Connect with us

Kota Tangerang

Pasarkan Produk, Wali Kota Tangerang Ajak Pelaku UMKM Manfaatkan Gadget

Published

on

TANGERANG – Sebanyak 115 wirausaha mengikuti kegiatan pelatihan Peningkatan Daya Saing Produk UMKM Angkatan I yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tangerang. Kegiatan pelatihan ini digelar selama  dua hari sejak tanggal 15 hingga 16 April 2019 yang terbagi menjadi tiga angkatan dengan total peserta sebanyak 345 peserta.

Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah yang hadir pada kegiatan pelatihan tersebut menyampaikan tentang pentingnya kemasan yang menarik untuk meningkatkan penjualan produk. “Kemasan menjadi faktor utama dalam penjualan produk, karena pandangan pertama itu yang menentukan,” ujar Arief di aula gedung Cisadane, Tangerang, Selasa (16/4).

Wali Kota menambahkan nilai dari sebuah produk akan menjadi bertambah apabila bisa ditunjang dengan adanya merek dagang dan kemasan yang baik. “Misalnya rengginang yang dibungkus plastik biasa harganya 10 ribu, tapi ketika dikemas dengan kemasan full color dan bagus bisa dijual seharga 40ribu. Nilainya jadi naik, padahal produknya sama – sama rengginang,” tambahnya.

Arief meminta agar seluruh peserta yang hadir untuk dapat mengembangkan wawasan tentang bagaimana cara memasarkan produk secara efektif dan efisien. “Gunakan gadget untuk sarana belajar, karena gadget jadi modal untuk usaha,” pungkasnya.

Jalin Kerjasama Guna Tingkatkan Daya Saing

Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Koperasi dan UKM juga menjalin kerja sama dengan PT. Indomarco Prismatama atau yang dikenal dengan Indomaret dan PT. Forisa Nusapersada dalam memberikan Seminar UMKM guna meningkatkan daya saing melalui inovasi dan kreativitas.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyatakan bahwa pihaknya mendorong program dan bantuan bagi UMKM di Kota Tangerang untuk berkembang. “Saya sepenuhnya mendukung agar bapak ibu semua menjadi pengusaha sukses,” ujarnya.

“Sehingga yang katanya membuka lapangan kerja dan mengurangi pengangguran bukan hanya sekadar lips service,” sambung Wali Kota.

Terkait cara penjualan produk yang telah memasuki dunia digital, Arief meminta dinas terkait untuk terus memberikan pendampingan bagi pengusaha UMKM yang ingin terjun ke dunia e-commerce.

“Kan sekarang eranya digital, lewat online pasarnya pasti lebih besar lagi, kenapa tidak. Membuka akses dagang di mana saja dan seluas – luasnya,” ucapnya.

“Kalau biasa jualan di Kota Tangerang yang penduduknya cuma 2 juta jiwa, coba jualan online pemasarannya pasti lebih luas mungkin yang beli bisa dari luar negeri. Sehingga keuntungan yang didapat pun akan berlipat ganda,” kata Arief.

Sementara itu, Sayuti selaku Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang menilai, daya saing di bidang UKM sangatlah berpengaruh bagi pendapatan dan kelangsungan pelaku usaha itu sendiri. Sehingga perlu adanya pengetahuan dan dorongan baik dari pemerintah maupun swasta terkait persaingan produk.

“Peserta seminar hari ini kita ajak untuk melihat kembali keunggulan dan keunikan apa yang bisa diangkat untuk memasarkan produk mereka. Tidak usah khawatir, bersainglah berikan produk terbaik yang kreatif dan unik,” paparnya. (ADV)

Kota Tangerang

Jelang Idul Adha Pemkot Tangerang Perketat Pemeriksaan Sapi Potong, ini Hasilnya

Published

on

TANGERANG, MO – Menjelang hari Raya Idul Adha, Pemerintahan Kota Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan perketat pemeriksaan hewan ternak potong.

