Connect with us

Kota Tangerang

Pembagian Sertifikat Tanah di Tangerang Diwarnai Adu Mulut Warga Vs RT

Published

on

Warga menunjukan sertipikat hasil PTSL 2017, Senin (12/3). (CANDRA/METAONLINE)

TANGERANG, MO – Kelurahan Cipete bersama Kantor Pertanahan Kota Tangerang pada Badan Pertanahan Nasional (BPN), menggelar penyuluhan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahap II. Selain penyuluhan, kegiatan tersebut sekaligus pembagian sertifikat tanah hasil PTSL tahun 2017.

Berpusat di Aula lantai dua Kantor Kelurahan Cipete, turut hadir peserta PTSL 2017, dan RT/RW Kelurahan. Dalam kesempatan tersebut, di Halaman Kantor Kelurahan dua orang pria dan wanita terlibat cekcok.

Cekcok itu lantaran, sang wanita yang enggan disebutkan namanya merasa curiga dengan kinerja RT/RW sebagai penanggungjawab program PTSL dilapangan. Wanita ini bersikeras bahwa adanya indikasi pungutan liar yang terjadi.

“Dibilang sih udah jadi, kemarin suami saya ke BPN udah dapet resi nya katanya bulan februari, ternyata kan enggak. Alasan minta uang, katanya untuk wara-wiri sebesar Rp 3 Juta, tapi saya ga mau ngeluarin uang,” ujar dia.

Pembicaraan itu pun segera dipotong oleh pria yang diduga sebagai salah satu RT di Kelurahan Cipete. Dirinya merasa tersinggung oleh pembicaraan wanita yang diketahui warga dari RW 05.

“Engga ada yang bayar ga ada, saya marah kalo dibilang bayar, saya sebagai RT kalo dibilang bayar saya marah,” kata RT.

Wanita tersebut pun, sempat menanggapi pernyataan RT. Dirinya juga menyebutkan bahwa dia memiliki bukti adanya pungli oleh RW diwilayahnya.

“Saya ada buktinya rekaman kalau dimintain uang. Saya emosi saja, saya notif udah dikasih kenapa ga dikasih sertifikat sekarang, saya tau itu yang sudah bayar (dikasih sertifikat), saya punya buktinya siapa yang mintain uang,” ucap dia dengan nada tinggi, Senin (12/3).

Cekcok ini pun tidak berlangsung lama, dan segera dilerai oleh warga sekitar. Menanggapi hal ini Lurah Cipete Solihin mengaku, diwilayah dia tidak adanya indikasi pungli terkait program PLTSL.

“Di aturannya ini bukannya gratis, ini biaya APBN kecuali materai dan patok. Artinya ketika berkas sudah lengkap, dan dinaikan ke BPN itu tidak ada,” jelas dia.

“Mungkin saja, saya juga denger diwilayah lain, ada yang seperti itu (pungli) misalkan baru pendaftaran saja sudah diminta. Kalau disini tidak ada,” imbuhnya.

CANDRA IRAWAN

Kota Tangerang

Korban Selamat, KRL Vs Mobil Avanza di Tangerang Dirawat Intensif

Published

on

Polisi meminta keterangan korban selamat kecelakaan tabrak kereta, Minggu (17/6). (CANDRA/METAONLINE)

TANGERANG, MO – Kepala Humas RSUD Kabupaten Tangerang Yudi mengatakan, tiga korban selamat tabrakan kereta rel listrik (KRL) dan mobil Avanza bernopol B1025CKR masih dalam penanganan intensif pihaknya. Ketiga korban selamat itu yakni Dawan (72), Dumiyati (38) serta Naura balita berumur empat tahun.

“Yang meninggal tadi Ibu Maryanah (59) pukul 17.51 WIB, itu meninggalnya karena korban mengalami cedera kepala berat. Korban lainnya masih dalam perawatan intensif dan yang balita saya masih belum dapat informasi lagi,” ujar dia, saat dihubungi Metaonline.id, Minggu (17/6).

Diketahui kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 14.45 WIB disebuah perlintasan liar di Stasiun Batuceper. Kecelakaan tersebut mobil yang ditumpangi satu keluarga ini mengakibatkan tiga orang tewas dan tiga orang lainnya selamat.

