Connect with us

Kota Tangsel

Pemkot Tangsel Ajak ASN untuk Netral

Published

on

TANGSEL, MO – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengadakan sosialisasi netralisasi Aparatur Sipil Negara (ASN) jelang pilkada pada September mendatang.

Kepala Kesbangpol Kota Tangsel, Wawang Kusdaya, menjelaskan, sosialisasi ini diikuti sebanyak 100 peserta dari semua perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) baik Lurah, Camat, Dinas.

“Kita mengundang Bawaslu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri),Kejari terkait netralitas ASN, aturan apa saja yang melekat kepada ASN, yang boleh dan tidak dalam pilkada nanti, nara sumber akan menjelaskan hal tersebut,”ungkapnya.

Wawang mencontohkan, terkait halnya mutasi atau rotasi. Yaitu adalah melakukan rotasi jabatan bagi ASN enam bulan sebelum masa jabatan berakhir.

“Sebelumnya, peraturan berbunyi bahwa, rotasi dilakukan enam bulan sebelum pemilihan dan enam bulan setelah pemilihan, terkecuali Pemkot mendapatkan surat dari Kemendagri terkait dengan mutasi tersebut,”ujarnya

Dengan adanya ketentuan baru ini, Wawang menjelaskan bahwa sangat penting sosialisasi ini. Agar netralitas ASN bisa terjaga. Selain itu, memastikan bahwa tahapan pilkada langsung bisa dilakukan di lingkungan administrasi Kota Tangsel.

Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany menjelaskan, jika dalam mewujudkan pilkada yang adil dan jujur, ada banyak hal yang harus dilakukan. Misalnya KPU yang didampingi Bawaslu untuk memenuhi tahapan-tahapan. Pencoblosan. Perhitungan suara, sampai dengan dilakukan pelantikan.

”Seluruh ASN yang sudah dilantik sumpah jabatannya, bahwa untuk pegawai di pemerintah. Siapapun yang yang mendapatkan pendapatan dari anggaran pemerintah maka memiliki potensi untuk diperiksa,” ujar dia.

Dia menambahkan pada kesempatan ini, semua ASN harus memahami regulasi dan ketentuan yang berlaku. ASN Harus tahu peraturan ASN itu sendiri. Sehingga tahu mana hak dan kewajiban. Nantinya informasi yang dikuasai bisa menjadi Jika tahu, maka Bawaslu akan lebih lancar untuk melakukan pengawasan.

Sementara itu Ketua Bawaslu Tangsel, Muhamad Acep, menjelaskan, jika berkaca pada kasus yang ditangani Bawaslu atau Panwaslu pada Pilkada 2015, ada ratusan laporan mengenai dua pelanggaran yang mendominasi.

”Satu adalah money politik dan lainnya adalah netralitas ASN,” ujar Acep dalam Kegiatan Fasilitas Penyelenggaraan Pemilu dengan tema, Netralitas Aparatur Sipil Negara, di Telaga Seafood, Serpong Utara, Rabu (12/02).

Menurutnya, dari dua laporan itu saja, pada tahun 2015 terdapat 143 laporan. Sehingga hal ini akan menjadi perhatian agar pelaksanaan Pilkada bisa berlangsung secara demokratis, adil dan jujur.

Terlebih ada dua pimpinan kalian yang mengikuti ajang ini. “Netralitas itu penting, jika ingin bersikap bisa dilakukan saat di TPS atau bilik suara, jangan saat bekerja, karena ASN itu harus netral,”singkatnya.(BS)

Kota Tangsel

Anak Kolong Flyover Ciputat ikuti Sosialisasi Pencegahan Kekerasan

Published

on

TANGSEL, MO – Puluhan anak-anak kolong flyover Ciputat dan Kedaung mengikuti kegiatan dengan tajuk Basic Selfie Defense Skill For Kids di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kolong Flyover Ciputat, Tangerang Selatan pada Minggu, 16 Februari 2020.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangerang Selatan Taryono, kegiatan ini digelar dengan tujuan untuk menangkal tindak kekerasan pada anak.

“Dengan agenda memberikan sosialisasi kepada anak-anak bagaimana mencegah dan menangkal tindak kekerasan kepada anak,” jelas Taryono.

