Connect with us

Kota Tangerang

KNPI Apresiasi Warung Makan Gratis Dhuafa Pemuda Muhammadiyah Tangerang

Published

on

Ketua DPD KNPI Kota Tangerang Uis Adi Dermawan ikut melayani kaum dhuafa mendapatkan makan gratis di Masjid Al Azhom. (ist)

TANGERANG,MO – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tangerang, Uis Adi Dermawan mengapresiasi warung makan gratis untuk dhuafa yang didirikan oleh PC Pemuda Muhammadiyah Tangerang.

Warung makan gratis untuk dhuafa tersebut tersebut berdiri di Masjid Al Azhom setiap Jumat. Sedikitnya sekitar 250 paket nasi dibagikan gratis untuk dhuafa, sementara bagi yang mampu disediakan kotak infaq seikhlasnya.

“Jujur hati saya sangat terketuk melihat kawan-kawan Pemuda Muhammadiyah melakukan gerakan sosial menunjukan kepedulian dengan memberikan makan gratis kepada kaum dhuafa,” ucap Bung Uis, sapaan akrabnya.

Alumni GMNI ini membayangkan andaikan OKP yang berhimpun di KNPI Kota Tangerang mengadakan kegiatan serupa, maka menjadi suatu kebanggaan yang tak ternilai. Ia pun mendorong agar OKP yang berhimpun bisa bergerak yang positif untuk masyarakat.

“Kami pun di KNPI punya cita-cita yang sama, insyaallah kami juga akan berkontribusi bekerjasama dengan Pemuda Muhammadiyah Tangerang,” terangnya.

Sementara, Ketua PC Pemuda Muhammadiyah Tangerang Milana Abdilah mengungkapkan, kegiatan sosial warung makan gratis untuk dhuafa ini sudah berjalan hampir satu tahun. Awalnya diadakan Warung Dhuafa dari pimpinan pusat Pemuda Muhammadiyah. Kemudian didopsi dan diterapkan di Kota Tangerang.

Dijelaskannya lagi, bahwa tujuan kegiatan itu ialah menyampaikan pesan dakwah yang tidak selalu dapat disampaikan di dalam masjid. “Kita berfikir, bagaimana caranya kita bisa menyampaikan dakwah melalui kegiatan sosial seperti ini. Ya, meskipun hanya memberi makanan siang di hari Jumat. Tapi Insyaallah berkah,” ujarnya.

Ia mengatakan, bahwa pada setiap Jumat mereka menyiapkan 250 porsi makan siang untuk dhuafa, namun tidak menutup kemungkinan bagi yang mampu untuk ikut makan dengan syarat memberi infaq seikhlasnya untuk kegiatan Jumat yang akan datang.

Adapun untuk pembiayaan kegiatan itu, Milana menyebut bila mereka memiliki donatur internal Muhammadiyah. Mereka juga telah mengajukan kerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dan apabila direspon dengan baik mereka akan membuka cabang baru.

“Saya berharap, semangat berbagi ini dapat ditularkan baik-baik oleh pemuda Muhammadiyah cabang lain atau diluar pihak Muhammadiyah,” tutupnya. (nose)

Kota Tangerang

Arief: Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Harus Tepat Sasaran

Published

on

Walikota Tangerang Arief Wismansyah saat sambutan. (Uad)

TANGERANG,MO – Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah membuka acara – Untuk mewujudkan visi Kota Tangerang Workshop Pelaksanaan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kota Tangerang Tahun 2019, yang bertempat di Aula Al-Amanah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Rabu (13/3).

Dalam sambutannya, ia berharap Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) mampu membawa kehidupan masyarakat lebih baik dan sejahtera. “Kita harapkan program ini benar-benar sampai ke masyarakat. Untuk itu perlu adanya akuntabilitas dan transparansi,” ujar Arief.

Berdasarkan data Kemensos RI terdapat 49.328 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) atau senilai 65 milyar rupiah lebih yang akan menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kota Tangerang. Arief pun menginstruksikan Dinsos Kota Tangerang untuk mendata kembali KPM yang benar-benar berhak menerima BPNT.

“Nanti akan kita data ulang sambil berjalan benar gak datanya. Supaya masyarakat bisa sama-sama mengevaluasi bahwa bantuan ini berhak untuk mereka yang membutuhkan,” tegas Arief didepan 325 peserta workshop.

“Jangan sampai yang harusnya menerima malah gak dapat, dan yang tidak berhak malah dapat,” imbuhnya lagi.

Arief pun mendorong kerjasama dari Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Pendamping Keluarga Harapan (PKH) dan aparatur wilayah agar masyarakat mendapatkan haknya.

