Connect with us

Ekonomi

Pasca Lebaran Daya Beli Diprediksi Kembali Melemah

Published

on

metaonline.id
ilustrasi/istimewa

METAONLINE,- Perayaan lebaran tahun ini dinilai cukup memanas laju ekonomi nasional. Namun, hal tersebut diprediksi tidak akan bertahan lama lantaran inflasi dan kurs rupiah yang saling berkaitan.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan, selama Ramadan dan Lebaran, laju pertumbuhan ekonomi memang cukup signifikan. Namun, pasca hari raya kembali mengendor karena inflasi dan kurs rupiah.

“Dampak Lebaran kemarin, dengan adanya Tunjangan Hari Raya Pegawai Negeri Sipil (THR PNS) dan pensiunan jadi stimulus untuk gerakkan sektor ritel, hotel, restoran dan pariwisata,” kata Bhima.

Selain itu, libur panjang dan kecenderungan perilaku konsumtif masyarakat Indonesia pasca hari raya juga diharapkan mampu mendorong laju ekonomi. Bhima mengatakan, proyeksinya ekonomi kuartal II tahun ini bisa tumbuh 5,15 persen dengan pertumbuhan konsumsi rumah tangga mencapai 5,2 persen.

Bhima memprediksi, inflasi pada bulan Juni, di kisaran 0,3 persen atau masih lebih rendah dibandingkan Juni tahun lalu sebesar 0,69 persen.

“Artinya, harga kebutuhan pokok memang masih stabil, kalaupun ada kenaikan harga selama Ramadan dan Lebaran, tidak signifikan. Namun, dorongan harga biasanya di transportasi, hal ini dinilai wajar karena ada momentum mudik Lebaran,” kata Bhima. (Sir/bbs/net)

Ekonomi

Retail Hero Salurkan 100.000 Air Mineral ke Sulteng

Published

on

Sejumlah warga menerima bantuan Hero Group, Jumat (9/11/2018).

SULTENG, MO – Bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Palu, Sigi, Dan Donggala beberapa waktu lalu menyisakan duka mendalam untuk Indonesia. Sejumlah pihak membantu pemulihan di lokasi bencana sejak bencana itu diketahui 28 September lalu. Tak terkecuali PT Hero Supermarket Tbk (Hero Group).

Menjalin kerjasama dengan Pos Keadilan Peduli Ummat (PKPU), perusahaan retail tersebut ikut serta memberikan bantuan untuk meringankan beban korban bencana.

“Kejadian yang menimpa masyarakat Palu, Sigi dan Donggala menorehkan kesedihan di hati kita semua. Melihat bencana yang sedang dialami oleh saudara-saudara kita di Sulawesi Tengah, kini saatnya kita bahu membahu memberikan dukungan dan meringankan beban mereka agar selalu memiliki semangat untuk kembali menata kehidupan dan kota tercintanya” ungkap Tony Mampuk, GM Corporate Affairs Hero Group.

Hero Group melalui unit bisnisnya Giant memberikan bantuan berupa 100.000 botol air mineral serta 5.900 pax tisu basah yang didistribusikan ke 20 wilayah yang terkena dampak bencana.

Penyaluran air mineral private label Giant dan tisu basah Guardian dilakukan secara bertahap, dimulai dari tanggal 1 November 2018, serta turut menjangkau daerah-daerah yang cukup sulit dijangkau karena infrastruktur yang rusak akibat bencana alam gempa bumi, tsunami dan likuifaksi.

Hero Group berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat untuk masyarakat terdampak, juga menjadi pengingat untuk hidup saling tolong menolong agar menjadi berkah bagi sekitar. (fi)

Continue Reading

Ekonomi

Maskapai Lion Air Bantah Banting Harga

Published

on

By

metaonline.id
Pesawat Lion Air. (istimewa)

METAONLINE,- Setelah peristiwa pesawat Lion Air dengan nomor penenerbangan JT 610 dengan rute penerbangan Cengkareng menuju Pangkalpinang mengalami kecelakaan setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta menuju Pangkalpinang, berhembus isu penurunan atau banting harga tiket pesawat Lion Air.

metaonline.id

Pesawat Lion Air. (istimewa)

Saat membuka situs di salah satu pemesanan tiket secara online, tertera harga tiket Lion Air sekali jalan dari Jakarta ke Singapura pada 28 November 2018 hanya sebesar Rp 150 ribu per pax atau per orang. Harga tersebut berlaku untuk penerbangan pukul 06:15, 11:15, 13:45, 16:15 dan 17:55 WIB. Untuk pukul 08:20 WIB, Lion Air memberikan harga yang sedikit lebih mahal, sebesar Rp 240 ribu.

Sedangkan maskapai lainnya masih memberikan harga normal, seperti Scoot yang menawarkan harga Rp 480.500 untuk tiket sekali jalan ke Singapura. Jet Star dan AirAsia memberikan harga Rp 500 ribuan dan Batik Air Rp 600 ribu. Kemudian, Malindo memberikan harga mulai dari Rp 700 ribuan hingga Rp 800 ribuan.