Safna sebagai pengisi acara bersama tim nya memperkenalkan berbagai jenis kekerasan kepada anak, dan berbagai tips serta upaya menangkal tindak kekerasan.

“Ini bagus sinergi dalam upaya menangkal tindak kekerasan pada anak, sejalan program bikin anak bahagia seperti gerakan sekolah bersih dan menyenangkan, dan sejalan dengan program sekolah aman,” papar Taryono.

Di tangsel terdapat 89 TBM, tentu bisa menjadi wadah berkreasi, berinovasi bagi generasi muda sebagai upaya membangun generasi yang cerdas, berkarakter, mandiri, dan adaptif.(BS)

Continue Reading

Kota Tangsel

Airin Resmikan Gedung Serba Guna Arinda

Published

on

TANGSEL, MO – Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany meresmikan Gedung Serba Guna (GSG) Arinda, RW 07 Kelurahan Pondok Aren, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangsel, Minggu (16/2).

Dalam peresmian tersebut, Airin mengingatkan kepada warga RW 07 untuk menjaga dan merawat GSG tersebut. “GSG sudah dibangun, bagaimana bapak ibu untuk mencintai namun tidak dimiliki, karena GSG ini milik Pemkot Tangsel, namun bapak ibu dapat menjaganya dan merawatnya,”ungkapnya.

Airin pun berpesan, setelah diresmikan, tidak perlu ada lembaga untuk kepengurusannya.”Kepengurusan GSG bisa dimusyawarahkan bersama, bisa dipilih dari kepengurusan RW, untuk kepengurusan GSG, sehingga ada petugas yang merawatnya,”katanya.

Dengan adanya GSG ini, warga bisa memanfaatkan untuk acara-acara pengajian, pesta ulang tahun dan lainnya. “Pihak RW pun bisa memungut retribusi, asalkan kompromi dengan warga dan uang tersebut kembali ke warga dalam bentuk peningkatan sarana prasarana GSG tersebut,”jelasnya.

Airin mengatakan, warga bisa gunakan gedung ini sebagai tempat kegiatan bapak ibu, tempat berkumpul dan bersilatuhrami.”Kami berharap GSG ini bisa menjadi kebanggaan bagi bapak ibu yang ada di RW 07 ini, “singkatnya.(BS)

Continue Reading

Kota Tangsel

Airin Resmikan Balai Warga Graha Bunga

Published

on

TANGSEL, MO – Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany meresmikan Balai Warga RW 08 Graha Bunga, Pondok Kacang Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan pada Minggu, 16 Februari 2020

Dalam sambutannya, Walikota Airin mengatakan bahwa pemerintah senang sekali karena sudah ada 300 lebih Balai Warga yang sudah terbangun dari total RW hampir 500 se Tangsel.

“PR saya banyak balai warga di luar komplek perumahan yang harus dibangun. Jadi kalau di komplek atau perumahan cenderung lebih cepat karena ada fasos fasum, sehingga kita bisa serah terima langsung dari pengembang kepada pemerintah,” ungkap Airin.

Menurutnya, tanah di luar komplek PR kita bersama, tapi mau tidak mau kita harus selesaikan bersama. Karena kebutuhan dan keingan warga dengan adanya balai warga maka tempat berkumpul dan bersilaturahmi.

“Kita tahu Tangsel merupakan wilayah perkotaan bahkan di Indonesia kita masuk daerah metropolitan, jadi kalau lomba tingkat se Indonesia lawan kita kota-kota yang sudah tua seperti Bandung, Surabaya, Jakarta dan lainnya,” ungkapnya.

Menurut Airin, mudah kita membangun, namun paling sulit melakukan pemeliharaan. Pengalaman dari 300 balai warga yang dibangun, jika ada kerusakan bisa dimasukan kedalam program pemeliharaan, anggarannya ada dari dana Kelurahan atau lainnya.

“Namun jika kerusakannya sedikit seperti cat yang sudah mengelupas diharapkan warga bisa kerjabakti. Saya titip manakala sudah membangun maka pelihara lah layaknya punya sendiri,” ungkapnya.

Gunakan dan manfaatkanlah balai warga ini. Mudah-mudahan balai warga ini bisa sebagai sebuah pengikat tali rilaturahmi antara warga di RW 08 Graha Bunga ini.(BS)

Continue Reading

Trending