Connect with us

Ekonomi

Lonjakan Jumlah Penumpang Bandara AP 1 Tembus 8,4 Persen

Published

on

metaonline.id
ilustrasi/istimewa

METAONLINE,- PT Angkasa Pura I (Persero) mencatat adanya lonjakan jumlah penumpang dan penerbangan pesawat sepanjang arus mudik Lebaran 2018 dari 7 Juni (H-8) hingga 17 Juni (H+1).

Jika dibandingkan dengan periode sama pada tahun lalu, jumlah tersebut masing-masing mengalami peningkatan sebesar 8,4 persen dan 9,1 persen.

Corporate Secretary PT Angkasa Pura I (Persero) Israwadi mengatakan, sepanjang periode H-8 hingga H+1 Lebaran tahun ini tercatat sebanyak 3.138.909 orang yang berlalu lalang di bandara, atau tumbuh 8,4 persen dibanding periode sama tahun lalu yang hanya 2.895.688 orang.

Sedangkan untuk trafik pesawat di periode sama, juga mengalami kenaikan sebesar 24.864 pergerakan pesawat, atau tumbuh 9,1 persen dari 22.773 pergerakan di periode yang sama pada 2017.

“Untuk trafik penumpang tertinggi sejak H-8 hingga H+1 masih terjadi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. Total trafik penumpangnya mencapai 773.157 orang, naik 11 persen dibanding periode yang sama pada 2017 yang sebanyak 695.690 orang,” katanya.

Untuk posisi trafik penumpang tertinggi kedua, lanjut Israwadi, terjadi di Bandara Internasional Juanda Surabaya. Total trafiknya mencapai 676.018 orang, naik 2,37 persen dari 660.371 orang pada periode yang sama di 2017.

Sedangkan posisi trafik penumpang tertinggi ketiga terjadi di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

“Di Makasar trafik penumpangnya mencapai 379.059 orang, naik 2,2 persen dari 370.567 orang pada periode yang sama di 2017. Nah kalau untuk pertumbuhan trafik penumpang tertinggi terjadi di Bandara Frans Kaisiepo Biak, pertumbuhannya mencapai 90 persen, naik menjadi 18.984 orang pada 2018 dari 10.064 orang pada 2017,” tuturnya. (Sir/bbs/net)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

35 Siswa Tunas Bangsa Dibekali Keterampilan Perhotelan

Published

on

Sejumlah siswa Tunas Bangsa mempraktikkan keterampilan perhotelan, Rabu (12/12/2018).

TANGERANG, MO – Sebanyak 35 orang siswa berkebutuhan khusus Sekolah Tunas Bangsa diberi keterampilan profesi perhotelan oleh Accor Hotels Group, Rabu (12/12/2018). Itu dilakukan agar para siswa siap menghadapi persaingan di dunia kerja.

Mengusung tema Solidarity Week: Cheerful Day with Accor Hotels para siswa diperlihatkan bagaimana cara pekerja hotel melakukan pekerjaannya. Selain itu, para siswa juga diberikan kesempatan berinteraksi langsung melakukan pekerjaan tersebut.

Pada kesempatan itu, Accor Hotels Greater Jakarta juga menandatangani nota kesepahaman dengan perwakilan Sekolah Tunas Indonesia terkait kegiatan-kegiatan positif yang dapat membantu siswa berkebutuhan khusus di masa mendatang.

Special Education and Vocational/SEV Sekolah Tunas Bangsa, Tommy Hermanto mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Accor Hotels Group.

“Ini merupakan hal baru bagi kami setelah tiga tahun sekolah ini berdiri,” ujarnya.

Menurutnya, acara tersebut sangat bermanfaat bagi anak- anak berkebutuhan khusus. Sebab, anak-anak dapat langsung memperaktikkan ilmu yang diperoleh. “Cara mendidik anak berkebutuhan khusus berbeda dengan anak normal pada umumnya. Komposisi praktiknya lebih besar dari teori. Dan lokasi belajar bagi anak berkebutuhan khusus bisa dilakukan dimana saja,” tambahnya.

T&C Director Accor MIS, Fariz Setiabudi menyebut, kegiatan tersebut sudah rutin dilakukan. Tujuan dari kegiatan tersebut, katanya, yakni sebagai wujud kepedulian terhadap sesama dan ingin memeberikan pengalaman yang berbeda kepada anak anak berkebutuhan khusus sehingga termotivasi.

“Ini sudah edisi ke 13. Kami melakukan hal ini bukan di Jakarta saja tetapi di beberapa wilayah seperti Bali dan kota lainnya,” pungkasnya. (agr)

Continue Reading

Ekonomi

Menteri PUPR Apresiasi ATI Inisiasi Program Revitalisasi Industri Jalan Tol Indonesia

Published

on

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono membuka FGD ATI, Jumat (5/12/2018).

JAKARTA, MO –  Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) selaku asosiasi yang mewadahi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) di Indonesia menggelar Forum Group Discussion untuk pertama kalinya dengan mengangkat tema “Revitalisasi Industri Jalan Tol: Menyongsong Konektivitas Trans Jawa dan Sumatera” di Auditorium Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jumat (5/12/2018). Acara ini juga bertujuan untuk menginisiasi program revitalisasi industri jalan tol di Indonesia agar menjamin keberlangsungan usaha dan manfaat infrastruktur jalan tol bagi masyarakat.

