Connect with us

Kota Tangerang

Investor Enggan Masuk Kota Tangerang

Published

on

TANGERANG, MO – Lantaran tidak ada lahan yang digarap dan minimnya daya minat masyarakat membuat investor enggan melakukan pembangunan di Kota Tangerang.

Namun, sampai saat ini ada empat kecamatan yang masih dilirik oleh investor yakni Kecamatan Pinang, Kecamatan Cipondoh, Kecamatan Karang Tengah dan juga Kecamatan Tangerang. Di empat kecamatan tersebut masih bertahan investor besar yang masih melakukan pembangunan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tangerang M. Noor mengatakan, saat ini Kota Tangerang belum ada investor yang melirik ke Kota Tangerang, karena memang daya minat masyarakat sangat rendah dan itu mempengaruhi para investor yang ingin melakukan investasi di Kota Tangerang.

“Sampai saat ini, belum ada lagi investor yang ingin melakukan investasi di Kota Tangerang. Alesan mereka paling utama karena daya minat masyarakat yang sangat kurang dan juga lahan di Kota Tangerang ini sudah habis,”ujarnya, Selasa, 14 Januari 2020.

Noor menambahkan, sudah dilakukan beberagai cara agar para investor datang ke Kota Tangerang, tetapi tetap saja tidak bisa dipaksakan. Karena jika di paksakan, maka akan menjadi parah dan bisa membuat rugi para investor yang nekat melakukan investasi.

“Saya beberapa kali melakukan komunikasi dengan para investor, mereka tidak mau melakukan kesalahan dengan melakukan investasi tetapi dengan kondisi daya minat masyarakat yang kurang. Beberapa kali dilakukan pelemparan contoh, masyarakat cuek dan tidak mau melirik apa yang ditawarkan para investor,” pungkasnya.

Kalaupun ada, kata Noor, investor yang mempunyai modal besar dan melakukan pembebasan lahan milik warga. Tetapi, memang saat ini pasar di bawah sudah melemah sehingga banyak investor yang mundur dan juga ada yang tidka mau masuk ke Kota Tangerang.

“Kalau berbicara nekat, ya pembebasan lahan warga. Tetapi balik lagi, ketika semua sudah dilakukan dan sudah bentuknya apakah masyarakat mau. Saya rasa itu yang membuat para investor ini tidak bisa bergerak di Kota Tangerang, apalagi dengan kondisi lahan yang sudah tidak ada membuat para investor ini mundur,” paparnya.

Noor menjelaskan, seperti investor yang ada saat ini, mereka juga belum mau melakukan pembangunan lagi karena beberapa faktor yang menjadi kendala. Walaupun, secara modal mereka mempunyai lahan sendiri dan tinggal dilakukan pembangunan.

“Seperti Green Lake, Moderland, Banjar Wijaya, Alam Sutra dan lokasi lainnya mereka punya lahan dan mereka siap membangun. Tetapi apakah ketika mereka bangun banyak peminatnya, dan itu yang menjadi kendala,” jelasnya.(BS)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kota Tangerang

Sekda : Dimanapun dan Kapanpun, BPBD Siap Siaga

Published

on

TANGERANG, MO – Sekda Kota Tangerang, Herman Suwarman, memimpin Apel Komando di Kantor BPBD Kota Tangerang, Jl. KS Tubun No. 96 Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Rabu (22/1).

Dalam apel kali ini, Sekda yang juga merangkap sebagai Kepala BPBD Kota Tangerang, senantiasa mengingatkan anggotanya untuk tidak pesimis sebab mereka adalah orang-orang pilihan dengan tugas fungsinya melayani masyarakat yang kesulitan.

“Ini adalah kebanggaan tersendiri. Membantu dan cepat tanggap terhadap segala bencana maupun aduan masyarakat kaitan pertolongan yang harus cepat dan segera,” jelasnya.

Herman mengapresiasi kinerja BPBD bersama unsur lainnya yang selalu kompak dan bekerjasama saat membantu warga.

