Connect with us

Nasional

Joker Optimis Menangkan Jokowi-Ma’ruf di Tangerang

Published

on

Relawan Jokowi Kerja (Joker). (Ist)

TANGERANG,MO – Relawan Jokowi Kerja (Joker) optimis dapat memenangkan Pasangan Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma’ruf Amin di daerah Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang pada Pilpres mendatang.

Dalam wawancara, Koordinator Wilayah Relawan Joker, Gus Imron mengatakan bahwa warga Tangerang sudah mulai merasakan betul akan hasil kongkret dari kinerja pemerintahan Jokowi selama ini. Sehingga pihaknya pun yakin, pasangan 01 Jokowi-Ma’ruf dapat meraup suara di angka minimal 60% suara.

“Dengan terus menerus melakukan blusukan door to door untuk mensosialisasikan keberhasilan pembangunan Jokowi saat ini, mulai dari RT, RW sampai Kecamatan, maka kami yakin akan mendapatkan suara melebihi dari pasangan lawan,” ucap Gus Imron, Rabu (6/3/2019) lalu.

Menurut Gus Imron, selama kurang lebih 4,5 tahun ini banyak program Jokowi yang menyentuh langsung ke masyarakat. Mulai dari dana desa yang lebih diperuntukkan infrastruktur Desa, Kartu Indoensia Sehat untuk kesehatan masyarakat, Kartu Indonesia Pintar, sampai Program Keluarga Harapan.

“Dari beberapa program tersebut hanya bertujuan untuk menjadikan Desa utuh beserta seisinya,” katanya.

Tak sampai disitu, lanjut Gus Imron, pembagian Sertifikat Tanah bagi masyarakat Indonesia menjadi salah satu bukti nyata yang terlihat dan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat banyak.

“Saat ini, sedikitnya sebanyak 5000 sertifikat tanah yang sudah dibagikan di Banten, termasuk Kabupaten dan Kota Tangerang. Pemerintah akan membagikan sekitar 500 ribu sertifikat per tahunnya,” ungkapnya.

“Ini menunjukkan bahwa program pemerintah di bawah pimpinan Bapak Jokowi benar-benar realistis dan layak untuk dipertahankan pada periode mendatang,” tukasnya.

Inilah fakta-fakta pembangunan dan perubahan menuju perbaikan memang nyata adanya dan harus terus dipertahankan demi kemajuan Indonesia.

Gus Imron pun menegaskan bahwa Relawan Jokowi Kerja yang berada di Tangerang akan senantiasa bekerja keras mengawal masyarakat Tangerang agar tidak mudah termakan informasi yang sifatnya tidak bisa dipertanggungjawakan.

Hal senada juga diungkapkan oleh Koordinator Nasional Joker, Munadi Herlambang, bahwa Pemerintah saat ini benar-benar terasa memperhatikan rakyatnya.

“Saya rasa belum ada tandingannya bahwa Pemerintahan Jokowi memang membuat perubahan dari mulai paling atas sampai dengan paling bawah, paling atas yang saya maksud adalah infrastruktur sebagai dasar penopang ekonomi Indonesia, dan paling bawah adalah masayarakat dari mulai kaum Millenial hingga Manula, ini belum ada pada pemerintahan sebelumnya, oleh karenanya saya optimis elektabilitas Jokowi-Ma’ruf Amin khususnya di Tangerang akan sangat tinggi,” pungkasnya. (uad)

Nasional

Masalah Antara Serikat Karyawan dan Rius Vernandes Selesai Kekeluargaan

Published

on

TANGERANG, MO – Manajemen Garuda Indonesia memastikan pelaporan Rius Vernandes ke polisi tidak berlanjut. Manajemen memandang unggahan Rius Vernandes di sosial media yang menjadi pemicu dari Serikat Karyawan Garuda untuk melaporkan ke pihak berwajib bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

Keputusan ini diambil setelah Direktur Utama Garuda Indonesia, Ari Askhara, berdialog dengan Serikat Karyawan Garuda (Sekarga) sebagai pelapor.

“Saya memahami sikap karyawan Garuda yang terganggu dengan unggahan saudara Rius, tapi saya juga menganggap bahwa unggahan tersebut bisa menjadi cermin bagi manajemen untuk selalu berbenah” ujar penyandang gelar Sarjana Ekonomi UGM ini.

“Kami juga sudah meminta Sekarga untuk mencabut laporan di kepolisian dan memastikan case closed dengan semangat kekeluargaan”, jelas Ari dalam keterangan tertulisnya, Jumat (19/7).

“Kami yakin masing-masing pihak memiliki niatan baik dan kecintaan yang tinggi terhadap Garuda Indonesia sebagai maskapai pembawa bendera bangsa yang membanggakan Indonesia”.

Manajemen tentunya berupaya memahami bahwa apa yang dilakukan oleh rekan karyawan tersebut merupakan wujud loyalitas dan soliditas mereka atas keberlangsungan Perusahaan yang tentunya harus kami jaga spiritnya. Begitu pun dengan masukan yang disampaikan oleh Rius adalah bentuk perhatian dan komitmen Rius terhadap peningkatan layanan Garuda Indonesia untuk dapat berkembang lebih baik lagi.

Perlu kiranya kami tegaskan, Garuda Indonesia selalu menempatkan masukan dan kritik membangun dari pelanggan sebagai aset penting Perusahaan untuk terus mengoptimalkan layanan.

