Connect with us

Ragam META

Lezat, Tapi Dilarang di Amerika

Published

on

Caviar Beluga.(Beluga/istimewa/net)

R AGAM,MO-Keunikan kuliner sebuah negara bisa menjadi brand. bahkan jika itu menjadi kuliner yang sangat dikenal dan memang terasa lezat. tetapi setiap negara tentu memiliki aturan yang jelas, termasuk berbagai larangan yang dibuat demi keselamatan penduduknya. Salah satunya adalah larangan menyajikan sekaligus menyantap tiga jenis makanan yang ditetapkan oleh Amerika.
Dilansir Mashed, berikut adalah tiga jenis makanan yang dimaksud:

1. Ikan fugu
Di Jepang, hanya koki bersertifikat khusus yang boleh mengolah ikan fugu. Sementara di Amerika, ikan fugu dilarang keras disajikan sebagai makanan karena mengandung racun. Ikan ini mengandung neurotoksin yang berefek mematikan jika salah mengolahnya.

2. Caviar beluga
Sejak 2005 silam, aturan tentang larangan menyantap caviar ikan beluga dikeluarkan oleh The United States Fish and Wildlife Service. Alasannya, beluga termasuk jenis ikan yang dilindungi karena terancam punah.

Lokasi hidup ikan ini sangat terbatas, yang paling luas adalah di laut kaspia. Lantaran statusnya yang langka itulah telur ikan ini masuk sebagai salah satu makanan termahal di dunia.

3. Sup sarang burung walet
Sarang yang berasal dari air liur burung walet ini dianggap sebagai makanan kontroversi. Burung walet dianggap sebagai salah satu spesies yang terancam punah sehingga tidak diperkenankan untuk disajikan sebagai menu makanan di Amerika.

Sebuah alasan yang masuk akal.(berbagai sumber)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

AKCF 2018 Dinilai Ampuh Tingkatkan Ekonomi Lokal

Published

on

Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah beserta jajarannya saat gala dinner AKCF 2018 di Hotel Mambruk, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, Jumat (21/9/2018).

SERANG, MO – Sejumlah pertunjukkan budaya Anyar Krakatau Culture Festival (AKCF) 2018 diklaim ampuh menarik wisatawan lokal dan luar daerah. Promosi produk unggulan dalam festival ini juga dinilai mampu mengangkat perekonomian masyarakat.

Hal itu diungkapkan Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah saat gala dinner AKCF 2018 di Hotel Mambruk, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, Jumat (21/9/2018).

Tatu mengatakan, kedatangan wisatawan ke AKCF 2018 bakal berdampak positif bagi geliat perekonomian Kabupaten Serang. Menurutnya, sejumlah potensi wisata di wilayahnya memiliki nilai dorong kuat bagi produk lokal.

“Dengan banyaknya wisatawan yang masuk, ekonomi masyarakat akan semakin meningkat, produk lokal juga akan semakin dikenal,” jelasnya.

Kabupaten Serang juga, ungkap Tatu, memiliki potensi wisata yang luas. Seperti, pantai, air terjun, hingga pemandian air panas dan memiliki makanan khas yang tidak kalah dengan daerah lain.

“Kita juga punya kesenian debus yang tidak dimiliki oleh daerah lainnya, bahkan mungkin di dunia,” katanya.

Tatu menambahkan, potensi di Kabupaten Serang akan terus diekspose kepada masyarakat luas. Sehingga, Pemkab Serang akan terus menyelenggarakan kegiatan AKCF sebagai salah satu upayanya.

“Kita evaluasi terus kegiatan ini, supaya lebih meriah lagi,” pungkasnya.

Senada, Asisten Daerah (Asda) 1, Anwar menuturkan, AKCF memiliki daya magnet menarik wisatawan baik domestik maupun luar negeri yang berdampak kepada perekonomian akan tumbuh pesat melalui pariwisata.

“Mudah-mudahan di tahun berikutnya bisa terus diselenggarakan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia AKCF 2018, Agus Erwana mengatakan, AKCF merupakan kegiatan bersama seluruh OPD Pemkab Serang dan kekompakan dari seluruh OPD untuk membangun Kabupaten Serang.

“Saya berterimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat untuk mensukseskan acara ini,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Serang memberikan penghargaan sejumlah pihak yang ikut mensukseskan AKCF 2018. Sebanyak 13 pendekar jurus silat Kaserangan diganjar Penghargaan oleh Tatu. Tatu juga memberikan penghargaan kepada penggagas toilet bersih objek wisata, pegiat sosial dan komunitas sosial media. (FI)

Continue Reading

Kota Tangerang

Tak Dapat Kepastian, Pemilik Apartemen Paragon Square Polisikan Pengembang

Published

on

Surat laporan konsumen Apartemen Paragon Square terhadap pengembang apartemen tersebut.

JAKARTA, MO – Puluhan pemilik apartemen Paragon Square Tangerang mendatangi Polda Metro Jaya. Mereka melaporkan Direktur PT Broadbiz Asia Roby Irwanto selaku pengembang dan pengelola apartemen Paragon Square Tangerang atas dugaan Tindak Pidana Perlindungan Konsumen.

