menciptakan dan mengembangkan peluang usaha.

“Diharapkan anak-anak muda dapat menjawab tantangan revolusi industri 4.0 dengan semangat berkarya dan berinovasi,” tutur Huda yang juga menjabat Pembina Wasiat Jakarta saat membuka acara tersebut.

Sementara itu, Ketua Yayasan Wasiat Tabah Jakarta, Ahmad Nidhomuddin mengungkapkan, pelatihan selama tiga hari (23-25 Desember) tersebut menghadirkan banyak narasumber handal di bidang kewirausahaan. Mereka, sebutnya, adalah pelaku usaha yang dinilai sukses berwirausaha.

Sejumlah narasumber yang hadir antara lain, mentor dan motivator muda, Abay; pengusaha muda pendiri Soto Cak Bukhin yang juga pengurus DPP JAPNAS (Jaringan Pengusaha Nasional), Masbukhin Pradana; pakar internet marketing Dimas Gema Prayoga, serta perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tangerang Selatan.

“Tak hanya narasumber yang berkompeten saja, tapi kita juga memberikan informasi akses pendanaan bagi wirausahawan yang ada di instansi pemerintahan maupun swasta,” tukas Nidhom.

Untuk diketahui, Yayasan Wasiat Tabah Jakarta adalah lembaga nirlaba di bidang kajian dan pengembangan kepemudaan. Kegiatan yang dilakukan seperti diskusi rutin, penelitian, pelatihan kepemimpinan pemuda, pengembangan kewirausahaan, serta kegiatan keagamaan. (fi)

 

Continue Reading

Trending