Connect with us

Kota Tangerang

Masa Cuti Selesai, Arief-Sachrudin Kembali Nahkodai Kota Tangerang

Published

on

Sertijab dari Sekda Banten Ranta Soeharta yang diterima Sekda Kota Tangerang Dadi Budaeri. (CANDRA/METAONLINE)

TANGERANG, MO – Usai menjalani masa kampanye selama 5 bulan terakhir, dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang, Arief-Sachrudin kini resmi menjabat kembali sebagai Walikota dan Wakil Walikota Tangerang, hingga berakhir masa jabatannya pada 24 Desember 2018 nanti.

Meski tak dihadiri Arief-Sachrudin, serah terima jabatan itu tetap berlangsung di ruang Al-Amanah Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. Melalui Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Dadi Budaeri menerima serah terima jabatan (Sertijab) oleh Sekda Provinsi Banten Ranta Soeharta.

Sekda Provinsi Banten Ranta Soeharta mengatakan, masa cuti Walikota dan Wakil Walikota Tangerang saat ini sudah habis. Atas dasar itu pejabat sementara (PJs) M Yusuf yang ditunjuk pihaknya pun di tarik kembali ke Provinsi Banten.

“Kita serahkan kembali kepada Walikota definitif, karena cuti dalam rangka kampanye kegiatan Pilkada. Hasil dari Pjs beberapa bulan atau memori pekerjaan apa saja yang sudah dilakukan, diserahkan kembali ke Pak Arief agar tahu apa saja yang sudah dikerjakan,” ujar dia, Sabtu (23/6).

Mengingat pencoblosan yang tinggal menghitung hari, ia menjelaskan bahwa masa kepemimpinan Arief-Sachrudin memiliki batas waktu hingga bulan Desember 2018. Untuk itu dalam masa tenang ini Arief-Sachrudin diminta untuk tetap melanjutkan pekerjaan rutin pemerintahan Kota Tangerang.

“Jadi Pak Arief tugas lagi, karena kalau tidak diserahkan ini masa tenang, siapa yang mengerjakan pekerjaan rutin lagi,” kata dia.

Sementara itu, Sekda Kota Tangerang Dadi Budaeri menjelaskan bahwa selama kepemimpinan Pjs Walikota Tangerang M Yusuf berlangsung kondusif. Terlebih pada pelaksanaan Pilkada yang sudah menghitung hari.

“Alhamdulillah beliau selama 5 bulan membuat kota jadi kondusif dan terimakasih buat pak Yusuf atas dharma baktinya selama menjabat sebagai PJs. Mulai besok pak Arief menjadi walikota definitif, nanti kita konsolidasi dengan beliau, sementara yang paling dekat pelaksanaan pilkada ya, karena sudah tiga hari lagi,” pungkasnya.

Sertijab tersebut pun sudah sesuai dengan Pasal 4 ayat (1) dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Nomor 74 Tahun 2016 Tentang Cuti Di Luar Tanggungan Negara Bagi Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati, Serta Walikota Dan Wakil Walikota. Menyebutkan bahwa Selama Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota menjalani Cuti di Luar Tanggungan Negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, ditunjuk Pelaksana Tugas Gubernur, Pelaksana Tugas Bupati, dan Pelaksana Tugas Walikota sampai selesainya masa kampanye.

CANDRA IRAWAN

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kota Tangerang

Edi Junaedi Bantah Terlibat Tim Pemenangan Daerah Jokowi – Maruf Amin

Published

on

Ketua MUI Kota Tangerang, Edi Junaedi memberikan keterangan kepada awak media beberapa waktu lalu. (dok)

TANGERANG, MO – Pencantuman nama Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang, Edi Junaedi dalam tim kampanye calon Presiden dan Wakil Presiden Jokowi-Maruf Amin disoal. MUI Kota Tangerang membantah pencatutan nama ulama gaek tersebut.

Dalam siaran persnya, MUI Kota Tangerang membantah Edi Junaedi menjabat dewan penasihat tim pemenangan Jokowi – Maaruf Amin Daerah Tangerang.

“Sebagai ketua umum MUI Kota Tangerang yang masih aktif, sesuai dangan AD/ADRT/ MUI maka jabatan ketua umum adalah melekat. Sehingga harus mematuhi AD/ART yang ada,” bunyi rilis tersebut, Sabtu (22/9)

“Dan sesuai dengan tugas pokok MUI adalah berdakwah, sehingga tidak ikut persoalan politik seperti masuk sebagai tim penasihat tim kampanye nasional Jokowi -Maruf Amin,” tambahnya.

Lebih lanjut, Edi merasa keberatan jika namanya dicatut dalam daftar nama tim kampanye Jokowi – Maruf Amin.

“Saya mengharapkan ketua tim kampanye daerah tidak memasukkan nama saya,” pungkasnya seraya meminta masyarakat agar mengabaikan jika ada pemberitaan serupa.

Sebelumnya, dalam penetapan tim pemenangan daerah pada Rabu (19/9/2018) lalu, Edi Junaedi masuk dalam tim penasehat pemenangan Jokowi – Maruf Amin. Ketua tim tersebut, Bambang Suwondo mengklaim telah mengantongi izin yang bersangkutan.