“Mereka kami laporkan atas dugaan Tindak Pidana Penipuan sebagaimana dalam pasal 378 jo pasal 62 Ayat (1) UUPK ,” ujar Muhammad Irwan salah satu Penasihat Hukum konsumen.

Irwan melanjutkan, upaya yang ditempuh oleh pihaknya adalah lanjutan dari upaya-upaya yang telah dilakukan sebelumnya, yaitu berupa surat peringatan yang ditujukan kepada Direktur PT Broadbiz Asia namun sampai dengan saat ini tidak ada kepastian terkait unit atas satuan rumah susun apartemen Paragon Square Tangerang.

Salah satu Konsumen, Froleen menerangkan secara singkat kasus ini, yaitu dia dan seluruh teman teman yang bergabung di dalam Team Trust Law Office sudah melunasi harga pembelian unit atas satuan rumah susun sesuai dengan PPJB sejak beberapa tahun yang lalu. Namun, sampai dengan saat ini unit tidak dapat ditempati. Bahahkan, sambung Froleen, ada beberapa temannya yang sudah melunasi tagihan atas unit rumah susun kepada PT Broadbiz Asia namun masih ada tagihan di bank dengan status collect 5.

“Kami masih berharap YTH Bapak Roby Irwanto masih ingat ketika pertemuan terakhir (28/8/2018) beliau akan memberikan solusi dan kepastian kepada kami dan beliau janji untuk mengembalikan pembayaran yang sudah dilakukan oleh konsumen. pertemuan tersebut dilaksanakan di Pizza Hut Jalan Panjang Jakarta,” sebutnya belum lama ini.

Penasihat Hukum lainnya, Mochamad Fadjri mengatakan bahwa Laporan atas dugaan tindak pidana tersebut diterima Kepolisian Polda Metro Jaya dan tidak menutup kemungkinan setelah ini akan ada beberapa pihak yang turut menjadi terlapor terkait kasus Apartment Paragon Square ini.

“Kami berharap agar penangangan kasus ini dapat berjalan dengan baik dan profesional demi terciptanya kepastian hukum bagi para konsumen,” pungkasnya (FI)

Continue Reading

Ekonomi

Tutup Posko Asian Games, PT Angkasa Pura II Catat Lonjakan Penumpang di Bandara

Published

on

President Director perseroan tersebut Muhammad Awaluddin seusai menutup Posko Utama Asian Games di Bandara Internasional Soekarno-Hatta., Tangerang, Senin (10/9/2018).

TANGERANG, MO – PT Angkasa Pura II (Persero) mencatat ada sekitar 13.000 lonjakan penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang dan 5.000 di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang.  Hal itu dikemukakan President Director perseroan tersebut Muhammad Awaluddin seusai menutup Posko Utama Asian Games di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Sebelumnya diketahui Posko tersebut beroperasi sejak 7 Agustus hingga 7 September 2018.

“Persis satu bulan penuh. Kita telah dapat menyelenggarakan Asian Games dengan baik. Bahwa bandara pintu gerbang para official dan atlet.  Kami telah mencatat terdapat sekitar  13.000 masuk ke Bandara Internasioal Soekarno-Hatta dan 5.000 ke Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II,” terangnya, Senin (10/9/2018).

Dirinya menyebut memang jumlah 13.000 jika di Bandara Internasional Soekarno-Hatta tidak terlalu terlihat. Karena, jumlah penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta setiap harinya sudah mendekati angka 210.000 pergerakan. Penumpang sebanyak 13.000 tersebut sebarannya terlihat di spot-spot tertentu dan waktu tertentu.

Begitu juga sejumlah daerah wisata terlihat ramai. Hal itu diketahui terutama atlet dan pendamping yang berasal dari Cina. Karena kontingen asal Cina sampai menyewa pesawat untuk ke lokasi wisata seperti Yogyakarta, Silangit, Denpasar dan Danau Toba.

“Kesuksesan ini atas kerja sama kita semua.  Kami mengucapkan terima kasih bukan hanya kepada internal PT Angkasa Pura II, tetapi seluruh komponen yang terlibat di dalamnya,” tuturnya.

Dalam waktu dekat, Awaluddin menyatakan, PT Angkasa Pura II akan kembali bersiap untuk event besar, yakni Para Games 2018.

“Apa yang sudah kami lakukan pada Asian Games 2018 menjadi SOP.  Kami kembali pakai SOP tersebut, tentu saja dengan berbagai modifikasi. Dan jumlah kekuatan personel pun sama, kalau Asian Games 2.000 personel, karena Para Games hanya di Jakara kita fokus di Bandara Soekarno-Hatta dengan kekuatan kurang lebih sama,” ujarnya.

Terkait fasilitas khusus,  Menurut Awaluddin, pihak Inapgoc sudah memberikan paparan kepada PT Angkasa Pura II (Persero).

“Kami juga sudah melakukan simulasi, fokus kami sejak turun dari pesawat hingga penumpang berada di Terminal. Semua harus berjalan lancar dan sudah disediakan Ambulife,” tegasnya. (FI)

Continue Reading

Trending