Connect with us

Serang

Pemprov Banten Raih Opini WTP, Gubernur: Ini Hasil Kerja Keras!

Published

on

Gubernur Wahidin Halim menerima predikat WTP yang diraih Pemprov Banten, Senin (28/5). (ADI/METAONLINE)

SERANG,MO – Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Andhika Hazrumy menghadiri Rapat Paripurna Istimewa dengan agenda Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Banten Tahun 2017, bertempat di ruang rapat paripurna DPRD Provinsi Banten, KP3B, Curug, Kota Serang pada Senin (28/5).

Gubernur WH, sapaan akrabnya, mengatakan, diperolehnya opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) bukanlah suatu tujuan, melainkan bagian yang tidak terpisahkan dalam membangun sebuah pemerintahan yang bersih, transparan, profesional, akuntabel dan berdedikasi yang jauh dari kecurangan, serta aparatur yang jauh dari korupsi.

“Saya bersyukur, dengan opini WTP yang diperoleh ini, tidak ada euforia kemenangan karena ini bukan sebuah kejuaraan. Tapi paling tidak, penilaian dari BPK  memberikan dukungan moral bagi usaha dan ikhtiar kita, agar mampu bekerja dengan sebaik-baiknya,” tutur WH.

Dengan proses panjang yang dilalui, lanjut WH, tentunya ada kegiatan-kegiatan yang harus ditunjukkan dan diarahkan dengan hasil yang dapat memberikan dampak bagi kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan ini juga tidak lepas dari peran DPRD Provinsi Banten, sebagai pengawas serta dukungannya kepada Pemerintah Provinsi Banten.

Mantan Walikota Tangerang 2 periode ink mengatakan, temuan-temuan dari hasil pemeriksaan semakin mengalami penurunan. Dari tahun 2016 sekitar 11 temuan, hingga tahun ini menjadi 3 temuan dan sudah ditindaklanjuti. Karena, ujarnya, kunci mendapatkan WTP adalah finalisasi tindaklanjut penanganan secara administratif seperti teguran langsung, dan sistem pengembalian kerugian yang langsung dikembalikan. Untuk itu, proses pembinaan dan pembimbingan terus dilakukan.

“Dengan hasil opini WTP, kita pertahankan dan kita tingkatkan agar tata kelola pemerintahan lebih baik, transparan, profesional, akuntabel dan berdedikasi. Serta rencana aksi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan kita selesaikan,” tuturnya.

ADI DARMA

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Serang

Gubernur Banten Luncurkan Gerakan Sadar Adminduk

Published

on

Gubernur Banten, Wahidin Halim saat peluncuran Sadar Adminduk di Plaza Aspirasi, KP3B, Kota Serang, Selasa, (23/10/2018).

SERANG, MO – Gubernur Banten, Wahidin Halim didapimingi Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), Zudan Arief Fakhrulloh meluncurkan Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) di Provinsi Banten. Gerkan ini atas kerjasama Kemendagri, Pemprov Banten dan Kabupaten/Kota Se-Banten.

“GISA ini dimaksudkan agar seluruh penduduk banten memiliki data kependudukan. Kita sedang mendorong agar semua warga negara Indonesia khusunya yang ada dibanten  memiliki dokumen sebagaimana yang dibutuhkan, dari lahir sampai mati harus memiliki dokumen,” kata Zudan Arief di Plaza Aspirasi, KP3B, Kota Serang, Selasa, (23/10/2018).

Zudan menyebutkan, peluncurn GISA tersebut juga menandai dimulainya empat program GISA dibanten, yakni sadar kepemilikan dokumen kependudukan, sadar pemutakhiran data kependudukan, sadar pemanfaatan data kependudukan dan sadar melayani administrasi kependudukan menuju pelayanan bagi masyarakat. Maka itu, Ia meminta warga banten untuk memanfaatkan program ini untuk melakukan perekaman dan pencatatan KTP elektronik bagi warga yang belum memiliki.

“Kita prioritaskan untuk pembuatan KTP-el untuk pemilih pemula yang akan nyoblos pada tanggal 17 April 2019 di Pileg dan Pilpres. Yang lain-lain adalah akte kelahiran, kartu identitas anak, pindah data dan lain-lain semuanya juga sudah dimulai. Jadi tidak ada alasan lagi bagi masyarakat untuk tidak mengurus dokumen kependudukannya, semuanya sudah sangat mudah,” kata Zudan.

Zudan juga mengungkapkan jika kegiatan ini untuk mendukung suksesnya Pemilu 2019 sehingga daftar pemilih tetap (DPT) bisa lebih akurat. Pihaknya memperkirakan  ada sekitar 5 juta pemilih pemula di Indonesia. Sebagian besar dari mereka belum memiliki KTP-el dan saat ini sedang disasar untuk melakukan perekaman.

“Pemilih pemula di Indonesia ada kurang-lebih 5 juta. Kita jemput bola terus, jadi sedang kerjasama dengan dinas pendidikan, ke sekolah-sekolah ataupun dengan kegiatan seperti ini (Peluncuran GIAS). Jadi ini ada sinergi dengan Dinas Pendidikan, Pemerintah Daerah dan Dirjen Dukcapil,” katanya

Gubernur Banten Wahidin Halim mengakui hingga tahun 2018 ini perekaman KTP-el di Provinsi Banten sudah mencapai 99 persen dan menargetkan hingga akhir tahun ini sudah mencapai 100 persen.

“Sudah 99 persen. Ini bagus,” kata Gubernur.

