Connect with us

Banten Raya

PCI Provinsi Banten Dituntut Tingkatkan Kualitas Atlet

Published

on

Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Cricket Indonesia (PP.PCI) Aziz Syamsuddin (Kiri) menyerahkan bendera PCI ke Ketua Pengurus Persatuan Cricket Indonesia (P.PCI) Provinsi Banten Komarudin. (CANDRA/METAONLINE)

TANGERANG, MO – Pengurus Persatuan Cricket Indonesia Provinsi Banten (P.PCI) ke-2, Periode 2018-2022 resmi dilantik, Minggu (3/6). Pelantikan yang dihadiri Ketua Umum Pengurus Pusat Perstauan Cricket Indonesia (PP.PCI) Aziz Syamsuddin dan delapan Pengurus Cabang (Pencab) digelar di kawasan Bandara Soekarno Hatta.

Periode kali ini PPCI Provinsi Banten akan dipimpin Komarudin, ia diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata di cabang olahraga Cricket. Serta mensosialisasikan olahraga itu yang dirasa belum banyak masyarakat yang tahu.

Ketua Umum PP.PCI  Aziz Syamsuddin mengatakan bahwa pelantikan tersebut sebagai momentum untuk meningkatkan prestasi Cricket di Banten. Selain itu dirinya memberikan beberapa catatan dalam kepengurusan baru tersebut.

“Kita berharap kepengurusan baru ini dapat membentuk liga olahraga Cricket di Provinsi Banten. Dari liga itu tentu dipersiapakan bibit-bibit pemain yang nantinya akan masuk dalam skuad timnas PCI,” ujar dia kepada Metaonline.id.

Aziz juga meminta kepada Pemerintah Daerah Provinsi Banten untuk dapat bekerjasama dengan kepengurusan baru itu untuk meningkatkan prestasi olahraga yang dibinanya. Terlebih kepada sarana dan prasarana olahraga Cricket.

“Satu peningkatan mutu kualitas bermain, pemain juga diharapkan bisa masuk di kompetisi piala dunia itu target terakhir kita. Makanya kita harapkan P.PCI provinsi Banten dalam sistem liga nanti minimal ada enam klub,” jelas dia.

“Enam klub itu nantinya akan bertanding dalam PON, Sea Games maupun Asean Games kedepan untuk masuk pra kualifikasi piala dunia,” imbuh Aziz.

Sementara itu, Ketua PCI Provinsi Banten Komarudin mengungkapkan, pihaknya akan segera menyiapkan infrastruktur olahraga yang akan hadir di setiap daerah. Ia juga berkomitmen akan mencari atlet-atlet baru dari anak-anak usia sekolah, serta memperkenalkan olahraga Cricket.

“Lahan untuk lapangan ada di daerah Pagedangan kita sudah lihat, termasuk nanti akan kita akan coba di Pasar Kemis kebetulan ada beberapa lahan yang bisa kita siapkan. Kita juga bisa pakai dari lahan fasos fasum, nah persoalan liga itu kita berharap sebelum akhir tahun ini lah bisa dilangsungkan, sebelum digelar artinya kan harus mempersiapkan segala sesuatunya,” kata dia.

Terkait dengan pembinaan atlet muda di sekolah, dirinya menuturkan menjadi potensi yang cukup besar. Pihaknya pun akan memberikan jaminan kepada pihak sekolah yang anak didiknya masuk sebagai atlet cabang olahraga Cricket.

“Nanti akan kita jamin kerjasama dengan seluruh sekolah, terutama sekolah menengah atas supaya mereka terlibat baik negeri ataupun swasta. Tidak hanya menengah sebetulnya, SD dan SMP pun perlu diajak kerjasama untuk mengenalkan olahraga ini,” tandasnya.

CANDRA IRAWAN

Banten Raya

Gubernur Banten Copot Spanduk Salah Cetak Bertuliskan Asean Games 2018

Published

on

Gubernur Banten Wahidin Halim bersama Satpol PP Kota Serang mencopot spanduk salah cetak bertuliskan Asean Games di kawasan Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, Kamis (9/8/2018).

SERANG, MO – Spanduk salah cetak soal Asian Games 2018 di Kota Serang dicopot Gubernur Banten, Wahidin Halim, Kamis (9/8/2018). Aksi mencopot spanduk tersebut dilakukan Wahidin saat meninjau lokasi yang bakal dilintasi kirab obor Asian Games 2018.

Aksi tegas dilakukan Gubernur Banten, Wahidin Halim, kemarin. Gubernur yang akrab disapa WH ini mencopot spanduk promosi Asian Games berukuran besar di pintu masuk kawasan Stadion Maulana Yusuf, Jalan Ahmad Yani, Kota Serang. Ejaan yang mestinya Asian ditulis Asean pada spanduk berukuran jumbo tersebut.

Melihat spanduk salah tulis tersebut, spontan Gubernur Banten dibantu Satpol PP bergegas mencopotnya. Saat itu, WHtengah berkeliling sambil meninjau lokasi-lokasi yang akan dijadikan pawai obor Asian Games 2018.