Berdasarkan salinan surat yang diterima Meta Online, Edi Junaedi tercatat sebagai dewan penasihat tim pemenangan pasangan calon presiden Jokowi-Maruf Amin. Selain nama Edi Junaedi, tokoh masyarakat lainnya yang dicantumkan adalah ayah Wali Kota Tangerang, Marsudi Haryo Putro.

Dalam daftar tersebut dicantumkan sebanyak 15 nama.

Daftar nama yang tercantum dalam tim pemenangan Jokowi-Maruf Amin Daerah Tangerang.

(agr)

Continue Reading

Kota Tangerang

Siswa Diimbau Manfaatkan Kemajuan Teknologi Informasi

Published

on

Salah satu pembicara tengah memaparkan materi dalam diskusi Literasi Digital pada Program Peningkatan Kegemaran Membaca di SMKN 9 Kota Tangerang, Sabtu (22/9/2018).

TANGERANG, MO – Perkembangan era digital berpotensi menjebak siswa. Kecakapan literasi digital harus dimiliki siswa supaya produktif dalam memanfaatkan teknologi informasi.

Hal itu terungkap dalam Diskusi Literasi Digital pada Program Peningkatan Kegemaran Membaca di SMKN 9 Kota Tangerang, Sabtu (22/9/2018). Acara yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Banten tersebut menghadirkan sejumlah pegiat literasi dan pendidikan Banten.

Salah satu pegiat literasi, Atuh Ardiansyah menjelaskan, di era digital, siswa tidak cukup dibekali keterampilan membaca secara mekanistis. Lebih dari itu, siswa mesti dibekali kemampuan dan kecerdasan menanggapi dunia digital.

“Masyarakat dunia sedang hijrah ke dunia digital. Kepribadian, keperluan, jadwal bahkan kehidupan pribadi banyak dititipkan ke jejaring sosial,” lanjut penulis bernama pena Fatih Zam tersebut.

Di media sosial, kata Atuh, ada banyak ‘jebakan’ yang bisa membuat siswa melakukan hal-hal  kurang produktif. Untuk itu, Ia mengapresiasi DPK Banten yang memasukkan muatan literasi digital pada program peningkatan kegemaran membaca.

Ia berharap, penguatan literasi digital mendapatkan porsi yang lebih besar. Hal itu lantaran kebutuhan pencerdasan literasi digital siswa yang hidup di era digital begitu besar.

“Siswa memang harus dibekali kecakapan menghadapi era digital agar mereka bs mengoptimalkannya untuk kebaikan,” tegasnya.

Kepala Perpustakaan SMKN 9 Kota Tangerang, Dian Riviana mengaku senang dengan kedatangan Tim Perpusda Provinsi Banten yang telah memberikan kesempatan kepada para siswa di sekolahnya melalui kegiatan Talk Show Membangun Minat Membaca Di Era Digitalisai.

Kegiatan ini, lanjutnya, banyak memberikan informasi yang sangat berguna dan mengesankan kepada siswa-sisw. Apalagi, sambungnya, kegiatan tersebut didukung dengan para pembicara yang andal dan kemasan acara yang asik dan ciamik sesuai kondisi kekinian generasi hari ini.

“Kami berharap kegiatan ini akan memberikan suasana dan semangat baru bagi kegiatan berliterasi di sekolah kami dan berharap Perpusda Provinsi Banten mengundang kami kembali,” tutur Dian. (FI)

Continue Reading

Kota Tangerang

Komposisi APBD-P Kota Tangerang Diklaim Ideal

Published

on

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah menandatangani berkas pengesahan APBD-P Kota Tangerang 2018 usai rapat paripurna di gedung DPRD, Jumat (21/9/2018).

TANGERANG, MO – Struktur APBD Perubahan Kota Tangerang Tahun Anggaran 2018 memiliki kecenderungan belanja yang ideal. Perbandingannya, belanja tidak langsung terhadap total RAPBD sebesar 31,81 % sedangkan belanja langsung sebesar 68,19 % dari RAPBD tahung anggaran 2018.

“Dalam hal ini Pemerintah Kota Tangerang mencapai kemandirian sebesar 122,99 %,” ujar Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang, di Ruang Rapat DPRD, Jumat (21/9/2018).

Arief juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Dewan yang telah membahas Raperda ini sehingga menghasilkan perda yang dapat memberikan solusi akan berbagai kebutuhan yang ada di Kota Tangerang

“Dari hasil pembahasan tersebut dapat diketahui bahwa rancangan perubahan APBD Tahun anggaran 2018 pendapatan daerah di anggarkan sebesar Rp.3,84,” paparnya.

Dengan disetujuinya Raperda perubahan APBD menjadi Perda, Arief menghimbau agar seluruh OPD Pemkot Tangerang bisa memaksimalkan pembangunan di sisa akhir tahun anggaran 2018 ini.

“Adapun kegiatan – kegiatan strategis pada perubahan APBD tahun anggaran 2018 di prioritaskan untuk pencapaian target RPJMD di akhir pelaksanaan sehingga di fokuskan kepada capaian target,” pungkasnya. (agr)

Continue Reading

Trending