Hewan ternak yang diperiksa mulai hari ini lebih banyak ke kambing dan sapi potong yang sudah mulai diperjualbelikan di wilayah Kota Tangerang.

Dari pantauan di lokasi, memang sudah banyak lahan kosong di kawasan Kota Tangerang yang dijadikan lapak jual beli hewan kurban.

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang, Abduh Surahman, pemeriksaan dilakukan untuk menjaga kualitas dan kesehatan hewan kurban saat hari raya Idul Adha.

“Hari ini sampai selanjutnya sampai hari H pemotongan kurban itu kita lakukan pemeriksaan hewan pada sisi kesehatannya,” kata Abduh di sebuah lapak hewan kurban, Cipondoh, Kota Tangerang, Senin (22/7/2019).

Menurut Abduh, pemeriksaan hewan kurban pada sisi kesehatan gigi, kulit, ketebalan daging dan kaki, terutama pada sapi.

“Sesungguhnya kita juga ingin periksa cacing segala macam tapi itu kan tidak mungkin, kita periksa mereka masih dari luar dulu karena tidak mungkin bagian dalam,” jelas Abduh.

Bila ditemukan hewan kurban yang sehat maka akan diberikan tanda sehat, beda ceritanya bila hewan kurban tersebut ditemukan dalam keadaan sehat.

Lanjutnya, bila dalam keadaan tidak sehat, hewan kurban akan diberikan vitamin namun tidak boleh diberikan antibiotik karena daging akan dikonsumsi dalam waktu dekat.

“Kita tidak mungkin memberikan mereka antibiotik karena hanya dalam tempo dua minggu lagi mereka mau dipotong dan tidak bagus untuk kesehatan manusia,” ucap Abduh.

Dari pemeriksaan yang dilakukan baru sejak hari ini, Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang belum menemukan hewan kurban yang tidak layak untuk diperjualbelikan.

“Sampai saat ini belum ada, tapi untuk sapi yang memang hasil peternakan dan di sananya di lepas liar di alam itu pengawasannya jauh lebih efektif,” tandasnya.(bono)

Continue Reading

Kota Tangerang

Ini Pesan Walikota di Hari Lansia dan Anak Sedunia

Published

on

TANGERANG, MO – Pada Minggu (21/7/19), Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan menggelar peringatan Hari Lansia Sedunia sekaligus Hari Anak Sedunia yang jatuh pada tanggal 23 Juli mendatang.

Kegiatan yang dilaksanakan di Taman Skateboard dan Taman Burung, Jalan M. Yamin ini, bertemakan “Bahagia Itu Adalah Dicintai dan Mencintai” melalui program yang bernama “Si Kumbang Gemez” yang memiliki arti Simulasi, Intervensi Tumbuh Kembang Anak Terintegrasi Pemenuhan Gizi serta Lansia Sumringah yaitu Semua Mandiri, Bugar dan Bahagia.

Wali Kota tangerang H. Arief R. Wismansyah yang hadir bersama Ketua TP PKK Kota Tangerang Aini Suci Wismansyah menyampaikan, bahwa program ini dibuat agar para lansia di Kota Tangerang bisa mandiri, bugar dan bahagia.

“Mudah-mudahan orang tua atau sesepuh kita semakin sumringah tinggal di Kota Tangerang,” ucap Arief dihadapan masyarakat Kota Tangerang yang juga dihadiri oleh 480 lansia dan 200 balita se-Kota Tangerang.

“Nah kalau orang tua kita senang Insya Allah kota ini menjadi kota yang berkah dan bahagia,” terangnya.

Selain itu, Wali Kota juga berharap kepada para orang tua agar terus memperhatikan tumbuh kembang anak-anaknya sebagai generasi penerus bangsa dan agar di masa yang akan datang Kota Tangerang menjadi kota yang maju, sejahtera dan berdaya saing.

“Sebagai orang tua dan eyang-eyang, kita harus perhatikan anak dan cucu. Mulai dari gizinya, pertumbuhannya dan pendidikannya diperhatikan,” harap Arief.

