Pasarkan Produk, Wali Kota Tangerang Ajak Pelaku UMKM Manfaatkan Gadget

0
1455

TANGERANG РSebanyak 115 wirausaha mengikuti kegiatan pelatihan Peningkatan Daya Saing Produk UMKM Angkatan I yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tangerang. Kegiatan pelatihan ini digelar selama  dua hari sejak tanggal 15 hingga 16 April 2019 yang terbagi menjadi tiga angkatan dengan total peserta sebanyak 345 peserta.

Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah yang hadir pada kegiatan pelatihan tersebut menyampaikan tentang pentingnya kemasan yang menarik untuk meningkatkan penjualan produk. “Kemasan menjadi faktor utama dalam penjualan produk, karena pandangan pertama itu yang menentukan,” ujar Arief di aula gedung Cisadane, Tangerang, Selasa (16/4).

Wali Kota menambahkan nilai dari sebuah produk akan menjadi bertambah apabila bisa ditunjang dengan adanya merek dagang dan kemasan yang baik. “Misalnya rengginang yang dibungkus plastik biasa harganya 10 ribu, tapi ketika dikemas dengan kemasan full color dan bagus bisa dijual seharga 40ribu. Nilainya jadi naik, padahal produknya sama – sama rengginang,” tambahnya.

Arief meminta agar seluruh peserta yang hadir untuk dapat mengembangkan wawasan tentang bagaimana cara memasarkan produk secara efektif dan efisien. “Gunakan gadget untuk sarana belajar, karena gadget jadi modal untuk usaha,” pungkasnya.

Jalin Kerjasama Guna Tingkatkan Daya Saing

Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Koperasi dan UKM juga menjalin kerja sama dengan PT. Indomarco Prismatama atau yang dikenal dengan Indomaret dan PT. Forisa Nusapersada dalam memberikan Seminar UMKM guna meningkatkan daya saing melalui inovasi dan kreativitas.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyatakan bahwa pihaknya mendorong program dan bantuan bagi UMKM di Kota Tangerang untuk berkembang. “Saya sepenuhnya mendukung agar bapak ibu semua menjadi pengusaha sukses,” ujarnya.

“Sehingga yang katanya membuka lapangan kerja dan mengurangi pengangguran bukan hanya sekadar lips service,” sambung Wali Kota.

Terkait cara penjualan produk yang telah memasuki dunia digital, Arief meminta dinas terkait untuk terus memberikan pendampingan bagi pengusaha UMKM yang ingin terjun ke dunia e-commerce.

“Kan sekarang eranya digital, lewat online pasarnya pasti lebih besar lagi, kenapa tidak. Membuka akses dagang di mana saja dan seluas – luasnya,” ucapnya.

“Kalau biasa jualan di Kota Tangerang yang penduduknya cuma 2 juta jiwa, coba jualan online pemasarannya pasti lebih luas mungkin yang beli bisa dari luar negeri. Sehingga keuntungan yang didapat pun akan berlipat ganda,” kata Arief.

Sementara itu, Sayuti selaku Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang menilai, daya saing di bidang UKM sangatlah berpengaruh bagi pendapatan dan kelangsungan pelaku usaha itu sendiri. Sehingga perlu adanya pengetahuan dan dorongan baik dari pemerintah maupun swasta terkait persaingan produk.

“Peserta seminar hari ini kita ajak untuk melihat kembali keunggulan dan keunikan apa yang bisa diangkat untuk memasarkan produk mereka. Tidak usah khawatir, bersainglah berikan produk terbaik yang kreatif dan unik,” paparnya. (ADV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here