“Dengan semangat kebersamaan dan dukungan dari para pengguna jasa serta masyarakat, kami yakin kedepannya Garuda Indonesia akan semakin memberikan layanan terbaik sesuai dengan harapan pengguna jasa”.

“Garuda Indonesia juga akan senantiasa terus melibatkan partisipasi masyarakat yang lebih luas, termasuk mereka yang aktif dalam media sosial dengan berupaya meningkat kualitas pelayanan yg lebih baik. Terlebih mengingat tuntutan masyarakat yg semakin tinggi dan perkembangan dunia sosial media”, jelasnya.

“Kami berterima kasih atas perhatian dan dukungan masyarakat untuk terus mendorong Garuda Indonesia tumbuh dan berkembang menjadi lebih baik lagi sebagai maskapai kebanggaan Indonesia”, tutup Ari.(bono)

Continue Reading

Nasional

Persoalan Lahan, Menkumham : Ini Cuma Perbedaan Pendapat, Sudah Selesai

Published

on

TANGERANG, MO – Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly menegaskan persoalan sengketa lahan dengan Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah sudah selesai. dikutip dari detiknews.com, Yasonna mengatakan itu hanya perbedaan pendapat antara kakak dan adik.

“Jadi soal perbedaan pendapat. Kalian ini bilang perseteruan, enak aja. Perbedaan pendapat antara kita dengan Pemerintah Kota Tangerang, sudah selesai,” kata Yasonna di kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan ll0Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (19/7/2019).

Yasonna menjelaskan persoalan sudah selesai setelah kedua belah pihak dimediasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Mengenai persoalan lahan yang sempat diributkan, Yasonna mengatakan sudah ada beberapa kesepakatan yang akan ditindaklanjuti dalam pertemuan selanjutnya.

“Pak Menteri Dalam Negeri mengundang Kementerian Hukum dan HAM, Pak Gubernur (Banten), Wali Kota (Tangerang) untuk melihat perbedaan persepsi mengenai soal tanah-tanah Kementerian Hukum dan HAM, yang dibangun oleh pemerintah kota, belum ada izin dari Kementerian Hukum dan HAM, dan masalah izin soal keberadaan Poltek Imigrasi dan Politeknik Kemasyarakatan yang dibangun Kementerian Hukum dan HAM. Disepakati izin akan segera dikeluarkan, sebelumnya sudah ada kesepakatan tanggal 22 November 2018 mengenai hal ini,” ujar dia.

“Mengenai gedung MUI, kita sudah prinsip setuju diminta supaya Pemerintah Kota Tangerang menyelesaikan administrasi untuk memproses untuk mengajukan kepada kita, ada beberapa item. Itu belum ditindaklanjuti,” sambung Yasonna.

Menurut Yasonna, Gubernur Banten Wahidin Halim akan mengundang sejumlah pihak untuk membahas teknis penyelesaian sengketa lahan antara Kemenkum HAM dan Pemkot Tangerang. Bagi Yasonna, ini hanya persoalan perbedaan persepsi.

“Nanti Pak Gubernur akan mengundang kita. Jadi sebetulnya ini perbedaan pendapat antara abang dan adik saja. Jadi, sudah selesaikan,” ujar dia.

“Sudah selesai kemarin. Sudah selesai di Kemendagri, hanya teknisnya supaya terselesaikan dengan baik. Jadi kadang-kadang adik ini salah persepsi, jadi kita koreksi,” sambung dia.(red)

Continue Reading

Kota Tangerang

Kemenkumham Laporkan Walikota Tangerang ke Polisi, Ini Kata Mantan Ketua MK

Published

on

Walikota Tangerang saat menghadiri konferensi pers. (Ist)

TANGERANG,MO – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD ikut menanggapi persolan antara Walikota Tangerang dan Kementerian Hukum dan HAM. Diketahui, Kemenkumham telah melaporkan orang nomer satu di Kota bermotto Akhlakul Karimah itu ke pihak kepolisian pada Selasa (16/7).

“Diberitakan, Kemenkum HAM berselisih, saling lapor ke polisi dgn Walkot Tangerang krn penggunaan lahan utk bangunan pelayanan publik. Ini, kan soal administrasi pemerintahan. Mengapa merepotkan polisi se-akan2 pidana? Hrs-nya ditempuh penyelesaian internal, administratiefberoep,” cuit Mahfud MD di akun twitter miliknya bernama @mohmahfudmd.

Cuitan Presidium Majelis Nasional KAHMI ini pun telah disukai 630 pengguna twitter, 135 retweet dan 126 komentar.

“Kalau tindak pidana memang hrs dilaporkan ke polisi. Tp kalau perselisihan antar pejabat administrasi negara/pemerintahan maka penyelesaiannya internal atau administratiefberoep saja. Kalau soal pidana, apa2 lapor polisi memang biasa. Tp kalau soal administrasi pemerintahan: tdk,” ungkap Mahfud MD.

Sementara itu, salah satu netizen @AliMustofaSurur memberi komenta “Yah… jaman sekarang prof. Sdh 5 tahun belakangan ini kan yg hobbynya dikit2xdikit2x lapor. Mosok njenengan ora niteni sih??,” cuitnya. (red)

Continue Reading

Trending