“Jangan ada yang motong-motong. Ini buat masyarakat, sehingga terbangun keadilan sosial,” tukasnya. (uad)

Continue Reading

Kota Tangerang

Jumlah PMKS di Kota Tangerang Alami Penurunan

Published

on

Walikota Tangerang Arief Wismansyah menyampaikan laporan kinerja 2015-2018, Rabu (13/3). (ist)

TANGERANG,MO – Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) menjadi persoalan disetiap daerah, termasuk Kota Tangerang. Namun hal tersebut dapat teratasi dengan berbagai program yang digencarkan Pemkot Tangerang.

Walikota Tangerang, Arief Wismansyah menyampaikan, menurut data dilapangan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) mengalami penurunan sebanyak 2,93 persen.

“Artinya apa yang kita lakukan selama lima tahun mulai dari pelayanan jaminan lanjut usia, pelayanan kesejahteraan lewat WKSBM ditingkat RT, RW, hingga Kelurahan berhasil,” papar Arief saat penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Tahun 2018 dan Penjelasan Walikota Tangerang Mengenai Empat Raperda Kota Tangerang, Rabu (13/3).

Selain itu, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan Program Bedah Rumah berhasil dibangun 6.248 unit rumah tidak layak huni dan jamban sehat sebanyak 4.033 unit.

“Pencapaian ini pada akhirnya merujuk pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, artinya seluruh program yang kita berikan tertuju untuk kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang,” terang dia.

Arief juga mengungkap, dari segi birokrasi Pemkot berhasil meraih WTP dan AKIP. Kemudian lewat Program Tangerang Cerdas indeks pendidikan mencapai 72,87 poin. Kesehatan mencapai 79,12 poin dan untuk pelayanan publik sudah ada 123 layanan perijinan online.

Dari segi infrastruktur, Pemkot Tangerang telah melakukan pengendalian banjir dengan membangun pusat-pusat pengendalian banjir sehingga 31 titik banjir telah teratasi.

“Pengerukan lumpur, pembuatan sumur resapan air, sampai pembuatan biopori juga dilakukan intinya semua ini tidak lepas dari partisipasi masyarakat,” pungkas Arief. (uad)

Continue Reading

Kota Tangerang

Bandel, Perusahaan di Tangerang Tak Daftarkan Karyawan ke BPJS

Published

on

Sosialisasi BPJS kepada para pelaku usaha. (uad)

TANGERANG,MO – Wakil Walikota Sachrudin mengimbau para pengusaha untuk mendaftarkan karyawannya ke BPJS. Pasalnya, masih terdapat perusahaan yang tidak daftarkan karyawannya dan menunggak iuran BPJS.

“Saya harapkan perusahaan yang ada di Kota Tangerang ikuti aturan main dalam mensejahterakan karyawannya melalui BPJS kesehatan dan BPJS ketenagakerjaan,” tutur Sachrudin.

Sebagaimana diketahui, dalam Undang-undang nomor 24 tahun 2011 tentang badan penyelenggara jaminan sosial, dimana BPJS ketenagakerjaan melindungi pekerja dengan 4 program yaitu, Jaminan hari tua (JHT), jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kematian (JKM) dan jaminan pensiun (JP).

Sementara itu, Mokh. Rakhmansyah, Kepala Disnaker Kota Tangerang menjelaskan tujuan dari sosialisasi ini adalah agar para pengusaha mau mendaftarkan para pekerja ke dalam BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan.

“Kami mengundang kepala kantor BPJS wilayah Cikokol, Cimone dan Batuceper untuk mensosialisasikan berbagai manfaat jika bergabung kedalam BPJS. Sekaligus meminta data perusahaan mana saja yang masih tidak mengikuti aturan main yang berlaku,” katanya.

Dia menegaskan, jika masih ada perusahaan yang membandel akan dilanjutkan data tersebut pada dinas ketenagakerjaan dan transmigrasi provinsi Banten khususnya bidang pengawasan untuk penanganan lebih lanjut.

Menurut keterangan dari kepala kantor BPJS wilayah Batuceper Ferry Yuniawan, berbagai kasus yang ditemukan masih terbilang cukup banyak terutama di lini usaha kecil dan menengah.

“Ada yang punya karyawan 50 orang, ternyata yang didaftarkan hanya 25 orang. Ada juga yang masih menunggak,” ucqpnya menjelaskan beberapa kasus.

“Negara hadir melalui program BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan yang berfungsi sebagai jaring pengaman sosial,” tandasnya. (uad)

Continue Reading

Trending