Menurutnya,  gerakan ini sangat penting dalam mendukung kemajuan pemerintahan dalam upaya pencatatan data kependudukan dan mendukung program-program lainnya.

“Saya minta dukungan semua pihak, termasuk forum pimpinan daerah. Apa yang dilakukan Pemprov Banten ini dalam rangka membina masyarakat, karena bagaimanapun juga dengan catatan-catatan dari KTP itu kita bisa berkoordinasi termasuk untuk program-program pembangunan yang lain,” kata Gubernur.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan dan Keluraga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten Siti Ma’ani Nina menyebutkan berdasarkan data konsolidasi berseih semester I tahun 2018 oleh Kementrian Dalam Negeri, bahwa data penduduk di Provinsi Banten berjumlah 10.599.671 jiwa. Sementara penduduk wajib KTP-el berjumlah 7.848.396 jiwa, penduduk yang sudah melakukan perekaman sampai dengan bulan September 2018 berjumlah 7.818.163 jiwa.

“Kegiatan pelayanan hari ini terintegrasi dengan Ditjen Dukcapil Kemendagri, DP3AKKB, Dukcapil Kabupaten dan Kota dengan menyediakan alat perekam dan cetak KTP-el, dan mobil pelayanan keliling. Jadi masyarakat bisa memanfaatkan moment ini,” kata Nina.

Kegiatan GISA di Provinsi Banten dimulai sejak hari Senin 22 Oktober kemarin dan dimanfaatkan oleh ribuan warga banten yang akan mengurus kependudukanya mulai dari perekeman KTP-el, dan pembuatan akte kelahiran. (fi)

Continue Reading

Serang

WH Minta Kemanan Pemilu 2019 di Banten Dipertahankan

Published

on

Gubernur Banten, Wahidin Halim saat berbincang dengan pejabat TNI dan Polri wilayah Banten usai Apel Tiga Pilar, Selasa (23/10/2018).

SERANG, MO – Gubernur Banten, Wahidin Halim mengaku optimis Banten tetap kondusif jelang Pemilu serentak 2019 mendatang. Hal tersebut diyakini Gubernur, mengingat sinergitas antara pejabat sipil, Polri dan TNI yang terjaga baik mulai dari tingkat desa.

“Yang pertama, bahwa saudara adalah garda terdepan dalam rangka pembangunan kesejahteraan. Garda terdepan dalam menjaga wilayah  territorial. Garda terdepan yang senantiasa mendapatkan informasi-informasi dalam rangka pencegahan dini,” ungkap WH sapaan akrab Wahidin Halim saat memberikan sambutan pada Apel Besar Tiga Pilar di Alun-alun barat Kota Serang, Selasa (23/10/2018).

Di hadapan ratusan polisi, TNI dan lurah se Banten tersebut WH kembali mengengingatkan bahwa tugas besar sudah menanti, yaitu menjaga kodusifitas daerah masing-masing jelang pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif 2019 mendatang. Untuk itu dirinya berharap dengan adanya apel ini dapat meningkatkan sinergitas yang sudah terjalin.

“Saya berharap dengan apel ini kita bangun sinergitas dari semua elemen, kondisi masyarakat Banten yang kodusif seperti ini harus tetap kita pertahankan,” ujarnya.

Mantan Wali Kota Tangerang ini juga menyampaikan apresiasinya kepada pejabat desa baik dari sipil, Polri maupun TNI dalam menjaga keamanan dan kerukunan masyarakat, dimana dirinya mengetahui persis akan hal itu.

“Saya pernah menjadi kepala desa selama 12 tahun, saya pernah menjadi lurah selama 8 tahun, saya pernah menjadi camat selama 10 tahun. Jadi saya tau persis perjuangan dari saudara sekalian,” kenang Gubenrur.

“Sekarang saya jadi gubernur, saya tetap menghormati peran-peran kalian, semoga Allah meridhoi kalian,” pungkasnya. (fi)

Continue Reading

Serang

Gelar Kegiatan Tanpa Biaya Pemda, Sekda Apresiasi BKOW

Published

on

Sekda Banten, Ino S. Rawita membuka lomba kasidah BKOW tingkat Provinsi Banten di Halaman Museum Banten, Minggu (21/10/2018).

SERANG, MO – Penjabat (Pj) Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Ino S. Rawita menyampaikan apresiasinya kepada Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Banten yang telah mandiri menyelenggarakan kegiatan tanpa bantuan dana dari pemerintah daerah.

Hal tersebut disampaikan Ino, saat membuka lomba kasidah BKOW tingkat Provinsi Banten, di Halaman Museum Banten, Minggu (21/10/2018).

“Atas nama pemerintah provinsi Banten menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya, tanpa biaya BKOW bisa menyelenggarakan kegiatan ini,” ungkap Pj. Sekda.

Ino S. Rawita yang juga menjabat sebagai Asisten Daerah (Asda) Provinsi Banten ini juga mendorong ibu-ibu di Banten untuk maju dan menjadi bagian dari kemajuan Provinsi Banten, baik dari sisi pembangunan dan kesejahteraan maupun kerukunan masyarakatnya.

“Yang terpenting bahwa ibu-ibu Dharma Wanita, Ibu-ibu BKOW termasuk ibu-ibu PKK maju terus, banten harus maju. Tanpa ibu-ibu Banten tidak akan maju,” terangnya.

Lomba kasidah BKOW Provinsi Banten ini dikuti sekitar 30 kelompok peserta dari Kabupaten/ Kota dengan beberapa kategori, mulai dari kategori remaja hingga kategori ibu-ibu dewasa. (fi)

Continue Reading

Trending