Connect with us

Kota Tangerang

Musim Penghujan, Kecamatan Benda Siagakan Tiga Pilar Antisipasi Banjir

Published

on

Camat Benda, Tedi Roestandi memberikan arahan ke sejumlah personel Tiga Pilar saat Apel Gelar Pasukan Siaga Bencana Banjir di halaman Kantor Kecamatan Benda, Jalan Husein Sastranegara, Jumat 23/11/2018).

TANGERANG, MO – Ancaman banjir mengiringi musim penghujan di sejumlah wilayah, tak terkecuali Kecamatan Benda, Kota Tangerang. Rangkaian antisipasi banjir digelar Kecamatan Benda sejak Jumat (23/11/2018).

Bersama Koramil serta Polsek setempat, Kecamatan Benda menggelar Apel Kesiapan Banjir di halaman Kantor Kecamatan, Jalan Husein Sastranegara, Benda. Dalam Apel gabungan unsur Tiga Pilar itu dipaparkan upaya dini penanggulangan banjir.

Camat Benda, Tedi Roestandi menjelaskan, agenda utama Apel itu adalah penggalangan koordinasi anatarlini.

“Utamanya kita bahas tugas masing-masing unsur. Jadi, ‘siapa mengerjakan apa. Kita sedia payung sebelum hujan,” katanya.

Selain membahas teknis penanggulangan dini banjir. Tedi juga turut mengukur kekuatan personel dari pihak yang bakal terlibat nanti. Dia menyebut, tidak kurang dari 150 orang disiagakan menghadapi bencana banjir. Jumlah personel itu, sambungnya, terdiri dari kepolisian, TNI, Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), Kelurahan hingga RT/RW.

“Tadi Ormas yang ikut ada Pemuda Pancasila, FORKABI, ditambah juga unsur pemerintahan hingga RT/RW,” ungkapnya.

Gelar Pasukan Tiga Pilar Kecamatan Benda.

Terkait kelengkapan alat, Tedi menyebut, sejumlah alat telah disiapkan pihaknya serta pihak terkait. “Sarana penunjang Alhamdulillah lengkap, untuk (perlengkapan) kesehatan kita koordinasi dengan puskesmas. Kalau kelistrikan ada BPBD dan Damkar,” jelasnya.

Apel ini, dikatakan Tedi, merupakan rangkaian antisipasi banjir. Sebelumnya upaya penanggulangan dilakukan dengan pembangunan turap di kali kelurahan Benda.

“Kita lakukan normalisasi di sejumlah kali di Kecamatan Benda pada 2017,” jelasnya.

Kendati demikian, pihaknya mengimbau masyarakat menjaga lingkungan sebagai antisipasi banjir paling efektif.

“Kita melalui RT/RW imbau masyarakat menjaga lingkungan, secara rutin kita juga sekurangnya kurangnya sebulan sekali kerja bakti,” tambahnya.

Kecamatan Benda sendiri tak masuk wilayah rawan banjir Kota Tangerang. Tedi menerangkan, ada beberapa titik yang tergenang bila diguyur hujan berintensitas tinggi. Namun, lanjutnya, genangan itu tidak berlangsung lama.

“Banjir di kita tidak seperti daerah lain, hanya genangan saja. Rawa Bamban, Jurumudi Baru kanan kiri diapit industri, ada perkampungan berdampak banjir, jadi dampak pembangunan,” tuturnya. (adv)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kota Tangerang

SDN Tanah Tinggi 1 Peringati Hari Ikan Nasional

Published

on

TANGERANG, MO – Ada pemandangan tak biasa di SDN Tanah Tinggi I, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang pada Kamis (21/11/2019). Khusus hari ini pihak sekolah meminta siswa untuk membawa bekal serba olahan ikan.

Hal tersebut ternyata dilakukan dalam rangka memperingati Hari Ikan Nasional yang jatuh pada 21 November. “Setiap hari anak-anak membawa bekal dari rumah, hanya khususnya hari ini menunya ikan sesuai dengan hari ikan nasional,” kata Kepala sekolah SDN Tanah Tinggi 1, Yeti Sulistyawati, Kamis (21/11/2019).

