Connect with us

Kota Tangerang

Pasar Keliling Kota Tangerang Sukses Menekan Harga Bahan Pokok

Published

on

Pedagang cabai. (Ist)

TANGERANG, MO – Harga bahan pokok yang terus melambung membuat Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), menggelar Pasar Keliling (Pasling). Pasling tersebut beroperasi di 15 titik pasar di Kota ini, dengan mengutamakan penjualan bahan pokok dibawah harga pasar.

Kepala Bidang Perdagangan pada Disperindag Kota Tangerang Junijar mengatakan, bahwa pihaknya belum dapat ikut andil dalam menekan harga bahan pokok di pasar. Salah satu antisipasi yang paling efektif untuk menekan harga ialah dengan Pasling.

“Kita sudah ada antisipasi untuk membantu meringankan masyarakat, jadi kegiatannya kita bersama dengan Bulog dan PD pasar melakukan penjualan komoditi seperti ayam, telur, cabai serta sayuran. Kalau intervensi ke pasar kita belum lakukan, kita masih door to door ke pasar keliling,” ujar dia, akhir pekan kemarin.

Dari 15 Pasling, tidak semua Pasling tersebut dapat beroperasi dan hanya digelar dibeberapa titik yang telah diprioritaskan pihaknya. Selain itu, menurutnya Pasling itu berhasil menjual bahan pokok dibawah harga pasar, dan dapat menekan lonjakan harga.

“Seperti telur kita jual Rp 27.000, ayam potong kalau di pasaran Rp 42.000 kita jual Rp 36.000 dan sayuran serta cabai kita jual dibawah harga pasar. Pasling saat ini kita intensifkan karena arahan pak wali, yang fokus saat ini stok kita sediakan dan mudah-mudahan bisa menekan harga, kondisinya sekarang sudah agak sedikit menurun harganya,” ungkap dia.

Namun Pasling masih memiliki kendala dalam penyelenggaraannya, yakni keterbatasan petugas. Hal itu disebabkan petugas Pasling yang dikerahkan hanyalah perbantuan saja.

“Pasling ga bisa setiap hari karena petugas yang diturunkan itu petugas perbantuan. Jadi di agendakan ada yang dua hari sekali dan tiga hari sekali jadi situasional aja, di 15 titik lokasi pasling kita lihat mana yang lebih prioritas,” kata dia.

Dari hasil analisa dan pemantauan yang dilakukan Tim Pemantau dan Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), bersama Disperindag, Bulog serta PD Pasar Kota Tangerang. Pihaknya menemukan faktor-faktor penyebab lonjakan harga.

“Jadi ternyata, hasil tim TPID dan kami menemukan beberapa penyebab yang terungkap, pertama kenaikan harga telur yakni karena keterbatasan indukan ayam. Sebab pada lebaran kemarin itu indukan ayam banyak yang dijadikan ayam potong,” jelas dia.

“Kedua pakan yang tersedia untuk ayam itu ternyata komponennya ada yang import juga, lalu tren naiknya dolar (inflasi) itu juga mempengaruhi. Terakhir karena sisi transportasi yakni dengan naiknya bahan bakar itu juga sedikit banyak memberi pengaruh,” imbuh dia.

Selain faktor tersebut, pihaknya tidak menemukan mafia ataupun penimbun bahan pokok yang menyebabkan permainan harga di pasar. Namun pihaknya akan tetap melakukan pemantauan dan monitoring terhadap sejumlah agen distribusi.

“Kalau di kota Tangerang kita fokus nyari (penimbun) itu, dan sampai saat ini belum ada indikasi itu. Agen sudah kita pantau dan awasi mereka berjalan seperti biasa, dan distribusi juga, sampai hari ini belum ada sindikasi permainan (penimbunan),” ucap dia.

CANDRA IRAWAN

Komunitas

Karnaval Sepeda Hias, Mulai Dari Hewan dan Pesawat Tempur Berkeliaran di Kota Tangerang

Published

on

Ratusan warga Cipondoh memeriahkan HUT RI ke 73 dengan Karnaval Sepeda Hias, Jumat (17/8/2018).

TANGERANG,MO – Merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, hewan dan pesawat tempur sisir jalan di Kota Tangerang. Penampakan hewan buas, pesawat tempur dan miniatur lainnya kali ini merupakan hasil buah tangan warga di Kecamatan Cipondoh yang melangsungkan lomba karnaval sepeda hias pada Jumat, (17/8/2018).

Setelah melangsungkan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di halaman samping Kecamatan Cipondoh, ratusan sepeda yang telah dihias langsung berkeliling menuju Jalan Hasyim Ashari. Kreasi sepeda hias sejumlah warga tersebut Adapun penampakan sontak jadi perhatian pengendara jalan. Kreatifitas sepeda hias itu di antaranya menyerupai hewan seperti buaya, hiu, capung, belalang sembah dan kura-kura.

Selain hewan, kreatifitas dari warga RW 02 dan 03 Kelurahan Cipondoh Makmur ini, juga menampilkan miniatur Pesawat Tempur RI, dan juga Tugu Adipura Kota Tangerang. Abdul Malik salah seorang Ketua Karang Taruna Unit 03 mengatakan perlombaan ini rutin digelar setiap tahunnya.

