Connect with us

Kota Tangerang

PDAM Se-Indonesia Terima Raport BPPSPAM Pekan Depan

Published

on

Asisten Manager Humas dan Pengaduan PDAM TB, Ichsan Sodikin. (dok)

TANGERANG, MO – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) seluruh Indonesia dijadwalkan menerima rapot hasil penilaian Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) pekan depan.

Dalam raport tersebut akan dijabarkan penilain tentang pengelolaan keuangan PDAM sesuai katagori sehat atau tidak.

Kepala Bagian Pelayanan BPPSPAM dan Kerjasama, Ade Syaiful Rachman menjelaskan, pada tahun 2018 BPPSPAM telah melakukan penilaian kinerja terhadap 374 PDAM se Indonesia.

Hasilnya, 223 PDAM atau 57 persen  PDAM masuk dalam kategori sehat.

“Terdapat 223 PDAM masuk kategori sehat, 52 PDAM (13 persen) yang masuk kedalam kategori sakit dan 17 PDAM diantaranya belum dilakukan penilaian,” ucapnya, Rabu (21/11/2018).

Ade mengaku sampai saat ini belum dapat mengungkapkan PDAM mana saja yang termasuk kedalam kategori tidak sehat. Karena pihaknya baru akan mempublis hasilnya Selasa (27/11/2018) mendatang.

“Kami akan launcing di website BPPSPAM (sim.ciptakarya.pu.go.id/bppspam),” tambahnya.

Menurut Ade, berdasarkan hasil analisa BPPSPAM terdapat beberapa faktor penentu yang dapat meningkatkan kinerja PDAM.

Di antaranya penerapan tarif full cost recovery, peningkatan jam operasional pelayanan, penurunan tingkat kehilangan air, peningkatan efisiensi produksi, peningkatan konsumsi air, peningkatan meter air, peningkatan cakupan dengan kerjasama investasi, dan peningkatan kompetensi SDM.

“Untuk menjalankannya, PDAM harus komitmen dan mendukung penuh seluruh faktor tersebut. PDAM membutuhkan komitmen dan dukungan penuh dari Pemda (Pemerintah Daerah) sebagai pemilik PDAM,” tambahnya. (agr)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kota Tangerang

Arief : Remaja Sehat dan Cerdas Untuk Masa Depan Kota Tangerang

Published

on

TANGERANG, MO – Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah menghadiri acara Seminar Kesehatan Remaja dengan tema “Remaja Sehat Kota Tangerang Unggul” di Ruang Al – Amanah Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Sabtu (16/11/2019).

Dalam rangka memperingati hari Kesehatan Nasional yang ke – 55 Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan Kota Tangerang mengadakan seminar kesehatan untuk remaja. Kesehatan remaja sudah seharusnya menjadi perhatian semua pihak demi mewujudkan kesuksesan bangsa dan negara di masa depan.

Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tangerang ingin terus membangun fasilitas sarana dan prasarana yang memadai untuk masyarakat.

“Kami ingin Kota Tangerang makin maju, sejahtera dan sarana prasarana tercukupi, untuk itu kita perlu remaja yang sehat, kuat dan cerdas,” ujarnya.

Selain itu, Walikota juga mengajak para remaja Kota Tangerang untuk mengkonsumsi makanan yang sehat dan teratur agar bisa fokus dalam menerima proses belajar di sekolah.

“Saya mengajak adik – adik semua untuk utamakan sarapan dan makan yang teratur biar fokus nanti disekolah menerima pembelajaran disekolah,” ajak Arief dihadapan ratusan peserta seminar yang terdiri dari anak SMP dan SMA se – Kota Tangerang.

“Jangan sampai apa yang disampaikan bapak – ibu guru enggak bisa diterima dengan baik karena kitanya kurang sehat atau enggak fokus,” tambah Arief.

Lebih lanjut, Walikota juga berharap kepada adik – adik remaja jangan melakukan hal – hal yang tidak bermanfaat seperti merokok atau sejenisnya.

“Saya harap adik – adik jangan pernah mencoba hal – hal yang tidak bermanfaat seperti merokok dan hal-hal negatif lainnya,” harapnya.

“Lebih baik lakukan hal – hal yang lebih bermanfaat seperti berolahraga agar menjadi atlit-atlit kebanggaan Indonesia,” jelas Arief.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Kesehatan Liza Puspadewi juga menjelaskan kegiatan ini bertujuan mengedukasi remaja Kota Tangerang agar mau dan mampu memilih pola hidup sehat sebagai gaya hidup.

“Mudah – mudahan kegiatan ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan agar remaja Kota Tangerang unggul sehingga dapat memajukan Kota Tangerang,” pungkas Liza.(bono)

Continue Reading

Kota Tangerang

Lawan Stunting dengan Tempe

Published

on

TANGERANG, MO – Mencegah penyakit stunting, Komunitas Benteng Heritage bersama dengan Lingkar Budaya Indonesia dan Persaudaraan Pertiwi (Peranakan Tionghoa Warga Indonesia) mengadakan Tempe Festival 2019.

Digelar di Roemah Boedja Roemboer, Kecamatan Tangerang, berbagai macam kegiatan digelar. Mulai dari demo dan lomba masak aneka kreasi tempe serta bincang santai dengan tema manfaat tempe.

Salah satu panitia Tempe Festival Sari Bondan mengatakan, kegiatan ini baru pertama kali digelar, rencananya akan diagendakan secara rutin dengan konsep terus bervariatif.

“Tujuannya memperkenalkan masyarakat pada tempe yang banyak sekali manfaatnya. Walaupun makanan sederhana, tetapi manfaatnya sangat luar biasa,” ujarnya, Jum’at (15/11).

Sari menambahkan, ternyata tempe juga bisa dimasak dengan berbagai cara, seperti campuran spaghetti, burger, dan juga canape. Jadi jangan dianggap konvensional, karena banyak cara untuk dimasak dan dinikmati.

“Tempe Festival ini juga dalam rangka mencegah penyakit stunting, karena senada dengan program kerja Pak Jokowi, mencegah stunting,” katanya.(bono)

Continue Reading

Kota Tangerang

Inovasi Penutup Saluran Air Mudah Diangkat

Published

on

TANGERANG, MO – Inovasi baru digulirkan Pemkot Tangerang, dalam membuat saluran penutup air. Ini merupakan penutup yang ringan sehingga mudah diangkat dan mudah diibersihkan kapan saja.

Kepala Bappeda Kota Tangerang, Sugiharto Ahmad Bagdja, mengatakan, saluran penutup air seberat 15 kilogram, ibu-ibu juga kuat mengangkatnya, keunggulan lainnya, kuat menahan beban seperti jika ada mobil melintas maupun parkir di atasnya.

“Dengan berat 15 kilogram namun kuat jika dilintasi kendaraan seperti mobil, Kalau yang lama beratnya mencapai 80 kilogram,” ujarnya.

Lanjutnya, Inovasi yang tak lain gagasan Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah ini adalah bagian dari ajakan Pemkot kepada warga dalam menjaga kebersihan.

“Selama ini, jika ingin mengatasi genangan maka harus bongkar saluran air dahulu. Selain bebannya berat, dilakukan petugas khusus. Kini, dengan adanya inovasi maka warga bisa secara mandiri membersihkan lingkungannya,” ujarnya.

Saluran penutup air ini pun mulai dipasang di beberapa wilayah seperti Kecamatan Benda, Neglasari dan Periuk.(bono)

Continue Reading

Trending