Connect with us

Kab Tangerang

Pemkab Tangerang Bina 290 Pondok Pesantren Salafiah

Published

on

Pembinaan pondok pesantren salafiyah di Kabupaten Tangerang. (CANDRA/METAONLINE)

KAB. TANGERANG, MO – Sebanyak 290 pimpinan pondok pesantren salafiah di Kabupaten Tangerang diberikan pembinaan. Kegiatan pembinaan ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang H. Moch. Maesyal Rasyid pada Kamis (1/3).

H. Amat, Kepala Bagian Kesra pada Setda Kabupaten Tangerang mengatakan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia sangatlah bergantung pada sektor pembangunan di bidang pendidikan terutama di bidang keagamaan.

Oleh karena itu, Pemerintah daerah Kabupaten Tangerang berkomitmen terhadap bidang keagamaan, kegiatan pembinaan ini merupakan salah satu langkah nyata untuk mewujudkan kualitas keagamaan dilingkungan masyarakat Kabupaten Tangerang.

Pembinaan bagi pondok pesantren salafiah Se-Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2018, pembinaan tersebut diikuti sebanyak 290 peserta, dengan masing-masing pesantren 10 orang.

“Diharapkan Para generasi agar dapat menjadi generasi penerus yang berimbang antara ilmu pengetahuan dengan kualitas para Ulama dan Umaro untuk meningkatkan kualitas keagamaan bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” ucapnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan bahwa lembaga pendidikan pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan yang strategis yang mampu memberikan pendidikan dan pengajaran secara klasikal selain pendidikan formal yang bertujuan untuk memberi tambahan pengetahuan agama Islam yang menjadi fokus utama Lembaga Pendidikan Pondok Pesantren ini kepada para pelajar yang merasa kurang menerima pelajaran agama Islam dilingkungan maupun di sekolah-sekolah pada umumnya.

“Dengan terlaksananya kegiatan pembinaan ini saya berharap dapat solusi nyata bagi kita semua untuk bisa meningkatkan mutu standar pendidikan pondok pesantren khususnya berada di wilayah Kabupaten Tangerang,” imbuh Sekda.

CANDRA IRAWAN

Kab Tangerang

Arus Balik Lebaran, Tol Tangerang-Merak Akan Dilalui 126 Ribu Kendaraan

Published

on

Petugas berjaga di tol Tangerang-Merak. (Ist)

TANGERANG, MO – Memasuki arus balik Lebaran 2018, PT Marga Mandala Sakti selaku pengelola jalur Tol Tangerang-Merak memprediksi sebanyak 126.114 kendaraan akan melalui jalur tersebut selama arus balik.

Ratusan ribu kendaraan tersebut akan didominasi kendaraan umum dan pribadi yang menuju Jakarta ataupun Merak.

Public Relation Tol Tangerang-Merak, Rawiah Hijjah mengatakan bahwa arus balik tahun ini sudah mulai terlihat pada H+1 Lebaran. Namun, jumlah ini diprediksi akan terus mengalami peningkatan.

“Arus balik sudah mulai terlihat pada H+1 Lebaran kemarin. Jumlah ini juga akan terus mengalami peningkatan,” ujar dia, Minggu (17/6).

Petugas dari pihak pengelola Tol Tangerang-Merak pun disiagakan untuk mengantisipasi antrian panjang terutama pada arus balik mengarah ke Tangerang dan Jakarta. Mengingat puncak arus balik Lebaran thaun ini akan terjadi pada 19 hingga 20 Juni nanti.

“Kami sebagai pengelola jalan tol menambah jumlah petugas transaksi dan armada layanan lalu lintas. Bahkan kalau nantinya terjadi antrian akan diberlakukan sistem jemput bola,” kata dia.

Peningkatan layanan transaksi pun dilakukan dengan melakukan optimalisasi pengoperasian gardu dan penambahan petugas jaga. Pada Gerbang Tol (GT) Cikupa, terdapat penambahan petugas yang berjaga untuk memastikan kelancaran transaksi bagi pengguna jalan.

“Kami menyediakan layanan pengisian ulang/top up uang elektronik di setiap kantor gerbang dan di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) sepanjang Jalan Tol Tangerang-Merak yaitu di KM 43, KM 68 arah Merak dan KM 68, KM 45 arah Jakarta,” tandasnya.

CANDRA IRAWAN

Continue Reading

Kab Tangerang

Wagub Andika Tegaskan Bantuan Rp20 Juta Untuk Pesantren Bulat

Published

on

Wagub Banten Andika Hazrumy berbincang dengan pimpinan ponpes sebagai Kabupaten Tangerang. (ADI/METAONLINE)

KAB. TANGERANG,MO – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menegaskan bahwa dana bantuan dari Pemprov Banten kepada pondok pesantren akan diterima bulat nilainya yakni Rp20 juta per pondok pesantren.