“Alhamdulillah berkat kekompakkan, BPBD mampu bekerjasama dan menolong warga,” ujar Sekda.

“Inilah kinerja BPBD yang siap tanggap terhadap bencana yang tidak dapat diprediksi dimana dan kapan saja bisa terjadi,” tegasnya.

Herman menerangkan, BPBD juga tak hanya melulu soal kebencanaan, namun urusan hewan buas bahkan sarang tawon pun menjadi tanggungjawab BPBD.

“Ngeberantas sarang tawon aja, masyarakat hubunginnya kita. Jadi saya ingatkan apapun tugas mulia yang kita kerjakan pasti membawa kebaikan untuk masyarakat,”

“Dengan bergabungnya saya disini, mohon dukungan dan kerjasama agar BPBD Kota Tangerang selalu siap, sigap dan siaga,” tandasnya.(BS)

Continue Reading

Kota Tangerang

Dari Gyeongnam Korea ke Kota Tangerang

Published

on

TANGERANG, MO – Pemerintah Kota Tangerang mendapat kunjungan dari Direktur Kantor Gyeongnam Jakarta pada Selasa (21/01/2020).

Kedatangan Yoo Seung Hee, tak lain untuk membahas rencana kerjasama Sister City dengan tiga kota yang diajukan Provinsi Gyeongnam yaitu Kota Changwon, Gimhae dan Haman.

Rencana kerjasama antara Gyeongnam dan Kota Tangerang akan dilakukan dalam berbagai bidang salah satunya adalah teknologi.

Dalam pembahasan kerja sama yang digelar di Ruang Asisten Pemerintahan Kota Tangerang tersebut, Yoo Seung Hee, mengatakan, tertarik untuk melakukan kerjasama dengan Kota Tangerang karena memiliki kesamaan letak yang berdekatan dengan kota metropolitan.

“Pertama, alasan melirik Kota Tangerang itu lokasinya dekat dengan Jakarta,” jelas Anastasia, selaku Marketing Manager Kantor Gyeongnam Jakarta.

Faktor lain yqang membuat Yoo Seung Hee tertarik bekerjasama yaitu terdapat masyarakat Korea di Tangerang yang juga berasal dari Provinsi Gyeongnam.

“Di Tangerang juga ada orang Korea dan informasi yang kami dapat, setengahnya itu dari Gyeongnam,” ucap Anastasia.

Tahap selanjutnya dari penjajakan kerjasama sister city adalah akan dilakukan pertemuan lanjutan untuk membahas potensi yang dimiliki oleh tiga kota yang diajukan.(BS)

Continue Reading

Kota Tangerang

DP3AP2KB Gelar Trauma Healing Keliling

Published

on

TANGERANG, MO – Musibah banjir yang melanda Kota Tangerang diawal tahun menyisakan sejumlah cerita. Terlebih, bagi mereka anak-anak yang kehilangan alat-alat sekolah dan sekolahnya pun ikut rusak terendam banjir. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Kelurarga Berencana (DP3AP2KB) pun menggelat trauma healing keliling.

Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak, Irna Ruidina, mengatakan, ia bersama tim ditahap awal menggelar trauma healing di Kampung Anak, Larangan Utara. Saat ini, keliling sekolah-sekolah seperti SMPN 24 dan SDN Priuk Jaya.

“Kami berkunjung ke sekolah-sekolah dan sejumlah Kampung Anak. Kami menghilangkan perasaan trauma, takut dan rasa jemu yang melanda anak-anak,” katanya.

Ia pun menuturkan, program trauma healing ini dilaksanakan untuk menghibur dan menghilangkan rasa trauma pada anak. Pasalnya, peristiwa banjir Kota Tangerang kemarin sudah mencuri keceriaan dan aktivitas mereka sebelumnya.

“Insyaallah, kami akan menggelar trauma healing ini secara bergilir kesemua sekolah yang terdampak. Masyarakat juga bisa berkunjung ke Puspaga jika membutuhkan penanganan atau pelayanan trauma healing lebih lanjut,” katanya.(BS)

Continue Reading

Trending