“Ini rutin kami lakukan setiap tahun. Pelopor acara ini ialah para remaja yg tergabung dalam Remaja Islam Al Jihad (RIAD) dan Himpunan Pecinta Alam (HIPALA) RIAD basecamp gabungan dengan beberapa RT yang ada dilingkungan RW 02 dan RW 03,” terang dia di lokasi pada Jumat, (17/8/2018).

Saat ditanyakan ihwal tema yang diangkat, Malik mengatakan kali ini pemuda kebanyakan membuat sepeda hias mereka bertemakan binatang. Pasalnya tidak sedikit menurutnya peserta dan panitia yang merupakan pecinta alam.

“Kalau yang hewan itu kebanyakan yang buat anak Hipala. Tetapi untuk yang lainnya seperti sepeda kecil dengan hiasan yang ditunggangi anak-anak itu mereka membuat hiasan beragam, dan ada juga yang membuat Tugu Adipura karena menurut dia melambangkan Kota Tangerang,” bebernya.

Kali ini Malik mengatakan karnaval sepeda hias diikuti kurang lebih 100 orang. Menurut dia perlombaan ini digelar untuk memupuk kebersamaan dan juga kereatifitas pemuda di wilayahnya.

“Seperti merebut kemerdekaan, kebersamaan dan kerjasama merupakan hal penting. Dengan itu, lomba ini kami gelar tanpa menentukan usia agar semua bersatu,” terangnya.

Dia menambahkan meskipun memakan biaya yang cukup besar, pihaknya tidak melibatkan pemerintah sekitar.

“Ini dananya swadaya, kami sempat mengajukan permohonan dana tapi mereka punya kegiatan lain. Jadi mereka ikut partisipasi saja, semoga kedepan kita bisa terus meningkatkan semangat kemerdekaan Indonesia,” tukasnya.

CANDRA IRAWAN

Continue Reading

Kota Tangerang

Usai Upacara Bendera, Pemkot Tangerang Canangkan Kampung Sejahtera Mandiri

Published

on

Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah saat berpidato di Upacara Pengibaran Bendera di Lapangan Ahmad Yani, Tangerang, Jumat (17/8/2018). Pencanangan KSM dimulai tahun ini.

TANGERANG, MO – Peringatan Kemerdekaan ke-73 digelar Pemkot Tangerang di Lapangan Ahmad Yani, Kota Tangerang. Selain pengibaran Bendera Merah Putih, di momen kali ini Pemkot juga mencanangkan pembentukan Kampung Sehat Mandiri.

Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, Kampung Sehat Mandiri (KSM) akan menyasar seluruh masyarakat di 985 RW di Kota ini. Ia juga berharap masyarakat bisa berpartisipasi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masing-masing lingkungan dengan kemandirian.

“Kampung Sejahtera Mandiri mendorong sinergitas antara masyarakat, pemerintah dan juga dunia usaha untuk terlibat membangun kota. Mudah-mudahan dihari ulang tahun Republik Indonesia Ke-73 ini membawa program-program pemerintah dan masyarakat ke arah yang lebih baik, serta kemajuan dan kemaslahatan untuk kota Tangerang,” ujar Arief, Jumat, (17/8/2018).

Lebih lanjut, Arief menjelaskan, KSM merupakan kampung yang secara mandiri dapat memenuhi hak dasarnya berupa sandang, pangan dan papan termasuk juga bisa memenuhi kebutuhan dasarnya berupa pendidikan dan kesehatan. Konsep dari kampung KSM ialah mendata masyarakat yang tidak mampu, dan tidak mendapatkan fasilitas prasarana.

“Setelah didata, masyarakat akan diberikan pelatihan seperti kewirausahaan, pengembangan UKM dan lain sebagainya. Nantinya seluruh SKPD (dinas) yang lain akan bersinergi dan saling terintegrasi dalam program untuk terus meningkatkan kemajuan kota ini,” jelas Walikota.

CANDRA IRAWAN

Continue Reading

Kota Tangerang

HUT RI ke-73, Masyarakat Kota Tangerang Diminta Tetap Bersinergi

Published

on

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) mengibarkan duplikat Bendera Pusaka di Lapangan Ahmad Yani, Tangerang, Jumat (17/8/2018). Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah meminta warga galakkan kerjasama dengan pemerintah daerah.

TANGERANG, MO – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke-73 dengan pengibaran Bendera Merah Putih di Lapangan Ahmad Yani, Kota Tangerang. Dipimpin Walikota Tangerang Arief R Wismansyah, pengibaran Bendera itu berlangsung khidmat.

Dalam sambutannya, Arief meminta masyarakat Kota Tangerang dengan segala dinamika dan tantangan yang ada. Untuk tetap bekerjasama dengan Pemkot.

“Kita harus bersatu padu bersama-sama untuk mau berbuat, berperan aktif, dan berkontribusi dalam pembangunan nasional khususnya untuk kota Tangerang,” ujar Walikota, Jumat (17/8/2018).

Selain itu, di HUT RI tahun ini Pemkot juga memberikan instruksi setiap kecamatan hingga ke tingkat Rukun Warga (RW) agar melaksanakan pengibaran Bendera Merah Putih. Hal itu dijelaskan Kecamatan Batuceper Nurhidayatullah.

“Kita wilayah dalam hal ini kecamatan menindaklanjuti instruksi Walikota agar RW melaksanakan upacara di masing-masing wilayahnya. Itu semua sudah dikomunikasikan termasuk di kecamatan Batuceper dan kami sudah menerima laporan kegiatannya,” ungkapnya.

CANDRA IRAWAN

Continue Reading

Trending