Connect with us

Kota Tangerang

Pegawai Purna Bhakti Diminta Terus Mengabdi

Published

on

Wakil Wali Kota Tangerang, Sachrudin mencabut lencana Kasatpol PP Mumung Nirwana yang memasuki masa Purna Bhakti saat apel pagi, Senin (5/10/2018).

TANGERANG, MO – Wakil Wali Kota Sachrudin membagikan piagam penghargaan Satyalancana Karya Satya bagi para pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang yang telah mengabdikan diri sebagai ASN selama 10, 20 dan 30 tahun. Pemberian penghargaan tersebut diberikan secara simbolis dihadapan para peserta apel.

Sebagai informasi jumlah pegawai yang menerima penghargaan sebanyak 875 pegawai dengan rincian Satyalancana Karya Satya 30 tahun sebanyak 258 pegawai, Satyalancana Karya Satya masa bakti 20 tahun sebanyak 159 pegawai, dan 458 pegawai menerima Satya Lenvana Karya Satya masa bakti 10 tahun.

“Nah Kalau sudah terima Satyalancana 30 tahun, berarti enggak lama lagi bakal Nerima SK pensiun,” seloroh Sachrudin pada saat memimpin Apel Pagi, Senin (5/11/2018).

Selain itu, Sachrudin juga memberikan SK Pensiun kepada 17 pegawai dan 1 SK Kenaikan Pangkat. Sachrudin menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para purnabakti yang telah mengabdikan dirinya untuk Kota Tangerang.

“Ibarat sekolah sekarang bapak dan ibu sudah lulus dengan baik dan selamat, terimakasih atas pengabdiannya pada masyarakat selama ini. Namun dengan titel pensiunan bukan berarti pengabdian bapak ibu terhenti, terus berbuat baik dan jadikan diri kita insan yang bermanfaat bagi sekitar”.

Namun Sachrudin juga mengutarakan keprihatinannya pada pegawai yang kurang baik kinerjanya.

“Karena tidak sedikit dari kita yang belum lulus dan tersandung masalah yang menyebabkan cacat pada karir sehingga tidak bisa menerima Satyalancana hingga tersandung kasus pidana,” keluhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sachrudin juga mengajak para pensiunan untuk mendoakan dan memberi semangat serta dukungan kepada 683 atlet yang akan berlaga pada Porprov ke V.

“Semalam Porprov sudah resmi dibuka oleh bapak Gubernur Banten, kita doakan semoga Kota Tangerang bisa mendapatkan predikat menjadi juara umum supaya Kota Tangerang semakin banyak mengantongi berbagai macam prestasi,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Taspen Cabang Tangerang, Ema menjelaskan, alur pencairan dana pensiun dan tunjangan hari tua dengan harapan agar para pensiunan mengerti dan tidak mudah tertipu oleh oknum yang mengatas namakan PT Taspen

“Sekarang ini banyak sekali penipuan yang mengatasnamakan PT Taspen dan sudah memakan banyak korban. Ada baiknya bapak ibu mengerti bahwa segala proses yang dilakukan untuk pencairan dana pensiun dan tunjangan hari tua dilakukan melalui perbankan resmi dilanjutkan pemberitahuan melalui sender id PT Taspen dan tidak berbayar atau tidak dipungut biaya sedikitpun,” paparnya. (fi)

Kota Tangerang

Sachrudin Ajak Orang Tua Berperan Aktif dalam Pendidikan Anak

Published

on

TANGERANG, MO – Salah satu pelayanan dasar yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang adalah peningkatan kualitas pendidikan bagi pelajar di Kota Tangerang.

Untuk itu, Pemerintah Kota Tangerang telah menggratiskan biaya pendidikan di sejumlah sekolah mulai dari tingkat SD dan SMP naik Negeri maupun swasta.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang H. Sachrudin saat memberikan sambutan dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Yayasan Pendidikan Islam Al-Istiqomah Karang Tengah Kota Tangerang pada Selasa, (12/11).

“Jadi pilihan untuk sekolah gratis bukan hanya di sekolah-sekolah negeri saja, sekolah swasta juga sudah banyak yang gratis,” jelas Sachrudin.

Wakil menambahkan langkah – langkah yang ditempuh Pemkot di dunia pendidikan adalah sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta mencetak generasi yang berkualitas.

“Tugas pemerintah sebagai fasilitator, terlebih pendidikan merupakan salah satu faktor yang utama,” jelasnya.

Tak lupa Wakil juga berpesan kepada para orang tua murid yang hadir dalam peringatan Maulid tersebut untuk turut berpartisipasi secara aktif pada perkembangan pendidikan anak di sekolah.

“Jalin komunikasi yang baik dengan pihak sekolah, apa yang kurang pada anak atau mungkin kelebihan yang ada pada anak. Supaya kita sebagai orang tua mengerti apa yang dibutuhkan anak,”.

