Connect with us

Kota Tangerang

Pentingnya Inovasi Dalam Pelayanan Informasi Publik

Published

on

TANGERANG, MO – Rangkaian kegiatan Anugrah Humas Indonesia (AHI) 2019 telah memasuki hari kedua yang diisi dengan berbagai materi workshop untuk peserta. Workshop terbagi dalam dua sesi (pagi & siang) dan terdapat 3 (tiga) kelas untuk setiap sesinya. Sesi pertama yang menghadirkan Kelas PPID membahas tentang Inovasi Penyajian Informasi Publik dengan pemateri Titi Susanti selaku Kabag Manajemen Pengelolaan Data dan Layanan Informasi Biro KLI Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Titi mengungkapkan, dalam pelayanan informasi publik diperlukan inovasi yang berkaitan dengan cara penyajian dan ketersedian informasi yang diberikan oleh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

“Informasi wajib disediakan dan diumumkan serta harus ada perbedaan antara layanan PPID dan Non-PPID sebagai keterbukaan informasi publik,” jelasnya.

“Informasi wajib ada setiap saat, lewat jalur PPID, datanya harus dipublikasi sebagai informasi yang wajib diumumkan,” imbuhnya.

Apalagi dalam memperoleh informasi, sambung Titi, sudah menjadi hak konstitutional yang diatur dalam Pasal 28F Amandemen Kedua UUD 1945 dan Pasal 14 UU 39 Tahun 1999 tentang HAM.

“Jadi suka atau tidak suka atas alasan apapun setiap kali ada pemohon informasi datang harus dilayani,” sambung Titi Susanti.

“Dan keberhasilan dari PPID adalah dengan adanya komitmen pimpinan suatu daerah, lembaga, kementerian dan lainnya, yang mendukung dan memberi kewenangan penuh kepada PPID di instansinya masing-masing untuk melakukan pengelolaan keterbukaan informasi publik,” tukas Titi Susanti.

Sebagai informasi, terdapat dua kelas lainnya dalam Workshop Sesi I yaitu Kelas Humas Strategis yang membahas tentang Mengelola Brand Destinasi/Daerah dan Korporasi untuk Meningkatkan Awareness, Reputasi, serta Persepsi yang Baik dengan narasumber Jonathan Kriss selaku Account Manager DM-ID dan Kelas Workshop PR INDONESIA yang mengangkat tentang Stakeholders Mapping, Identifikasi & Analisa Isu, Laporan Monitoring dan Analisa Isu dibawakan oleh Aries Nugroho selaku GM Fleishman Hillard.(bono)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kota Tangerang

Wakil Wali Kota Panen Kacang Tanah di Banksasuci

Published

on

TANGERANG, MO – Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin, beserta Pengurus Banksasuci Foundation, melakukan panen raya kacang tanah yang ditanam di Kebun arboretum Banksasuci, Cikokol, Kota Tangerang. Sabtu, (21/09/2019).

“Program Tangerang Berkebun yang dicanangkan Pemerintah Kota Tangerang sebagai salah satu implementasi program menjadikan kota layak huni. Alhamdulilah hingga saat ini masih berjalan dengan konsisten,” jelas Sachrudin.

Sebagai informasi, Program Tangerang Berkebun sendiri ialah program yang diinisiasi oleh Wali Kota Tangerang agar masyarakat bisa mengoptimalkan lahan di sekitar tempat tinggalnya sebagai lahan produktif yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan warga sekitar. Program ini juga menjadi bagian dari program pembangunan berwawasan lingkungan yang selaras dengan tujuan untuk menjadikan Kota Tangerang sebagai Kota Layak Huni.

Menurut Sachrudin, masyarakat sudah menyadari pentingnya berkebun secara mandiri dilahan kosong yang belum termanfaatkan.

