Connect with us

general

Jangan Benturkan Pancasila dan Islam

Published

on

metaonline.id
Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Habib Aboe Bakar Alhabsyi. (istimewa)

METAONLINE,- Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Habib Aboe Bakar Alhabsyi menyesalkan adanya upaya untuk membenturkan Pancasila dengan Islam. Padahal, kata dia, Pancasila adalah nilai universal yang selaras dengan nilai ajaran Islam.

“Tidak perlu membenturkan nilai Islam dengan Pancasila, itu tidak relevan. Mendikotomikan keduanya juga tidak tepat, misalnya mengatakan orang Pancasilais itu tidak Islamis atau sebaliknya, ini adalah kesesatan berpikir dan upaya memecah belah bangsa.” kata Habib Aboe, pada Senin (4/6) kemarin.

Habib Aboe menjelaskan, nilai-nilai Pancasila sangat linier dengan ajaran Islam. Dalam Islam dikenal istilah maqashida syariah, atau tujuan dari hukum. Misalkan saja salah satu nilai maqashid adalah Hifzhud Diin atau menjaga agama.

“Ini tak lain adalah nilai dari sila Ketuhanan Yang Maha Esa. Ada lagi Hifzhun Nafs yaitu menjaga jiwa manusia, tentunya ini adalah juga tujuan dari sila Kemanusiaan yang dalam Pancasila,” jelasnya.

Nilai nilai lain juga dijelaskan oleh Aboe, seperti Hifzhun Nasl yang tak lain adalah tujuan dari sila Persatuan, kemudian Hifzhul ‘Aql yang merupakan nilai Hikmat Kebijaksanaan dan juga Hifzhul Maal yang merupakan intisari dari sila Keadilan Sosial.

“Jadi semua nilai-nilai yang ada di Pancasila juga ada dalam Islam. Inilah hebatnya para founding father kita, yang mungkin juga terinspirasi dari maqashid syariahnya Islam,”, papar Wakil Ketua Fraksi PKS DPD ini. (Sir/bbs)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

general

Profile Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan

Published

on

By

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. (istimewa)

METAONLINE,- Dr.(HC). H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M. (lahir di Lampung, 17 Mei 1962; umur 56 tahun) adalah politikus yang menjabat Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) menggantikan Sidarto Danusubroto sejak 8 Oktober 2014 untuk periode 2014-2019.

Tidak banyak politikus seperti Zulkifli Hasan yang seakan-akan tak memiliki seteru politik. Keluwesannya itu yang mungkin membuat Zulkifli yang kini jadi Ketua Umum Partai Amanat Nasional dipilih menjadi Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

Zulkifli dilantik sebagai Ketua MPR Periode 2014-2019 pada usia 52 tahun. Tak lama setelah itu, dalam Kongres PAN, Zulkifli kemudian terpilih pula menjadi Ketua Umum yang baru, mengalahkan petahana Hatta Rajasa.

Zulkifli Hasan biasa dipanggil Zulkifli lahir di Lampung Selatan, 17 Mei 1962 dari pasangan Hasan dan Siti Zaenab. Ia menikahi Soraya dengan dikaruniai 4 orang anak.

Masa kecilnya dari SD hingga SMP dihabiskan di Lampung. Sedangkan SMA-nya di Jakarta. Setelah lulus SMA, ia melanjutkan kuliah di Universitas Krisnadwipayana di Jakarta. Lulus kuliah, ia mulai bekerja membangun perusahaan. Hasilnya, dalam waktu tiga tahun sudah mendirikan perusahaan dan menjadi presiden direktur dari berbagai perusahaan.

Setelah cukup secara ekonomi, dia mulai mencoba dunia politik. Ia memilih bergabung ke Partai Amanat Nasional (PAN) karena memiliki ikatan emosional sebagai anggota ormas Muhammadiyah. PAN sendiri banyak dihuni oleh tokoh-tokoh dari Muhammadiyah, seperti Prof. Dr. Amien Rais, pendiri PAN yang juga mantan ketua umum Muhammadiyah.