Selanjutnya, harga tiket Lion Air ke Singapura untuk tanggal 31 Desember 2018, di mana biasanya harga tiket pesawat sedang tinggi-tingginya karena ada momen Tahun Baru. Tertera harga tiket Lion Air sekali jalan ke Singapura di tanggal tersebut sebesar Rp 1,7 juta. **Baca juga: Jumlah Korban Pesawat Lion Air yang Jatuh di Sekitar Tanjung Karawang

Harga ini terbilang normal dan masih bersaing dengan harga tiket maskapai lain ke tujuan dan tanggal sama, yaitu Malindo, Batik Air dan Garuda yang menawarkan harga sama, Rp 1,7 juta-an.

Public Relation (PR) Lion Air Group, Ramaditya Handoko menegaskan, hingga kini tidak ada penurunan harga tiket Lion Air ke berbagai tujuan, baik dalam maupun luar negeri.

“Sebenarnya tidak ada dampak dari (kecelakaan) JT610. Harga tetap normal,” kata Ramaditya.

Ramaditya menjelaskan, harga tiket Lion Air yang murah hanya ada di situs Traveloka. Jika dilihat dari situs resmi Lion Air, harga tiket tidak mengalami penurunan.

“Dari agen yang memang memberikan harga spesial, Dari Lion Air harga normal,” tandasnya.

Dia menegaskan, harga tiket Lion Air hingga saat ini tidak mengalami penurunan. “Masih stabil karena ini jelang high season,” pungkasnya. (Sir/bbs/net)

Continue Reading

Ekonomi

Retail Giant Kampanyekan Belanja Tampa Kantong Plastik

Published

on

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan.

BANJARMASIN, MO – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan beserta Bupati dan Wali Kota dari seluruh Indonesia berkunjung ke Giant Ekspres Ahmad Yani Banjarmasin, Rabu (31/10/2018). Kunjungan ini merupakan salah satu sesi dari rangkaian kegiatan Lokakarya Nasional Penanganan Sampah Padat di Kawasan Regional, Perkotaan dan Destinasi Pariwisata.

Giant Ekspres Ahmad Yani Banjarmasin dipilih sebagai contoh retail modern yang aktif dengan kampanye belanja tanpa kantong plastik dan mendukung Peraturan Walikota Banjarmasin No. 18 Tahun 2016 Tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik. Dukungan Giant terhadap pengurangan penggunaan sampah plastik ini merupakan tindak lanjut dari komitmen Giant untuk berdiri sebagai perusahaan yang melakukan kegiatannya secara berkelanjutan.

“Giant sangat mendukung program pemerintah dalam rangka mengurangi sampah di Indonesia, dan kami juga melakukan upaya 3R (Reduce, reuse, recycle) dalam aktivitas perusahaan. Tidak hanya di Banjarmasin, Giant secara aktif melakukan inisiatif pelestarian lingkungan di berbagai wilayah diantaranya pemanfaatan sampah organik menjadi gas (Biogas), program RW Gaul (Giant Aksi Peduli Lingkungan), menyediakan reusable bag “Giant Faunatic”, Greenspiring Movement, dan beberapa aktifitas kepedulian lingkungan lainnya,” ungkap Tony Mampuk, GM Corporate Affairs Giant.

Selain mengkampanyekan kepada pelanggan untuk mengurangi penggunaan kantong plastik dan membawa kantong belanja dari rumah, Giant juga menyediakan reusable shopping bag edisi khusus, dimana desain tas belanja tersebut menampilkan hasil gambar dari anak-anak usia SD yang mengikuti kegiatan Giant Faunatic Drawing Competition.

Tidak hanya itu saja, Giant juga mendorong masyarakat untuk pro lingkungan melalui program RW GAUL (Giant Aksi Untuk Lingkungan), dengan mengumpulkan perwakilan dari setiap RT di Tangerang Selatan yang tergabung dalam Warga GAUL. Warga Gaul ini diberikan pemahaman dan diajarkan pola pengelolaan sampah di Rumah Tangga sehingga mereka dapat menularkan pengetahuannya ke tetangga lainnya.

Giant juga melibatkan karyawannya untuk peduli dan turun langsung dalam aktivitas peduli lingkungan dalam program Giant Greenspiring Movement, salah satunya melalui kegiatan bertajuk “Bersih-bersih pantai di Teluk Penyu”, dimana turut melibatkan pemerintah setempat dan masyarakat sekitar pantai untuk bahu-membahu membersihkan pantai dari sampah plastik.

“Kami percaya, usaha untuk mengurangi sampah plastik harus dilakukan dari berbagai sisi dan fokus ke berbagai proses, mulai dari perubahan perilaku, pengelolaan, sampai pembersihan. Untuk itu, dengan adanya peraturan pengurangan penggunaan kantong plastik, akan menjadi salah satu cara yang tepat untuk mengubah kebiasaan masyarakat menjadi gaya hidup ramah lingkungan. Semoga para pelanggan Giant semakin dapat menerapkan perilaku belanja cerdas dan ramah lingkungan”, tutup Tony Mampuk. (fi)

Continue Reading

Trending