Connect with us

Kota Tangerang

Kader Perindo Diminta Terjun ke Masyarakat

Published

on

Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo berpidato saat pembekalan caleg dan Konsolidasi Partai Perindo pemenangan Pemilu 2019 Dapil Banten 1, 2, dan 3, di Mall Balekota Tangerang, Kamis, (22/11/2018).

TANGERANG, MO – Calon Legislatif (caleg) dituntut memperjuangkan aspirasi masyarakat. Terjun langsung ke masyarakat merupakan salah satu cara menyerap aspirasi tersebut.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo mengatakan saat pembekalan caleg dan Konsolidasi Partai Perindo pemenangan Pemilu 2019 Dapil Banten 1, 2, dan 3, di Mall Balekota Tangerang, Kamis, (22/11/2018).

“Harus banyak turun. Kan gini, kalau mau dapat suara, harus dikenal dan kalau mau dikenal harus banyak aktivitas turun ke masyarakat,” ujarnya.

Setelah banyak turun ke masyarakat, lanjut Hary, caleg tersebut akan lebih dikenal dan bisa disukai oleh masyarakat dan memenangkan pemilu.

“Pada intinya, masyarakat harus tahu figur yang bersangkutan. Setelah itu, baru bisa bermigrasi, bagaimana setelah dikenal menjadi disukai. Intinya, caleg harus banyak turun langsung ke masyarakat,” ungkapnya.

Kendati demikian, Hary mengingatkan kepada para caleg agar selalu memperhatikan etika dalam mencari konstituen. Terutama saat kampanye ke massa pendukung Pasangan Calon (Paslon) Presiden nomor urut dua.

“Caleg harus kampanye bagi dirinya sendiri, gak boleh membawa atributnya paslon nomor dua. Karena partai dukung paslon satu. Jangan salah interpretasi, caleg itu bisa ke konstituen mana saja,” tukasnya.

Salah satu caleg DPR RI, Intan Nurul Hikmah menambahkan, pembekalan oleh Ketum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo ini sangat baik untuk memotivasi para caleg.

“Tadi ada penekanan, kita sebagai caleg harus membuat Perindo di Dapil Banten stand up. Jadi awareness masyarakat Banten di Perindo ini harus ada. Apalagi Partai Perindo ini partai baru,” tutur caleg bernomor urut 1 untuk Dapil 3 Banten tersebut.

Meski begitu, adik Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar ini yakin dirinya akan terpilih. Menurutnya, pola pikir masyarakat sekarang bukan melihat partai saja, tapi dari sosoknya juga.

“Sekarang pola pikir masyarakat gini, kita tidak penting partainya apa, yang penting sosok orangnya. Target saya harus dapat 150 ribu suara. Wilayah Tangerang Raya. Kata orang sih Dapil Neraka,” imbuhnya.

Dirinya sependapat dengan pesan ketua umum untuk memperhatikan etika saat masuk ke dalam konstituen paslon bukan pendukung Jokowi.

“Daripada kita masuk ke kantong massa partai lain, lebih baik kita cari sasaran kantong suara lain yakni para pemilih baru yang memiliki potensi besar. Inilah yang harus diakomodasi sekarang,” tambahnya.

Intan yang juga menjabat sebagai Ketua Paguyuban Kang Nong Kabupaten Tangerang ini mengungkapkan, sangat penting bagi para caleg untuk mem-branding diri supaya lebih dikenal warga.

“Makanya benar apa yang tadi dibilang ketua umum. Para caleg harus bisa mem-branding diri sendiri agar dikenal masyarakat. Sehingga dari dikenal, bisa disukai. Target kita di Banten, paling tidak bisa masuk 7 besar,” tukasnya. (fi)

Kota Tangerang

Arief : Remaja Sehat dan Cerdas Untuk Masa Depan Kota Tangerang

Published

on

TANGERANG, MO – Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah menghadiri acara Seminar Kesehatan Remaja dengan tema “Remaja Sehat Kota Tangerang Unggul” di Ruang Al – Amanah Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Sabtu (16/11/2019).

Dalam rangka memperingati hari Kesehatan Nasional yang ke – 55 Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan Kota Tangerang mengadakan seminar kesehatan untuk remaja. Kesehatan remaja sudah seharusnya menjadi perhatian semua pihak demi mewujudkan kesuksesan bangsa dan negara di masa depan.

Dalam sambutannya, Walikota menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Tangerang ingin terus membangun fasilitas sarana dan prasarana yang memadai untuk masyarakat.