Bahkan dalam perjalanan politiknya, tidak hanya ikatan politik yang mengikatnya, melainkan ikatan keluarga juga dia lakukan. Tanggal 8 Oktober 2011 Putra Amien Rais, Ahmad Mumtaz Rais, menikah dengan Futri Zulya Safitri, putri Zulkifli Hasan.

Karier politiknya, ia mulai menjadi pengurus PAN di bidang logistik PAN. Tidak butuh lama karier politiknya terbang. Pada pemilu legislatif 2004-2009, dia terpilih menjadi anggota DPR untuk daerah pemilihan Lampung. Sejak itu kariernya moncer. Dia ditunjuk menjadi ketua Fraksi PAN DPR RI. Di PAN pun dia menjadi Sekjen periode 2005-2010.

Zulkifli yang moderat menarik perhatian Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menjadikannya sebagai Menteri Kehutanan Periode 2009-2014. Masa pemerintahan SBY berakhir, Zulkifli mencoba bertarung lagi di Pemilu dari Dapil Lampung dan Zul terpilih kembali.

Zul pernah mengundang kecaman dari Korps Pegawai Negeri karena ucapannya dinilai menghina pegawai negeri. Zul menyatakan, “Jangan melakoni profesi sebagai politisi, tapi perilakunya seperti PNS, itu sangat keliru. Misalnya politisi tidak aktif kalau ketua umumnya tidak datang. Nah itu perilaku PNS.”

KELUARGA

Istri : Soraya
Anak : 1. Futri Zulya Savitri
2. Zita Anjani
3. M Farras Nugraha
4. M Rafi Haikal

PENDIDIKAN

SD di Lampung, lulus tahun 1975
SMP di Lampung, lulus tahun 1979
SMA, Negeri 53 Jakarta, lulus
SMA, Negeri 53 Jakarta, lulus
S1, Universitas Krisnadwipayana, masuk 1986
S2, Sekolah Tinggi Manajemen PPM, lulus 2003

KARIER

Presiden Direktur PT Batin Eka Perkasa (1988)
Presiden Direktur PT Sarana Bina Insani (1999)
Komisaris Utama PT Hudayasafari Travel (2000)
Presiden Direktur PT Panamas Mitra Inti Lestari
Ketua Departemen Logistik PAN
Ketua Lembaga Buruh Tani & Nelayan PAN
Wakil Ketua Komite tetap pemberdayaan KADINDA DKI
Pelindung Yayasan AL Husna Jakarta
Presiden Direktur PT Panamas Mitra Inti Lestari
Ketua Fraksi PAN DPR RI periode 2004 – 2009
Sekretaris Jenderal PAN, 2005-2010
Menteri Kehutanan, 2009-2014
Ketua MPR RI, 2014-2019
Ketua Umum DPP PAN, 2015-2020

PENGHARGAAN

Bintang Jasa Mahaputra Adipradana dari Presiden RI
Tokoh Perubahan 2010 dari Republika
Kadarman Award 2007 dari Strategic Change Leaders
Lifetime Achievement Award,
Indonesia Green Award dari The La Tofi School of CSR
Tiger Champion Award dari Panthera.
Bhumandala Award 2014 dari Badan Informasi Geospasial

Continue Reading

general

WH: Pers dan Pemerintah Saling Menghormati

Published

on

Gubernur Banten, Wahidin Halim saat menghadiri perayaan hari jadi Kabar Banten di Hotel Horison Ultimate, Kota Serang, Selasa (30/10/2018).

SERANG, MO – Gubernur Banten, Wahidin Halim menyebut peran media massa saat ini bukan hanya menyajikan berita-berita dan  hiburan semata kepada masyarakat. Media harus mampu metransformasikan pikiran, gagasan  dan teknologi untuk sampai kepada masyakat sebagai pusat informasi.