Kanit Laka Lantas Polres Metro Tangerang Kota AKP Isa Anshori menjelaskan, kronologis kejadian itu saat kereta KRL jurusan Jakarya-Tangerang yang datang dari arah Jakarta menuju Tangerang. Menghantam kendaraan Avanza yang menerobos pintu perlintasan yang terbuat dari bambu.

“Pintu perlintasan itu oleh penjaga perlintasan sudah diturunkan sebagai tanda KRL akan melintas, sehingga terjadi kecelakaan,” jelas dia.

CANDRA IRAWAN

Continue Reading

Kota Tangerang

KRL Tabrak Mobil di Tangerang, Tiga Orang Tewas

Published

on

Pulang halal bila halal, sekeluarga tertabrak kereta, Minggu (17/6) siang. (CANDRA/ISTIMEWA)

TANGERANG, MO – Kecelakaan kembali terjadi antara kereta rel listrik (KRL) dan mobil Avanza bernopol B1025CKR, di perlintasan tanpa palang pintu Stasiun Batuceper, Kota Tangerang. Tiga orang penumpang mobil tewas ditempat sementara tiga penumpang lainnya termasuk balita luka-luka.

Kanit Laka Lantas Polres Metro Tangerang Kota AKP Isa Anshori mengatakan bahwa kecelakaan tersebut terjadi saat kereta KRL jurusan Jakarta-Tangerang yang datang dari arah Jakarta menuju Tangerang melintas di daerah Al-Fitroh, Batuceper. Kemudian dari arah lain datang kendaraan Avanza yang menerobos pintu perlintasan yang terbuat dari bambu.

“Sementara oleh penjaga perlintasan bambu tersebut sudah diturunkan sebagai tanda KRL akan melintas. Sehingga terjadi kecelakaan karena Avanza menerobos,” ujar dia, Minggu (17/6).

Ketiga penumpang yang meninggal dunia yakni Nanang Yulian (39), Robiatun Munawaroh (34) dan Maryanah (59). Sementara itu korban selamat yaitu Dawan (72), Dumiyati (38) serta Naura (4).

Diketahui seluruh korban merupakan satu keluarga yang beralamat di Gang Sawo, Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh. Kini ketiga korban selamat sedang dalam penanganan intensif RSUD Kabupaten Tangerang.

CANDRA IRAWAN

Continue Reading

Kota Tangerang

Disbudpar Kota Tangerang Optimis Pariwisata Meningkat Selama Libur Lebaran

Published

on

Pengunjung Taman Potret saat libur lebaran. (CANDRA/METAONLINE)

TANGERANG,MO – Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang mencatat sepanjang awal tahun 2018, dari Januari hingga April kemarin jumlah wisatawan mencapai 400 ribu. Terlebih di libur Lebaran tahun ini jumlah wisatawan diprediksi meningkat empat kali lipat dari hari biasanya.

“Saya optimis di libur lebaran tahun ini wisatawan ke Kota Tangerang meningkat, kalau untuk ke taman-taman jumlah pengunjung bisa meningkat empat kali lipat. Karena hari biasanya pengunjung itu hanya 150 orang, lebaran itu bisa 600 orang di satu taman,” ujar Rizal Ridolloh, Kepala Bidang Pariwisata pada Disbudpar Kota Tangerang, Senin (18/6).

Diketahui dalam kurun waktu lima tahun terakhir Pemerintah Kota Tangerang telah membangun puluhan taman tematik dan taman lingkungan, guna meningkatkan pariwisata di Kota ini. Selain taman Pemkot juga menyediakan pariwisata unggulan lainnya seperti wisata air, wisata religi dan wisata sejarah.

Target libur lebaran tahun ini, lanjut dia lebih dari tahun libur lebaran tahun kemarin yang mencapai jutaan wisatawan. Bahkan pihaknya terus berkoordinasi dan bekerjasama dengan Dinas terkait untuk meningkatkan jumlah wisatawan, dengan memakai promosi media sosial (medsos).

“Kami telah mengirimkan surat ke tempat-tempat destinasi wisata agar terus menjaga kebersihan, keamanan dan lainnya. Beberapa penunjang wisata lainnya seperti hotel dan restauran juga telah membuat paket-paket promosi,” tandasnya.

CANDRA IRAWAN

Continue Reading

Trending