“Maka persiapkan cucu atau anak di Kota Tangerang untuk bisa mendapatkan gizi yang baik dan mendapatkan bimbingan pendidikan yang baik untuk Kota Tangerang yang maju, sejahtera dan berdaya saing,” tambahnya.

Dalam kesempatannya, Wali Kota juga atas nama Pemerintah Kota Tangerang mengucapkan selamat Hari lansia dan Hari Anak Sedunia.

“Selamat Hari Lansia dan Anak Sedunia, semoga bapak ibu para lansia bisa terus membangun semangat kebersamaan, berbagi ilmu, berbagi pengalaman, berbagi hidup sehat dan kebahagiaan,” ucapnya.

“Karena bahagia itu dicintai dan mencintai,” tukas Arief.

Sebagai informasi, kegiatan ini dilaksanakan sekaligus peluncuran program Balita “Si Kumbang Gemez” yaitu mencegah anak mudah sakit dan mencegah secara dini keterlembatan tumbuh kembang anak serta program Lansia “Sumringah” Semua Mandiri, Bugar dan Bahagia, mengajak para lansia untuk tetap aktif seperti senam bersama dan permainan interaktif.(bono)

Continue Reading

Kota Tangerang

Lansia Sumringah, Ada di Kota Tangerang

Published

on

TANGERANG, MO – Memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada seluruh warga Kota Tangerang, tak terkecuali kepada para lansia, terus diupayakan Pemkot Tangerang.

Pelayanan kesehatan itu salah satunya melalui Lansia Semua Mandiri, Bugar dan Bahagia (Sumringah).

Kegiatan tersebut digelar oleh Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dibarengi dengan peringatan Hari Anak Nasional dan Hari Lansia Nasional 2019, dengan mengusung tema “Bahagia Itu Mencintai dan di Cintai”, saat CFD, di Taman Skate Park, Jalan Mohammad Yamin, Babakan, Minggu (21/7/19).

Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah, yang hadir membuka acara, menuturkan, dengan perayaan seperti ini menjadi momentum seluruh anak tak kecuali jajaran Pemkot Tangerang untuk terus membuat nenek kakek kita di rumah sumringah.

“Dengan kakek nenek sebagai orangtua kita senang, bisa menjadi sebuah keberkahan untuk Kota Tangerang. Karena ridhonya Allah SWT adalah ridhonya orang tua. Dengan begini, 90.200 lansia di Kota Tangerang bisa terus sumringah tinggal di Kota Tangerang,” seru wali kota dihadapan 480 lansia yang hadir serta ratusan peserta CFD lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Tangerang, Dr Liza Puspadewi, menjelaskan, lansia tidak butuh uang. Lansia hanya butuh rekreasi, sosialisasi, disayang, disentuh hingga sebuah wadah eksistensi.

“Semua kebutuhan itu, Dinkes Kota Tangerang kemas dengan kegiatan outdoor di CFD ini. Kami memberikan panggung untuk mereka tampil. Menunjukkan eksistensinya dan bersukaria dengan sesama lansia lainnya. Semua lansia sumringah bersama,” tuturnya.

Lanjut Liza, selain program Lansia Sumringah. Dinkes Kota Tangerang juga punya program one stop servis di masing-masing Puskesmas. Melakukan pendataan kesehatan satu per satu hingga melakukan kunjungan rumah lansia.

“Di Puskesmas juga kebanyakan program lansia adalah outdoor. Upaya ini efektif membangun vitalitas otak lansia, tulang-tulang yang terus bergerak, wajah penuh mackup yang menbuat mereka eksis dan selalu bahagia,” katanya.

Pada perayaan Hari Lansia Nasional 2019, puluhan kelompok lansia yang tersebar di Kota Tangerang menampilkan berbagai kesenian dengan menggunakan kostum-kostum daur ulang.(bono)

Continue Reading

Trending