Rencananya, Kamis (9/9/2018) ini, Banten akan dilewati oleh kirab obor Asian Games, mulai dari Kota Cilegon, sampai ke Kota Serang. Pawai tersebut rencananya bakal disambut langsung Gubernur Banten Wahidin Halim. Obor tersebut akan tinggal selama sehari di Banten. Usai itu, kirab obor Asian Games akan dilanjutkan menuju Kota Purwakarta, Jawa Barat.

UIS ADI

Continue Reading

Lebak

SMKN di Lebak Terima Kasih Pada Gubernur Banten Atas Pendidikan Gratis

Published

on

SMKN di Lebak Terima Kasih Atas Pendidikan Gratis. (IST)

LEBAK,MO – Program pendidikan gratis yang digagas oleh Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Andika Hazrumy mendapatkan respon positif dan dukungan dari berbagai kalangan, khususnya dari penerima manfaat dari program itu sendiri yaitu pihak sekolah dan siswa SMKN 1 Bayah.

M. Arun Kepala SMKN 1 Bayah mendukung sekolah gratis dan siap melaksanakan programnya.

“Kami mendukung penuh program pendidikan gratis dan siap melaksanakannya,” katanya.

Riswan Ristiawadi selaku Wakil Kepala Sekolah SMKN 1 Bayah mengaku senang atas program pendidikan gratis yang digulirkan oleh Pemprov Banten.

“Kami sangat senang sekali dengan adanya pendidikan gratis, sehingga para orang tua tidak lagi kebingungan mencari biaya sekolah, karena selama ini orang tua siswa harus dibebankan iuran. Tapi alhamdulillah Pak WH (sebutan akrab Gubernur Banten-red) telah menggratiskan biaya pendidikan bagi siswa SMAN/SMKN Se Banten,” ujar Riswan.

“Semoga dengan adanya pendidikan gratis ini, masyarakat Banten tidak ada lagi yang putus sekolah karena alasan biaya, semoga pendidikan masyarakat Banten semakin maju. Sekarang biaya pendidikan sudah gratis,” tambah Riswan.

Rudi Hardian selaku Guru di SMKN 1 Bayah juga mengatakan bahwa program pendidikan gratis ini sangat bagus.

“Program pendidikan gratis ini sangat bagus untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Banten,” ujar Rudi.

Dari pantauan media, beberapa pihak sekolah dan siswa membentangkan spanduk yang bertuliskan “Terima Kasih Bapak WH Sudah Menggratiskan Biaya Sekolah Kami,” ungkapnya n

Nazwa Salwa Siswi Kelas XI Otomatisasi Tatakelola Perkantoran SMKN 1 Bayah mengaku senang dengan adanya pendidikan gratis tersebut.

“Seneng sekali dengernya, bisa sekolah gratis tanpa ada pungutan SPP atau uang bangunan lagi,” ujar Salwa.

Selain itu Ari Noojaman Siswa SMKN 1 Bayah kelas XII Multimedia mendukung terhadap pendidikan gratis.

“Terima kasih banyak buat Pak Gubernur Banten atas program pendidikan gratisnya, semoga pendidikan di Banten semakin maju, dan banyak yang mau sekolah. Jadi sekarang kan sudah gratis, ayo kita semangat sekolah,” tutupnya.

CANDRA IRAWAN

Continue Reading

Banten Raya

RBB Dukung Pendidikan Gratis SMAN/SMKN di Banten

Published

on

RBB dukung pendidikan gratis di Banten. (Ist)

TANGERANG,MO – Visi dan misi yang digagas oleh Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) dan Wakil Gubernur Andika Hazrumy Banten tentang pendidikan gratis mendapatkan banyak dukungan dari berbagai kalangan, salah satunya dari Relawan Banten Baru (RBB).

Ubay Permana selaku panglima dari Relawan Banten Baru (RBB) dengan tegas menyatakan mendukung penuh program pendidikan gratis yang digagas oleh Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Andika Hazrumy.

“Program pendidikan gratis sudah sepantasnya untuk dilaksanakan di Provinsi Banten ini. Kita ketahui masih banyak warga Banten yang mengeluh karena pendidikan mahal. Oleh karenanya pendidikan gratis harus dilaksanakan,” ujar Ubay Permana dalam rilisnya yang diterima METAONLINE, Minggu (5/8/2018).

Ubay pun menyayangkan adanya isu penolakan dari berbagai pihak mengenai program pendidikan gratis tersebut.

“Kami sangat menyayangkan atas sikap oknum yang tidak setuju terhadap pendidikan gratis. Harusnya mereka sadar diri, masih banyak yang mengeluh karena harus bayar sekolah. Ini sudah digratiskan oleh Pak Gubernur malah menolaknya. Sangat aneh,” kata Ubay Permana.

Perihal penolakan yang dilontarkan oleh salah seorang anggota DPRD Banten Fitron Nur Ikhsan, Ubay permana menanggapinya.

“Kami rasa celotehan oknum Dewan tersebut tidak usah dianggap. Karena sama saja menolak pendidikan gratis seperti bernafsu ingin mengkebiri hak warga Banten,” jelas Ubay.

“Program pendidikan gratis yang digelontorkan oleh Pemprov Banten adalah program mulia yang dicita-citakan oleh masyarakat Banten yang harus didukung dan segera terlaksana tanpa seorang pun bolah menghadang, termasuk Fitron,” tutup Ubay.

ADI DARMA

Continue Reading

Trending