Pada kesempatan ini, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menyempatkan membuka FGD dan menyematkan pin kepada pengurus ATI sebagai simbolisasi perkenalan dan pemberian selamat kepada pengurus ATI periode 2018-2023.

Basuki berharap ATI mampu menjadi mitra kerja Kementerian PUPR, sehingga bisa saling membantu dalam hal pengelolaan tol.

“Dengan adanya ATI, saya ingin memantapkan proses pengambilan keputusan terkait bisnis jalan tol. Terutama untuk meningkatkan pelayanan kita kepada masyarakat. Karena mereka sudah bayar saat menggunakan tol, pasti mereka menuntut services yang lebih baik juga,” kata Basuki.

Selain itu, sebagai pemateri acara ini, ATI menghadirkan Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto, Perwakilan Dirjen Perhubungan Darat, Perwakilan Korlantas Polri, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry TZ, dan perwakilan BUJT yang disampaikan oleh Presiden Direktur PT Marga Mandalasakti Krist Ade Sudiyono.

Menanggapi kegaiatan ini, Sekjen ATI Krist Ade Sudiyono mengatakan, penyelenggaraan FGD merupakan rangkaian kegiatan yang akan diselenggarakan oleh Asosiasi Jalan Tol Indonesia. Hasil dari acara ini diharapkan mampu memberikan kontribusi yang baik bagi perkembangan industri jalan tol nasional, khususnya pada program kemitraan strategis antara pemerintah dan badan usaha, dalam upaya peningkatan kuantitas dan kualitas layanan jalan tol di Indonesia.

“Sebagai asosiasi professional yang mewadahi 56 BUJT di Indonesia, keberadaan ATI juga diharapkan dapat ikut bersinergi dalam upaya meningkatkan profesionalisme penyelenggaraan usaha jalan tol bagi masyarakat, serta meningkatkan peran serta seluruh anggota menjadi bagian dari stakeholder pembangunan Indonesia,” ungkap Krist. (fi)

Continue Reading

Ekonomi

Luncurkan Menu Baru, Gandeng Hokben

Published

on

Garuda Indonesia dan Restoran Jepang HokBen teken MoU menu baru.

JAKARTA, MO – Maskapai nasional Garuda Indonesia dan restoran kuliner bergaya  Jepang, HokBen mengumumkan kolaborasi penyediaan New Inflight Menu pada sejumlah  layanan penerbangan rute domestik Garuda Indonesia yang akan mulai tersedia pada periode penerbangan 5 Desember 2018 hingga 30 Januari 2019.

Kolaborasi penyediaan New Inflight Menu tersebut ditandai dengan press conference dan penyajian menu pada sejumlah pengunjung di restoran HokBen cabang Pondok Indah Mall 1, Kamis (29/11/2018).

Pada kesempatan tersebut, Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Askhara mengungkapkan, kolaborasi Garuda Indonesia dan HokBen dalam menghadirkan New Inflight Menu merupakan komitmen berkelanjutan maskapai dalam menghadirkan pengalaman terbang baru bagi pengguna jasa yang sekaligus memberikan nilai tambah tersendiri kepada pengguna jasa ketika menggunakan layanan penerbangan Garuda Indonesia.

“Adapun pada tahap awal ini, Garuda Indonesia dan HokBen menyepakati komitmen penyediaan new inflight menu yang akan mencapai lebih dari 29 ribu meals yang dilayani untuk di 11 rute  penerbangan setiap hari Rabu dan Sabtu,” papar Ari.

Ari menambahkan, hadirnya varian menu baru di pesawat tersebut juga merupakan bagian dari komitmen maskapai dalam menyelaraskan pengguna jasa yang menginginkan ragam menu yang berbeda di penerbangan Garuda Indonesia. Ditambah ini juga bagian dari upaya Garuda Indonesia menarik pasar millennial dan berusaha untuk lebih dekat dengan kebutuhan mereka.

“Dipilihnya HokBen sebagai partner pertama penyediaan “new inflight menu” tersebut juga tidak terlepas dari kualitas  dan varian menu yang dimiliki HokBen, dimana HokBen merupakan  salah satu menu favorit masyarakat Indonesia dan juga konsumen Garuda Indonesia. Kami optimistis hadirnya menu HokBen pada layanan penerbangan kami akan memberikan pengalaman berbeda bagi pengguna jasa dalam menggunakan layanan penerbangan Garuda Indonesia,” jelas Ari.

Lebih lanjut, Direktur Pengembangan Bisnis HokBen Martin Wardjojo mengungkapkan, HokBen memiliki Visi ‘Bring Goodness to Nourish People Life through Creating and Providing Integrity Food’ Kerjasama ini, kayanya, adalah sebuah kebanggaan.

“Semoga kolaborasi ini, bisa memuaskan harapan semua dari penumpang Garuda Indonesia, dan juga customer HokBen  khususnya. New experience, same great taste,” tutup Martin Wardjojo. (fi)

Continue Reading

Trending