Connect with us

Kota Tangerang

Pasar Kampung Bekelir Diluncurkan, Yuk Merapat!

Published

on

Walikota Tangerang Arief Wismansyah sarapan pagi di Kampung Bekelir Babakan Kota Tangerang, Minggu (11/2). (ADI/METAONLINE)

TANGERANG,MO – Walikota Tangerang Arief R Wismansyah sarapan pagi di Kampung Bekelir saat menghadiri Peluncuran Pasar Kampung Bekelir, di RW 01, Kelurahan Babakan, Kota Tangerang, Minggu (11/2).

Walikota datang sekira pukul 06.00 WIB, sebelum menghadiri kegiatan di Tugu Adipura. Kedatangan Walikota disambut warga yang sedang menyiapkan dagangan di teras rumahnya masing-masing.

“Ayo sini kita sarapan bareng. Udah pada ganteng ama cantik tapi belum sarapan,” ujarnya menyapa warga.

Walikota menjelaskan, Kampung Bekelir merupakan lokasi percontohan untuk pengembangan wisata di Kota Tangerang. Penataan yang dilakukan sangat didukung, terutama untuk mengubah pola hidup masyarakat menjadi lebih bersih dan sehat.

“Tidak semua daerah punya lokasi seperti ini. Ke depan kita akan memperbanyak kawasan yang layak dikunjungi dengan ciri khas daerah masing-masing,” katanya.

Pasar Destinasi Digital yang digagas Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Kota Tangerang dan Genpi Banten tersebut menurut Walikota, juga dinilai perlu dilakukan sesering mungkin. Karena upaya memperkenalkan dan mengajak wisatawan ke Kota Tangerang dapat dilakukan berbagai cara.

Lanjut dia, kegiatan semacam ini juga akan berimbas pada meningkatnya jumlah kunjungan dan meningkatkan kemandirian masyarakat.

“Makanan di sini banyak pilihan, dan enak-enak. Kami menawarkan kepada masyarakat Indonesia atau bahkan dunia untuk datang dan mencobanya sendiri di sini,” ungkap Walikota.

Walikota juga menyempatkan untuk berkeliling melihat perubahan yang terjadi di lingkungan masyarakat Babakan.

Sementara Lurah Babakan Abu Sofiyan mengungkapkan, Kampung Bekelir merupakan upaya untuk meningkatkan taraf hidup perekonomian masyarakatnya. Dengan begitu, warga jadi lebih mandiri melalui beragam bidang usaha yang dijalankan.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Genpi Kota Tangerang dan Genpi Banten atas upaya ini. Semoga kegiatan semacam ini dapat dicontoh warga dan dilakukan secara berkala,” katanya.

Peluncuran Pasar Destinasi Wisata Digital di lokasi tersebut juga dihadiri ratusan pengunjung. Beragam atraksi wisata dari komunitas yang tergabung dalam Rumah Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Dinas Kominfo Kota Tangerang ditampilkan untuk memeriahkan acara. Sejak pagi, komunitas pecinta reptil Chopper Kota Tangerang sudah hadir di lokasi.

Pertunjukan kemudian dilanjutkan dengan Stand Up Comedy, parade sepeda onthel, dan atraksi karate dari warga Babakan. Ada juga pembagian kerudung oleh Komunitas Hijab Syar’i Tangerang dan peluncuran lomba foto serta video.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tangerang Rina Hernaningsih, dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eneng Nurcahyati.

ADI DARMA

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kota Tangerang

Kondisi Air Sungai Cisadane Tangerang Memperihatinkan

Published

on

Lomba mancing sampah dalam HPSN 2018 di sungai Cisadane, Rabu (21/2). (CANDRA/METAONLINE)

TANGERANG, MO – Hasil uji laboratorium yang dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, mendapatkan hasil bahwa kondisi air baku sungai Cisadane sudah dalam keadaan yang cukup memperihatinkan.

Dimana air sungai Cisadane yang memang selama ini dimanfaatkan oleh banyak kalangan baik dari pelaku industri maupun masyarakat itu sendiri sudah tercemar limbah. Hal tersebut dikatakan Kabid DLH Kota Tangerang, Dadang Basuki.

“Dari hasil kajian yang dilakukan sebelumnya, kondisi DAS Cisadane saat ini berada dalam kondisi 84 persen tercemar limbah domestik (rumah tangga). 14 persen limbah industri, dan 2 persen limbah lain,” kata dia, saat ditemui di kegiatan HPSN 2018 di Banksasuci, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

“Apabila tidak ditangani sedini mungkin akan berakibat fatal dimasa mendatang,” imbuhnya, Rabu (21/2).