Kata Yeti, tujuan diperingatinya Hari Ikan Nasional untuk memberikan pembelajaran terhadap anak agar mau mengonsumsi ikan. “Ikan bisa diolah dengan beraneka ragam sesuai keinginan anak,” ungkapnya.

Lebih lanjut, kegiatan tersebut juga dilakukan agar anak gemar makan ikan yang manjadi sumber gizi dan protein tinggi. “Ikan salah satu asupan makanan yang juga memengaruhi kecerdasan anak, karenanya anak-anak harus gemar makan ikan yah,” imbau Yeti kepada siswa SDN Tanah Tinggi 1.(bono)

Continue Reading

Kota Tangerang

Intip Pembangunan Jembatan Taman Cibodas

Published

on

TANGERANG, MO – Dinas PUPR saat ini sedang gencar-gencarnya membangun dan memperbaiki jembatan yang ada di Kota Tangerang. Salah satu yang sedang dikerjakan yakni Jembatan Taman Cibodas yang berlokasi di belakang Supermarket Tip Top.

Kepala Bidang Tata Air, Dinas PUPR Kota Tangerang Fakri Wahyudi, mengatakan, adanya Jembatan Taman Cibodas ini diharapkan mampu menimalisir banjir di wilayah tersebut.

“Pembangunan jembatan ini dibuat agak tinggi agar tidak terendam dan menjadi penghalang aliran air saat curah hujan tinggi,” katanya, Kamis (21/11/3019).

Pria yang akrab disapa Yudi ini, mengungkapkan, jembatan ini membentang sepanjang 14 meter dengan lebar 7,76 meter dengan jenis konstruksi bangunan atas berupa Voided Slab dan jenis pondasinya adalah borepile.

“Hingga sejauh ini progres fisik jembatan ini sudah lebih dari 50 persen. Saat ini, kami telah menyelesaikan pengecoran, kami harap Desember 2019 konstruksi jembatan selesai dan bisa digunakan masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga berharap masyarakat mendukung program-program Pemkot Tangerang untuk menjadikan Kota Tangerang sebagai Kota Layak Huni dan semakin dicintai warganya.(bono)

Continue Reading

Kota Tangerang

Wali Kota Apresiasi Keguyuban Warga Karawaci

Published

on

TANGERANG, MO – Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah menghadiri acara Maulid Akbar Kecamatan Karawaci yang diikuti tak kurang dari 1.000 peserta dari berbagai kelompok masyarakat.

Acara yang mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW Dalam Bingkai Ukhuwah Menuju Masyarakat Karawaci Yang Berakhlakul Karimah” ini berlangsung di halaman kantor Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Rabu (20/11) malam.

Arief menjabarkan kebersamaan dan kekompakan warga Karawaci dibuktikan dengan berkumpulnya jamaah dari berbagai elemen masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam momen peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Seragam boleh beda tapi tujuannya sama, yaitu untuk bersama – sama membangun Kota Tangerang,” tutur Arief dalam acara yangjuga dihadiri ketua MUI Kota Tangerang KH. Edi Djunaidi Nawawi, Camat Karawaci Tihar Sopian, serta sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Wali Kota juga mengapresiasi keikutsertaan 24 organisasi masyarakat dan kepemudaan yang memadati halaman kantor Kecamatan Karawaci.

“Rasanya ini momen yang langka, berbagai organisasi berkumpul untuk sama – sama bershalawat,” ungkapnya.

Menghadapi era globalisasi, Wali Kota juga berpesan agar masyarakat tetap memiliki guru sebagai pembimbing di tengah perkembangan teknologi yang kian pesat sebagai salah catu cara pencegahan masuknya paham radikalisme.

“Keberadaan guru sebagai pembimbing tetap penting walaupun teknologi sudah berkembang pesat” pungkasnya.(bono)

Continue Reading

Trending