” Jangan cuma sekedar nitipin anak di sekolah, pantau terus perkembangannya,” tutup Wakil.(bono)

Continue Reading

Kota Tangerang

DPRD Solok Selatan Belajar Perda Tramtibum ke Satpol PP

Published

on

TANGERANG, MO – Anggota DPRD Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat melakukan kunjungan kerja ke Satpol PP KotaTangerang, Selasa (12/11/2019). Rombongan wakil rakyat daerah yang memiliki motto Sarantau Sasurambi ini, dipimpin Ketua Pansus Raperda Tramtibum, Mursiwal.

Ada 13 anggota DPRD Kabupaten Solok Selatan yang bertandang guna melihat keberhasilan Satpol PP Kota Tangerang dalam menjaga ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat tanpa kesan angker.

Pada kesempatan itu, rombongan DPRD Kabupaten Solok Selatan, diterima Plt Sekretaris Satpol PP Kota Tangerang, Wawan Fawzi. Wawan menyebut, di Kota Tangerang ada Perda yang cakupannya luas yakni Perda No. 8/ 2018 tentang Trantibum Linmas.”Kami sangat bangga Satpol PP Kota Tangerang dijadikan referensi untuk belajar oleh daerah lain dalam penegakan dan penindakan pelanggar Perda tentang Tramtibum.

Perda di Kota Tangerang dinilai oleh daerah lain telah cukup mumpuni dalam hal implemantasinya,” paparnya.

Sementara itu, Mursiwal, menjelaskan, berdasarkan berita di media, pihaknya melihat Satpol PP Kota Tangerang berhasil dalam menegakkan Perda serta menjaga ketenteraman ketertiban umum secara persuasif. Oleh karena itu, ia memilih Satpol PP Kota Tangerang sebagai tempat studi banding.(bono)

Continue Reading

Kota Tangerang

Pegawai Wajib Gunakan Aplikasi Tangerang LIVE

Published

on

TANGERANG, MO – Seluruh pegawai Kelurahan dan Kecamatan Pinang, terlihat sibuk mempelajari aplikasi Tangerang LIVE untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat yang saat ini menggunakan sistem online.

Seluruh pegawai berkumpul di aula guna melakukan pengecekan handphonenya dan memastikan apakah sudah ada apikasi Tangerang Live atau tidak. Jika tidak ada, maka pegawai tersebut harus menginstal dan diwajibkan menggunakan aplikasi tersebut.

Camat Pinang, M. Agun Djumhendi, mengatakan, pelayanan di Kecamatan Pinang saat ini sudah menggunakan sistem online, maka itu pegawai kelurahan dan Kecamatan yang ada di Kecamatan Pinang harus menggunakan aplikasi Tangerang LIVE. Hal tersebut untuk mempermudah semua pelayanan dan mengetahui apa saja yang menjadi keluhan yang disampaikan di Laksa.

“Memang saya wajibkan semua pegawai mulai dari kelurahan dan Kecamatan harus ada Tangerang LIVE, jangan sampai ada pegawai yang tidak mengerti menggunakan aplikasi tersebut. Karena semua pelayanan ada didalam aplikasi Tangerang LIVE,”ujarnya, Selasa (12/11).

Agun menambahkan, mulai dari pembuatan surat pengantar RT dan RW saat ini sudah online, jadi pegawai harus lebih cepat dari masyarakat agar bisa melayani masyarakat dengan baik dan benar.

“Kalau sudah ada aplikasi Tangerang LIVE, pegawai yang ada di Kelurahan dan Kecamatan bisa dipantau. Jadi masyarakat jika ada permasalahan tidak perlu melapor ke kantor, langsung saja di Tangerang Live karena semua menu yang dibutuhkan ada didalamnya,”paparnya.

Ia menjelaskan, aplikasi Tangerang LIVE satu aplikasi banyak fungsinya, mulai dari lapangan pekerjaan sampai dengan event di Kota Tangerang ada di dalamnya. Bahkan jika terjadi bencana seperti kebakaran atau lainnya bisa langsung disampaikan dan langsung di respon.

“Maka itu, jika pegawai saya tidak mengerti dan tidak menggunakan aplikasi Tangerang Live mana bisa tahu. Apalagi pak wali sudah mengintruksikan seluruh pegawai yang ada di lingkungan Pemkot Tangerang harus ada aplikasi Tangerang LIVE agar bisa update perkembangan wilayah,”ungkapnya.

Semua pelayanan di Kecamatan Pinang, Kata Agun, sudah tidak ada lagi yang menggunakan manual. Semua sistem yang ada sudah online dan itu mempermudah masyarakat karena sangat cepat dan tidak harus menunggu waktu.

“Selain pelayanan masyarakat online, kita juga memberikan jaminan pelayanan seperti akte lahir, KIA, dan juga adminstrasi penduduk lainnya sudah bisa ditunggu. Untuk E-KTP juga menggunakan online tetapi sistemnya, untuk masalah jadi biasanya paling lama satu minggu dan tidak lebih karena memang blanko terbatas,”tutupnya.(bono)

Continue Reading

Trending