Selain itu, lanjutnya, media juga bisa menjadi sarana pendidikan masyarakat  yang berperan untuk mencerdaskan masyarakat. Hal itu disampaikan Wahidin Halim saat menghadiri Milad Kabar Banten ke-18 di Hotel Horison Ultimate, Kota Serang, Selasa, (30/10/2018).

Turut hadir pada Milad ini Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah, Wakil Bupati Serang Pandji Tirtyasa, tokoh masyarakat banten dan tamu undangan.

WH, sapaan akrab Gubernur turut menyoroti dunia pers saat ini. Pers, katanya, mengalami perkembangan yang cukup pesat. Produk pers yang dahulu kebanyakan berbentuk koran sekarang sudah bertransformasi menjadi beragam bentuk, salah satunya media elektronik.

“Dalam konteks pembangunan, informasi penting dan sangat strategis, bahkan bisa merubah unsur kehidupan masyarakat, sampai kita juga Pemda harus berusaha melakukan perubahan cepat,” katanya.

Gubernur melanjutkan, peranan pers juga diharapkan dapat menyampaikan kebenaran, transparan dan saling memberikan masukan.

“Saya memberikan kebebasan secara independen dan saya tidak akan mempengaruhi. Mereka (pers) punya hak untuk menulis, saya juga punya hak untuk menjawab, saling menghormati, itu saja saya kira yang dibutuhkan, tidak perlu memuji-muji saya tetapi juga jangan menyakiti saya, saya dipilih oleh rakyat banten untuk menjadi seorang gubernur,” ucapnya.

Saat ini, lanjut Gubernur, Pemporv Banten sedang melakukan penataan dengan menjalankan beberapa program prioritas.

“Provinsi Banten  sedang fokus pembangunan jalan provinsi,  dalam tiga tahun ini kita targetkan sudah beres. Saya tidak ingin lagi ada jalan provinsi yang rusak, selain itu kita juga sedang melakukan penataan kawasan banten lama, saya minta dukungan. Kawasan Banten Lama kita bangun dalam rangka mengembalikan kejayaan banten dengan menjadikan kota budaya dan kota religi,” tegasnya.

Tak lupa diujung sambutannya, pria yang akrab disapa WH ini mendoakan agar di usia ke-18 tahun Kabar Banten mampu menjadi pers yang sehat dan mampu mangakumulasikan ideologinya dalam membangun masyarakat.n Walaupun usia Kabar Banten masih relatif mudah tetapi sudah cukup banyak mendorong terjadinya perubahan-perubahan.

“Di kalangan pers kompetitornya ini luar biasa, sangat kompotitif  oleh karena itu di usia kabar Banten yang ke-18 ini, saya mendo’akan agar Kabar Banten sehat di tengah persaingan yang ada dan mampu mengakumulasi semua pikiran-pikiran dan ideologi dalam rangka membangun masyarakat Provinsi Banten,” kata WH.

Sementara Ketua DPRD Banten Asep Rahmatulloh mengatakan, pers bisa berperan untuk terus menyampaikan kemajuan pembangunan Provinsi Banten kepada masyarakat.

“Saya dengan gubernur dan pemda terus meningkatkan bagimana banten ini maju. karena kita sadari Banten punya peluang maju seperti DKI (Jakarta), karena punya kedekatan. Karenanya dengan kerja dengan seluruh awak media, terutama Kabar Banten yang mudah-mudahan bisa menyampaikan kemajuan Banten kepada khalayak ramai,” ujarnya. (fi)

Continue Reading

general

Wagub: Pemuda Garda Terdepan Perubahan

Published

on

Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy bersama peserta Kemah Inspirasi Nusantara, Jumat (26/10/2018).