“Kami ingin Kota Tangerang makin maju, sejahtera dan sarana prasarana tercukupi, untuk itu kita perlu remaja yang sehat, kuat dan cerdas,” ujarnya.

Selain itu, Walikota juga mengajak para remaja Kota Tangerang untuk mengkonsumsi makanan yang sehat dan teratur agar bisa fokus dalam menerima proses belajar di sekolah.

“Saya mengajak adik – adik semua untuk utamakan sarapan dan makan yang teratur biar fokus nanti disekolah menerima pembelajaran disekolah,” ajak Arief dihadapan ratusan peserta seminar yang terdiri dari anak SMP dan SMA se – Kota Tangerang.

“Jangan sampai apa yang disampaikan bapak – ibu guru enggak bisa diterima dengan baik karena kitanya kurang sehat atau enggak fokus,” tambah Arief.

Lebih lanjut, Walikota juga berharap kepada adik – adik remaja jangan melakukan hal – hal yang tidak bermanfaat seperti merokok atau sejenisnya.

“Saya harap adik – adik jangan pernah mencoba hal – hal yang tidak bermanfaat seperti merokok dan hal-hal negatif lainnya,” harapnya.

“Lebih baik lakukan hal – hal yang lebih bermanfaat seperti berolahraga agar menjadi atlit-atlit kebanggaan Indonesia,” jelas Arief.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Kesehatan Liza Puspadewi juga menjelaskan kegiatan ini bertujuan mengedukasi remaja Kota Tangerang agar mau dan mampu memilih pola hidup sehat sebagai gaya hidup.

“Mudah – mudahan kegiatan ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan agar remaja Kota Tangerang unggul sehingga dapat memajukan Kota Tangerang,” pungkas Liza.(bono)

Continue Reading

Kota Tangerang

Lawan Stunting dengan Tempe

Published

on

TANGERANG, MO – Mencegah penyakit stunting, Komunitas Benteng Heritage bersama dengan Lingkar Budaya Indonesia dan Persaudaraan Pertiwi (Peranakan Tionghoa Warga Indonesia) mengadakan Tempe Festival 2019.

Digelar di Roemah Boedja Roemboer, Kecamatan Tangerang, berbagai macam kegiatan digelar. Mulai dari demo dan lomba masak aneka kreasi tempe serta bincang santai dengan tema manfaat tempe.

Salah satu panitia Tempe Festival Sari Bondan mengatakan, kegiatan ini baru pertama kali digelar, rencananya akan diagendakan secara rutin dengan konsep terus bervariatif.

“Tujuannya memperkenalkan masyarakat pada tempe yang banyak sekali manfaatnya. Walaupun makanan sederhana, tetapi manfaatnya sangat luar biasa,” ujarnya, Jum’at (15/11).

Sari menambahkan, ternyata tempe juga bisa dimasak dengan berbagai cara, seperti campuran spaghetti, burger, dan juga canape. Jadi jangan dianggap konvensional, karena banyak cara untuk dimasak dan dinikmati.

“Tempe Festival ini juga dalam rangka mencegah penyakit stunting, karena senada dengan program kerja Pak Jokowi, mencegah stunting,” katanya.(bono)

Continue Reading

Kota Tangerang

Inovasi Penutup Saluran Air Mudah Diangkat

Published

on

TANGERANG, MO – Inovasi baru digulirkan Pemkot Tangerang, dalam membuat saluran penutup air. Ini merupakan penutup yang ringan sehingga mudah diangkat dan mudah diibersihkan kapan saja.

Kepala Bappeda Kota Tangerang, Sugiharto Ahmad Bagdja, mengatakan, saluran penutup air seberat 15 kilogram, ibu-ibu juga kuat mengangkatnya, keunggulan lainnya, kuat menahan beban seperti jika ada mobil melintas maupun parkir di atasnya.

“Dengan berat 15 kilogram namun kuat jika dilintasi kendaraan seperti mobil, Kalau yang lama beratnya mencapai 80 kilogram,” ujarnya.

Lanjutnya, Inovasi yang tak lain gagasan Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah ini adalah bagian dari ajakan Pemkot kepada warga dalam menjaga kebersihan.

“Selama ini, jika ingin mengatasi genangan maka harus bongkar saluran air dahulu. Selain bebannya berat, dilakukan petugas khusus. Kini, dengan adanya inovasi maka warga bisa secara mandiri membersihkan lingkungannya,” ujarnya.

Saluran penutup air ini pun mulai dipasang di beberapa wilayah seperti Kecamatan Benda, Neglasari dan Periuk.(bono)

Continue Reading

Trending