Menurutnya, Pemprov Banten ingin agar bantuan tersebut bisa sampai ke pesantren penerima secara tepat jumlah. Andika meminta agar tidak ada yang berusaha untuk memotong jumlah dana bantuan tersebut.

“Saya pastikan tidak ada potongan sepeser pun dan oleh siapa pun. Tidak ada potongan sepeser pun dan dari siapa pun. Tidak ada potongan sepeser pun dan untuk sispa pun,” kata Andika berulang kali dengan nada tegas dalam sambutannya saat menghadiri Safari Ramadhan Pemprov Banten di Kabupaten Tangerang, yang bertempat di Ponpes Khoerul Huda, Desa Kampung Baru, Kecamatan Rajeg, Rabu (6/6). Hadir pada acara tersebut para pemimpin pondok pesantren se-Kabupaten Tangerang.

Andika menambahkan, bahwa Pemprov Banten juga akan menanggung biaya pajak yang harus dibayarkan dalam penyaluran dana bantuan tersebut. “Jadi sekali lagi Rp20 juta itu bulat-bulat akan diterima pondok pesantren,” imbuhnya.

Dengan menjamin tidak adanya pemotongan dan melakukan pembayaran pajaknya, kata Andika, Pemprov Banten di bawah kepemimpinan Gubernur Banten Wahidin Halim dan dirinya sebagai wakil gubernur, benar-benar ingin agar bantuan tersebut dapat membantu pesantren, atau bukan malah sebaliknya menjadi merepotkan pondok pesantren.

Lebih jauh Andika mengatakan, jika dana bantuan kepada pesantren ini terbukti efektif dalam membantu pondok pesantren, Pemprov Banten berencana untuk menaikkan jumlah dana bantuan tersebut dalam setiap tahunnya.

Menurutnya, Pemprov Banten menyadari jika nilai bantuan tersebut jauh dari cukup bagi pondok pesantren. Namun begitu, Andika berharap dana bantaun tersebut bisa dipertanggung jawabkan.

“Jadi jangan lupa kalau untuk laporan pertanggunjawabannya nanti kami mohon para pimpinan pondok pesantren untuk membuatnya. Ada FSPP (forum silaturahmi pondok pesantren) nanti yang siap memberikan bantaun dalam hal pembuatan laporan ini,” paparnya.

ADI DARMA 

Continue Reading

Kab Tangerang

Pemkab Tangerang Antisipasi Pendatang Usai Lebaran

Published

on

Rapat Forkopimda Kabupaten Tangerang. (ADI/METAONLINE)

KAB. TANGERANG,MO – Menjelang Hari Raya Idul Fitri Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menyelenggarakan Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) untuk melakukan persiapan pengamanan lalu lintas/angkutan umum dan antisipasi melonjaknya pendatang dari luar dan pencari kerja.

Sekda Kab. Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tangerang sudah siap dalam mengantisipasi masalah Hari Raya Idul Fitri 1439 H seperti persiapan arus mudik lebaran, baik pengamanan dan segala sesuatu yang berkaitan dengan mudik.

“Saya berharap dalam proses arus mudik dan arus balik lebaran di Kabupaten Tangerang lancar-lancar saja tidak ada hal yang menghawatirkan. Kita terus berupaya melakukan yang terbaik, terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian, Insya Allah semuanya lancar-lancar saja,” kata Sekda.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang Bambang Mardi Sentosa menyampaikan, dalam kesiapan pengamanan yang tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya yaitu menyiapkan posko keamanan yang terdiri dari Polresta Tangerang, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan dan Pol PP.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang (Disnaker) Jarnaji menyatakan, Kabupaten Tangerang mempunyai daya tarik tersendiri karna Kabupaten Tangerang berbatasan langsung dengan ibu kota negara RI.

Kabupaten Tangerang juga merupakan daerah pengembang kawasan industri dan UKM yang relatif cukup tinggi sehingga dapat melonjaknya pendatang dan pencari kerja dari luar daerah Kabupaten Tangerang.

“Total pencari kerja sampai bulan maret 2018 saja mencapai 52.527 orang, pasca idul fitri 1439 H pencari kerja dari luar daerah Kabupaten Tangerang akan melonjak,” paparnya.

Tambah Jarnaji, pihaknya akan menghimbau perusahaan dalam hal perekrutan tenaga kerja agar memprioritaskan tenaga kerja lokal.

ADI DARMA

Continue Reading

Trending