Sementara itu, Direktur Hubungan Korporasi PT. Multi Bintang Indonesia, Bambang Britono mengatakan bahwa dalam menjaga kelestarian sungai itu diperlukan kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat itu sendiri.

“Dalam melakukan perlindungan sumber daya air DAS Cisadane sesuai 12 prioritas perlindungan DAS Cisadane dari hasil dari lokakarya Unido dengan para pemangku kepentingan,” ujarnya.

Seperti diketahui, dalam kegiatan lomba mancing sampah di sungai Cisadane diikuti 300 peserta terdiri dari berbagai elemen masyarakat. Bertujuan untuk memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2018.

CANDRA IRAWAN

Continue Reading

Kota Tangerang

Peringati HPSN, AADC Gelar Lomba Mancing Sampah

Published

on

Komunitas AADC gelar lomba mancing sampah memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, Rabu (21/2). (CANDRA/METAONLINE)

TANGERANG, MO – Aliansi Air Das Cisadane (AADC) menggelar lomba mancing sampah di Saung Banksasuci, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang. Kegiatan tersebut rangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional.

Kegiatan ini didukung mulai dari kalangan aktivis yakni Pendaki Indonesia, Cisadane Tangerang Patrol, Banksasuci, LSM Metamorfosa, Perhimpunan Semende, Topial Reabon, Saung Sukun, Saung Painiisan, Suci Daya, Silahturahmi Tangerang Mandiri (STM), dan STISIP Yuppentek.

“Selain untuk memperingati HPSN 2018, kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk ikut berperan dalam merealisasikan Indonesia bebas sampah tahun 2020 mendatang,” kata Uyus Setia Bakti, Ketua Pelaksana.

Ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat mengikuti lomba mancing sampah ini. Para peserta itu menggunakan perahu dan alat Pancing ikan, sebagian dari mereka bahkan memodifikasi dengan mengganti kailnya menggunakan kawat.

Kang Uyus menjelaskan, selain peringatan kegiatan ini juga didedikasikan untuk korban longsor TPA Leuwigajah Bandung, yang terjadi pada tahun 2005 silam.

“Kejadian tersebut menelan ratusan korban meninggal dunia dan hilangnya dua kampung adat dari Peta,” kata dia, Rabu (21/2).

Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) ikut memfasilitasi kegiatan itu serta beberapa perusahaan swasta di Kota ini.

CANDRA IRAWAN

Continue Reading

Kota Tangerang

25 Pasangan Mesum Terjaring Razia Satpol PP Kota Tangerang

Published

on

Petugas Pol PP Kota Tangerang mendata 25 pasangan mesum yang terjaring razia, Selasa (20/2). (CANDRA/METAONLINE)

TANGERANG, MO – Tim Alap-alap Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang kembali menggelar razia di sejumlah Hotel Melati di Kota Berakhlakul Karimah ini. Sebanyak 25 pasangan mesum diamankan petugas.

“Razia ini menyasar pasangan bukan suami-istri yang ada di 4 hotel melati. Tersebar di beberapa kecamatan di kota tangerang,” ujar Gufron Falfeli, Kabid Ketertiban Umum (Tibum) Satpol PP Kota Tangerang.

Sebagian besar dari pasangan itu berasal dari luar kota Tangerang. Ke-25 pasangan yang disinyalir mesum, dan diamankan karena tanpa dilengkapi surat nikah yang resmi.

“Kalau mereka (pasangan mesum) ini tidak bisa menunjukan buku nikah resmi maka akan bawa ke kantor satpolPP untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut,” lanjut dia, Selasa (20/2).

Razia tersebut dilakukan untuk melaksanakan dan menegakan peraturan daerah (Perda) nomor 8 Tahun 2005 tentang pelarangan prostitusi. Puluhan pasangan mesum itu mengaku belum mengetahui akan perda tersebut.

“Kita memberikan peringatan keras kepada pasangan yang tertangkap basah tersebut untuk tidak berbuat mesum dikota tangerang karna kota tangerang adalah Kota yang berjuluk Alhakul Karimah,” ucapnya.

Gufron melanjutkan, setelah digelandang ke kantor Satpol PP Kota Tangerang, para pasangan ini akan didata. Sekaligus diberi pembinaan serta diminta untuk membuat surat penyataan tembusan dari ketua RT maupun RW tempatnya tinggal.

“Mereka akan kita buatkan surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya. Pasangan yang terjaring operasi ini harus bisa memperbaiki kebiasaan buruk tersebut, jika kami akan memperlakukannya lebih tegas lagi,” tandasnya.

Dua wilayah tersebut yang menjadi target razia yakni di Kecamatan Karawaci dan Neglasari. Pihaknya pun menegaskan akan terus menggelar razia itu.

CANDRA IRAWAN

Continue Reading

Trending