“Alhamdulilah masyarakat sekarang sudah mulai menyadari pentingnya kembali Budaya Berkebun, seperti kita lihat sekarang ini, panen kacang tanah yang ditanam oleh para penggiat Banksasuci,” tambahnya.

Sementara itu, Pembina Banksasuci, Uyus Setia Bhakti, mengatakan, selain kacang tanah Banksasuci dalam waktu dekat juga akan panen varietas buah dan sayuran lainnya.

“Hari ini kami panen kacang tanah kurang lebih dapat satu ton, Insyaallah dalam waktu dekat juga akan Panen Pepaya, Pete, Semangka dan Ubi,”ujarnya. (bono)

Continue Reading

Kota Tangerang

UKM Eksis Karawaci, Berbagi Untuk Ingatkan Diri

Published

on

TANGERANG, MO – Persatuan UKM Se-Kecamatan Karawaci, mengadakan bakti sosial dengan mengunjungi rumah perlindungan sosial. Kegiatan ini baru dilakukan pada tahun ini bekerja sama dengan Pramuka kwartir Karawaci serta Dinas Sosial Kota Tangerang.

Ketua pelaksana bakti sosial ini, Ana Qiensa, menuturkan, setelah transaksi selalu ditanamkan kepada para anggota ukm tersebut untuk menyisihkan sebagian rezekinya turut berbagi. “Saat ini adalah awal buat kami melakukan bakti sosial dan nantinya pasti akan kita rutinkan,” tuturnya, Sabtu (21/9/2019).

Selain anggota UKM Eksis Karawaci, ikut pula anggota Pramuka yang tergabung dalam kwartir Karawaci. Dalam kegiatan ini, para lansia diajak untuk bernyanyi, bermain games serta berbagi juga.

Tujuan bakti sosial ini sendiri, ingin membahagiakan para lansia dan berbagi juga kepada sesama. ” Kami lebih memilih bakti sosial di sini karena agar lebih ingat kepada orang tua kita sendiri,” pungkasnya.(bono)

Continue Reading

Kota Tangerang

Mengenalkan Rukun Islam Sejak Dini

Published

on

TANGERANG, MO – Melakukan pembiasaan mengenal sejak dini prosesi ibadah haji di Baitullah, 8000 anak dari 325 TK se-Kota Tangerang mengikuti kegiatan manasik haji, yang digelar IGTKI – PGRI, di kawasan Masjid Raya Al Azhom, Sabtu (21/9/2019).

Nurul Huda, Ketua Panitia Manasik Haji, menuturkan, kegiatan ini program tahunan yang diberikan kepada anak-anak TK Se-Kota Tangerang. Mengenalkan ibadah haji sejak dini, yang nantinya pada saat dewasa akan mengingat dan tergerak untuk menunaikan ibadah haji.

Dalam manasik haji ini, terang Nurul, anak-anak diberikan bekal pengetahuan tentang ibadah haji. Mulai dari ritual tawaf, sai, melempar jumrah dan lainya.

“Kami berharap, semua yang dipelajari anak-anak ini dapat mendorong anak-anak untuk menjalankan rukun Islam yang kelima yakni melaksanakan ibadah haji ke Baitullah,” harap Nurul.

Sementara itu, salah seorang Guru TK Islam Kuntum Mekar Periuk, Ikrima Adawiyah, mengapresiasi kegiatan sinergitas Pemkot dan seluruh TK seperti ini.

“Semoga kegiatan sinergitas Pemkot dan sekolah-sekolah seperti ini, bisa terus diperbanyak. Sehingga, misi bersama untuk mencerdaskan dan membentuk anak Kota Tangerang yang akhlakul karimah semakin terwujud,” katanya.

Ikrima yakin, kegiatan seperti ini efektif untuk menciptakan pelajar Kota Tangerang yang religius, nyaman dan sejahtera. Dimana hal tersebut, diawali dengan komitmen keagamaan yang kuat sejak dini.(bono)

Continue Reading

Trending