SERANG, MO – Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy menjadi Inspektur Upacara pada acara Kemah Perdamaian Inspirasi Nusantara Bakti Sosial Nusantara dan Pendidikan Pertama Bela Negara Provinsi Banten tahun 2018 di Bumi Perkemahan Group I Kopassus, Taktakan, Kota Serang, Jum’at (26/10/2018).

Acara yang digagas Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten yang bekerja sama dengan Group I Kopassus, Korem 064/MY Serang dan Yayasan Tunas Bakti Nusantara ini diikuti seribuan peserta yang berasal dari siswa-siswi anggota pramuka dan pemuda diwilayah banten.

Selain Wagub Andika hadir pada kesempatan ini Komandan Grop I Kopassus, Kolonel Inf Lucky Avianto dan jajaran, Kepala Dispora Banten Deden Apriandhi. Dalam amanatnya Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menegaskan pendidikan bela negara merupakan salah satu sikap yang menunjukkan penghargaan bagi pendiri dan pejuang bangsa yang telah susah payah memperebutkan dan mempertahankan kemerdekaan yang mengorbankan segalanya harta dan nyawa sekalipun dari tangan penjajah.

Menurut Wagub, saat ini pemuda harus berperan serta dan berada dalam garis terdepan, dalam melakukan perubahan, hanya dengan demikianlah pemuda dapat menjaga keutuhan bangsa.

“Moment ini harus dijadikan pengalaman yang baik untuk meperkuat rasa kecintaan kita terhadap NKRI dan khusunya menumbuhkembangkan rasa nasionalisme, rasa kembanggan sebagai warga negara Indonesia untuk dapat berbuat sebaik mungkin dari diri masing-masing untuk bangsa dan negara Indonesia,” tegas Wagub Andika.

Menurunya, generasi muda saat ini juga haruas mempersiapkan diri dalam menghadapi tantangan yang lebih besar, untuk mengantisipasi terjadinya tantangan baru atas derasnya arus globalisasi yang tak terbendung juga merupakan salah satu bentuk menjaga negara ini.

“Jadikan ini pengalaman yang benar-benar dapat memberikan salah satu inspirasi bagi seluruh generasi muda khusunya dibanten untuk mencintai negara republik Indonesia dan mencintai provinsi banten,” kata Wagub.

Wagub Andika berharap, momen hari sumpah pemuda yang ke 90 nanti harus dijadikan lecutan bagi para generasi muda saat ini untuk dapat terus berkarya, berkreatifitas untuk memberikan yang terbaik dibidang masing-masing.

“Rasa kecintaan kita terhadap bangsa dan negara sesuai dengan pancasila dan UUD 1945 ini menjadikan inspirasi bagi seluruh pemuda yang ada di Provinsi Banten,” kata Wagub.

“Kalian (Peserta) yang sudah masuk pada rangkaian cara ini jadikanlah sebagai momentum terbaik bagi diri kalian sendiri untuk meningkatkan kreatifitas dan kebersamaan. Dan tidak lupa kita bisa saling berkonsolidasi, komunikasi dengan teman-teman baru kita untuk mendapatkan pengalaman yang sangat luara biasai,” sambung Andika.

Di akhir amanatnya, Wagub Andika juga berpesan agar kemajuan tehnologi yang kian pesat ini bisa digunakan oleh masyarakat untuk hal-hal yang positif. Pasalnya dengan kemajuan tehnologi seperti sekarang ini, segala informasi bisa didapat oleh masayarakat dengan mudah melalui gadget sehingga diperlukan kearifan lokal oleh masyarakat dama menilai sebuah informasi.

“Jadikan moment ini untuk menajdikan diri kalian sebagai anak bangsa yang mencintai NKRI. Saya takin dengan cinta pasti tumbuh rasa sayang dan nantinya akan berbuat yang terbaik bagi diri sendiri ataupun untuk lingkungannya masing-masing,” tegasnya. (fi)

Continue Reading

Trending